Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 30 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 30 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 4:21-25 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 10:19-25; Mazmur: 24:1-2.3-4ab.5-6; R: lih. 6; PEKAN BIASA III (H); Sta.Yasinta Mareskoti; B.Bronislaus Markiewicz;

Ibr 10:19
Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus,

Ibr 10:20
karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,

Ibr 10:21
dan kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Allah.

Ibr 10:22
Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.

Ibr 10:23
Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia.

Ibr 10:24
Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.

Ibr 10:25
Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

.

Mzm 24:1
Mazmur Daud. Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.

Mzm 24:2
Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai.

Mzm 24:3
“Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?”

Mzm 24:4
“Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.

Mzm 24:5
Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.

Mzm 24:6
Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub.”

.

Mrk 4:21
Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian.

Mrk 4:22
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap.

Mrk 4:23
Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!”

Mrk 4:24
Lalu Ia berkata lagi: “Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu.

Mrk 4:25
Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.”

.

Rm 10:1
Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan.

Rm 10:2
Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.

Rm 10:3
Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.

Rm 10:4
Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.

Rm 10:5
Sebab Musa menulis tentang kebenaran karena hukum Taurat: “Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya.”

Rm 10:6
Tetapi kebenaran karena iman berkata demikian: “Jangan katakan di dalam hatimu: Siapakah akan naik ke sorga?”, yaitu: untuk membawa Yesus turun,

Rm 10:7
atau: “Siapakah akan turun ke jurang maut?”, yaitu: untuk membawa Kristus naik dari antara orang mati.

Rm 10:8
Tetapi apakah katanya? Ini: “Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.” Itulah firman iman, yang kami beritakan.

Rm 10:9
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Rm 10:10
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Rm 10:11
Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.”

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 30 Januari 2025

Rm 10:12
Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.

Rm 10:13
Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

Rm 10:14
Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?

Rm 10:15
Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: “Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!”

Rm 10:16
Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata: “Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?”

Rm 10:17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Rm 10:18
Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah mendengarnya: “Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.”

Rm 10:19
Tetapi aku bertanya: Adakah Israel menanggapnya? Pertama-tama Musa berkata: “Aku menjadikan kamu cemburu terhadap orang-orang yang bukan umat dan membangkitkan amarahmu terhadap bangsa yang bebal.”

Rm 10:20
Dan dengan berani Yesaya mengatakan: “Aku telah berkenan ditemukan mereka yang tidak mencari Aku, Aku telah menampakkan diri kepada mereka yang tidak menanyakan Aku.”

Rm 10:21
Tetapi tentang Israel ia berkata: “Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah.”

.

renungan harian hari ini

Santo Paulus sebagai rasul bangsa-bangsa pernah menulis surat kepada Timotius begini: “Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegurlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran” (2Tim. 4:2).

Nasihat Paulus dalam suratnya ini menjadi daya dorong bagi Timotius untuk tekun mewartakan sabda Tuhan dalam semua situasi kehidupannya. Santo Paulus tidak hanya berbicara tetapi sudah lebih dahulu melaksanakannya.

Perkataan Santo Paulus ini turut membuka wawasan kita untuk menjadi misionaris sabda Tuhan. Tuhan Yesus memberi contoh kepada para murid-Nya tentang pelita yang tidak bisa dinyalakan lalu diletakkan di bawah tempayan atau di bawah tempat tidur.

Pelita mesti diletakkan di tempat yang lebih tinggi untuk menerangi semua orang. Demikian juga sabda Tuhan, tidak hanya dibaca, didengar dan didiamkan saja. Sabda Tuhan mesti dilaksanakan sehingga mentransformasi diri kita dan orang-orang di sekitar kita.

Maka kita perlu memiliki harapan untuk mewartakan sabda Tuhan sehingga menghasilkan buah. Penulis surat kepada umat Ibrani menulis, “Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab la, yang menjanjikannya, setia.”

Tuhan selalu setia maka kita pun setia mewartakan sabda-Nya ke seluruh dunia. Apakah kita dapat menjadi misionaris Sabda Tuhan?

.

Allah Bapa Mahasetia, kami berterima kasih atas sabda-Mu yang membawa terang dan hidup bagi kami. Engkau memanggil kami untuk menjadi saksi kasih dan kebenaran-Mu di dunia ini. Pada hari ini, kami memohon rahmat-Mu agar kami mampu menjadi misionaris sabda-Mu, siap sedia mewartakan firman-Mu dalam setiap waktu dan kesempatan, seperti yang telah diajarkan oleh Santo Paulus.

Engkau telah menjadi teladan sempurna sebagai terang dunia. Ajarlah kami untuk tidak menyembunyikan pelita iman kami, tetapi menempatkannya di tempat yang tinggi, sehingga terang-Mu dapat menerangi setiap sudut kehidupan kami dan orang-orang di sekitar kami. Tolonglah kami agar tidak hanya mendengar dan membaca firman-Mu, tetapi juga melaksanakannya dalam tindakan nyata, sehingga hidup kami menjadi kesaksian akan kasih dan kebenaran-Mu.

Berikanlah kami keberanian untuk menegur, menasihati, dan membimbing dengan kesabaran dan kasih. Jangan biarkan kami mundur ketika menghadapi tantangan, tetapi kuatkanlah kami untuk tetap setia pada panggilan kami sebagai misionaris sabda Tuhan. Bimbinglah kami agar setiap perkataan dan perbuatan kami mencerminkan kehendak-Mu, sehingga hidup kami menjadi buah yang memuliakan nama-Mu.

Kami percaya bahwa Engkau selalu menepati janji-Mu. Berikanlah kami keteguhan iman untuk terus berpegang pada pengharapan kami, meskipun menghadapi kesulitan dan godaan. Semoga semangat Santo Paulus dan teladan para kudus lainnya menginspirasi kami untuk mewartakan Injil-Mu dengan semangat yang tak pernah pudar.

Kami menyerahkan seluruh hidup kami ke dalam tangan-Mu, ya Bapa. Jadikanlah kami alat-Mu yang setia, membawa terang dan sabda-Mu kepada dunia yang membutuhkan. Dalam nama Yesus Kristus, Guru dan Tuhan kami, kami memohon. Amin.

.

Tuhan, bantulah kami untuk menjadi misionaris Sabda-Mu bagi sesama kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 Januari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 29 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 29 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 4:1-20 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 10:11-18; Mazmur: 110:1.2.3.4; R: 4bc; PEKAN BIASA III (H); St.Joshep Freinademetz; B.Arkanjela Girlani;

Ibr 10:11
Selanjutnya setiap imam melakukan tiap-tiap hari pelayanannya dan berulang-ulang mempersembahkan korban yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa.

Ibr 10:12
Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah,

Ibr 10:13
dan sekarang Ia hanya menantikan saatnya, di mana musuh-musuh-Nya akan dijadikan tumpuan kaki-Nya.

Ibr 10:14
Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan.

Ibr 10:15
Dan tentang hal itu Roh Kudus juga memberi kesaksian kepada kita,

Ibr 10:16
sebab setelah Ia berfirman: “Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu,” Ia berfirman pula: “Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka,

Ibr 10:17
dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka.”

Ibr 10:18
Jadi apabila untuk semuanya itu ada pengampunan, tidak perlu lagi dipersembahkan korban karena dosa.

.

Mzm 110:1
Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: “Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu.”

Mzm 110:2
Tongkat kekuatanmu akan diulurkan TUHAN dari Sion: memerintahlah di antara musuhmu!

Mzm 110:3
Pada hari tentaramu bangsamu merelakan diri untuk maju dengan berhiaskan kekudusan; dari kandungan fajar tampil bagimu keremajaanmu seperti embun.

Mzm 110:4
TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: “Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek.”

.

Mrk 4:1
Pada suatu kali Yesus mulai pula mengajar di tepi danau. Maka datanglah orang banyak yang sangat besar jumlahnya mengerumuni Dia, sehingga Ia naik ke sebuah perahu yang sedang berlabuh lalu duduk di situ, sedangkan semua orang banyak itu di darat, di tepi danau itu.

Mrk 4:2
Dan Ia mengajarkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Dalam ajaran-Nya itu Ia berkata kepada mereka:

Mrk 4:3
“Dengarlah! Adalah seorang penabur keluar untuk menabur.

Mrk 4:4
Pada waktu ia menabur sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.

Mrk 4:5
Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.

Mrk 4:6
Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar.

Mrk 4:7
Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati, sehingga ia tidak berbuah.

Mrk 4:8
Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, ia tumbuh dengan suburnya dan berbuah, hasilnya ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang seratus kali lipat.”

Mrk 4:9
Dan kata-Nya: “Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!”

Mrk 4:10
Ketika Ia sendirian, pengikut-pengikut-Nya dan kedua belas murid itu menanyakan Dia tentang perumpamaan itu.

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 29 Januari 2025

Mrk 4:11
Jawab-Nya: “Kepadamu telah diberikan rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang luar segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan,

Mrk 4:12
supaya: Sekalipun melihat, mereka tidak menanggap, sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti, supaya mereka jangan berbalik dan mendapat ampun.”

Mrk 4:13
Lalu Ia berkata kepada mereka: “Tidakkah kamu mengerti perumpamaan ini? Kalau demikian bagaimana kamu dapat memahami semua perumpamaan yang lain?

Mrk 4:14
Penabur itu menaburkan firman.

Mrk 4:15
Orang-orang yang di pinggir jalan, tempat firman itu ditaburkan, ialah mereka yang mendengar firman, lalu datanglah Iblis dan mengambil firman yang baru ditaburkan di dalam mereka.

Mrk 4:16
Demikian juga yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu, ialah orang-orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira,

Mrk 4:17
tetapi mereka tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila kemudian datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, mereka segera murtad.

Mrk 4:18
Dan yang lain ialah yang ditaburkan di tengah semak duri, itulah yang mendengar firman itu,

Mrk 4:19
lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan dan keinginan-keinginan akan hal yang lain masuklah menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.

Mrk 4:20
Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang yang mendengar dan menyambut firman itu lalu berbuah, ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, dan ada yang seratus kali lipat.”

.

Rm 9:19
Sekarang kamu akan berkata kepadaku: “Jika demikian, apa lagi yang masih disalahkan-Nya? Sebab siapa yang menentang kehendak-Nya?”

Rm 9:20
Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: “Mengapakah engkau membentuk aku demikian?”

Rm 9:21
Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa?

Rm 9:22
Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda kemurkaan-Nya, yang telah disiapkan untuk kebinasaan?

