Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 20 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 20 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 2:18-22 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 5:1-10; Mazmur: 110:1.2.3.4; R:4bc; PEKAN BIASA I (H); Hari Ketiga Pekan Doa Sedunia; St.Fabianus; St.Sebastianus; B.Angelo Paoli; B.Cyprianus M. Tansi; St.Johannes P. dr Traquerie

Ibr 5:1
Sebab setiap imam besar, yang dipilih dari antara manusia, ditetapkan bagi manusia dalam hubungan mereka dengan Allah, supaya ia mempersembahkan persembahan dan korban karena dosa.

Ibr 5:2
Ia harus dapat mengerti orang-orang yang jahil dan orang-orang yang sesat, karena ia sendiri penuh dengan kelemahan,

Ibr 5:3
yang mengharuskannya untuk mempersembahkan korban karena dosa, bukan saja bagi umat, tetapi juga bagi dirinya sendiri.

Ibr 5:4
Dan tidak seorangpun yang mengambil kehormatan itu bagi dirinya sendiri, tetapi dipanggil untuk itu oleh Allah, seperti yang telah terjadi dengan Harun.

Ibr 5:5
Demikian pula Kristus tidak memuliakan diri-Nya sendiri dengan menjadi Imam Besar, tetapi dimuliakan oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: “Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini”,

Ibr 5:6
sebagaimana firman-Nya dalam suatu nas lain: “Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek.”

Ibr 5:7
Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.

Ibr 5:8
Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,

Ibr 5:9
dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,

Ibr 5:10
dan Ia dipanggil menjadi Imam Besar oleh Allah, menurut peraturan Melkisedek.

.

Mzm 110:1
Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: “Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu.”

Mzm 110:2
Tongkat kekuatanmu akan diulurkan TUHAN dari Sion: memerintahlah di antara musuhmu!

Mzm 110:3
Pada hari tentaramu bangsamu merelakan diri untuk maju dengan berhiaskan kekudusan; dari kandungan fajar tampil bagimu keremajaanmu seperti embun.

Mzm 110:4
TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: “Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek.”

.

Mrk 2:18
Pada suatu kali ketika murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa, datanglah orang-orang dan mengatakan kepada Yesus: “Mengapa murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?”

Mrk 2:19
Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa.

Mrk 2:20
Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

Mrk 2:21
Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabiknya, yang baru mencabik yang tua, lalu makin besarlah koyaknya.

Mrk 2:22
Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula.”

.

Rm 5:1
Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.

Rm 5:2
Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.

Rm 5:3
Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,

Rm 5:4
dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

Rm 5:5
Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Rm 5:6
Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah.

Rm 5:7
Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar?tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati?.

Rm 5:8
Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.

Rm 5:9
Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.

Rm 5:10
Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!

Rm 5:11
Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.

.

renungan harian hari ini

Berpuasa adalah sebuah kebiasaan yang baik yang dapat memurnikan relasi kita dengan Tuhan dan sesama. Semua umat beragama memiliki kebiasaan dan aturan untuk berpuasa,

saat menguasai diri terhadap semua hal yang menyenangkan hati sehingga dapat menghalangi relasi kita dengan Tuhan dan sesama. Sikap legalis dapat menjauhkan kita dengan sesama.

Pada hari ini kita mendapat sebuah kisah yang dapat mengubah hidup kita. Saat sedang berpuasa, ada orang-orang yang melakukan aksi protes kepada Yesus karena murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa sedangkan murid-murid Yesus sendiri tidak berpuasa.

Yesus mengingatkan mereka bahwa para murid-Nya adalah sahabat pengantin pria dan Dia sendiri adalah Sang Pengantin sendiri maka ada sukacita di antara mereka. Akan tiba saatnya di mana Yesus menderita, wafat dan bangkit dan saat itulah para murid-Nya akan berpuasa.

Kita percaya bahwa sekalipun Yesus adalah Anak, la telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya (bdk. lbr. 5:8). Kehadiran Yesus di tengah-tengah umat manusia membawa sukacita meskipun Dia sendiri menderita untuk keselamatan kita semua. Apakah kita siap menderita bagi sesama?

.

Allah Bapa Maharahim, kami bersyukur atas anugerah-Mu yang tak pernah berhenti menyertai hidup kami. Engkau mengundang kami untuk mendekat kepada-Mu melalui doa, puasa, dan pelayanan kasih kepada sesama. Pada hari ini, kami merenungkan ajaran Putra-Mu, Yesus Kristus, yang mengingatkan kami akan makna sejati berpuasa sebagai cara untuk memurnikan hati kami dan mempererat relasi dengan-Mu.

Engkau hadir sebagai Sang Pengantin yang membawa sukacita bagi umat manusia. Namun, Engkau juga telah menanggung penderitaan demi menyelamatkan kami. Ajarlah kami untuk memahami bahwa puasa bukanlah sekadar aturan, tetapi sebuah sarana untuk membuka hati kami kepada-Mu dan kepada sesama. Semoga kami tidak terjebak pada sikap legalis yang memisahkan kami dari kasih, tetapi justru mendekatkan diri kepada Engkau melalui ketulusan dan kerendahan hati.

Kami menyadari bahwa sering kali kesenangan duniawi dan egoisme menjadi penghalang bagi hubungan kami dengan-Mu dan dengan saudara-saudari kami. Bantulah kami untuk menguasai diri dan melepaskan apa yang tidak berkenan di hadapan-Mu. Teguhkanlah kami agar berani menderita demi kebaikan sesama, sebagaimana Putra-Mu telah menanggung penderitaan untuk keselamatan kami.

Kami mohon, pimpinlah langkah kami untuk menjadikan puasa sebagai cara kami melayani sesama dengan lebih tulus. Jadikanlah hati kami penuh cinta, agar kami mampu membawa sukacita dan penghiburan bagi mereka yang membutuhkan. Semoga kami tidak hanya menahan diri dari makanan atau hal-hal duniawi, tetapi juga mempersembahkan diri kami sepenuhnya untuk kehendak-Mu.

Tuhan, kami ingin belajar dari pengorbanan dan ketaatan Putra-Mu. Kiranya melalui masa-masa puasa kami, Engkau memurnikan hati kami, memperkuat iman kami, dan menjadikan kami sahabat-Mu yang setia. Amin.

.

Tuhan Yesus, Engkau telah berkorban untuk kami. Semoga kami pun mampu berkorban bagi kebaikan sesama di sekitar kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 18 Januari 2025
.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 19 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 19 Januari 2025, Bacaan Injil Yohanes 2:1-11 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 62:1-5; Mazmur: 96:1-2a.2b-3.7-8a.9-10ac: R:3; Bacaan II: 1Kor. 12:4-11; O Pekan II PEKAN BIASA II (H); Hari Kedua Pekan Doa Sedunia;

Yes 62:1
Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh.

Yes 62:2
Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh TUHAN sendiri.

Yes 62:3
Engkau akan menjadi mahkota keagungan di tangan TUHAN dan serban kerajaan di tangan Allahmu.

Yes 62:4
Engkau tidak akan disebut lagi “yang ditinggalkan suami”, dan negerimu tidak akan disebut lagi “yang sunyi”, tetapi engkau akan dinamai “yang berkenan kepada-Ku” dan negerimu “yang bersuami”, sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami.

Yes 62:5
Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu.

.

Mzm 96:1
Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi!

Mzm 96:2
Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.

Mzm 96:2
Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.

Mzm 96:3
Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan yang ajaib di antara segala suku bangsa.

Mzm 96:7
Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan!

Mzm 96:8
Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya!

Mzm 96:9
Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi!

Mzm 96:10
Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “TUHAN itu Raja! Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.”

.

1Kor 12:4
Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.

1Kor 12:5
Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.

1Kor 12:6
Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.

1Kor 12:7
Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.

1Kor 12:8
Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.

1Kor 12:9
Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.

1Kor 12:10
Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.

1Kor 12:11
Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.

.

Yoh 2:1
Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;

Yoh 2:2
Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.

Yoh 2:3
Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.”

Yoh 2:4
Kata Yesus kepadanya: “Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.”

Yoh 2:5
Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!”

Yoh 2:6
Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.

Yoh 2:7
Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: “Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.” Dan merekapun mengisinya sampai penuh.

Yoh 2:8
Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta.” Lalu merekapun membawanya.

Yoh 2:9
Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu?dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya?ia memanggil mempelai laki-laki,

Yoh 2:10
dan berkata kepadanya: “Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”

Yoh 2:11
Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.

.

Rm 4:1
Jadi apakah akan kita katakan tentang Abraham, bapa leluhur jasmani kita?

Rm 4:2
Sebab jikalau Abraham dibenarkan karena perbuatannya, maka ia beroleh dasar untuk bermegah, tetapi tidak di hadapan Allah.

Rm 4:3
Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? “Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.”

Rm 4:4
Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan sebagai hadiah, tetapi sebagai haknya.

Rm 4:5
Tetapi kalau ada orang yang tidak bekerja, namun percaya kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan menjadi kebenaran.

Rm 4:6
Seperti juga Daud menyebut berbahagia orang yang dibenarkan Allah bukan berdasarkan perbuatannya:

Rm 4:7
“Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya, dan yang ditutupi dosa-dosanya;

Rm 4:8
berbahagialah manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan kepadanya.”

Rm 4:9
Adakah ucapan bahagia ini hanya berlaku bagi orang bersunat saja atau juga bagi orang tak bersunat? Sebab telah kami katakan, bahwa kepada Abraham iman diperhitungkan sebagai kebenaran.

