Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 8:1-10 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 12:26-32, 13:33-34; Mazmur: 106:6-7a. 19-20. 21-22: R:4a; PEKAN BIASA V; Pw St.Skolastika, Prw (P); St.Zenon;

BACAAN I

1Raj 12:26
Maka berkatalah Yerobeam dalam hatinya: “Kini mungkin kerajaan itu kembali kepada keluarga Daud.

1Raj 12:27
Jika bangsa itu pergi mempersembahkan korban sembelihan di rumah TUHAN di Yerusalem, maka tentulah hati bangsa ini akan berbalik kepada tuan mereka, yaitu Rehabeam, raja Yehuda, kemudian mereka akan membunuh aku dan akan kembali kepada Rehabeam, raja Yehuda.”

1Raj 12:28
Sesudah menimbang-nimbang, maka raja membuat dua anak lembu jantan dari emas dan ia berkata kepada mereka: “Sudah cukup lamanya kamu pergi ke Yerusalem. Hai Israel, lihatlah sekarang allah-allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir.”

1Raj 12:29
Lalu ia menaruh lembu yang satu di Betel dan yang lain ditempatkannya di Dan.

1Raj 12:30
Maka hal itu menyebabkan orang berdosa, sebab rakyat pergi ke Betel menyembah patung yang satu dan ke Dan menyembah patung yang lain.

1Raj 12:31
Ia membuat juga kuil-kuil di atas bukit-bukit pengorbanan, dan mengangkat imam-imam dari kalangan rakyat yang bukan dari bani Lewi.

1Raj 12:32
Kemudian Yerobeam menentukan suatu hari raya pada hari yang kelima belas bulan kedelapan, sama seperti hari raya yang di Yehuda, dan ia sendiri naik tangga mezbah itu. Begitulah dibuatnya di Betel, yakni ia mempersembahkan korban kepada anak-anak lembu yang telah dibuatnya itu, dan ia menugaskan di Betel imam-imam bukit pengorbanan yang telah diangkatnya.

1Raj 13:33
Sesudah peristiwa inipun Yerobeam tidak berbalik dari kelakuannya yang jahat itu, tetapi mengangkat pula imam-imam dari kalangan rakyat untuk bukit-bukit pengorbanan. Siapa yang mau saja, ditahbiskannya menjadi imam untuk bukit-bukit pengorbanan.

1Raj 13:34
Dan tindakan itu menjadi dosa bagi keluarga Yerobeam, sehingga mereka dilenyapkan dan dipunahkan dari muka bumi.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024

Mzm 106:6
Kami dan nenek moyang kami telah berbuat dosa, kami telah bersalah, telah berbuat fasik.

Mzm 106:7
Nenek moyang kami di Mesir tidak mengerti perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib, tidak ingat besarnya kasih setia-Mu, tetapi mereka memberontak terhadap Yang Mahatinggi di tepi Laut Teberau.

Mzm 106:19
Mereka membuat anak lembu di Horeb, dan sujud menyembah kepada patung tuangan;

Mzm 106:20
mereka menukar Kemuliaan mereka dengan bangunan sapi jantan yang makan rumput.

Mzm 106:21
Mereka melupakan Allah yang telah menyelamatkan mereka, yang telah melakukan hal-hal yang besar di Mesir:

Mzm 106:22
perbuatan-perbuatan ajaib di tanah Ham, perbuatan-perbuatan dahsyat di tepi Laut Teberau.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024

Sekali peristiwa sejumlah besar orang mengikuti Yesus. Karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata, “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini, karena sudah tiga hari mereka bersama Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan pingsan di jalan, sebab ada yang datang dari jauh.” Murid-murid-Nya menjawab, “Bagaimana di tempat yang terpencil ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?” Yesus bertanya kepada mereka, “Kamu punya berapa roti?”

Jawab mereka, “Tujuh.” Lalu la menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. la mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya supaya mereka menyajikannya, dan mereka pun menyajikannya kepada orang banyak. Mereka juga mempunyai beberapa ikan kecil, dan sesudah mengucap syukur atasnya, la menyuruh menyajikannya pula. Mereka makan sampai kenyang. Lalu potongan-potongan roti yang lebih dikumpulkan, sebanyak tujuh bakul. Jumlah mereka kira-kira empat ribu orang. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang. la segera naik ke perahu bersama murid-murid-Nya dan pergi ke daerah Dalmanuta.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024, Bacaan Injil