Rm 9:23
justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan,

Rm 9:24
yaitu kita, yang telah dipanggil-Nya bukan hanya dari antara orang Yahudi, tetapi juga dari antara bangsa-bangsa lain,

Rm 9:25
seperti yang difirmankan-Nya juga dalam kitab nabi Hosea: “Yang bukan umat-Ku akan Kusebut: umat-Ku dan yang bukan kekasih: kekasih.”

Rm 9:26
Dan di tempat, di mana akan dikatakan kepada mereka: “Kamu ini bukanlah umat-Ku,” di sana akan dikatakan kepada mereka: “Anak-anak Allah yang hidup.”

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 29 Januari 2025

Rm 9:27
Dan Yesaya berseru tentang Israel: “Sekalipun jumlah anak Israel seperti pasir di laut, namun hanya sisanya akan diselamatkan.

Rm 9:28
Sebab apa yang telah difirmankan-Nya, akan dilakukan Tuhan di atas bumi, sempurna dan segera.”

Rm 9:29
Dan seperti yang dikatakan Yesaya sebelumnya: “Seandainya Tuhan semesta alam tidak meninggalkan pada kita keturunan, kita sudah menjadi seperti Sodom dan sama seperti Gomora.”

Rm 9:30
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Ini: bahwa bangsa-bangsa lain yang tidak mengejar kebenaran, telah beroleh kebenaran, yaitu kebenaran karena iman.

Rm 9:31
Tetapi: bahwa Israel, sungguhpun mengejar hukum yang akan mendatangkan kebenaran, tidaklah sampai kepada hukum itu.

Rm 9:32
Mengapa tidak? Karena Israel mengejarnya bukan karena iman, tetapi karena perbuatan. Mereka tersandung pada batu sandungan,

Rm 9:33
seperti ada tertulis: “Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu sentuhan dan sebuah batu sandungan, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan.”

.

renungan harian hari ini

Tuhan Yesus selalu mengambil contoh dalam bentuk perumpamaan yang sangat sesuai dengan tempat di mana la mewartakan sabda dan menghadirkan Kerajaan Allah. la mengambil contoh-contoh dalam kehidupan agraris, maritim, dalam tata pemerintahan, militer dan perdagangan.

Semua aspek kehidupan manusiawi kita diajarkan oleh Yesus kepada kita. Tuhan mengajarkan semua ini karena la menghendaki kita menjadi kudus. la bahkan mengorbankan diri-Nya sendiri untuk kekudusan kita. Penulis surat kepada Umat Ibrani berkata, “Sebab oleh satu korban saja la telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang la kuduskan” (lbr. 10:14)

Bagaimana caranya menuju kekudusan? Tuhan Yesus mengingatkan kita untuk menyiapkan hati kita dengan baik supaya sabda Tuhan benar-benar bertumbuh subur dan menghasilkan buah berupa kebajikan-kebajikan yang melimpah. Tuhan sendiri yang mewartakan sabda dan diharapkan supaya berbuah melimpah dalam hidup kita.

Nabi Yesaya pernah berkata, “Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan” (Yes. 55:10).

Kita perlu mengintrospeksi diri masing-masing di hadapan Tuhan. Tuhan sendiri menjadi penabur yang menaburkan benih, yakni sabda-Nya, maka hati kita janganlah menjadi seperti benih yang jatuh di pinggir jalan, di atas batu dan di antara semak berduri, namun haruslah di tanah yang subur sehingga menghasilkan buah melimpah. Apakah hati kita menjadi tempat yang subur bagi sabda Tuhan?

.

Allah Bapa Mahabaik, kami berterima kasih atas kasih-Mu yang terus-menerus menaburkan sabda kehidupan ke dalam hati kami. Engkau adalah Penabur yang setia, yang tidak pernah lelah memberikan firman-Mu agar kami dapat hidup dalam kekudusan. Pada hari ini, kami datang kepada-Mu dengan hati yang penuh kerinduan, memohon agar Engkau menjadikan hati kami tanah yang subur bagi sabda-Mu.

Engkau telah memberikan teladan melalui hidup-Mu dan mengajarkan kami melalui perumpamaan-perumpamaan yang begitu relevan dalam kehidupan kami sehari-hari. Ajarilah kami untuk membuka hati, mendengar sabda-Mu dengan sungguh-sungguh, dan membiarkan firman itu bertumbuh subur dalam hidup kami. Jangan biarkan hati kami menjadi keras seperti jalanan, dangkal seperti tanah berbatu, atau tertutup oleh semak berduri. Bantulah kami agar mampu menyingkirkan segala penghalang yang membuat kami jauh dari-Mu.

Siramilah hati kami dengan rahmat-Mu, sebagaimana hujan menyuburkan bumi. Berikanlah kami kebijaksanaan untuk memahami firman Allah, ketekunan untuk menjaga iman kami, dan keberanian untuk menghidupi sabda Tuhan dalam tindakan nyata. Jadikanlah hidup kami berbuah dalam kasih, kebaikan, dan kebajikan yang melimpah, sehingga melalui hidup kami, nama Tuhan semakin dimuliakan.

Kami menyadari bahwa kekudusan adalah panggilan bagi setiap umat-Mu. Semoga sabda-Mu memimpin kami untuk semakin menyerupai-Mu, menjadikan hidup kami saksi nyata dari kasih dan kebenaran-Mu di dunia ini. Tolonglah kami agar tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga pelaku firman-Mu yang setia.

Kami menyerahkan seluruh hidup kami ke dalam tangan-Mu. Jadikanlah kami alat-Mu yang berguna untuk membawa kebaikan dan kedamaian bagi sesama. Dalam nama Yesus Kristus, kami memohon. Amin.

.

Ya Tuhan, bantulah kami untuk meresapkan sabda-Mu dengan baik sehingga menghasilkan buah dalam ketekunan kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 Januari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 28 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 28 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 3:31-35 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr 10:1-10; Mazmur: 40:2.4ab.7-8a.10.11; R:8a.9a; PEKAN BIASA III; Pw St.Tomas Aquinas, ImPujG (P);

Ibr 10:1
Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya.

Ibr 10:2
Sebab jika hal itu mungkin, pasti orang tidak mempersembahkan korban lagi, sebab mereka yang melakukan ibadah itu tidak sadar lagi akan dosa setelah disucikan sekali untuk selama-lamanya.

Ibr 10:3
Tetapi justru oleh korban-korban itu setiap tahun orang diperingatkan akan adanya dosa.

Ibr 10:4
Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa.

Ibr 10:5
Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: “Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki, tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku?.

Ibr 10:6
Kepada korban bakaran dan korban penghapus dosa Engkau tidak berkenan.

Ibr 10:7
Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang Aku untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah-Ku.”

Ibr 10:8
Di atas Ia berkata: “Korban dan persembahan, korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau kehendaki dan Engkau tidak berkenan kepadanya” ?meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat?.

Ibr 10:9
Dan kemudian kata-Nya: “Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.” Yang pertama Ia hapuskan, supaya menegakkan yang kedua.

Ibr 10:10
Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.

.

Mzm 40:2
(40-3) Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku,

Mzm 40:4
(40-5) Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada TUHAN, yang tidak berpaling kepada orang-orang yang angkuh, atau kepada orang-orang yang telah menyimpang kepada kebohongan!

Mzm 40:7
(40-8) Lalu aku berkata: “Sungguh, aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku;

Mzm 40:8
(40-9) aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku.”

Mzm 40:10
(40-11) Keadilan tidaklah kusembunyikan dalam hatiku, kesetiaan-Mu dan keselamatan dari pada-Mu kubicarakan, kasih-Mu dan kebenaran-Mu tidak kudiamkan kepada jemaah yang besar.

Mzm 40:11
(40-12) Engkau, TUHAN, janganlah menahan rahmat-Mu dari padaku, kasih-Mu dan kebenaran-Mu kiranya menjaga aku selalu!

.

Mrk 3:31
Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia.

Mrk 3:32
Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: “Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar, dan berusaha menemui Engkau.”

Mrk 3:33
Jawab Yesus kepada mereka: “Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?”

Mrk 3:34
Ia melihat kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu dan berkata: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!

Mrk 3:35
Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”

.

Rm 9:1
Aku mengatakan kebenaran dalam Kristus, aku tidak berdusta. Suara hatiku turut bersaksi dalam Roh Kudus,

Rm 9:2
bahwa aku sangat berdukacita dan selalu bersedih hati.

Rm 9:3
Bahkan, aku mau terkutuk dan terpisah dari Kristus demi saudara-saudaraku, kaum sebangsaku secara jasmani.

Rm 9:4
Sebab mereka adalah orang Israel, mereka telah diangkat menjadi anak, dan mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat, dan ibadah, dan janji-janji.

Rm 9:5
Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin!

Rm 9:6
Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel adalah orang Israel,

Rm 9:7
dan juga tidak semua yang terhitung keturunan Abraham adalah anak Abraham, tetapi: “Yang berasal dari Ishak yang akan disebut keturunanmu.”

Rm 9:8
Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar.

Rm 9:9
Sebab firman ini mengandung janji: “Pada waktu seperti inilah Aku akan datang dan Sara akan mempunyai seorang anak laki-laki.”

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 28 Januari 2025

Rm 9:10
Tetapi bukan hanya itu saja. Lebih terang lagi ialah Ribka yang mengandung dari satu orang, yaitu dari Ishak, bapa leluhur kita.

Rm 9:11
Sebab waktu anak-anak itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat, ?supaya rencana Allah tentang pemilihan-Nya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilan-Nya?

Rm 9:12
dikatakan kepada Ribka: “Anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda,”

Rm 9:13
seperti ada tertulis: “Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau.”

Rm 9:14
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil!

Rm 9:15
Sebab Ia berfirman kepada Musa: “Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.”

Rm 9:16
Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah.

Rm 9:17
Sebab Kitab Suci berkata kepada Firaun: “Itulah sebabnya Aku membangkitkan engkau, yaitu supaya Aku memperlihatkan kuasa-Ku di dalam engkau, dan supaya nama-Ku dimasyhurkan di seluruh bumi.”

Rm 9:18
Jadi Ia menaruh belas kasihan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Ia menegarkan hati siapa yang dikehendaki-Nya.

.

renungan harian hari ini

Pada hari ini kita mengenang Santo Tomas Aquinas. Sosok orang kudus yang diberi gelar Doctor Angelicus ini sangat patuh pada kehendak Tuhan sepanjang hidupnya. la pernah berkata, “Satu hal yang Tuhan inginkan dari semua makhluk intelektual adalah mengorbankan kehendak mereka untuk kehendak Tuhan.”