Rm 4:10
Dalam keadaan manakah hal itu diperhitungkan? Sebelum atau sesudah ia disunat? Bukan sesudah disunat, tetapi sebelumnya.

Rm 4:11
Dan tanda sunat itu diterimanya sebagai meterai kebenaran berdasarkan iman yang ditunjukkannya, sebelum ia bersunat. Demikianlah ia dapat menjadi bapa semua orang percaya yang tak bersunat, supaya kebenaran diperhitungkan kepada mereka,

Rm 4:12
dan juga menjadi bapa orang-orang bersunat, yaitu mereka yang bukan hanya bersunat, tetapi juga mengikuti jejak iman Abraham, bapa leluhur kita, pada masa ia belum disunat.

Rm 4:13
Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 19 Januari 2025

Rm 4:14
Sebab jika mereka yang mengharapkannya dari hukum Taurat, menerima bagian yang dijanjikan Allah, maka sia-sialah iman dan batallah janji itu.

Rm 4:15
Karena hukum Taurat membangkitkan murka, tetapi di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga pelanggaran.

Rm 4:16
Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua, ?

Rm 4:17
seperti ada tertulis: “Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa” ?di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada.

Rm 4:18
Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”

Rm 4:19
Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.

Rm 4:20
Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah,

Rm 4:21
dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.

Rm 4:22
Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.

Rm 4:23
Kata-kata ini, yaitu “hal ini diperhitungkan kepadanya,” tidak ditulis untuk Abraham saja,

Rm 4:24
tetapi ditulis juga untuk kita; sebab kepada kitapun Allah memperhitungkannya, karena kita percaya kepada Dia, yang telah membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati,

Rm 4:25
yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.

.

renungan harian hari ini

Santo Yohanes Bosco dikenal di dalam Gereja karena mempopulerkan devosi kepada Bunda Maria Penolong Umat Kristiani (Maria Auxilium Christianorum). Dia pernah berkata, “Adalah keinginan dari Bunda Maria sendiri supaya kita memanggilnya ‘Maria, Penolong Umat Kristiani.” Bunda Maria selalu menolong dengan mendoakan kita sekarang dan waktu kita dipanggil kembali kepada Tuhan sendiri.

Kita mendengar kisah Yesus yang melakukan mukjizat-Nya yang pertama dalam perkawinan di Kana yang di Galilea di mana la mengubah air menjadi anggur. Dikisahkan bahwa perkawinan di Kana sedang berlangsung. Maria hadir sebagai tamu, demikian juga Yesus dan para murid- Nya turut hadir sebagai tamu. Hal yang menarik perhatian kita adalah bahwa Bunda Maria sebagai tamu, tetapi sangat peka dengan anggur sebagai sebuah kebutuhan penting di dalam pesta pernikahan ini.

Sebab itu, ia percaya bahwa Yesus, Putranya, akan melakukan hal yang terbaik. Di satu pihak Maria meminta kepada Yesus untuk berbuat sesuatu, di lain pihak para pelayan siap untuk melakukan apa yang diperintahkan Yesus kepada mereka. Mukjizat pun terjadi di mana air yang dicedok dari tempayan itu sudah menjadi anggur berkualitas premium. Dengan sendirinya cinta kasih keluarga baru pun menjadi utuh.

Maria hadir sebagai penolong setia bagi setiap keluarga manusia. Nabi Yesaya menggambarkan relasi kasih antara Yahwe dengan Israel. Kota Yerusalem atau Sion memperoleh keselamatan dari Tuhan sendiri. Maka, Sion tidak akan disebut “yang ditinggalkan suami” melainkan “yang berkenan kepada-Ku” (Yes. 62:4).

Semua peristiwa hidup ini bukan karena kehendak manusia semata melainkan Allah sendirilah yang mengerjakan semuanya dalam semua orang (bdk. I Kor. 12:6). Sebab itu, saling menolong sebagaimana dilakukan Tuhan dan Bunda Maria adalah penting dan harus bagi kita. Kita perlu solidaritas dan subsidiaritas dalam hidup kita. Apakah kita peka terhadap kebutuhan sesama seperti Bunda Maria?

.

 

Allah Bapa yang Mahamurah, kami bersyukur atas teladan kasih-Mu yang sempurna, yang Engkau nyatakan melalui Putra-Mu, Yesus Kristus, dan Bunda-Nya yang suci, Maria Penolong Umat Kristiani. Pada hari ini kami merenungkan mukjizat pertama Yesus di Kana, di mana melalui perantaraan Bunda Maria, Engkau mengubah kekurangan menjadi kelimpahan, dan kekhawatiran menjadi sukacita.

Engkau hadir di tengah keluarga manusia dengan penuh kasih. Engkau mendengar permohonan Bunda-Mu dan menunjukkan kuasa-Mu melalui mukjizat. Kami berdoa, semoga kami meneladani sikap Maria yang peka terhadap kebutuhan sesama. Ajarlah kami untuk tidak tinggal diam ketika melihat saudara kami kekurangan, tetapi berbuat sesuatu dengan iman dan kasih demi membantu mereka.

Bunda Maria, Penolong Umat Kristiani, Engkau adalah ibu yang penuh perhatian, yang senantiasa mengarahkan kami kepada Putra-Mu. Kami memohon doamu, agar dalam hidup sehari-hari kami semakin peka terhadap kebutuhan orang di sekitar kami. Bantulah kami untuk menjadi pelayan kasih yang setia, siap melakukan kehendak Tuhan seperti para pelayan di Kana yang taat pada sabda Yesus.

Kami percaya bahwa semua peristiwa dalam hidup kami terjadi karena kehendak-Mu yang penuh kasih. Engkaulah yang bekerja dalam segala hal untuk kebaikan kami. Bimbinglah kami untuk hidup dengan solidaritas, saling menolong seperti Engkau dan Bunda Maria. Jadikanlah hati kami penuh kasih sehingga kami selalu siap hadir bagi sesama yang membutuhkan uluran tangan kami.

Kami ingin belajar dari kasih yang utuh di pesta pernikahan di Kana, di mana cinta dan persatuan keluarga menjadi lebih kuat melalui mukjizat-Mu. Kami berdoa untuk semua keluarga di dunia, agar mereka merasakan kehadiran-Mu di tengah rumah tangga mereka. Peliharalah keluarga kami dalam damai, kesatuan, dan kasih. Semoga kami terus mengandalkan Bunda Maria sebagai penolong setia dalam doa-doa kami, kini dan sepanjang masa. Amin.

.

Ya Tuhan, ajarilah kami seperti Bunda Maria untuk selalu peka dan terbuka terhadap sesama yang sangat membutuhkan. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 18 Januari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 18 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 18 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 2:13-17 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 4:12-16; Mazmur: 19:8.9.10.15; R: lih. Yoh 6:63c; PEKAN BIASA I (H) Pembukaan Pekan Doa Sedunia;

Ibr 4:12
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Ibr 4:13
Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

Ibr 4:14
Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita.

Ibr 4:15
Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

Ibr 4:16
Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

.

Mzm 19:8
(19-9) Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.

Mzm 19:9
(19-10) Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya,

Mzm 19:10
(19-11) lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.

.

Mrk 2:13
Sesudah itu Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang banyak datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka.

Mrk 2:14
Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!” Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.

Mrk 2:15
Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya, sebab banyak orang yang mengikuti Dia.

Mrk 2:16
Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya: “Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?”

Mrk 2:17
Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

.

Rm 3:21
Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah telah dinyatakan, seperti yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para nabi,

Rm 3:22
yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan.

Rm 3:23
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

Rm 3:24
dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

Rm 3:25
Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.

Rm 3:26
Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus.

Rm 3:27
Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman!

Rm 3:28
Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.

Rm 3:29
Atau adakah Allah hanya Allah orang Yahudi saja? Bukankah Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain? Ya, benar. Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain!

Rm 3:30
Artinya, kalau ada satu Allah, yang akan membenarkan baik orang-orang bersunat karena iman, maupun orang-orang tak bersunat juga karena iman.

Rm 3:31
Jika demikian, adakah kami membatalkan hukum Taurat karena iman? Sama sekali tidak! Sebaliknya, kami meneguhkannya.

.

renungan harian hari ini

Pada hari ini kita memasuki pekan doa untuk persatuan umat Kristiani di dunia. Pekan doa yang disebut juga sebagai Pekan Doa Oikumene ini berlangsung dari tanggal 18-25 Januari setiap tahun.

Pekan doa ini diusulkan oleh Paul Wattson pada tahun 1908 di mana puncak perayaannya adalah pada pesta pertobatan Santo Paulus. Tuhan Yesus sebagai Imam Agung dalam doa-Nya berseru, “Ut Unum Sint”, supaya mereka semua menjadi satu (bdk. Yoh. 17:21). Tuhan Yesus menghendaki persatuan bukan perbedaan sebagai anak-anak Tuhan.

Selain itu pada hari ini kita mendengar kisah panggilan Lewi anak Alfeus atau yang kita kenal sebagai Matius. Dia adalah seorang pemungut cukai dan kebetulan sedang bekerja di rumah cukai. Tuhan Yesus memanggilnya, “lkutlah Aku” dan saat itu juga ia berdiri, meninggalkan pekerjaannya dan mengikuti Yesus.

Lewi tidak sendirian, tetapi ia bersama rekan-rekan sejawatnya dan orang-orang yang dilabel pendosa bergembira bersama Yesus dalam sebuah perjamuan. Ini benar-benar menjadi momen pembaruan diri di depan Yesus.