Yesus selalu berbelas kasih kepada mereka yang sangat membutuhkan. la mengajarkan para murid-Nya supaya mereka juga memiliki empati dan hati yang penuh belas kasih kepada sesama yang membutuhkan. Ketika itu, sejumlah besar orang mengikuti Yesus dan sudah tiga hari mereka mengikuti Dia. Para murid memiliki pikiran yang sempit, sebatas tempat sunyi, terpencil, dan tak ada tempat untuk membeli makanan. Yesus mengoreksi sikap para murid ini.

la menegaskan bahwa jika para murid percaya kepada Tuhan, sedikit yang dimiliki akan tercukupkan dan memuaskan. Mukjizat pun terjadi ketika mereka memberikan kepada Yesus tujuh roti milik mereka dan beberapa ikan kecil. Yesus mengucap doa syukur, memecah-mecahkan roti dan memberikan roti dan ikan kepada para murid untuk dibagikan. Semua orang yang hadir, sebanyak empat ribu orang, makan sampai kenyang dan masih tersisa tujuh bakul. Kita dapat membayangkan suasana sukacita empat ribuan orang yang makan sampai kenyang.

Hal ini sangat berbeda dengan pengalaman dalam dunia Perjanjian Lama. Raja Yerobeam yang mendapat sepuluh kota jatuh juga ke dalam dosa. Sebab ia sangat melekat pada kekuasaannya, dan mengabaikan sesama. la juga turut menjatuhkan orang lain ke dalam dosa. la mengangkat imam-imam yang sebenarnya bukan berasal dari keturunan orang Lewi. Akhirnya, keluarga Yerobeam yang berdosa ini dilenyapkan dan dipunahkan dari bumi. Hari ini kita melihat dan mengalami bahwa Yesus benar-benar berkuasa. la dapat melipatgandakan jumlah roti dan ikan untuk memuaskan dan mengenyangkan manusia. la sungguh-sungguh punya hati yang penuh belas kasih. Lalu, bagaimana dengan kita?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024

.

.

Ya Tuhan yang penuh belas kasih, bukalah hati kami agar selalu menunjukkan belas kasih kepada mereka yang membutuhkan pertolongan. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 7:31-37 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 11:29-32; 12:19; Mazmur: 81:10-11ab, 12-13.14-15; PEKAN BIASA V (H); St.Paulinus Aquileia, Sta.Apolonia;

BACAAN I

1Raj 11:29
Pada waktu itu, ketika Yerobeam keluar dari Yerusalem, nabi Ahia, orang Silo itu, mendatangi dia di jalan dengan berselubungkan kain baru. Dan hanya mereka berdua ada di padang.

1Raj 11:30
Ahia memegang kain baru yang di badannya, lalu dikoyakkannya menjadi dua belas koyakan;

1Raj 11:31
dan ia berkata kepada Yerobeam: “Ambillah bagimu sepuluh koyakan, sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari tangan Salomo dan akan memberikan kepadamu sepuluh suku.

1Raj 11:32
Tetapi satu suku akan tetap padanya oleh karena hamba-Ku Daud dan oleh karena Yerusalem, kota yang Kupilih itu dari segala suku Israel.

1Raj 12:19
Demikianlah mulanya orang Israel memberontak terhadap keluarga Daud sampai hari ini.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024

Mzm 81:10
(81-11) Akulah TUHAN, Allahmu, yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir: bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh.

Mzm 81:11
(81-12) Tetapi umat-Ku tidak mendengarkan suara-Ku, dan Israel tidak suka kepada-Ku.

Mzm 81:12
(81-13) Sebab itu Aku membiarkan dia dalam kedegilan hatinya; biarlah mereka berjalan mengikuti rencananya sendiri!

Mzm 81:13
(81-14) Sekiranya umat-Ku mendengarkan Aku! Sekiranya Israel hidup menurut jalan yang Kutunjukkan!

Mzm 81:14
(81-15) Seketika itu juga musuh mereka Aku tundukkan, dan terhadap para lawan mereka Aku balikkan tangan-Ku.

Mzm 81:15
(81-16) Orang-orang yang membenci TUHAN akan tunduk menjilat kepada-Nya, dan itulah nasib mereka untuk selama-lamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024

Pada waktu itu Yesus meninggalkan daerah Tirus dan melalui Sidon pergi ke Danau Galilea, memasuki daerah Dekapolis. Orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan gagap dan memohon kepada-Nya, supaya la meletakkan tangan-Nya di atas orang itu. Sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan menyentuh lidah orang itu.