Orang harus sadar diri bahwa kehendak Tuhan adalah segalanya dan ia dapat tinggal di dalam Tuhan. Di tempat lain Santo Tomas Aquinas berkata, “Bagi orang yang beriman, tidak ada penjelasan yang diperlukan. Bagi orang yang tidak memiliki iman, tidak ada penjelasan yang mungkin.”

Perkataan Santo Tomas Aquinas ini membuka wawasan kita untuk memahami Sabda Tuhan tentang hidup sebagai orang beriman yang patuh kepada kehendak Tuhan. Penginjil Markus mengisahkan bahwa pada suatu ketika ibu dan saudara-saudara Yesus datang hendak menjumpai-Nya.

Karena begitu banyak orang yang mendengar pengajaran-Nya sehingga Bunda Maria dan saudara-saudara-Nya pun hanya berdiri di luar. Ada seorang yang meminta Yesus untuk menjumpai ibu dan saudara-saudara-Nya, namun reaksi Yesus seperti ini: “Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?”

la melihat kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu dan berkata, “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! Siapa saja yang melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dan ibu-Ku” (Mrk. 3:33-35)

Melakukan kehendak Allah menjadikan kita bersaudara dengan Yesus yang lebih dahulu melaksanakan kehendak Bapa (Ibr. 10:7). Demikian pun Bunda Maria telah mendahului kita untuk melakukan kehendak Allah sejak menerima kabar sukacita. Apakah kita setia melakukan kehendak Allah?

.

Allah Bapa Mahakuasa, kami mengucap syukur atas teladan hidup Santo Tomas Aquinas, yang mengajarkan kami untuk selalu patuh kepada kehendak-Mu. Dalam kebijaksanaan dan iman yang mendalam, ia mengorbankan kehendaknya sendiri untuk mengikuti rencana-Mu. Kami mohon, ya Bapa, bukalah hati kami agar kami dapat memahami kehendak-Mu dan melaksanakannya dengan sepenuh hati dalam kehidupan kami sehari-hari.

Engkau telah menunjukkan kepada kami bahwa siapa pun yang melakukan kehendak Allah adalah saudara-Mu, ibu-Mu, dan keluarga-Mu. Bimbinglah kami untuk senantiasa berada dalam persekutuan-Mu, seperti Bunda Maria yang menerima kehendak Bapa dengan rendah hati. Semoga kami juga dapat hidup sebagai saudara-Mu yang sejati, melalui ketaatan, kasih, dan pelayanan kami kepada sesama.

Penuhi hati kami dengan terang Roh Kudus-Mu, agar kami dapat mengenali kehendak Allah dalam setiap situasi hidup kami. Berikanlah kami kekuatan untuk melepaskan ego kami, meninggalkan kehendak pribadi yang tidak selaras dengan rencana-Mu, dan memilih jalan kebenaran yang Engkau kehendaki. Ingatkanlah kami bahwa melalui iman dan ketaatan, kami akan menemukan kedamaian sejati bersama-Mu.

Kami menyadari bahwa hidup sebagai murid-Mu bukanlah hal yang mudah. Namun, kami percaya bahwa Engkau senantiasa menyertai kami dalam setiap langkah. Jadikanlah hidup kami persembahan yang berkenan di hadapan-Mu. Semoga melalui tindakan dan perkataan kami, nama-Mu semakin dimuliakan dan kerajaan-Mu semakin nyata di tengah dunia.

Kami menyerahkan diri kami sepenuhnya ke dalam tangan-Mu, ya Bapa, dengan harapan dan iman bahwa Engkau akan membimbing kami hingga akhirnya bersatu dengan-Mu dalam kebahagiaan kekal. Amin.

.

Ya Tuhan, kami datang untuk melakukan kehendak-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 27 Januari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 27 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 27 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 3:22-30 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: lbr. 9:15.24-28; Mazmur: 98:1.2-3ab.3cd-4.5-6; R:1a; PEKAN BIASA III (H); St.Angela Merici; St.Henry de Osso Y Cervello; St.Timotius dan Titus

Ibr 9:15
Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggara yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.

Ibr 9:24
Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita.

Ibr 9:25
Dan Ia bukan masuk untuk berulang-ulang mempersembahkan diri-Nya sendiri, sebagaimana Imam Besar setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri.

Ibr 9:26
Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya.

Ibr 9:27
Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,

Ibr 9:28
demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.

.

Mzm 98:1
Mazmur. Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.

Mzm 98:2
TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa.

Mzm 98:3
Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.

Mzm 98:3
Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.

Mzm 98:4
Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!

Mzm 98:5
Bermazmurlah bagi TUHAN dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu yang nyaring,

Mzm 98:6
dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring bersorak-soraklah di hadapan Raja, yakni TUHAN!

.

Mrk 3:22
Dan ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata: “Ia kerasukan Beelzebul,” dan: “Dengan penghulu setan Ia mengusir setan.”

Mrk 3:23
Yesus memanggil mereka, lalu berkata kepada mereka dalam perumpamaan: “Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis?

Mrk 3:24
Kalau suatu kerajaan terpecah-pecah, kerajaan itu tidak dapat bertahan,

Mrk 3:25
dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan.

Mrk 3:26
Demikianlah juga kalau Iblis berontak melawan dirinya sendiri dan kalau ia terbagi-bagi, ia tidak dapat bertahan, melainkan sudahlah tiba kesudahannya.

Mrk 3:27
Tetapi tidak seorangpun dapat memasuki rumah seorang yang kuat untuk merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu. Sesudah itu barulah dapat ia merampok rumah itu.

Mrk 3:28
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan.

Mrk 3:29
Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.”

Mrk 3:30
Ia berkata demikian karena mereka katakan bahwa Ia kerasukan roh jahat.

.

Rm 8:18
Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

Rm 8:19
Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.

Rm 8:20
Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya,

Rm 8:21
tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.

Rm 8:22
Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.

Rm 8:23
Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.

Rm 8:24
Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya?

Rm 8:25
Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.

Rm 8:26
Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

Rm 8:27
Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.

Rm 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 27 Januari 2025

Rm 8:29
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Rm 8:30
Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Juga mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

Rm 8:31
Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?

Rm 8:32
Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

Rm 8:33
Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka?

Rm 8:34
Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?

Rm 8:35
Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?

Rm 8:36
Seperti ada tertulis: “Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan.”

Rm 8:37
Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

Rm 8:38
Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,

Rm 8:39
atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

.

renungan harian hari ini

Ada kebiasaan orang tertentu untuk menganggap rendah orang lain. Ada semacam bias pemikiran tentang seorang pribadi berdasarkan suku, ras, agama dan golongannya. Kebiasaan memiliki prasangka seperti ini tidaklah elok dan manusiawi.

Sekiranya orang berperilaku seperti itu kepada kita, lalu apa reaksi kita sendiri? Besar kemungkinan adalah permusuhan baru antarpribadi.

Tuhan Yesus selalu mendapat prasangka dan anggapan-anggapan yang tidak elok oleh orang-orang sezaman-Nya. Ada yang menganggap Yesus kerasukan Be’elzebul, ada yang mengatakan bahwa la mengusir setan dengan kuasa pemimpin setan.

Padahal mereka sendiri sudah menyaksikan segala perbuatan baik yang dilakukan Yesus: “Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik (Luk. 7:22).

Tuhan Yesus bahkan menjelaskan bahwa tidak mungkin iblis akan melawan dirinya sendiri karena dia tidak akan bertahan. Adalah keliru kalau berprasangka buruk kepada Yesus. Penulis surat kepada jemaat lbrani menulis:

“Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu la akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia” (lbr. 9:28).

Prasangka semacam ini membawa kita kepada dosa. Hanya saja Bapa dan Putra selalu mengampuni orang berdosa. Namun, dosa melawan Roh Kudus tidak akan diampuni karena Roh itulah yang membangkitkan Yesus dari kematian menuju kehidupan. Apakah kita masih membiasakan diri berprasangka buruk kepada Tuhan dan sesama?

.

Allah Bapa penuh kasih, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang terbuka, memohon rahmat dan bimbingan-Mu. Kami menyadari bahwa di dunia ini begitu mudah untuk terjebak dalam prasangka buruk terhadap sesama, berdasarkan latar belakang, keyakinan, atau perbedaan yang tampak. Ampunilah kami jika kami pernah memandang rendah orang lain dan gagal mencintai mereka seperti Engkau mencintai kami.

Engkaulah teladan sempurna kasih dan pengampunan. Meski Engkau menerima banyak prasangka dan tuduhan yang tidak adil, Engkau tetap setia dalam pelayanan dan kasih-Mu kepada manusia. Bantulah kami meneladani sikap-Mu, agar kami tidak membalas prasangka dengan permusuhan, tetapi dengan pengampunan dan cinta kasih yang tulus.

Roh Kudus-Mu adalah Roh Kehidupan yang membangkitkan Yesus dari kematian menuju kehidupan. Kami mohon penuhi hati kami dengan terang-Mu, agar kami mampu melihat sesama kami dengan mata kasih, bukan dengan mata prasangka. Jauhkanlah kami dari dosa melawan-Mu, karena Engkaulah sumber pengampunan, kekuatan, dan pembaruan dalam hidup kami.

Ajarlah kami untuk menghargai setiap pribadi sebagai ciptaan-Mu yang mulia. Bimbinglah kami untuk tidak terjebak dalam prasangka atau penilaian yang salah, melainkan menjadi pembawa kabar baik bagi orang lain, seperti yang dilakukan oleh Putra-Mu. Ingatkanlah kami bahwa Kristus telah mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa kami dan menganugerahkan keselamatan bagi mereka yang percaya kepada-Nya.

Kami berserah kepada-Mu, ya Tuhan, agar hati kami selalu dipenuhi dengan kasih dan pengampunan. Semoga kami senantiasa hidup sebagai saksi kasih-Mu di tengah dunia ini, menjadikan hidup kami persembahan yang berkenan di hadapan-Mu. Amin.

.

Ya Tuhan, ampunilah kami yang biasa berprasangka buruk kepada Engkau dan sesama kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 26 Januari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 26 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 26 Januari 2025, Bacaan Injil Lukas 1:1-4; 4:14-21 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Neh 8:3-5a.6-7.9-11; Mazmur: 19:8.9.10.15: R: Yoh. 6:63c; Bacaan II: 1Kor 12:12-30 atau 1Kor. 12:12-14,27; O PEKAN III; PEKAN BIASA III (H); Hari Minggu Sabda Allah;

Neh 8:3
(8-4) Ia membacakan beberapa bagian dari pada kitab itu di halaman di depan pintu gerbang Air dari pagi sampai tengah hari di hadapan laki-laki dan perempuan dan semua orang yang dapat mengerti. Dengan penuh perhatian seluruh umat mendengarkan pembacaan kitab Taurat itu.