Ini juga yang menjadi doa Yesus, ‘Ut Unum Sint’ bersama-Nya. Tuhan mengasihi semua orang sebab Dia datang bukan untuk memanggil orang-orang benar melainkan orang berdosa untuk diselamatkan.

Satu hal yang dapat kita lakukan selama Pekan Doa Oikumene ini adalah kepatuhan pada sabda Tuhan. Sabda Tuhan adalah pelita bagi langkah kaki kita untuk bersatu (bdk. Mzm. 119:105).

Sabda Tuhan juga memiliki kuasa untuk mengatur hidup kita (bdk. Ibr. 4: 12). Maka, sebuah ajakan yang bagus bagi kita hari ini adalah ‘Marilah kita menghampiri takhta kerahiman Allah dengan penuh keberanian” (br. 4:16). Apakah kita berani hidup berdampingan sebagai saudara?

.

Allah Bapa Mahakasih, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati penuh syukur karena Engkau telah memanggil kami sebagai anak-anak-Mu, meskipun kami berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Pada pekan yang penuh makna ini, ketika kami memasuki Pekan Doa untuk Persatuan Umat Kristiani, kami memohon agar Roh Kudus-Mu membimbing kami menuju persatuan yang sejati sesuai dengan kehendak-Mu.

Engkau berdoa bagi kami agar “semua menjadi satu” sebagaimana Engkau dan Bapa adalah satu (Yoh. 17:21). Kami sadar bahwa persatuan adalah panggilan yang sering kali sulit kami wujudkan karena perbedaan pandangan, tradisi, dan kelemahan kami sebagai manusia. Ampunilah kami, ya Tuhan, jika kami pernah membiarkan perpecahan, kebencian, atau prasangka merusak keharmonisan di antara kami. Pulihkanlah hati kami agar kami semakin mampu hidup berdampingan sebagai saudara yang saling mengasihi dan menghormati.

Hari ini kami mengenang panggilan-Mu kepada Lewi, yang Engkau ubah menjadi Matius, rasul dan penginjil-Mu. Seperti Engkau mengundang Lewi untuk meninggalkan kehidupannya yang lama, Engkau juga mengundang kami untuk bertobat dan mengikuti-Mu. Ajarlah kami untuk tidak menghakimi sesama kami, tetapi menerima mereka dengan kasih sebagaimana Engkau menerima semua orang, termasuk mereka yang dipandang berdosa.

Sabda-Mu adalah pelita bagi langkah kami dan terang bagi jalan kami (Mzm. 119:105). Jadikanlah Firman-Mu pedoman hidup kami agar kami semakin berani menghampiri takhta kerahiman-Mu dengan penuh iman dan keyakinan. Berkatilah segala upaya oikumene di dunia ini, agar gereja-gereja di seluruh penjuru bumi dapat bersatu dalam kasih dan kesaksian yang nyata bagi dunia.

Tuhan, kami rindu untuk hidup berdampingan sebagai saudara. Kami ingin menunjukkan bahwa kasih-Mu lebih besar daripada perbedaan kami. Bimbinglah kami untuk menjadi duta kasih dan persatuan, sehingga nama-Mu dimuliakan melalui hidup kami. Amin.

.

Ya Tuhan, bantulah kami untuk hidup berdampingan sebagai saudara dengan menerima orang lain apa adanya. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 17 Januari 2025
.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 17 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 2:1-12 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: lbr. 4:1-5,11; Mazmur: 78:3.4bc.6c-7.8; R: lih. 7c; PEKAN BIASA I; Pw St.Antonius, Abbas (P);

Ibr 4:1
Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku.

Ibr 4:2
Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti kepada mereka, tetapi firman pemberitaan itu tidak berguna bagi mereka, karena tidak bertumbuh bersama-sama oleh iman dengan mereka yang mendengarnya.

Ibr 4:3
Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan: “Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku,” sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak dunia dijadikan.

Ibr 4:4
Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas: “Dan Allah berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya.”

Ibr 4:5
Dan dalam nas itu kita baca: “Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku.”

Ibr 4:11
Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga.

.

Mzm 78:3
Yang telah kami dengar dan kami ketahui, dan yang diceritakan kepada kami oleh nenek moyang kami,

Mzm 78:4
kami tidak hendak sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi kami akan ceritakan kepada angkatan yang kemudian puji-pujian kepada TUHAN dan kekuatan-Nya dan perbuatan-perbuatan ajaib yang telah dilakukan-Nya.

Mzm 78:6
supaya dikenal oleh angkatan yang kemudian, supaya anak-anak, yang akan lahir kelak, bangun dan menceritakannya kepada anak-anak mereka,

Mzm 78:7
supaya mereka menaruh kepercayaan kepada Allah dan tidak melupakan perbuatan-perbuatan Allah, tetapi memegang perintah-perintah-Nya;

Mzm 78:8
dan jangan seperti nenek moyang mereka, angkatan pendurhaka dan pemberontak, angkatan yang tidak tetap hatinya dan tidak setia jiwanya kepada Allah.

.

Mrk 2:1
Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah.

Mrk 2:2
Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintupun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka,

Mrk 2:3
ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.

Mrk 2:4
Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.

Mrk 2:5
Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!”

Mrk 2:6
Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya:

Mrk 2:7
“Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?”

Mrk 2:8
Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu?

Mrk 2:9
Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan?

Mrk 2:10
Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” ?berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu?:

Mrk 2:11
“Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!”

Mrk 2:12
Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: “Yang begini belum pernah kita lihat.”

.

Rm 3:1
Jika demikian, apakah kelebihan orang Yahudi dan apakah gunanya sunat?

Rm 3:2
Banyak sekali, dan di dalam segala hal. Pertama-tama: sebab kepada merekalah dipercayakan firman Allah.

Rm 3:3
Jadi bagaimana, jika di antara mereka ada yang tidak setia, dapatkah ketidaksetiaan itu membatalkan kesetiaan Allah?

Rm 3:4
Sekali-kali tidak! Sebaliknya: Allah adalah benar, dan semua manusia pembohong, seperti ada tertulis: “Supaya Engkau ternyata benar dalam segala firman-Mu, dan menang, jika Engkau dihakimi.”

Rm 3:5
Tetapi jika ketidakbenaran kita menunjukkan kebenaran Allah, apakah yang akan kita katakan? Tidak adilkah Allah?aku berkata sebagai manusia?jika Ia menampakkan murka-Nya?

Rm 3:6
Sekali-kali tidak! Andaikata demikian, bagaimanakah Allah dapat menghakimi dunia?

Rm 3:7
Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?

Rm 3:8
Bukankah tidak benar fitnahan orang yang mengatakan, bahwa kita berkata: “Marilah kita berbuat yang jahat, supaya yang baik timbul dari padanya.” Orang semacam itu sudah selayaknya mendapat hukuman.

Rm 3:9
Jadi bagaimana? Adakah kita mempunyai kelebihan dari pada orang lain? Sama sekali tidak. Sebab di atas telah kita tuduh baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, bahwa mereka semua ada di bawah kuasa dosa,

Rm 3:10
seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Januari 2025

Rm 3:11
Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Allah.

Rm 3:12
Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.

Rm 3:13
Kerongkongan mereka seperti kubur yang ternganga, lidah mereka merayu-rayu, bibir mereka mengandung bisa.

Rm 3:14
Mulut mereka penuh dengan sumpah serapah,

Rm 3:15
kaki mereka cepat untuk menumpahkan darah.

Rm 3:16
Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka,

Rm 3:17
dan jalan damai tidak mereka kenal;

Rm 3:18
rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu.”

Rm 3:19
Tetapi kita tahu, bahwa segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab Taurat ditujukan kepada mereka yang hidup di bawah hukum Taurat, supaya tersumbat setiap mulut dan seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah.

Rm 3:20
Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

.

renungan harian hari ini

Kali ini Tuhan Yesus menyembuhkan seorang yang lumpuh. Peristiwa penyembuhan orang lumpuh ini dapat terjadi karena iman orang lumpuh itu sendiri dan juga iman orang-orang yang prihatin karena kelumpuhannya ini.

Orang lumpuh lalu diantar kepada Yesus dengan usaha yang tidak mudah, bahkan mereka membongkar atap rumah orang supaya orang lumpuh bisa berjumpa dengan Yesus dan dapat disembuhkan. Gelombang protes pun diberikan para ahli Taurat kepada Yesus karena la melakukan mukjizat dan mengampuni dosa orang saat itu.

Namun, Yesus tetap konsisten untuk menunjukkan kuasa-Nya. la menyembuhkan orang lumpuh dengan kuasa llahi-Nya. Lihatlah, di satu pihak para ahli Taurat melawan Yesus, namun di lain pihak banyak orang merasa takjub dan berkata, “Yang seperti ini belum pernah kita lihat” (Mrk.1:12)

Pada hari ini kita juga mengenang Santo Antonius Abas. Dia menjadi bapa bagi para petapa pada zamannya. Para petapa mencari keheningan batin untuk bersatu dengan Tuhan.

Santo Antonius pernah berkata, “lblis takut kepada kita ketika kita berdoa dan berkorban. la juga takut ketika kita rendah hati dan baik. Dia sangat takut ketika kita sangat mengasihi Yesus. Dia melarikan diri terutama ketika kita membuat tanda salib.”