Sambil menengadah ke langit Yesus mendesah, dan berkata kepadanya, “Efata!”, artinya: Terbukalah! Seketika terbukalah telinga orang itu dan pulihlah lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik. Yesus memperingatkan mereka supaya jangan menceritakannya kepada siapa pun juga. Namun, makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya. Mereka teramat takjub dan berkata, “la melakukan segala-galanya dengan baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024, Bacaan Injil

Bacaan Injil hari ini mengisahkan sosok Yesus yang meninggalkan daerah Tirus melewati Sidon menuju Galilea melalui daerah Dekapolis. la melakukan perjalanan sejauh 36 kilometer dari Tirus ke Sidon, kemudian dari Sidon la melakukan perjalanan lagi sejauh 79 kilometer ke Danau Galilea melewati daerah Dekapolis. Dalam perjalanan ini, Yesus melakukan tanda-tanda untuk menyelamatkan manusia. Salah satunya, Yesus menyembuhkan seorang yang tuli dan gagap.

Kisah penyembuhan orang tuli dan gagap ini memang sangat unik. la diantar oleh orang-orang tanpa nama yang percaya bahwa Yesus pasti dapat menyembuhkan orang tuli dan gagap itu dengan cara meletakkan tangan. Yesus memisahkan orang tuli dan gagap itu dari orang lain. la memasukkan jari-Nya ke dalam telinga orang itu, meludah dan meraba lidah orang itu. Yesus lalu menengadah ke langit dan berkata, “Efata” yang berarti terbukalah. Perkataan Yesus ini memiliki daya penyembuh. Orang tuli dan gagap itu sembuh seketika. Penyembuhan ajaib ini turut memviralkan Yesus saat itu. Perasaan takjub terungkap dalam peristiwa ini, “la menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”

Jika dalam Injil kita mendengar kisah menakjubkan karena tanda ajaib yang dilakukan Yesus, dalam Bacaan Pertama kita justru kaget karena Israel memberontak melawan keturunan Daud. Pemberontakan ini merupakan rentetan kejadian dari peristiwa Raja Salomo yang menyembah berhala. Ketidaksetiaannya kepada Allah membuat kerajaannya menjadi koyak.

Hidup manusia selalu berada pada dua kutub, yaitu kebaikan dan kejahatan. Namun, kita harus tetap percaya pada rencana dan kehendak Tuhan, yakni kebaikan manusia. la menjadikan segalanya baik adanya.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024

.

.

Tuhan, baharuilah hidup kami dan teguhkanlah iman kami kepada-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 7:24-30 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj 11:4-13; Mazmur: 106:3-4. 35-36.37, 40; R:4a; PEKAN BIASA V (H); St.Yohanes dr Matha; St.Hieronimus Emilianus; Sta.Yosefina Bakhita;

BACAAN I

1Raj 11:4
Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya.

1Raj 11:5
Demikianlah Salomo mengikuti Asytoret, dewi orang Sidon, dan mengikuti Milkom, dewa kejijikan sembahan orang Amon,

1Raj 11:6
dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya.

1Raj 11:7
Pada waktu itu Salomo mendirikan bukit pengorbanan bagi Kamos, dewa kejijikan sembahan orang Moab, di gunung di sebelah timur Yerusalem dan bagi Molokh, dewa kejijikan sembahan bani Amon.

1Raj 11:8
Demikian juga dilakukannya bagi semua isterinya, orang-orang asing itu, yang mempersembahkan korban ukupan dan korban sembelihan kepada allah-allah mereka.

1Raj 11:9
Sebab itu TUHAN menunjukkan murka-Nya kepada Salomo, sebab hatinya telah menyimpang dari pada TUHAN, Allah Israel, yang telah dua kali menampakkan diri kepadanya,

 

1Raj 11:10
dan yang telah memerintahkan kepadanya dalam hal ini supaya jangan mengikuti allah-allah lain, akan tetapi ia tidak berpegang pada yang diperintahkan TUHAN.

1Raj 11:11
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Salomo: “Oleh karena begitu kelakuanmu, yakni engkau tidak berpegang pada perjanjian dan segala ketetapan-Ku yang telah Kuperintahkan kepadamu, maka sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari padamu dan akan memberikannya kepada hambamu.

1Raj 11:12
Hanya, pada waktu hidupmu ini Aku belum mau melakukannya oleh karena Daud, ayahmu; dari tangan anakmulah Aku akan mengoyakkannya.