Neh 8:4
(8-5) Ezra, ahli kitab itu, berdiri di atas mimbar kayu yang dibuat untuk peristiwa itu. Di sisinya sebelah kanan berdiri Matica, Sema, Anaya, Uria, Hilkia dan Maaseya, sedang di sebelah kiri berdiri Pedaya, Misael, Malkia, Hasum, Hasbadana, Zakharia dan Mesulam.

Neh 8:5
(8-6) Ezra membuka kitab itu di depan mata seluruh umat, karena ia berdiri lebih tinggi dari semua orang itu. Pada waktu ia membuka kitab itu semua orang bangkit berdiri.

Neh 8:6
(8-7) Lalu Ezra memuji TUHAN, Allah yang maha besar, dan semua orang menyambut dengan: “Amin, amin!”, sambil mengangkat tangan. Kemudian mereka berlutut dan sujud menyembah kepada TUHAN dengan muka sampai ke tanah.

Neh 8:7
(8-8) Juga Yesua, Bani, Serebya, Yamin, Akub, Sabetai, Hodia, Maaseya, Kelita, Azarya, Yozabad, Hanan, Pelaya, yang adalah orang-orang Lewi, mengajarkan Taurat itu kepada orang-orang itu, sementara orang-orang itu berdiri di tempatnya.

Neh 8:9
(8-10) Lalu Nehemia, yakni kepala daerah itu, dan imam Ezra, ahli kitab itu, dan orang-orang Lewi yang mengajar orang-orang itu, berkata kepada mereka semuanya: “Hari ini adalah kudus bagi TUHAN Allahmu. Jangan kamu berdukacita dan menangis!”, karena semua orang itu menangis ketika mendengar kalimat-kalimat Taurat itu.

Neh 8:10
(8-11) Lalu berkatalah ia kepada mereka: “Pergilah kamu, makanlah sedap-sedapan dan minumlah minuman manis dan kirimlah sebagian kepada mereka yang tidak sedia apa-apa, karena hari ini adalah kudus bagi Tuhan kita! Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!”

Neh 8:11
(8-12) Juga orang-orang Lewi menyuruh semua orang itu supaya diam dengan kata-kata: “Tenanglah! Hari ini adalah kudus. Jangan kamu bersusah hati!”

.

Mzm 19:8
(19-9) Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.

Mzm 19:9
(19-10) Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya,

Mzm 19:10
(19-11) lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.

.

1Kor 12:12
Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.

1Kor 12:13
Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

1Kor 12:14
Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota.

1Kor 12:15
Andaikata kaki berkata: “Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh”, jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?

1Kor 12:16
Dan andaikata telinga berkata: “Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh”, jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?

1Kor 12:17
Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman?

1Kor 12:18
Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya.

1Kor 12:19
Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh?

1Kor 12:20
Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh.

1Kor 12:21
Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: “Aku tidak membutuhkan engkau.” Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: “Aku tidak membutuhkan engkau.”

BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 26 Januari 2025

1Kor 12:22
Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan.

1Kor 12:23
Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus.

1Kor 12:24
Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus,

1Kor 12:25
supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan.

1Kor 12:26
Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.

1Kor 12:27
Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.

1Kor 12:28
Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.

1Kor 12:29
Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat,

1Kor 12:30
atau untuk menyembuhkan, atau untuk berkata-kata dalam bahasa roh, atau untuk menafsirkan bahasa roh?

.

Luk 1:1
Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita,

Luk 1:2
seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman.

Luk 1:3
Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu,

Luk 1:4
supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.

Luk 1:14
Dalam kuasa Roh kembalilah Yesus ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu.

Luk 1:15
Sementara itu Ia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia.

Luk 1:16
Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.

Luk 1:17
Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:

Luk 1:18
“Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku

Luk 1:19
untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”

Luk 1:20
Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.

Luk 1:21
Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.”

.

Rm 8:1
Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

Rm 8:2
Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

Rm 8:3
Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,

Rm 8:4
supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.

Rm 8:5
Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.

Rm 8:6
Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.

Rm 8:7
Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

Rm 8:8
Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

Rm 8:9
Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 26 Januari 2025

Rm 8:10
Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.

Rm 8:11
Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Rm 8:12
Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.

Rm 8:13
Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

Rm 8:14
Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

Rm 8:15
Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”

Rm 8:16
Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Rm 8:17
Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

.

renungan harian hari ini

Bapa Suci Paus Fransiskus menetapkan Hari Minggu ke-III dalam Masa Biasa sebagai “Hari Minggu Sabda Allah”. Ini merupakan undangan Bapa Suci bagi kita supaya semakin mengapresiasi, mencintai, dan setia kepada Tuhan dan sabda-Nya.

Paus Fransiskus mengharapkan supaya kita sebagai satu Gereja memiliki habitus baru dalam hal merayakan, mendalami dan menyebarkan sabda Tuhan. Ini benar-bernar menjadi tugas panggilan kita sebagai Gereja masa kini.

Penginjil Lukas memulai Injilnya dengan menyapa Teofilus yang mulia serta mengisahkan tentang proses pembentukan buku sucinya yang berisikan segala peristiwa yang telah terjadi sesuai dengan kesaksian para murid Kristus sendiri. Semua yang diajarkan merupakan kebenaran, bukan kata-kata kosong.

Penginjil Lukas juga menampilkan sosok Yesus yang penuh dengan Roh Kudus begitu viral di mana-mana. la mengajar dengan kuasa dan wibawa sehingga dapat memberikan: “Roh Tuhan ada pada-Ku, karena la telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin.

la telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan” (Luk. 4:18-19). Tuhan Yesus mengakhiri perkataan-Nya dengan mengatakan, “Pada hari ini genaplah nas ini ketika kamu mendengarkannya” (Luk. 4:21)

Pengalaman Yesus ini juga pernah dialami oleh Ezra ketika membaca Kitab Taurat yang membuat semua orang terharu mendengarnya sambil berkata Amin (bdk. Neh. 8:6). Sabda Tuhan memang mempersatukan kita semua.

Maka, benarlah nasihat Santo Paulus ini bahwa dengan membaca, mendengar, dan melakukan Sabda, kita semua membentuk Tubuh Kristus dan masing-masing menjadi anggota dari tubuh yang satu dan sama. Apakah kita setia membaca Kitab Suci?

.

Allah Bapa Mahakuasa, kami bersyukur atas rahmat-Mu yang tak pernah putus, terutama melalui sabda-Mu yang hidup dan menuntun kami dalam setiap langkah kehidupan. Pada Hari Minggu Sabda Allah ini, kami bersatu hati untuk memohon kasih karunia-Mu agar semakin mencintai, mendalami, dan menghidupi firman-Mu dengan setia.

Engkaulah Sabda yang menjadi manusia, yang datang untuk membawa kabar baik kepada orang miskin, pembebasan kepada yang tertawan, dan penglihatan bagi yang buta. Ajarlah kami untuk mengikuti teladan-Mu, menjadi pembawa sukacita dan harapan bagi sesama, dan menyuarakan kabar baik kepada mereka yang membutuhkan cinta-Mu.

Urapilah kami dengan kuasa Roh Kudus-Mu, seperti Engkau mengurapi Yesus dalam pelayanan-Nya. Jadikan hati kami tanah yang subur, tempat sabda-Mu bertumbuh dan berbuah lebat. Bukalah mata kami untuk memahami kebenaran firman-Mu, dan kuatkan langkah kami untuk mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kami mohon agar Engkau dapat memperbarui semangat kami sebagai Gereja-Mu, agar setiap umat beriman memiliki kebiasaan yang baru dalam mendalami, merayakan, dan menyebarkan sabda-Mu. Satukanlah kami melalui firman-Mu menjadi satu tubuh Kristus yang hidup, di mana masing-masing dari kami menjadi anggota yang bekerja bersama demi kemuliaan nama-Mu.

Bimbinglah kami, ya Tuhan, agar kami setia membaca Kitab Suci, menjadikannya pelita dalam kegelapan, dan sumber kekuatan di tengah tantangan hidup. Seperti umat yang mendengar Taurat di zaman Ezra dan seperti Teofilus yang menerima kesaksian penginjil Lukas, jadikan kami umat yang bersyukur dan berkata, “Amin,” atas segala karya besar-Mu. Amin.

.

Ya Tuhan, bantulah kami untuk setia mendalami dan menyebarkan sabda-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 25 Januari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 25 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 25 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 16:15-18 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis. 9:1-22 atau Kis. 22:3-16; Mazmur: 117:1,2; R: Mrk. 16:15; HUT Kongregasi Imam & Bruder Congregation Missionis (CM); PEKAN BIASA II; Penutupan Pekan Doa Sedunia; Pesta Pertobatan St.Paulus, Rasul (P);

Kis 9:1
Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,

Kis 9:2
dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.

Kis 9:3
Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.

Kis 9:4
Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?”

Kis 9:5
Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu.

Kis 9:6
Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat.”

Kis 9:7
Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang jugapun.

Kis 9:8
Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik.

Kis 9:9
Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum.

Kis 9:10
Di Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama Ananias. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: “Ananias!” Jawabnya: “Ini aku, Tuhan!”

Kis 9:11
Firman Tuhan: “Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa,

BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 25 Januari 2025

Kis 9:12
dan dalam suatu penglihatan ia melihat, bahwa seorang yang bernama Ananias masuk ke dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, supaya ia dapat melihat lagi.”

Kis 9:13
Jawab Ananias: “Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu, betapa banyaknya kejahatan yang dilakukannya terhadap orang-orang kudus-Mu di Yerusalem.

Kis 9:14
Dan ia datang ke mari dengan kuasa penuh dari imam-imam kepala untuk menangkap semua orang yang memanggil nama-Mu.”

Kis 9:15
Tetapi firman Tuhan kepadanya: “Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.

Kis 9:16
Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.”

Kis 9:17
Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: “Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.”

Kis 9:18
Dan seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu dibaptis.

Kis 9:19
Dan setelah ia makan, pulihlah kekuatannya. (9-19b) Saulus tinggal beberapa hari bersama-sama dengan murid-murid di Damsyik.

Kis 9:20
Ketika itu juga ia memberitakan Yesus di rumah-rumah ibadat, dan mengatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah.