Kadang kita sendiri bisa lumpuh iman karena dikuasai iblis dan kita tidak memohon pertolongan Tuhan. Kita adalah orang lumpuh masa kini yang membutuhkan Tuhan. Maka alangkah baiknya apabila kita berusaha untuk ikut beristirahat bersama Allah (bdk. Ibr. 4:11). Dialah sumber hidup kita. Apakah kita juga lumpuh iman?

.

Allah Bapa penuh kasih, kami bersyukur atas kasih karunia-Mu yang senantiasa hadir dalam hidup kami. Engkau adalah Allah yang penuh belas kasih, memulihkan yang lemah, menyembuhkan yang sakit, dan menguatkan iman yang rapuh. Hari ini, kami terinspirasi oleh kisah penyembuhan orang lumpuh oleh Yesus, dimana terjadi berkat iman dan kepedulian sesama.

Engkau adalah penyembuh jiwa dan raga kami. Kami mengakui bahwa sering kali kami menjadi lumpuh dalam iman—terbelenggu oleh keraguan, dosa, dan godaan dunia. Kami mohon, ulurkan tangan-Mu yang penuh kasih dan bangkitkan kami dari kelumpuhan ini. Pulihkan iman kami agar kami dapat berjalan kembali di jalan-Mu dengan penuh semangat dan keyakinan.

Bimbinglah kami untuk menjadi sahabat yang setia bagi sesama kami yang membutuhkan, seperti mereka yang membawa orang lumpuh kepada Yesus. Ajarlah kami untuk tidak menyerah dalam berbuat baik, meskipun ada tantangan dan halangan di depan kami. Tumbuhkan dalam hati kami kepedulian yang tulus, keberanian, dan pengorbanan demi mendekatkan sesama kepada Tuhan.

Kami juga mengenang Santo Antonius Abas, yang memberikan teladan hidup doa, pengorbanan, dan kasih kepada-Mu. Kami mohon, berikanlah kami kerendahan hati dan kekuatan untuk melawan segala godaan iblis. Ajarlah kami untuk bertekun dalam doa, percaya pada kuasa salib, dan mengasihi Engkau dengan segenap hati kami.

Kami sadar bahwa tanpa-Mu, kami tidak mampu mengatasi kelumpuhan rohani kami. Oleh karena itu, kami menyerahkan seluruh hidup kami kepada-Mu, sumber kehidupan dan pengharapan kami. Tolonglah kami untuk terus berusaha memasuki peristirahatan-Mu, di mana kami dapat menemukan damai dan pemulihan sejati. Amin.

.

Tuhan, sembuhkanlah kami yang lumpuh dalam iman kepada-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 16 Januari 2025

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 16 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 16 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 1:40-45 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 3:7-14; Mazmur: 95:6-7.8-9.10-11; R:8; PEKAN BIASA I; Warna Liturgi HIJAU (H);

Ibr 3:7
Sebab itu, seperti yang dikatakan Roh Kudus: “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya,

Ibr 3:8
janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun,

Ibr 3:9
di mana nenek moyangmu mencobai Aku dengan jalan menguji Aku, sekalipun mereka melihat perbuatan-perbuatan-Ku, empat puluh tahun lamanya.

Ibr 3:10
Itulah sebabnya Aku murka kepada angkatan itu, dan berkata: Selalu mereka sesat hati, dan mereka tidak mengenal jalan-Ku,

Ibr 3:11
sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku.”

Ibr 3:12
Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup.

Ibr 3:13
Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan “hari ini”, supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa.

Ibr 3:14
Karena kita telah beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula.

.

Mzm 95:6
Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.

Mzm 95:7
Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya!

Mzm 95:8
Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun,

Mzm 95:9
pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.

Mzm 95:10
Empat puluh tahun Aku jemu kepada angkatan itu, maka kata-Ku: “Mereka suatu bangsa yang sesat hati, dan mereka itu tidak mengenal jalan-Ku.”

Mzm 95:11
Sebab itu Aku bersumpah dalam murka-Ku: “Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku.”

.

Mrk 1:40
Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.”

Mrk 1:41
Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: “Aku mau, jadilah engkau tahir.”

Mrk 1:42
Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir.

Mrk 1:43
Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras:

Mrk 1:44
“Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka.”

Mrk 1:45
Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota. Ia tinggal di luar di tempat-tempat yang sepi; namun orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru.

.

Rm 2:17
Tetapi, jika kamu menyebut dirimu orang Yahudi dan bersandar kepada hukum Taurat, bermegah dalam Allah,

Rm 2:18
dan tahu akan kehendak-Nya, dan oleh karena diajar dalam hukum Taurat, dapat tahu mana yang baik dan mana yang tidak,

Rm 2:19
dan yakin, bahwa engkau adalah penuntun orang buta dan terang bagi mereka yang di dalam kegelapan,

Rm 2:20
pendidik orang bodoh, dan pengajar orang yang belum dewasa, karena dalam hukum Taurat engkau memiliki kegenapan segala kepandaian dan kebenaran.

Rm 2:21
Jadi, bagaimanakah engkau yang mengajar orang lain, tidakkah engkau mengajar dirimu sendiri? Engkau yang mengajar: “Jangan mencuri,” mengapa engkau sendiri mencuri?

Rm 2:22
Engkau yang berkata: “Jangan berzinah,” mengapa engkau sendiri berzinah? Engkau yang jijik akan segala berhala, mengapa engkau sendiri merampok rumah berhala?

Rm 2:23
Engkau bermegah atas hukum Taurat, mengapa engkau sendiri menghina Allah dengan melanggar hukum Taurat itu?

Rm 2:24
Seperti ada tertulis: “Sebab oleh karena kamulah nama Allah dihujat di antara bangsa-bangsa lain.”

Rm 2:25
Sunat memang ada gunanya, jika engkau mentaati hukum Taurat; tetapi jika engkau melanggar hukum Taurat, maka sunatmu tidak ada lagi gunanya.

Rm 2:26
Jadi jika orang yang tak bersunat memperhatikan tuntutan-tuntutan hukum Taurat, tidakkah ia dianggap sama dengan orang yang telah disunat?

Rm 2:27
Jika demikian, maka orang yang tak bersunat, tetapi yang melakukan hukum Taurat, akan menghakimi kamu yang mempunyai hukum tertulis dan sunat, tetapi yang melanggar hukum Taurat.

Rm 2:28
Sebab yang disebut Yahudi bukanlah orang yang lahiriah Yahudi, dan yang disebut sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan secara lahiriah.

Rm 2:29
Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.

.

renungan harian hari ini

Orang kusta memang menakutkan semua orang. Namun, dengan kemajuan ilmu kedokteran saat ini, semakin membuka wawasan kita untuk tidak merasa takut kepada mereka tetapi semakin peduli dan terbuka untuk melayani mereka. Sebab itu, kita mengenal hari kusta sedunia yang dirayakan setiap hari Minggu pada akhir bulan Januari.

Paus Fransiskus pernah menyampaikan pesan dalam sebuah simposium berkaitan dengan penderita kusta di Roma pada tahun 2023 yang lalu: “Kita tidak bisa melupakan saudara-saudari kita ini. Kita tidak boleh mengabaikan penyakit ini, yang sayangnya masih menimpa banyak orang, terutama dalam konteks sosial yang paling kurang beruntung.”

Tuhan Yesus sangat peka terhadap orang kusta. Penginjil Markus menceritakan tentang seorang kusta tanpa nama datang kepada Yesus untuk disembuhkan. Orang-orang pada masa itu mengabaikan orang kusta bahkan menyingkirkan mereka dari masyarakat sosial.

Hanya Yesus yang menjadi sahabat orang kusta. la mengulurkan tangan-Nya, menyentuh dan menyembuhkan orang kusta itu dan ia pun sembuh. Tuhan Yesus memberi teladan bagi kita supaya berbela rasa dengan orang-orang kecil.

Sebab itu, kita berusaha supaya kita tidak mengeraskan hati di hadapan Tuhan (bdk. lbr. 3:8) ketika berhadapan dengan orang-orang kecil. Sikap yang positif adalah saling menasihati satu sama lain ketika sesama kita sedang sakit. Apakah kita siap melayani saudara kita yang paling kecil dan hina?

.

Allah Bapa penuh kasih, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang rendah hati, bersyukur atas teladan cinta yang Engkau nyatakan melalui Putra-Mu, Yesus Kristus. Dia yang dengan belas kasih-Nya mengulurkan tangan untuk menyentuh dan menyembuhkan mereka yang terpinggirkan, khususnya orang-orang kusta, mengajarkan kami untuk tidak takut, tetapi peduli.

Engkau adalah sahabat bagi mereka yang tersisihkan, yang diabaikan oleh masyarakat, dan yang dianggap hina. Engkau mengajarkan kami untuk melihat setiap manusia dengan martabat yang berasal dari kasih Allah. Kami bersyukur atas teladan-Mu yang penuh kelembutan dan keberanian. Engkau tidak hanya menyembuhkan penyakit fisik, tetapi juga memulihkan hubungan mereka dengan komunitas dan dengan Allah.

Gerakkan hati kami untuk tidak mengeraskan hati ketika berhadapan dengan saudara-saudari yang membutuhkan. Ajarlah kami untuk menjadi tangan dan kaki Kristus, membawa cinta dan pengharapan kepada mereka yang tersisihkan, yang kecil, dan yang menderita. Tumbuhkan dalam diri kami empati, kesabaran, dan kerendahan hati untuk melayani tanpa syarat.