1Raj 11:13
Namun demikian, kerajaan itu tidak seluruhnya akan Kukoyakkan dari padanya, satu suku akan Kuberikan kepada anakmu oleh karena hamba-Ku Daud dan oleh karena Yerusalem yang telah Kupilih.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024

Mzm 106:3
Berbahagialah orang-orang yang berpegang pada hukum, yang melakukan keadilan di segala waktu!

Mzm 106:4
Ingatlah aku, ya TUHAN, demi kemurahan terhadap umat-Mu, perhatikanlah aku, demi keselamatan dari pada-Mu,

Mzm 106:35
tetapi mereka bercampur baur dengan bangsa-bangsa, dan belajar cara-cara mereka bekerja.

Mzm 106:36
Mereka beribadah kepada berhala-berhala mereka, yang menjadi perangkap bagi mereka.

Mzm 106:37
Mereka mengorbankan anak-anak lelaki mereka, dan anak-anak perempuan mereka kepada roh-roh jahat,

Mzm 106:40
Maka menyalalah murka TUHAN terhadap umat-Nya, dan Ia jijik kepada milik-Nya sendiri.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024

Pada waktu itu Yesus meninggalkan daerah Galilea dan berangkat ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak ingin seorang pun mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan. Seorang ibu, yang anak perempuannya kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya. Perempuan itu seorang Yunani keturunan Siro-Fenisia. la memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anak perempuannya. Lalu Yesus berkata kepadanya,

“Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Perempuan itu menjawab, “Benar, Tuhan. Namun, anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.” Lalu kata Yesus kepada perempuan itu, “Karena perkataanmu itu, pergilah, setan itu sudah keluar dari anakmu.” Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur dan setan itu sudah keluar.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024, Bacaan Injil

Pada hari ini kita mendengar kisah perjalanan Yesus yang cukup jauh. la meninggalkan Galilea menuju Tirus dan menempuh jarak sekitar 56 kilometer. Kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan meskipun Dia sendiri masuk ke dalam sebuah rumah tanpa diketahui banyak orang. Dalam waktu singkat orang mengetahui bahwa la ada di rumah itu. Dikisahkan, ada seorang anak perempuan yang kerasukan roh jahat. Ibu tanpa nama, seorang Yunani dan berkebangsaan Siro Fenisia, tersungkur di depan kaki Yesus dan memohon penyembuhan bagi anaknya.

Yesus datang untuk menyelamatkan semua orang. Namun, dalam karya-Nya, Yesus selalu membuat kejutan untuk menyadarkan mereka tentang betapa bernilainya keselamatan dalam nama-Nya. Dialog singkat Yesus dengan perempuan Yunani itu menunjukkan betapa perempuan asing itu mengimani Dia. Kesembuhan pada anak perempuan itu terjadi karena iman sang ibu. Roh jahat takluk di depan Yesus dan keluar dari tubuh anak perempuan itu karena iman sang ibu.

Kisah dalam Injil ini berbeda dengan pengalaman Raja Salomo dalam Bacaan Pertama. Pada saat memasuki usia senja, para istri Salomo condong menyembah berhala dan hal itu sangat berpengaruh padanya. la tidak sepenuh hati menyembah Tuhan Allah. la mengikuti dewa-dewi asing dan mendirikan bukit pengurbanan serta membakar kurban persembahan. Salomo tidak berubah sehingga Tuhan pun mengoyakkan sebagian kerajaannya. Di sini kita belajar tentang kesetiaan kepada Allah dan ketidaksetiaan dengan berbagai risikonya. Kita pada pilihan untuk setia kepada Allah seperti perempuan Yunani atau menjadi serupa dengan Salomo yang menyembah berhala. Pilihan ada di tangan kita masing-masing.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2024

.

.

Tuhan, berilah kami anugerah pertobatan supaya kami hanya menyembah-Mu sebagai Allah yang benar di dalam diri Yesus Kristus, Putra-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 7:14-23 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj 10:1-10; Mazmur: 37:5-6. 30-31. 39-40: R:30a; PEKAN BIASA V (H); St.Rikardus; Sta.Koleta; St.Giovanni Triora; B.Anselmus Polanco; B.Rosalie Rendu;

BACAAN I

1Raj 10:1
Ketika ratu negeri Syeba mendengar kabar tentang Salomo, berhubung dengan nama TUHAN, maka datanglah ia hendak mengujinya dengan teka-teki.

1Raj 10:2
Ia datang ke Yerusalem dengan pasukan pengiring yang sangat besar, dengan unta-unta yang membawa rempah-rempah, sangat banyak emas dan batu permata yang mahal-mahal. Setelah ia sampai kepada Salomo, dikatakannyalah segala yang ada dalam hatinya kepadanya.