Kis 9:21
Semua orang yang mendengar hal itu heran dan berkata: “Bukankah dia ini yang di Yerusalem mau membinasakan barangsiapa yang memanggil nama Yesus ini? Dan bukankah ia datang ke sini dengan maksud untuk menangkap dan membawa mereka ke hadapan imam-imam kepala?”

Kis 9:22
Akan tetapi Saulus semakin besar pengaruhnya dan ia membingungkan orang-orang Yahudi yang tinggal di Damsyik, karena ia membuktikan, bahwa Yesus adalah Mesias.

ATAU BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 25 Januari 2025

Kis 22:3
“Aku adalah orang Yahudi, lahir di Tarsus di tanah Kilikia, tetapi dibesarkan di kota ini; dididik dengan teliti di bawah pimpinan Gamaliel dalam hukum nenek moyang kita, sehingga aku menjadi seorang yang giat bekerja bagi Allah sama seperti kamu semua pada waktu ini.

Kis 22:4
Dan aku telah menganiaya pengikut-pengikut Jalan Tuhan sampai mereka mati; laki-laki dan perempuan kutangkap dan kuserahkan ke dalam penjara.

Kis 22:5
Tentang hal itu baik Imam Besar maupun Majelis Tua-Tua dapat memberi kesaksian. Dari mereka aku telah membawa surat-surat untuk saudara-saudara di Damsyik dan aku telah pergi ke sana untuk menangkap penganut-penganut Jalan Tuhan, yang terdapat juga di situ dan membawa mereka ke Yerusalem untuk dihukum.

Kis 22:6
Tetapi dalam perjalananku ke sana, ketika aku sudah dekat Damsyik, yaitu waktu tengah hari, tiba-tiba memancarlah cahaya yang menyilaukan dari langit mengelilingi aku.

Kis 22:7
Maka rebahlah aku ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang berkata kepadaku: Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?

Kis 22:8
Jawabku: Siapakah Engkau, Tuhan? Kata-Nya: Akulah Yesus, orang Nazaret, yang kauaniaya itu.

Kis 22:9
Dan mereka yang menyertai aku, memang melihat cahaya itu, tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku, tidak mereka dengar.

Kis 22:10
Maka kataku: Tuhan, apakah yang harus kuperbuat? Kata Tuhan kepadaku: Bangkitlah dan pergilah ke Damsyik. Di sana akan diberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu.

Kis 22:11
Dan karena aku tidak dapat melihat oleh karena cahaya yang menyilaukan mata itu, maka kawan-kawan seperjalananku memegang tanganku dan menuntun aku ke Damsyik.

Kis 22:12
Di situ ada seorang bernama Ananias, seorang saleh yang menurut hukum Taurat dan terkenal baik di antara semua orang Yahudi yang ada di situ.

Kis 22:13
Ia datang berdiri di dekatku dan berkata: Saulus, saudaraku, bukalah matamu dan melihatlah! Dan seketika itu juga aku melihat kembali dan menatap dia.

Kis 22:14
Lalu katanya: Allah nenek moyang kita telah menetapkan engkau untuk mengetahui kehendak-Nya, untuk melihat Yang Benar dan untuk mendengar suara yang keluar dari mulut-Nya.

Kis 22:15
Sebab engkau harus menjadi saksi-Nya terhadap semua orang tentang apa yang kaulihat dan yang kaudengar.

Kis 22:16
Dan sekarang, mengapa engkau masih ragu-ragu? Bangunlah, berilah dirimu dibaptis dan dosa-dosamu disucikan sambil berseru kepada nama Tuhan!

.

Mzm 117:1
Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!

Mzm 117:2
Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!

Mzm 117:1
Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!

Mzm 117:2
Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!

.

Mrk 16:15
Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

Mrk 16:16
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

Mrk 16:17
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,

Mrk 16:18
mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

.

Gal 1:11
Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Injil yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia.

Gal 1:12
Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus.

Gal 1:13
Sebab kamu telah mendengar tentang hidupku dahulu dalam agama Yahudi: tanpa batas aku menganiaya jemaat Allah dan berusaha membinasakannya.

Gal 1:14
Dan di dalam agama Yahudi aku jauh lebih maju dari banyak teman yang sebaya dengan aku di antara bangsaku, sebagai orang yang sangat rajin memelihara adat istiadat nenek moyangku.

Gal 1:15
Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya,

Gal 1:16
berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia;

Gal 1:17
juga aku tidak pergi ke Yerusalem mendapatkan mereka yang telah menjadi rasul sebelum aku, tetapi aku berangkat ke tanah Arab dan dari situ kembali lagi ke Damsyik.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 25 Januari 2025

Gal 1:18
Lalu, tiga tahun kemudian, aku pergi ke Yerusalem untuk mengunjungi Kefas, dan aku menumpang lima belas hari di rumahnya.

Gal 1:19
Tetapi aku tidak melihat seorangpun dari rasul-rasul yang lain, kecuali Yakobus, saudara Tuhan Yesus.

Gal 1:20
Di hadapan Allah kutegaskan: apa yang kutuliskan kepadamu ini benar, aku tidak berdusta.

Gal 1:21
Kemudian aku pergi ke daerah-daerah Siria dan Kilikia.

Gal 1:22
Tetapi rupaku tetap tidak dikenal oleh jemaat-jemaat Kristus di Yudea.

Gal 1:23
Mereka hanya mendengar, bahwa ia yang dahulu menganiaya mereka, sekarang memberitakan iman, yang pernah hendak dibinasakannya.

Gal 1:24
Dan mereka memuliakan Allah karena aku.

.

renungan harian hari ini

Setiap orang memiliki masa lalu. Kalau orang tetap menikmati masa lalunya maka dia sebenarnya tidak ingin berkembang menjadi lebih baik. Kalau orang tidak mau move on, maka dia dengan sendirinya memenjarakan dirinya. Banyak di antara kita mengalami situasi seperti ini dan sebenarnya merugikan diri sendiri dan sesama.

Kita berada di hari terakhir doa untuk persekutuan umat Kristiani sedunia bertepatan dengan pesta pertobatan Santo Paulus. Paulus mulanya dikenal dengan nama Saulus, seorang murid rabi besar Farisi bernama Gamaliel.

la menganiaya orang-orang Kristen dengan cara mengejar, menangkap, dan membunuh para pengikut jalan Tuhan. Namun, tiba-tiba ia bertobat dalam perjalanan menuju Damsyik ketika Tuhan yang telah bangkit dengan jaya menampakkan diri kepadanya (bdk. Kis. 9:1-19a; 22:1-21; dan 26:9-23).

la berubah total dari Saulus menjadi Paulus, dan kemudian menjadi “Rasul kepada bangsa-bangsa lain”. Perjumpaan dengan Tuhan Yesus benar-benar mengubah seluruh hidupnya.

Apa yang dilakukan Saulus menjadi Paulus? Santo Lukas dalam Kisah Para Rasul menulis: “Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka” (Kis. 13:2).

Ini menjadi awal yang bailk sebab Paulus mewujudkan dirinya sebagai rasul bangsa- bangsa sesuai amanat Kristus sendiri: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk” (Mrk. 16:15).

Paulus mengamini perkataan Tuhan dan mewujudkan pertobatannya dalam tiga kali perjalanan misionernya (bdk. Kis. 13-14; 15:36-18:22 dan 18:23-21:16). Apakah kita juga memiliki semangat untuk bertobat?

.

Allah Bapa Maharahim, kami datang kepada-Mu dengan penuh kerendahan hati, mengingat bahwa setiap kami memiliki masa lalu, namun Engkau tidak pernah berhenti memanggil kami untuk bangkit dan berjalan di jalan-Mu. Pada hari ini, kami mengenang pertobatan Santo Paulus, seorang yang Engkau ubah dari penganiaya menjadi rasul bangsa-bangsa, bukti nyata kasih dan kuasa-Mu yang mampu mengubah hidup siapa pun.

Engkau hadir dalam hidup kami seperti Engkau hadir bagi Saulus di jalan menuju Damsyik. Tolonglah kami untuk tidak terjebak dalam masa lalu kami, melainkan membuka hati kami bagi pembaruan dan pertobatan sejati. Berikan kami keberanian untuk meninggalkan dosa-dosa yang menghalangi langkah kami menuju-Mu, dan semangat untuk menyambut panggilan-Mu dengan sukacita dan pengharapan.

Kami mohon Engkau menguatkan hati kami seperti Engkau menguatkan hati Paulus untuk menjadi saksi-Mu. Ajarlah kami untuk melayani dengan rendah hati, setia dalam tugas yang Engkau percayakan, dan berani memberitakan Injil melalui hidup kami, apa pun tantangan yang kami hadapi. Jadikan kami alat kasih-Mu bagi sesama, terutama mereka yang membutuhkan bimbingan dan penghiburan.

Kami bersyukur atas rahmat pertobatan yang terus Engkau tawarkan kepada kami. Berikanlah kami semangat seperti Paulus, yang tidak hanya berubah, tetapi juga memberikan seluruh hidupnya demi melayani-Mu. Semoga kami pun mampu menjadi pribadi yang membawa damai dan kasih-Mu dalam keluarga, pekerjaan, dan lingkungan kami. Amin.

.

Tuhan Yesus, baruilah hidup kami menjadi pengikut-Mu yang setia. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 24 Januari 2025
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 24 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 24 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 3:13-19 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 8:6-13; Mazmur: 85:8,10,11-12,13-14; R:11a; PEKAN BIASA II; Hari Ketujuh Pekan Doa Sedunia; Pw St.Fransiskus dr Sales, UskPujG (P);

Ibr 8:6
Tetapi sekarang Ia telah mendapat suatu pelayanan yang jauh lebih agung, karena Ia menjadi Pengantara dari perjanjian yang lebih mulia, yang didasarkan atas janji yang lebih tinggi.

Ibr 8:7
Sebab, sekiranya perjanjian yang pertama itu tidak bercacat, tidak akan dicari lagi tempat untuk yang kedua.

Ibr 8:8
Sebab Ia menegor mereka ketika Ia berkata: “Sesungguhnya, akan datang waktunya,” demikianlah firman Tuhan, “Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan dengan kaum Yehuda,

Ibr 8:9
bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka, pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Sebab mereka tidak setia kepada perjanjian-Ku, dan Aku menolak mereka,” demikian firman Tuhan.

Ibr 8:10
“Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu,” demikianlah firman Tuhan. “Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Ibr 8:11
Dan mereka tidak akan mengajar lagi sesama warganya, atau sesama saudaranya dengan mengatakan: Kenallah Tuhan! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku.