Kami memohon rahmat-Mu agar kami tidak menjadi acuh tak acuh terhadap penderitaan sesama. Bukalah mata kami untuk melihat wajah-Mu dalam diri mereka yang sakit, tersingkir, atau kurang beruntung. Berikan kami keberanian untuk mendampingi mereka, menjadi sahabat yang setia, dan membantu mereka menemukan pengharapan dalam kasih-Mu.

Kami juga berdoa bagi mereka yang saat ini menderita karena penyakit kusta atau penyakit lainnya yang membuat mereka terpinggirkan. Limpahkanlah kasih-Mu yang memulihkan, sentuhlah mereka dengan kuasa penyembuhan-Mu, dan kuatkanlah mereka dalam iman. Kiranya kami sebagai umat-Mu mampu menjadi perpanjangan kasih-Mu dalam hidup mereka. Amin.

.

Tuhan bantulah kami untuk peka terhadap saudara-saudara yang membutuhkan pertolongan. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 15 Januari 2025

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 15 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 1:29-39 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: lbr. 2: 14-18; Mazmur: 105:1-2.3-4.6-7.8-9; R:8a; PEKAN BIASA I (H); St.Arnoldus Janssen; St.Fransiskus. F de Capillas; St.Maurus dan Plasidus; B.Aloysius Variara; B.Yakobus dari Citta della Pieve;

Ibr 2:14
Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;

Ibr 2:15
dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.

Ibr 2:16
Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani.

Ibr 2:17
Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.

Ibr 2:18
Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

.

Mzm 105:1
Bersyukurlah kepada TUHAN, serukanlah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa!

Mzm 105:2
Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!

Mzm 105:3
Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN!

Mzm 105:4
Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!

Mzm 105:6
hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya!

Mzm 105:7
Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya.

Mzm 105:8
Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan,

Mzm 105:9
yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak;

.

Mrk 1:29
Sekeluarnya dari rumah ibadat itu Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon dan Andreas.

Mrk 1:30
Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus.

Mrk 1:31
Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu melayani mereka.

Mrk 1:32
Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.

Mrk 1:33
Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu.

Mrk 1:34
Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.

Mrk 1:35
Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.

Mrk 1:36
Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia;

Mrk 1:37
waktu menemukan Dia mereka berkata: “Semua orang mencari Engkau.”

Mrk 1:38
Jawab-Nya: “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang.”

Mrk 1:39
Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.

.

Rm 2:1
Karena itu, hai manusia, siapapun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama.

Rm 2:2
Tetapi kita tahu, bahwa hukuman Allah berlangsung secara jujur atas mereka yang berbuat demikian.

Rm 2:3
Dan engkau, hai manusia, engkau yang menghakimi mereka yang berbuat demikian, sedangkan engkau sendiri melakukannya juga, adakah engkau sangka, bahwa engkau akan luput dari hukuman Allah?

Rm 2:4
Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?

Rm 2:5
Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.

Rm 2:6
Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya,

Rm 2:7
yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan,

Rm 2:8
tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Januari 2025

Rm 2:9
Penderitaan dan kesesakan akan menimpa setiap orang yang hidup yang berbuat jahat, pertama-tama orang Yahudi dan juga orang Yunani,

Rm 2:10
tetapi kemuliaan, kehormatan dan damai sejahtera akan diperoleh semua orang yang berbuat baik, pertama-tama orang Yahudi, dan juga orang Yunani.

Rm 2:11
Sebab Allah tidak memandang bulu.

Rm 2:12
Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat.

Rm 2:13
Karena bukanlah orang yang mendengar hukum Taurat yang benar di hadapan Allah, tetapi orang yang melakukan hukum Tauratlah yang akan dibenarkan.

Rm 2:14
Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.

Rm 2:15
Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.

Rm 2:16
Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus.

.

renungan harian hari ini

Kita semua mengenal sabda Yesus ini: “Ketika Aku sakit, kamu melawat Aku” (Mat. 25:36). Tuhan Yesus tidak hanya berbicara tentang orang sakit, tetapi juga la berbicara bersama orang sakit. la selalu memiliki hati yang tergerak oleh belas kasihan ketika melihat orang yang mengalami berbagai pergumulan hidup.

Penginjil Markus menceritakan bahwa setelah Yesus menunjukkan kuasa dan wibawa-Nya melalui pengajaran, la juga menunjukkan kuasa dan wibawa-Nya dengan menyembuhkan orang-orang sakit dan mereka yang kerasukan roh-roh jahat. Semua orang bahkan mencari Yesus untuk disembuhkan.

Tuhan Yesus selalu memperhatikan martabat manusia. Dia mendekati orang sakit sebagaimana dilakukan-Nya kepada mertua Simon Petrus yang demam, memegang tangan dan membangunkannya (bdk. Mrk. 1:31). Tindakan Yesus kelihatan sederhana namun benar-benar menyembuhkan.

Ia bahkan memberi motivasi kepada para murid untuk berdoa dan mewartakan Injil ke tempat-tempat yang lain. Mengapa Yesus mau melakukan semua ini? Sebab, la mau menunjukkan solidaritas-Nya dengan manusia yang lemah dan tak berdaya.

Yesus adalah Sabda yang menjadi manusia (bdk. Yoh. 1:14) bahkan la menjadi sama dengan manusia dan berlaku sebagai saudara (bdk. Ibr. 2:14) dan dari situ la menyelamatkan manusia dengan sempurna. Apakah kita juga mencari Yesus di setiap saat kehidupan kita?

.

Allah Bapa penuh kasih,  kami mengucap syukur atas kehadiran Putra-Mu, Yesus Kristus, yang senantiasa menunjukkan belas kasih dan solidaritas-Nya kepada manusia, khususnya mereka yang lemah, sakit, dan tak berdaya. Melalui sabda dan tindakan-Nya, kami melihat kasih-Mu yang sempurna dan penyertaan-Mu yang setia.

Engkau tidak hanya berbicara tentang orang sakit, tetapi juga hadir bersama mereka, menyentuh hidup mereka, dan membawa kesembuhan. Kami kagum pada cara-Mu yang lembut, memegang tangan mereka yang lemah, membangunkan mereka yang tak berdaya, dan memberikan harapan kepada mereka yang terpuruk. Engkau selalu menghormati martabat setiap manusia, dan dengan kasih-Mu, Engkau memulihkan hidup mereka.

Bimbinglah kami untuk meneladani Yesus, Tuhan kami. Ajarlah kami untuk memiliki hati yang tergerak oleh belas kasihan, tangan yang siap menolong, dan semangat untuk mendekati mereka yang membutuhkan dukungan. Tumbuhkan dalam diri kami keberanian untuk melayani sesama, khususnya mereka yang sakit, terlupakan, atau yang sedang menghadapi pergumulan hidup.

Dalam setiap langkah hidup kami, ajarlah kami untuk mencari Engkau dengan hati yang penuh iman. Berikan kami rahmat untuk percaya bahwa Engkau selalu hadir, siap menyembuhkan luka-luka kami, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi. Semoga hidup kami menjadi saksi kasih-Mu yang memulihkan, membawa terang Injil-Mu ke tempat-tempat yang paling membutuhkan.

Kami serahkan seluruh umat yang sakit, yang lemah, dan yang sedang bergumul kepada-Mu. Liputilah mereka dengan kasih-Mu, sembuhkan mereka dengan kuasa-Mu, dan kuatkan mereka dengan pengharapan akan kasih karunia-Mu. Semoga kami semua dapat mengalami kehadiran-Mu yang menyelamatkan, baik dalam suka maupun duka. Amin.

.

Ya Tuhan Yesus, hadir dan sembuhkanlah kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 14 Januari 2025

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 1:21b-28 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 2:5-12; Mazmur: 8:2a.5.6-7.8-9; R: lih. 7; PEKAN BIASA I (H); B.Petrus Donders; B.Odorico da Pordenone;

Ibr 2:5
Sebab bukan kepada malaikat-malaikat telah Ia taklukkan dunia yang akan datang, yang kita bicarakan ini.

Ibr 2:6
Ada orang yang pernah memberi kesaksian di dalam suatu nas, katanya: “Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya, atau anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?

Ibr 2:7
Namun Engkau telah membuatnya untuk waktu yang singkat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat,

Ibr 2:8
segala sesuatu telah Engkau taklukkan di bawah kaki-Nya.” Sebab dalam menaklukkan segala sesuatu kepada-Nya, tidak ada suatupun yang Ia kecualikan, yang tidak takluk kepada-Nya. Tetapi sekarang ini belum kita lihat, bahwa segala sesuatu telah ditaklukkan kepada-Nya.

br 2:9
Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.

Ibr 2:10
Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah?yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan?,yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan.

Ibr 2:11
Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara,

Ibr 2:12
kata-Nya: “Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku, dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat,”

.

Mzm 8:2
(8-3) Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.

Mzm 8:5
(8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.

Mzm 8:6
(8-7) Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:

Mzm 8:7
(8-8) kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang;

Mzm 8:8
(8-9) burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan.

Mzm 8:9
(8-10) Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!

.

Mrk 1:21
Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar.

Mrk 1:22
Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat.

Mrk 1:23
Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak:

Mrk 1:24
“Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.”

Mrk 1:25
Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: “Diam, keluarlah dari padanya!”

Mrk 1:26
Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya.

Mrk 1:27
Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: “Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya.”

Mrk 1:28
Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea.

.

Rm 1:18
Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman.

Rm 1:19
Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka.

Rm 1:20
Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.

Rm 1:21
Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.

Rm 1:22
Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh.

Rm 1:23
Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar.

Rm 1:24
Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka.

Rm 1:25
Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 Januari 2025

Rm 1:26
Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.

Rm 1:27
Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.

Rm 1:28
Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas:

Rm 1:29
penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan.

Rm 1:30
Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua,

Rm 1:31
tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan.

Rm 1:32
Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukannya.

.

renungan harian hari ini

Banyak orang mengungkapkan perasaan ketakjubannya kepada Yesus misalnya melalui karya-karya seni. Ada orang yang mengungkapkannya melalui puisi, lirik lagu, lukisan dan lain sebagainya.

Selain sebagai ungkapan ketakjuban, mereka melakukan hal itu sekaligus sebagai tanda pertobatan. Mereka semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan aktif di dalam hidup menggereja.

Tuhan Yesus selalu menakjubkan sepanjang masa. Ketika hidup-Nya masih tersembunyi di Nazaret, Tuhan Yesus sangat menakjubkan bagi Bunda Maria dan Santo Yusuf. Namun, ketika la mulai tampil di depan umum pada usia 30 tahun, semua orang dan sepanjang masa merasa takjub kepada-Nya.

Penginjil Markus mengisahkan betapa orang takjub kepada Yesus ketika mendengar setiap pengajaran-Nya di dalam rumah ibadat di Kapernaum. Mereka semua merasa bahwa Yesus memang beda dengan para rabi dan ahli-ahli Taurat sezaman-Nya. la memiliki kuasa dan wibawa sebagai pengajar.

la semakin viral ketika la melakukan tanda-tanda heran seperti membebaskan seorang yang kerasukan roh jahat di dalam rumah ibadat itu. Roh jahat taat kepada Yesus. Tuhan Yesus bahkan mengorbankan diri-Nya karena la memandang keluhuran hidup manusia di hadapan Bapa di surga. Apakah kita juga takjub kepada Yesus?

.

Allah Mahakuasa, kami mengucap syukur atas Putra-Mu, Yesus Kristus, yang kehadiran-Nya selalu menakjubkan sepanjang masa. Dari kehidupan-Nya yang sederhana di Nazaret hingga pelayanan-Nya yang penuh kuasa dan kasih, kami merasakan kehadiran-Mu yang nyata melalui Dia.

Kami takjub akan pengajaran-Mu yang penuh wibawa, yang memberikan terang dan harapan bagi hidup kami. Kami kagum atas kuasa-Mu yang membebaskan dan menyembuhkan, membawa sukacita kepada mereka yang lemah dan tertindas. Engkau tidak hanya mengajarkan kasih, tetapi juga menunjukkan kasih itu dengan mengorbankan diri-Mu di kayu salib demi keselamatan kami.

Bantulah kami untuk mengungkapkan rasa kagum dan syukur kami kepada Yesus melalui karya hidup kami. Ajarlah kami untuk meneladani mereka yang menggunakan seni, lagu, dan tindakan kasih sebagai bentuk persembahan kepada Tuhan. Jadikanlah hidup kami pujian yang hidup, yang memuliakan nama Yesus dan membawa banyak jiwa semakin dekat kepada-Nya.

Engkau telah mengorbankan diri-Mu demi keluhuran hidup manusia di hadapan Bapa di surga. Kami mohon, bukalah hati kami untuk semakin takjub kepada-Mu setiap hari. Semoga kekaguman ini membawa kami pada pertobatan sejati, membuat kami lebih aktif melayani sesama, dan semakin terlibat dalam hidup menggereja sebagai murid-Mu yang setia.

Semoga melalui rasa kagum kami kepada Yesus, kami dapat hidup sesuai kehendak-Mu, menjadi terang bagi sesama, dan memuliakan nama-Mu di mana pun kami berada. Kami serahkan doa ini dalam nama Putra-Mu yang terkasih, Yesus Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang segala masa.

Amin.

.

Ya Tuhan Yesus, bukalah hati kami supaya selalu takjub kepada-Mu dan senantiasa berusaha untuk berada di dekat-Mu.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 13 Januari 2025

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 13 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 1:14-20 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 1:1-6; Mazmur: 97:1.2b.6.7c.9; R: lih. 7c; O PEKAN I; PEKAN BIASA I (H); Pfak St. Hilarius, Usk. PujG;

Ibr 1:1
Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,

Ibr 1:2
maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.

Ibr 1:3
Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,

Ibr 1:4
jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

Ibr 1:5
Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: “Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?” dan “Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia akan menjadi Anak-Ku?”

Ibr 1:6
Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Allah harus menyembah Dia.”

.

Mzm 97:1
TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak, biarlah banyak pulau bersukacita!

Mzm 97:2
Awan dan kekelaman ada sekeliling Dia, keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.

Mzm 97:6
Langit memberitakan keadilan-Nya, dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.

Mzm 97:7
Semua orang yang beribadah kepada patung akan mendapat malu, orang yang memegahkan diri karena berhala-berhala; segala allah sujud menyembah kepada-Nya.

Mzm 97:9
Sebab Engkaulah, ya TUHAN, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi, Engkau sangat dimuliakan di atas segala allah.

.

Mrk 1:14
Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah,

Mrk 1:15
kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”

Mrk 1:16
Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.

Mrk 1:17
Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”

Mrk 1:18
Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.

Mrk 1:19
Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu.

Mrk 1:20
Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia.

.

Rm 1:1
Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah.

Rm 1:2
Injil itu telah dijanjikan-Nya sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab suci,

Rm 1:3
tentang Anak-Nya, yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud,

Rm 1:4
dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.

Rm 1:5
Dengan perantaraan-Nya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya.

Rm 1:6
Kamu juga termasuk di antara mereka, kamu yang telah dipanggil menjadi milik Kristus.

Rm 1:7
Kepada kamu sekalian yang tinggal di Roma, yang dikasihi Allah, yang dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus: Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus.

Rm 1:8
Pertama-tama aku mengucap syukur kepada Allahku oleh Yesus Kristus atas kamu sekalian, sebab telah tersiar kabar tentang imanmu di seluruh dunia.

Rm 1:9
Karena Allah, yang kulayani dengan segenap hatiku dalam pemberitaan Injil Anak-Nya, adalah saksiku, bahwa dalam doaku aku selalu mengingat kamu:

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 13 Januari 2025

Rm 1:10
Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk mengunjungi kamu.

Rm 1:11
Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu,

Rm 1:12
yaitu, supaya aku ada di antara kamu dan turut terhibur oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun oleh imanku.

Rm 1:13
Saudara-saudara, aku mau, supaya kamu mengetahui, bahwa aku telah sering berniat untuk datang kepadamu?tetapi hingga kini selalu aku terhalang?agar di tengah-tengahmu aku menemukan buah, seperti juga di tengah-tengah bangsa bukan Yahudi yang lain.

Rm 1:14
Aku berhutang baik kepada orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar.

Rm 1:15
Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma.

Rm 1:16
Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.

Rm 1:17
Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”

.

renungan harian hari ini

Kita sudah memulai Masa Biasa Tahun C/I, yang dihitung sejak Pesta Pembaptisan Tuhan kemarin. Pada hari ini kita berjumpa dengan sosok Tuhan Yesus yang mulai berkeliling dan berbuat baik; dan bahwa Allah Bapa di surga berbicara kepada semua

manusia bukan lagi dengan perantaraan para nabi, melainkan dengan perantaraan Yesus Kristus, Putra-Nya sendiri (lbr. 1:1-2). Meminjam perkataan Santo Paulus, Yesus adalah satu-satunya Pengantara kita kepada Bapa di surga (1Timotius 2:5).

Apa saja yang dilakukan Yesus ketika berkeliling dan berbuat baik? Peristiwa penahanan Yohanes Pembaptis menjadi momen istimewa karena Tuhan Yesus sendiri memulai pelayanan umum-Nya di Galilea. Dia mulai mewartakan Injil Allah dan menghadirkan Kerajaan Allah.

Tuhan Yesus juga menyerukan pertobatan dan memanggil para murid perdana, yaitu Simon, Andreas, Yakobus, dan Yohanes. Keempat murid perdana ini adalah nelayan-nelayan sederhana yang meninggalkan segalanya dan scgera mengikuti Yesus sebagai penjala manusia.

Tuhan Yesus juga selalu berbicara kepada kita saat ini. Santo Hilarius Poitiers pernah berkata, “Gereja itu ibarat sebuah perahu besar di mana orang yang berada di bagian luarnya tidak mungkin memahami Sabda llahi, karena Yesus sendiri berbicara dari atas perahu kepada orang-orang yang berkumpul di tepi pantai.” Apakah kita membuka diri untuk mendengar seruan Tuhan dalam hidup kita?

.

Allah Bapa Mahakasih, kami bersyukur karena telah memulai Masa Biasa, sebuah waktu di mana kami diajak untuk berjalan bersama Yesus, mendengarkan Sabda-Nya, dan mengalami karya kasih-Nya. Pada hari ini, kami mengenang bagaimana Putra-Mu, Yesus Kristus, memulai pelayanan-Nya di Galilea dengan mewartakan Injil dan menyerukan pertobatan.

Engkau adalah satu-satunya Pengantara kami kepada Bapa di surga. Dengan penuh kasih, Engkau memanggil para murid perdana, Simon, Andreas, Yakobus, dan Yohanes, untuk mengikuti-Mu dan menjadi penjala manusia. Bantulah kami untuk menanggapi panggilan-Mu dengan hati yang terbuka dan penuh keberanian, meninggalkan segala hal yang menghalangi kami untuk hidup seturut kehendak-Mu.