Ibr 8:12
Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.”

Ibr 8:13
Oleh karena Ia berkata-kata tentang perjanjian yang baru, Ia menyatakan yang pertama sebagai perjanjian yang telah menjadi tua. Dan apa yang telah menjadi tua dan usang, telah dekat kepada kemusnahannya.

.

Mzm 85:8
(85-9) Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, TUHAN. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan?

Mzm 85:10
(85-11) Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman.

Mzm 85:11
(85-12) Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit.

Mzm 85:12
(85-13) Bahkan TUHAN akan memberikan kebaikan, dan negeri kita akan memberi hasilnya.

Mzm 85:13
(85-14) Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya, dan akan membuat jejak kaki-Nya menjadi jalan.

.

Mrk 3:13
Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya.

Mrk 3:14
Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil

Mrk 3:15
dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.

Mrk 3:16
Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus,

Mrk 3:17
Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh,

Mrk 3:18
selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot,

Mrk 3:19
dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.

.

Rm 7:1
Apakah kamu tidak tahu, saudara-saudara, ?sebab aku berbicara kepada mereka yang mengetahui hukum?bahwa hukum berkuasa atas seseorang selama orang itu hidup?

Rm 7:2
Sebab seorang isteri terikat oleh hukum kepada suaminya selama suaminya itu hidup. Akan tetapi apabila suaminya itu mati, bebaslah ia dari hukum yang mengikatnya kepada suaminya itu.

Rm 7:3
Jadi selama suaminya hidup ia dianggap berzinah, kalau ia menjadi isteri laki-laki lain; tetapi jika suaminya telah mati, ia bebas dari hukum, sehingga ia bukanlah berzinah, kalau ia menjadi isteri laki-laki lain.

Rm 7:4
Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah.

Rm 7:5
Sebab waktu kita masih hidup di dalam daging, hawa nafsu dosa, yang dirangsang oleh hukum Taurat, bekerja dalam anggota-anggota tubuh kita, agar kita berbuah bagi maut.

Rm 7:6
Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat.

Rm 7:7
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: “Jangan mengingini!”

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 24 Januari 2025

Rm 7:8
Tetapi dalam perintah itu dosa mendapat kesempatan untuk membangkitkan di dalam diriku rupa-rupa keinginan; sebab tanpa hukum Taurat dosa mati.

Rm 7:9
Dahulu aku hidup tanpa hukum Taurat. Akan tetapi sesudah datang perintah itu, dosa mulai hidup,

Rm 7:10
sebaliknya aku mati. Dan perintah yang seharusnya membawa kepada hidup, ternyata bagiku justru membawa kepada kematian.

Rm 7:11
Sebab dalam perintah itu, dosa mendapat kesempatan untuk menipu aku dan oleh perintah itu ia membunuh aku.

Rm 7:12
Jadi hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu juga adalah kudus, benar dan baik.

Rm 7:13
Jika demikian, adakah yang baik itu menjadi kematian bagiku? Sekali-kali tidak! Tetapi supaya nyata, bahwa ia adalah dosa, maka dosa mempergunakan yang baik untuk mendatangkan kematian bagiku, supaya oleh perintah itu dosa lebih nyata lagi keadaannya sebagai dosa.

.

renungan harian hari ini

Pada hari ini kita mengenang Santo Fransiskus dari Sales. Berkaitan dengan panggilan, beliau mengatakan bahwa panggilan hidup yang sejati merupakan kemauan yang teguh dan konstan yang dimiliki oleh orang yang dipanggil supaya melayani Tuhan dengan cara dan di mana Yang Maha Kuasa memanggilnya.

Ini adalah tanda terbaik untuk mengetahui keabsahan sebuah panggilan. Perkataan orang kudus kita hari ini sekaligus menegaskan bahwa panggilan adalah kehendak Tuhan.

Kita membaca di dalam Surat kepada Umat Ibrani perkataan ini: “Tetapi sekarang Yesus telah mendapat suatu pelayanan yang jauh lebih agung, karena la menjadi Pengantara dari perjanjian yang lebih mulia, yang didasarkan atas janji yang lebih tinggi” (Ibr. 8:6).

Yesus menjadi satu-satunya Pengantara kita kepada Bapa. Kita juga memiliki perantara-perantara, yakni para kudus. Mereka juga mendapat panggilan, pilihan dan perutusan istimewa dari Tuhan.

Tuhan Yesus sendiri membutuhkan manusia sebagai mitra kerja demi melanjutkan perutusan-Nya di dunia ini. Dikisahkan bahwa la naik ke atas bukit dan memanggil orang-orang sesuai kehendak-Nya. Orang-orang yang dipanggil pun datang kepada-Nya.

Mereka adalah Simon Petrus, Yakobus, Yohanes, Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, dan Yudas Iskariot. Nama-nama mereka yang terpilih ini menjadi rasul yang bertugas untuk memberitakan Injil dan mengusir setan-setan. Apakah kita merasa terpilih menjadi rasul-rasul masa kini?

.

Allah Bapa Mahakudus, pada hari ini kami mengenang Santo Fransiskus dari Sales, yang menginspirasi kami untuk memahami panggilan hidup sebagai kehendak-Mu yang suci. Kami bersyukur atas anugerah panggilan yang Engkau berikan kepada setiap orang, sesuai dengan rencana-Mu yang sempurna.

Engkau memanggil para rasul pertama untuk melanjutkan karya keselamatan-Mu di dunia. Engkau memilih mereka dengan kasih, mengutus mereka untuk memberitakan Injil dan melawan kuasa kegelapan. Kami percaya bahwa panggilan-Mu tidak terbatas pada zaman mereka, tetapi terus Engkau tawarkan kepada kami hari ini.

Bimbinglah kami agar dapat mendengar suara panggilan-Mu di tengah hiruk-pikuk dunia ini. Berikan kami keberanian untuk menanggapi panggilan itu dengan sepenuh hati, seperti para rasul dan para kudus yang setia kepada perutusan mereka. Ajarlah kami untuk melayani dengan rendah hati dan konsisten, sesuai dengan kehendak-Mu, di mana pun Engkau menempatkan kami.

Kami sadar bahwa menjadi rasul-Mu di masa kini adalah sebuah tantangan besar. Namun, dengan pertolongan-Mu, kami percaya bahwa kami mampu menjadi saksi cinta-Mu di dunia. Tolonglah kami agar dapat memberitakan Injil melalui perkataan dan perbuatan kami, menjangkau mereka yang haus akan kasih-Mu, dan membawa damai bagi sesama kami.

Semoga, seperti Santo Fransiskus dari Sales, kami dapat menjalani panggilan kami dengan teguh dan setia, mencerminkan kebaikan dan kasih-Mu kepada semua orang. Jadikanlah hidup kami sebagai pernyataan nyata dari kasih karunia-Mu yang bekerja di dalam kami. Amin.

.

Ya Tuhan, bantulah kami untuk menyadari tugas dan perutusan yang Engkau percayakan kepada kami untuk kebaikan sesama. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 23 Januari 2025
.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 23 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 23 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 3:7-12 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: lbr. 7:25-8:6; Mazmur: 40:7-8a,8b-9,10,17; R: lih. 8a.9a; PEKAN BIASA II (H); Hari Keenam Pekan Doa Sedunia; B.Yosepha Maria dari Beniganim;

Kel 16:1
Setelah mereka berangkat dari Elim, tibalah segenap jemaah Israel di padang gurun Sin, yang terletak di antara Elim dan gunung Sinai, pada hari yang kelima belas bulan yang kedua, sejak mereka keluar dari tanah Mesir.

Kel 16:2
Di padang gurun itu bersungut-sungutlah segenap jemaah Israel kepada Musa dan Harun;

Kel 16:3
dan berkata kepada mereka: “Ah, kalau kami mati tadinya di tanah Mesir oleh tangan TUHAN ketika kami duduk menghadapi kuali berisi daging dan makan roti sampai kenyang! Sebab kamu membawa kami keluar ke padang gurun ini untuk membunuh seluruh jemaah ini dengan kelaparan.”

Kel 16:4
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; maka bangsa itu akan keluar dan memungut tiap-tiap hari sebanyak yang perlu untuk sehari, supaya mereka Kucoba, apakah mereka hidup menurut hukum-Ku atau tidak.

Kel 16:5
Dan pada hari yang keenam, apabila mereka memasak yang dibawa mereka pulang, maka yang dibawa itu akan terdapat dua kali lipat banyaknya dari apa yang dipungut mereka sehari-hari.”

BACAAN I – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 23 Januari 2025

Kel 16:9
Kata Musa kepada Harun: “Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Marilah dekat ke hadapan TUHAN, sebab Ia telah mendengar sungut-sungutmu.”

Kel 16:10
Dan sedang Harun berbicara kepada segenap jemaah Israel, mereka memalingkan mukanya ke arah padang gurun?maka tampaklah kemuliaan TUHAN dalam awan.

Kel 16:11
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa:

Kel 16:12
“Aku telah mendengar sungut-sungut orang Israel; katakanlah kepada mereka: Pada waktu senja kamu akan makan daging dan pada waktu pagi kamu akan kenyang makan roti; maka kamu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, Allahmu.”

Kel 16:13
Pada waktu petang datanglah berduyun-duyun burung puyuh yang menutupi perkemahan itu; dan pada waktu pagi terletaklah embun sekeliling perkemahan itu.

Kel 16:14
Ketika embun itu telah menguap, tampaklah pada permukaan padang gurun sesuatu yang halus, sesuatu yang seperti sisik, halus seperti embun beku di bumi.

Kel 16:15
Ketika orang Israel melihatnya, berkatalah mereka seorang kepada yang lain: “Apakah ini?” Sebab mereka tidak tahu apa itu. Tetapi Musa berkata kepada mereka: “Inilah roti yang diberikan TUHAN kepadamu menjadi makananmu.

.

Mzm 78:18
Mereka mencobai Allah dalam hati mereka dengan meminta makanan menuruti nafsu mereka.

Mzm 78:19
Mereka berkata terhadap Allah: “Sanggupkah Allah menyajikan hidangan di padang gurun?

Mzm 78:23
Maka Ia memerintahkan awan-awan dari atas, membuka pintu-pintu langit,

Mzm 78:24
menurunkan kepada mereka hujan manna untuk dimakan, dan memberikan kepada mereka gandum dari langit;

Mzm 78:25
setiap orang telah makan roti malaikat, Ia mengirimkan perbekalan kepada mereka berlimpah-limpah.