Kami percaya bahwa Engkau masih berbicara kepada kami hari ini, memanggil kami untuk bertobat dan hidup dalam kasih dan kebenaran. Bukalah telinga kami agar dapat mendengar suara-Mu, bukalah hati kami agar dapat menerima Sabda-Mu, dan teguhkan langkah kami agar dapat mewartakan Kerajaan Allah melalui perkataan dan perbuatan kami sehari-hari.

Tuntunlah kami untuk memahami bahwa hidup kami adalah sebuah perahu besar, di mana Yesus hadir dan berbicara kepada kami, meskipun sering kali kami merasa terombang-ambing oleh ombak kehidupan. Bantulah kami agar tetap setia berada dalam perahu ini, mendengarkan Sabda Ilahi, dan menjalankan tugas kami sebagai murid-murid Kristus.

Semoga melalui Masa Biasa ini, kami semakin sadar akan panggilan kami sebagai anak-anak-Mu, yang hidup dalam iman, harapan, dan kasih. Jadikan kami seperti para murid perdana yang dengan tulus hati meninggalkan segalanya demi mengikuti Yesus dan membawa lebih banyak jiwa kepada-Mu. Amin.

.

Ya Tuhan Yang Kudus dan Setia, berbicaralah senantiasa dan hambamu siap untuk mendengarkannya. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 12 Januari 2025

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Januari 2025, Bacaan Injil Lukas 3:15-16.21-22 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 40:1-5.9-11; Mazmur: 104:1b-2.3-4.24-25.27-28.29-30; R: 1; Bacaan II: Ef. 3:2-3a, 5-6; PESTA PEMBAPTISAN TUHAN (P);

Yes 40:1
Hiburkanlah, hiburkanlah umat-Ku, demikian firman Allahmu,

Yes 40:2
tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni, sebab ia telah menerima hukuman dari tangan TUHAN dua kali lipat karena segala dosanya.

Yes 40:3
Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!

Yes 40:4
Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan; tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran;

Yes 40:5
maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya.”

Yes 40:9
Hai Sion, pembawa kabar baik, naiklah ke atas gunung yang tinggi! Hai Yerusalem, pembawa kabar baik, nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, nyaringkanlah suaramu, jangan takut! Katakanlah kepada kota-kota Yehuda: “Lihat, itu Allahmu!”

Yes 40:10
Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa. Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia, dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya.

Yes 40:11
Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.

.

Mzm 104:1
Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak,

Mzm 104:2
yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda,

Mzm 104:3
yang mendirikan kamar-kamar loteng-Mu di air, yang menjadikan awan-awan sebagai kendaraan-Mu, yang bergerak di atas sayap angin,

Mzm 104:4
yang membuat angin sebagai suruhan-suruhan-Mu, dan api yang menyala sebagai pelayan-pelayan-Mu,

Mzm 104:24
Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu.

Mzm 104:25
Lihatlah laut itu, besar dan luas wilayahnya, di situ bergerak, tidak terbilang banyaknya, binatang-binatang yang kecil dan besar.

Mzm 104:27
Semuanya menantikan Engkau, supaya diberikan makanan pada waktunya.

Mzm 104:28
Apabila Engkau memberikannya, mereka memungutnya; apabila Engkau membuka tangan-Mu, mereka kenyang oleh kebaikan.

Mzm 104:29
Apabila Engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka terkejut; apabila Engkau mengambil roh mereka, mereka mati binasa dan kembali menjadi debu.

Mzm 104:30
Apabila Engkau mengirim roh-Mu, mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi.

.

Tit 2:11
Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.

Tit 2:12
Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keingina duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini

Tit 2:13
dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus,

Tit 2:14
yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.

Tit 3:4
Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia,

Tit 3:5
pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

Tit 3:6
yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita,

Tit 3:7
supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal, sesuai dengan pengharapan kita.

.

Luk 3:15
Tetapi karena orang banyak sedang menanti dan berharap, dan semuanya bertanya dalam hatinya tentang Yohanes, kalau-kalau ia adalah Mesias,

Luk 3:16
Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Luk 3:21
Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit

Luk 3:22
dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”

.

Yes 42:1
Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.

Yes 42:2
Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.

Yes 42:3
Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.

Yes 42:4
Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.

Yes 42:5
Beginilah firman Allah, TUHAN, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya:

Yes 42:6
“Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,

Yes 42:7
untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.

Yes 42:8
Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.

Yes 42:9
Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu.”

.

renungan harian hari ini

Pada hari ini kita merayakan Pesta Pembaptisan Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus dibaptis sebagai tanda ketaatan-Nya sepenuh hati kepada Bapa di surga. Tentu saja pembaptisan Tuhan menjadi model dan keteladanan yang baik bagi kita semua dan kita pun patut mengikuti teladan Yesus sendiri.

Kisah pembaptisan Yesus sangat menarik perhatian kita. Mula-mula sosok Yohanes Pembaptis ditampilkan. Yohanes laksana suara yang berseru-seru tentang persiapan jalan bagi Tuhan dan padang gurun (bdk. Yes. 40:3). Ada suasana keharmonisan dan kedamaian sebagaimana diwartakan Nabi Yesaya.

Yohanes Pembaptis sendiri menunjukkan kesaksian tentang kerendahan hati dan kejujuran di hadapan Yesus. la mengakui dirinya bukan Mesias. la hanya membaptis dengan air, tetapi Yesus sebagai Dia yang lebih berkuasa akan membaptis dengan Roh Kudus dan api.

Yohanes memang merendahkan dirinya di hadapan Yesus dan membaptis-Nya, tetapi Yesus Sang Anak Allah lebih lemah lembut dan rendah hati sehingga membiarkan diri-Nya dibaptis oleh Yohanes di Sungai Yordan. Penginjil Lukas menulis, “Turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas Yesus.

Terdengarlah suara dari langit, “Engkaulah Anak-Ku yang terkasih, kepada- Mulah Aku berkenan” (Luk. 3:22). Lalu apa konsekuensinya? Penginjil Yohanes bersaksi, “Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya” (Yoh. 3:35).

Apa yang kita harapkan dari peristiwa pembaptisan Tuhan? Santo Paulus menulis kepada Titus bahwa kasih karunia Allah menyelamatkan semua orang sudah menjadi nyata. Sebab itu, kita perlu bertransformasi dalam hidup kita dengan meninggalkan hidup lama yang penuh dengan kefasikan dan keinginan duniawi kita (bdk. Tit 2:11-12).

Pembaptisan Tuhan Yesus mendorong kita yang mengikuti-Nya untuk rendah hati dan siap dibarui supaya menjadi anak yang dikasihi Bapa. Apakah ada pengaruh pembaptisan Tuhan Yesus bagi hidup kita?

.

Allah Bapa Mahakasih, pada hari ini kami merayakan Pesta Pembaptisan Putra-Mu, Tuhan Yesus Kristus. Kami bersyukur atas teladan-Nya yang begitu indah dalam ketaatan, kerendahan hati, dan kesediaan-Nya untuk dipenuhi oleh Roh Kudus. Melalui pembaptisan-Nya, kami diajak untuk merenungkan arti dari panggilan kami sebagai anak-anak-Mu.

Engkau menunjukkan kasih-Mu yang besar dengan merendahkan diri, membiarkan Yohanes membaptis-Mu di Sungai Yordan. Engkau menerima tugas perutusan-Mu dengan penuh kasih dan ketaatan kepada Bapa. Bantulah kami untuk meneladani kerendahan hati-Mu, agar kami selalu hidup sesuai kehendak Bapa dan menjadi saksi kasih-Mu di dunia.

Roh Kudus, turunlah atas kami seperti Engkau turun atas Yesus saat pembaptisan-Nya. Ubahlah hati kami yang keras menjadi hati yang lembut, siap untuk dibarui dan diubah sesuai dengan rencana kasih Allah. Singkirkan dari kami segala kefasikan, kesombongan, dan keinginan duniawi yang menjauhkan kami dari hidup sebagai anak-anak Allah.

Melalui pembaptisan, Engkau telah memanggil kami untuk menjadi milik-Mu, hidup sebagai anak-anak-Mu yang terkasih. Bantulah kami untuk memahami arti panggilan ini, agar hidup kami mencerminkan kasih-Mu dan kehendak-Mu. Ajarkan kami untuk berjalan dalam terang-Mu, penuh kerendahan hati, dan keinginan untuk terus diperbarui oleh kasih karunia-Mu.

Semoga melalui perayaan ini, kami semakin memahami bahwa Engkau berkenan kepada kami ketika kami hidup dalam iman, harapan, dan kasih. Jadikan kami anak-anak-Mu yang setia, yang mencintai Engkau dengan segenap hati dan melayani sesama dengan tulus. Amin.

.

Tuhan Yesus, baruilah diri kami supaya setia menghayati sakramen pembaptisan kami dan menjalani janji-janji baptis kami dengan setia. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 11 Januari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 11 Januari 2025, Bacaan Injil Yohanes 3:22-30 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Yoh. 5:14-21; Mazmur: 149:1-2.3-4.5.6a.9b; R: 4a; HARI BIASA SESUDAH EPIFANI (P);

1Yoh 5:14
Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.

1Yoh 5:15
Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya.

1Yoh 5:16
Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut. Ada dosa yang mendatangkan maut: tentang itu tidak kukatakan, bahwa ia harus berdoa.

1Yoh 5:17
Semua kejahatan adalah dosa, tetapi ada dosa yang tidak mendatangkan maut.

1Yoh 5:18
Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.

1Yoh 5:19
Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.

1Yoh 5:20
Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.

1Yoh 5:21
Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.

.

Mzm 149:1
Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh.

Mzm 149:2
Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka!

Mzm 149:3
Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi!

Mzm 149:4
Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan.

Mzm 149:5
Biarlah orang-orang saleh beria-ria dalam kemuliaan, biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur mereka!

Mzm 149:6
Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,

Mzm 149:9
untuk melaksanakan terhadap mereka hukuman seperti yang tertulis. Itulah semarak bagi semua orang yang dikasihi-Nya. Haleluya!

.

Yoh 3:22
Sesudah itu Yesus pergi dengan murid-murid-Nya ke tanah Yudea dan Ia diam di sana bersama-sama mereka dan membaptis.

Yoh 3:23
Akan tetapi Yohanespun membaptis juga di Ainon, dekat Salim, sebab di situ banyak air, dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis,

Yoh 3:24
sebab pada waktu itu Yohanes belum dimasukkan ke dalam penjara.

Yoh 3:25
Maka timbullah perselisihan di antara murid-murid Yohanes dengan seorang Yahudi tentang penyucian.

Yoh 3:26
Lalu mereka datang kepada Yohanes dan berkata kepadanya: “Rabi, orang yang bersama dengan engkau di seberang sungai Yordan dan yang tentang Dia engkau telah memberi kesaksian, Dia membaptis juga dan semua orang pergi kepada-Nya.”

Yoh 3:27
Jawab Yohanes: “Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga.

Yoh 3:28
Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya.

Yoh 3:29
Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.

Yoh 3:30
Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.

.

Yes 66:5
Dengarlah firman TUHAN, hai kamu yang gentar kepada firman-Nya! Saudara-saudaramu, yang membenci kamu, yang mengucilkan kamu oleh karena kamu menghormati nama-Ku, telah berkata: “Baiklah TUHAN menyatakan kemuliaan-Nya, supaya kami melihat sukacitamu!” Tetapi mereka sendirilah yang mendapat malu.

Yes 66:6
Dengar, bunyi kegemparan dari kota, dengar, datangnya dari Bait Suci! Dengar, TUHAN melakukan pembalasan kepada musuh-musuh-Nya!

Yes 66:7
Sebelum menggeliat sakit, ia sudah bersalin, sebelum mengalami sakit beranak, ia sudah melahirkan anak laki-laki.

Yes 66:8
Siapakah yang telah mendengar hal yang seperti itu, siapakah yang telah melihat hal yang demikian? Masakan suatu negeri diperanakkan dalam satu hari, atau suatu bangsa dilahirkan dalam satu kali? Namun baru saja menggeliat sakit, Sion sudah melahirkan anak-anaknya.

Yes 66:9
Masakan Aku membukakan rahim orang, dan tidak membuatnya melahirkan? firman TUHAN. Atau masakan Aku membuat orang melahirkan, dan menutup rahimnya pula? firman Allahmu.

Yes 66:10
Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem, dan bersorak-soraklah karenanya, hai semua orang yang mencintainya! Bergiranglah bersama-sama dia segirang-girangnya, hai semua orang yang berkabung karenanya!

Yes 66:11
supaya kamu mengisap dan menjadi kenyang dari susu yang menyegarkan kamu, supaya kamu menghirup dan menikmati dari dadanya yang bernas.

Yes 66:12
Sebab beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai, dan kekayaan bangsa-bangsa seperti batang air yang membanjir; kamu akan menyusu, akan digendong, akan dibelai-belai di pangkuan.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Januari 2025

Yes 66:13
Seperti seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah Aku ini akan menghibur kamu; kamu akan dihibur di Yerusalem.

Yes 66:14
Apabila kamu melihatnya, hatimu akan girang, dan kamu akan seperti rumput muda yang tumbuh dengan lebat; maka tangan TUHAN akan nyata kepada hamba-hamba-Nya, dan amarah-Nya kepada musuh-musuh-Nya.

Yes 66:18
Aku mengenal segala perbuatan dan rancangan mereka, dan Aku datang untuk mengumpulkan segala bangsa dari semua bahasa, dan mereka itu akan datang dan melihat kemuliaan-Ku.

Yes 66:19
Aku akan menaruh tanda di tengah-tengah mereka dan akan mengutus dari antara mereka orang-orang yang terluput kepada bangsa-bangsa, yakni Tarsis, Pul dan Lud, ke Mesekh dan Rosh, ke Tubal dan Yawan, ke pulau-pulau yang jauh yang belum pernah mendengar kabar tentang Aku dan yang belum pernah melihat kemuliaan-Ku, supaya mereka memberitakan kemuliaan-Ku di antara bangsa-bangsa.

Yes 66:20
Mereka itu akan membawa semua saudaramu dari antara segala bangsa sebagai korban untuk TUHAN di atas kuda dan kereta dan di atas usungan, di atas bagal dan unta betina yang cepat, ke atas gunung-Ku yang kudus, ke Yerusalem, firman TUHAN, sama seperti orang Israel membawa korban dalam wadah yang tahir ke dalam rumah TUHAN.

Yes 66:21
Juga dari antara mereka akan Kuambil imam-imam dan orang-orang Lewi, firman TUHAN.

Yes 66:22
Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap di hadapan-Ku, demikianlah firman TUHAN, demikianlah keturunanmu dan namamu akan tinggal tetap.

Yes 66:23
Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman TUHAN.

.

renungan harian hari ini

Apakah persaingan hidup itu memang diperlukan di dalam hidup kita? Tentu saja pertanyaan semacam ini selalu kita hadapi, dan cara menanggapinya pun dapat secara negatif atau positif, sesuai kepentingan setiap pribadi. Kita mengenal berbagai persaingan dalam usaha dan pekerjaan.

Misalnya, yang positif, pelaku usaha menekan harga menjadi lebih rendah dengan cara melakukan efisiensi atau berinovasi sehingga dapat menarik lebih banyak konsumen dibanding pesaingnya. Hal ini tentu berbeda kalau persaingan yang negatif di mana orang saling menjatuhkan dan berdampak pada kerugian tertentu.

Para murid Yesus pernah merasa seperti ada persaingan dua sosok guru, yaitu Tuhan Yesus dan Yohanes Pembaptis. Kedua bersaudara ini melakukan pembaptisan di daerah Yudea. Karena pekerjaan membaptis ini, timbullah pertentangan antara para murid kedua guru bersaudara ini.

Para murid Yohanes datang dan mencari pembenaran di depannya, tetapi Yohanes berlaku bijaksana dan rendah hati. la berkata, “Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari surga” (Yoh. 3:27). Yohanes berkata lagi, “la harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil” (Yoh. 3:30).

Apa yang harus kita lakukan untuk menangkal persaingan yang tidak sehat dan membangun persaingan positif? Santo Yohanes mengingatkan kita supaya senantiasa terbuka dan percaya kepada Allah sebab Dialah yang senantiasa mengabulkan doa-doa kita. Pertolongan Tuhan selalu tepat pada waktunya melalui Yesus yang telah datang bagi kita. Apakah kita memiliki kebiasaan bersaing tidak sehat?

.

Allah penuh hikmat, kami bersyukur atas kasih dan anugerah-Mu yang senantiasa melimpahi hidup kami. Di tengah dunia yang penuh persaingan, Engkau mengajarkan kami untuk hidup dalam kasih, kerendahan hati, dan kebijaksanaan. Ajarilah kami untuk melihat persaingan bukan sebagai alasan untuk saling menjatuhkan, tetapi sebagai peluang untuk saling mendorong menuju kebaikan.

Terinspirasi oleh kerendahan hati Yohanes Pembaptis yang berkata, “Engkau harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.” Bantulah kami untuk meneladani sikap ini, agar kami tidak terjebak dalam persaingan yang tidak sehat, melainkan selalu menjadikan Engkau sebagai pusat hidup dan tujuan kami.

Bimbinglah hati kami agar selalu terbuka terhadap anugerah-Mu. Singkirkanlah dari diri kami rasa iri hati, kesombongan, dan keinginan untuk menjatuhkan sesama. Bentuklah kami menjadi pribadi yang bersaing dengan cara yang positif—dengan bekerja keras, berinovasi, dan berbuat adil, sehingga kami dapat memuliakan nama-Mu dalam setiap usaha dan karya kami.

Kami sadar bahwa semua yang kami miliki adalah karunia dari-Mu. Berilah kami hati yang bersyukur dan rendah hati, agar kami selalu ingat bahwa keberhasilan bukanlah hasil usaha kami semata, melainkan karena rahmat-Mu yang melimpah. Ajarkan kami untuk tidak membandingkan diri dengan orang lain, melainkan untuk fokus pada panggilan yang telah Engkau berikan kepada kami.

Kami menyerahkan diri ke dalam penyertaan-Mu. Tolonglah kami untuk hidup dalam damai, menjauhi persaingan yang merugikan, dan membangun kehidupan yang saling mendukung, demi kebahagiaan bersama. Jadikan kami alat kasih-Mu, yang senantiasa membawa terang dan kedamaian di mana pun kami berada. Amin.

.

Tuhan Yesus, jauhkanlah kami dari kebiasaan mencari perbedaan dan kelemahan sesama kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 10 Januari 2025

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

You cannot copy content of this page