Mzm 78:26
Ia telah menghembuskan angin timur di langit dan menggiring angin selatan dengan kekuatan-Nya;

Mzm 78:27
Ia menurunkan kepada mereka hujan daging seperti debu banyaknya, dan hujan burung-burung bersayap seperti pasir laut;

Mzm 78:28
Ia menjatuhkannya ke tengah perkemahan mereka, sekeliling tempat kediaman itu.

.

Mat 13:1
Pada hari itu keluarlah Yesus dari rumah itu dan duduk di tepi danau.

Mat 13:2
Maka datanglah orang banyak berbondong-bondong lalu mengerumuni Dia, sehingga Ia naik ke perahu dan duduk di situ, sedangkan orang banyak semuanya berdiri di pantai.

Mat 13:3
Dan Ia mengucapkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Kata-Nya: “Adalah seorang penabur keluar untuk menabur.

Mat 13:4
Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.

Mat 13:5
Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.

Mat 13:6
Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar.

Mat 13:7
Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati.

Mat 13:8
Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.

Mat 13:9
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!”

.

1Taw 22:5
Karena pikir Daud: “Salomo, anakku, masih muda dan kurang berpengalaman, dan rumah yang harus didirikannya bagi TUHAN haruslah luar biasa besarnya sehingga menjadi kenamaan dan termasyhur di segala negeri; sebab itu baiklah aku mengadakan persediaan baginya!” Lalu Daud membuat sangat banyak persediaan sebelum ia mati.

1Taw 22:6
Kemudian dipanggilnya Salomo, anaknya, dan diberinya perintah kepadanya untuk mendirikan rumah bagi TUHAN, Allah Israel,

1Taw 22:7
kata Daud kepada Salomo: “Anakku, aku sendiri bermaksud hendak mendirikan rumah bagi nama TUHAN, Allahku,

1Taw 22:8
tetapi firman TUHAN datang kepadaku, demikian: Telah kautumpahkan sangat banyak darah dan telah kaulakukan peperangan yang besar; engkau tidak akan mendirikan rumah bagi nama-Ku, sebab sudah banyak darah kautumpahkan ke tanah di hadapan-Ku.

1Taw 22:9
Sesungguhnya, seorang anak laki-laki akan lahir bagimu; ia akan menjadi seorang yang dikaruniai keamanan. Aku akan mengaruniakan keamanan kepadanya dari segala musuhnya di sekeliling. Ia akan bernama Salomo; sejahtera dan sentosa akan Kuberikan atas Israel pada zamannya.

1Taw 22:10
Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan dialah yang akan menjadi anak-Ku dan Aku akan menjadi Bapanya; Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya atas Israel sampai selama-lamanya.

1Taw 22:11
Maka sekarang, hai anakku, TUHAN kiranya menyertai engkau, sehingga engkau berhasil mendirikan rumah TUHAN, Allahmu, seperti yang difirmankan-Nya mengenai engkau.

1Taw 22:12
Hanya, TUHAN kiranya memberikan kepadamu akal budi dan pengertian dan membuat engkau menjadi pemegang perintah atas Israel, supaya engkau memelihara Taurat TUHAN, Allahmu.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 23 Januari 2025

1Taw 22:13
Maka engkau akan berhasil, jika engkau melakukan dengan setia ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum yang diperintahkan TUHAN kepada Musa untuk orang Israel. Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan janganlah tawar hati.

1Taw 22:14
Sesungguhnya, sekalipun dalam kesusahan, aku telah menyediakan untuk rumah TUHAN itu seratus ribu talenta emas dan sejuta talenta perak dan sangat banyak tembaga dan besi, sehingga beratnya tidak tertimbang; juga aku telah menyediakan kayu dan batu. Tetapi baiklah engkau menambahnya lagi.

1Taw 22:15
Lagipula engkau mempunyai sangat banyak pekerja, yakni pemahat-pemahat batu, tukang-tukang batu dan kayu dan orang-orang yang ahli dalam segala macam pekerjaan

1Taw 22:16
emas, perak, tembaga dan besi, yang tidak terhitung banyaknya. Mulailah bekerja! TUHAN kiranya menyertai engkau!”

1Taw 22:17
Dan Daud memberi perintah kepada segala pembesar Israel itu untuk memberi bantuan kepada Salomo, anaknya, katanya:

1Taw 22:18
“Bukankah TUHAN, Allahmu, menyertai kamu dan telah mengaruniakan keamanan kepadamu ke segala penjuru. Sungguh, Ia telah menyerahkan penduduk negeri ini ke dalam tanganku, sehingga negeri ini takluk ke hadapan TUHAN dan kepada umat-Nya.

1Taw 22:19
Maka sekarang, arahkanlah hati dan jiwamu untuk mencari TUHAN, Allahmu. Mulailah mendirikan tempat kudus TUHAN, Allah, supaya tabut perjanjian TUHAN dan perkakas kudus Allah dapat dibawa masuk ke dalam rumah yang didirikan bagi nama TUHAN.”

.

renungan harian hari ini

Pada zaman sekarang media sosial benar-benar memiliki kekuatan besar dalam masyarakat kita. Dari berbagai survei, media sosial dapat diurutkan berdasarkan jumlah penggunanya dalam masyarakat kita, yaitu WhatsApp, Instagram, Facebook, TikTok, dan Telegram. Banyak orang mudah sekali menjadi viral melalui media sosial seperti ini.

Tuhan Yesus menjadi viral sepanjang zaman. Dia menjadi viral karena perbuatan-perbuatan baik yang dilakukan-Nya kepada manusia yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel.

Dikisahkan bahwa Yesus dan para murid-Nya menyingkir ke Galilea. Ketika itu banyak orang mencari Dia dari berbagai daerah, yakni dari Galilea, Yudea, Yerusalem, Idumea, seberang Yordan, dan dari daerah Tirus serta Sidon yang berada di luar komunitas Yahudi (bdk. Mrk. 3:7-8).

Begitu banyak orang sakit yang berdesak-desakan datang kepada Yesus untuk disembuhkan melalui sentuhan tangan-Nya. Roh-roh jahat saja takluk dan mengakui Yesus sebagai Anak Allah (bdk. Mrk 3:11).

Tuhan Yesus memang viral tetapi tidak meninggikan diri-Nya. la bahkan mengorbankan diri-Nya bagi keselamatan manusia. Dia selalu berkeliling dan berbuat baik, tanpa kenal lelah. Tepat sekali perkataan ini: “Tuhan Yesus tidak seperti imam-imam besar lain,

yang setiap hari harus mempersembahkan kurban untuk dosanya sendiri dan sesudah itu barulah untuk dosa umatnya. Sebab hal itu telah dilakukan Yesus satu kali untuk selama-lamanya, ketika la mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai kurban” (Ibr.7:27). Apakah kita juga rela berkorban bagi kebaikan sesama kita?

.

Allah Bapa Mahabaik, kami datang ke hadapan-Mu dengan hati yang penuh syukur atas teladan Putra-Mu, Yesus Kristus, yang selalu berkeliling berbuat baik tanpa pamrih. Dalam zaman ini, ketika media sosial seringkali menguasai perhatian kami, kami diingatkan bahwa kebaikan sejati tidak mencari pujian, tetapi hanya bertujuan untuk melayani.

Tuhan, Engkau menjadi viral bukan karena keinginan untuk terkenal, tetapi karena kasih dan pengorbanan-Mu yang tulus bagi umat manusia. Engkau menjangkau mereka yang kecil, lemah, dan tersingkir, memberikan harapan kepada mereka yang kehilangan arah. Sentuhan kasih-Mu menyembuhkan, dan kata-kata-Mu membawa penghiburan.

Tolonglah kami agar tidak tergoda untuk mencari pengakuan semata, melainkan untuk berbuat baik dengan tulus dan setia, seperti yang telah diajarkan oleh-Mu. Ajarlah kami menggunakan segala cara, termasuk media sosial, untuk memuliakan nama-Mu dan membawa berkat bagi sesama kami.

Bimbinglah kami agar memiliki hati yang rela berkorban demi kebaikan orang lain. Berilah kami keberanian untuk menolong mereka yang membutuhkan, tanpa mengharapkan imbalan atau pujian. Semoga hidup kami menjadi pantulan kasih-Mu yang tak terbatas.

Kami percaya, ya Tuhan, bahwa melalui pengorbanan Yesus di kayu salib, kami telah menerima kehidupan yang baru. Semoga kami juga mau menyerahkan hidup kami untuk melayani sesama, mengikuti teladan Putra-Mu yang mempersembahkan diri-Nya satu kali untuk selama-lamanya demi keselamatan kami.

Kami mohon, jadikanlah kami saksi cinta-Mu di tengah dunia ini, agar melalui setiap perbuatan baik kami, nama-Mu semakin dimuliakan. Amin.

.

Ya Tuhan, berilah kami hati yang bijaksana dan rela berkorban bagi sesama di sekitar kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 22 Januari 2025
.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 22 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 22 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 3:1-6 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 7: 1-3.15-17; Mazmur: 110:1.2.3.4; R:4bc; PEKAN BIASA II (H); Hari Kelima Pekan Doa Sedunia; St.Vinsensius Palloti; B.Laura Vicuna;

Ibr 7:1
Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia.

Ibr 7:2
Kepadanyapun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Ibr 7:3
Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.

Ibr 7:15
Dan hal itu jauh lebih nyata lagi, jikalau ditetapkan seorang imam lain menurut cara Melkisedek,

Ibr 7:16
yang menjadi imam bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa.

Ibr 7:17
Sebab tentang Dia diberi kesaksian: “Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek.”

.

Mzm 110:1
Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: “Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu.”

Mzm 110:2
Tongkat kekuatanmu akan diulurkan TUHAN dari Sion: memerintahlah di antara musuhmu!

Mzm 110:3
Pada hari tentaramu bangsamu merelakan diri untuk maju dengan berhiaskan kekudusan; dari kandungan fajar tampil bagimu keremajaanmu seperti embun.

Mzm 110:4
TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: “Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek.”

.

Mrk 3:1
Kemudian Yesus masuk lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya.

Mrk 3:2
Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.

Mrk 3:3
Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu: “Mari, berdirilah di tengah!”

Mrk 3:4
Kemudian kata-Nya kepada mereka: “Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?” Tetapi mereka itu diam saja.

Mrk 3:5
Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada orang itu: “Ulurkanlah tanganmu!” Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu.

Mrk 3:6
Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian untuk membunuh Dia.

.

Rm 6:1
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu?

Rm 6:2
Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?

Rm 6:3
Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?

Rm 6:4
Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

Rm 6:5
Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya.

Rm 6:6
Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.

Rm 6:7
Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa.

Rm 6:8
Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia.

Rm 6:9
Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia.

Rm 6:10
Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah.

Rm 6:11
Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

.

renungan harian hari ini

Salah satu kebiasaan yang sebenarnya tidak elok nanun sering dilakukan dengan sadar atau tidak sadar adalah mengamati orang lain ketika mereka melakukan suatu pekerjaan atau pelayanan tertentu.

Biasanya ada kata cemoohan, kritikan tajam dan sedikit saja apresiasi kepada orang lain meskipun mereka sedang melakukan hal yang baik untuk orang lain. Orang seperti itu mungkin lupa bahwa dia juga sedang diamati oleh sesama di sekitarnya.

Tuhan Yesus sendiri pernah mengalaminya pada suatu hari Sabat. Ketika itu ada seorang yang tangannya mati sebelah. Orang-orang Farisi sudah tahu bahwa Yesus selalu tergerak oleh belas kasihan kepada orang-orang yang menderita.

Sebab itu, mereka hanya bisa mengamati kalau-kalau Yesus menyembuhkan orang itu pada hari Sabat sehingga menjadi alasan untuk menuntut-Nya. Yesus adalah Tuhan atas hari Sabat maka Dia menyembuhkan orang yang tangannya mati sebelah itu.

Yesus berbuat baik tetapi orang-orang Farisi dan para pendukung Herodes bersekongkol untuk membunuh-Nya. Aneh tapi nyata!

Hati yang tergerak oleh belas kasihan adalah jati diri Yesus sebagai Imam Agung. Dia mempersembahkan diri-Nya untuk keselamatan manusia apa pun situasinya. Dia dicela, dipersalahkan, bahkan diancam untuk dibunuh namun la tetap menyelamatkan manusia yang sangat membutuhkan.

Layaklah perkataan ini bagi Yesus: “Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut tata imam Melkisedek” (lbr. 7:17). Apakah kita selalu siap untuk menolong sesama meskipun ada ancaman serius bagi keselamatan diri kita?

.

Tuhan, kami bersyukur atas cinta dan belas kasih-Mu yang tak pernah habis bagi umat-Mu. Dalam sabda hari ini, kami diingatkan akan teladan Putra-Mu, Tuhan Yesus Kristus, yang selalu berbuat baik, bahkan di tengah cemoohan dan ancaman.

Engkau mengajarkan kami bahwa belas kasihan harus menjadi inti dari setiap tindakan kami. Juga Engkau tidak gentar menghadapi penilaian atau ancaman ketika menyembuhkan orang yang tangannya mati sebelah. Engkau memilih untuk tetap setia pada panggilan-Mu sebagai penyelamat dan penolong umat manusia.

Ajarlah kami untuk memiliki hati yang terbuka seperti Yesus, yang selalu tergerak oleh belas kasihan terhadap sesama. Berilah kami keberanian untuk berbuat baik tanpa takut pada penilaian orang lain. Tolonglah kami agar tidak hanya menjadi pengamat atau pengkritik, tetapi menjadi pelaku kasih yang nyata dalam kehidupan kami sehari-hari.

Hidupkanlah iman kami agar kami tidak terjebak dalam kebiasaan mencela atau menghakimi. Sebaliknya, ajarlah kami untuk menghargai kebaikan yang dilakukan oleh orang lain. Jadikanlah kami saksi kasih Tuhan melalui tindakan yang tulus dan tanpa pamrih.

Semoga kami selalu ingat bahwa Engkau memanggil kami untuk menolong sesama, bahkan ketika itu berarti menghadapi tantangan besar. Jadikanlah kami pribadi yang berani mengasihi seperti Yesus, yang tetap setia kepada panggilan-Nya hingga akhir.

Kami serahkan diri kami, dengan segala kelemahan dan keterbatasan kami, ke dalam tangan kasih-Mu. Semoga hidup kami senantiasa memuliakan nama-Mu. Amin.

.

Ya Tuhan, berilah kami keberanian untuk menolong sesama yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 21 Januari 2025
.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 21 Januari 2025

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 21 Januari 2025, Bacaan Injil Markus 2:23-28 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ibr. 6:10-20; Mazmur: 111:1-2.4-5.9.10c; R:5b; PEKAN BIASA II; Hari Keempat Pekan Doa Sedunia; Pw Sta.Agnes, Prw Mrt (M);

Ibr 6:10
Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang.

Ibr 6:11
Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya,

Ibr 6:12
agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.

Ibr 6:13
Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya,

Ibr 6:14
kata-Nya: “Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak.”

Ibr 6:15
Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya.

Ibr 6:16
Sebab manusia bersumpah demi orang yang lebih tinggi, dan sumpah itu menjadi suatu pengokohan baginya, yang mengakhiri segala bantahan.

Ibr 6:17
Karena itu, untuk lebih meyakinkan mereka yang berhak menerima janji itu akan kepastian putusan-Nya, Allah telah mengikat diri-Nya dengan sumpah,

Ibr 6:18
supaya oleh dua kenyataan yang tidak berubah-ubah, tentang mana Allah tidak mungkin berdusta, kita yang mencari perlindungan, beroleh dorongan yang kuat untuk menjangkau pengharapan yang terletak di depan kita.

Ibr 6:19
Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir,

Ibr 6:20
di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.

.

Mzm 111:1
Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.

Mzm 111:2
Besar perbuatan-perbuatan TUHAN, layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya.

Mzm 111:4
Perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib dijadikan-Nya peringatan; TUHAN itu pengasih dan penyayang.

Mzm 111:5
Diberikan-Nya rezeki kepada orang-orang yang takut akan Dia. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya.

Mzm 111:9
Dikirim-Nya kebebasan kepada umat-Nya, diperintahkan-Nya supaya perjanjian-Nya itu untuk selama-lamanya; nama-Nya kudus dan dahsyat.

Mzm 111:10
Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.

.

Mrk 2:23
Pada suatu kali, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum, dan sementara berjalan murid-murid-Nya memetik bulir gandum.

Mrk 2:24
Maka kata orang-orang Farisi kepada-Nya: “Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?”

Mrk 2:25
Jawab-Nya kepada mereka: “Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya kekurangan dan kelaparan,

Mrk 2:26
bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar lalu makan roti sajian itu?yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam?dan memberinya juga kepada pengikut-pengikutn

Mrk 2:27
Lalu kata Yesus kepada mereka: “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat,

Mrk 2:28
jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat.”

.

Rm 5:12
Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.

Rm 5:13
Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat.

Rm 5:14
Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang.

Rm 5:15
Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.

Rm 5:16
Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi penganugerahan karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran.

Rm 5:17
Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.

Rm 5:18
Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.

Rm 5:19
Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.

Rm 5:20
Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah,

Rm 5:21
supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

.

renungan harian hari ini

Kita selalu berhadapan dengan hukum dan peraturan di dalam hidup bermasyarakat. Tentu saja hukum dan peraturan ini untuk kebaikan bersama. Kita dapat menjumpai pemimpin yang fleksibel dan memiliki pertimbangan kemanusiaan. Namun, kita juga tidak dapat menutup mata dengan pemimpin tertentu yang cenderung legalis dan tidak berprikemanusiaan.

Kita mendengar sebuah kisah tentang komunitas Yesus di dalam bacaan Injil hari ini. Yesus bersama para murid-Nya melewati sebuah ladang gandum. Para murid Yesus yang sedang kelaparan memetik bulir gandum dan memakannya. Hal ini menimbulkan permasalahan antara kaum Farisi dan Yesus.

Para murid yang kelaparan dan memakan bulir gandum tetapi Yesuslah yang disindir melalui pertanyaan mereka. Tuhan Yesus lalu mengingatkan mereka akan kisah Daud dan para pengiringnya memakan roti yang sebenarnya hanya bisa dimakan oleh para imam. Berdasar pada contoh ini, Tuhan Yesus menegaskan bahwa diri-Nya adalah Tuhan atas hari Sabat.

Apa yang harus kita lakukan? Kita harus selalu memiliki pengharapan kepada Tuhan dalam berbagai situasi hidup kita. Dalam surat kepada jemaat lbrani dikatakan bahwa pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir (Ibr 6:19). 

Santa Agnes yang kita kenangkan hari ini pernah berkata, “Kristus telah membuat jiwaku indah dengan permata kasih karunia dan kebajikan. Saya adalah milik Dia yang dilayani oleh para malaikat.”

.

Allah Bapa penuh kasih, kami datang ke hadapan-Mu dengan hati yang terbuka, bersyukur atas anugerah-Mu yang senantiasa menyertai kami. Engkau adalah Allah yang penuh belas kasih, yang menghendaki hukum dan peraturan menjadi sarana untuk menghadirkan kebaikan dan keadilan di tengah umat manusia.

Melalui sabda-Mu hari ini, Engkau mengajarkan kami untuk melihat hukum bukan sebagai belenggu, tetapi sebagai jalan menuju kasih. Kami belajar dari kisah-Mu bersama para murid yang memetik gandum di hari Sabat. Engkau menunjukkan bahwa cinta kepada sesama dan belas kasih harus selalu menjadi inti dari setiap tindakan dan keputusan kami.

Agar kami tidak menjadi seperti kaum Farisi yang hanya melihat aturan secara kaku tanpa mempertimbangkan nilai kemanusiaan. Ajarlah kami untuk memahami hukum dengan hati yang terbuka, sehingga kami mampu membawa damai, keadilan, dan penghiburan kepada mereka yang membutuhkan.

Kami percaya bahwa Engkau adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kami. Dalam setiap kesulitan hidup, tuntunlah kami untuk selalu berpengharapan kepada-Mu. Semoga kami memiliki keberanian seperti Santa Agnes, yang mengarahkan hidupnya hanya kepada Kristus, Sang Sumber kehidupan sejati.

Bantulah kami untuk hidup selaras dengan kehendak-Mu. Jadikanlah kami pembawa kasih dan kebenaran di tengah dunia yang sering kali dipenuhi ketegangan antara aturan dan belas kasih. Semoga kami selalu menjadikan Engkau, Tuhan atas Sabat, sebagai pusat dari segala tindakan dan keputusan kami. Amin.

.

Tuhan, berilah kami hati yang penuh harapan hanya kepada-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2025, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 19 Januari 2025
.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

You cannot copy content of this page