1Raj 10:3
Dan Salomo menjawab segala pertanyaan ratu itu; bagi raja tidak ada yang tersembunyi, yang tidak dapat dijawabnya untuk ratu itu.

1Raj 10:4
Ketika ratu negeri Syeba melihat segala hikmat Salomo dan rumah yang telah didirikannya,

1Raj 10:5
makanan di mejanya, cara duduk pegawai-pegawainya, cara pelayan-pelayannya melayani dan berpakaian, minumannya dan korban bakaran yang biasa dipersembahkannya di rumah TUHAN, maka tercenganglah ratu itu.

1Raj 10:6
Dan ia berkata kepada raja: “Benar juga kabar yang kudengar di negeriku tentang engkau dan tentang hikmatmu,

 

1Raj 10:7
tetapi aku tidak percaya perkataan-perkataan itu sampai aku datang dan melihatnya dengan mataku sendiri; sungguh setengahnyapun belum diberitahukan kepadaku; dalam hal hikmat dan kemakmuran, engkau melebihi kabar yang kudengar.

1Raj 10:8
Berbahagialah para isterimu, berbahagialah para pegawaimu ini yang selalu melayani engkau dan menyaksikan hikmatmu!

1Raj 10:9
Terpujilah TUHAN, Allahmu, yang telah berkenan kepadamu sedemikian, hingga Ia mendudukkan engkau di atas takhta kerajaan Israel! Karena TUHAN mengasihi orang Israel untuk selama-lamanya, maka Ia telah mengangkat engkau menjadi raja untuk melakukan keadilan dan kebenaran.”

1Raj 10:10
Lalu diberikannyalah kepada raja seratus dua puluh talenta emas, dan sangat banyak rempah-rempah dan batu permata yang mahal-mahal; tidak pernah datang lagi begitu banyak rempah-rempah seperti yang diberikan ratu negeri Syeba kepada raja Salomo itu.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2024

Mzm 37:5
Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

Mzm 37:6
Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.

Mzm 37:30
Mulut orang benar mengucapkan hikmat, dan lidahnya mengatakan hukum;

Mzm 37:31
Taurat Allahnya ada di dalam hatinya, langkah-langkahnya tidak goyah.

Mzm 37:39
Orang-orang benar diselamatkan oleh TUHAN; Ia adalah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan;

Mzm 37:40
TUHAN menolong mereka dan meluputkan mereka, Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2024

Pada suatu hari, Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka, “Kamu semua, dengarkanlah Aku dan pahamilah. Tidak ada sesuatu pun dari luar seseorang, yang masuk ke dalam dirinya, dapat menajiskannya, melainkan hal-hal yang keluar dari dalam diri seseorang, itulah yang menajiskannya.”Siapa yang mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!” Sesudah la masuk ke sebuah rumah meninggalkan orang banyak, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang perumpamaan itu.

Lalu jawab-Nya, “Apakah kamu juga tidak paham? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam diri seseorang tidak dapat menajiskannya, karena tidak masuk ke dalam hati melainkan ke dalam perutnya, lalu keluar ke jamban?” Dengan demikian la menyatakan semua makanan halal. Kata-Nya lagi, “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinaan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, dan kebebalan. Semua hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.
.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2024, Bacaan Injil

Injil hari ini mengisahkan bagaimana Yesus memanggil orang banyak dan mengoreksi pandangan mereka. Yesus berkata, “Tidak ada sesuatu pun dari luar seseorang, yang masuk ke dalam dirinya, dapat menajiskannya, melainkan hal-hal yang keluar dari dalam diri seseorang, itulah yang menajiskannya” (Mrk. 7:15). Sebelumnya orang berpikir bahwa segala sesuatu yang berasal dari luarlah yang menajiskan diri kita. Namun, Yesus justru melihat sebaliknya.

Bagi Yesus, hal yang justru menajiskan adalah apa yang keluar dari dalam diri seseorang. Sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinaan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, dan kebebalan. Dalam Bacaan Pertama, kita mendengar kunjungan ratu negeri Syeba untuk mencari tahu apakah Salomo benar-benar raja yang bijaksana. Ratu dari negeri Syeba ini mengetahui kebijaksanaan Salomo dan berkata.

“Benar juga kabar yang kudengar di negeriku tentang engkau dan tentang hikmatmu. Pandangan Ratu Syeba berubah total. la memuji Allah dengan berdoa, “Terpujilah TUHAN, Allahmu, yang berkenan kepadamu dan mendudukkan engkau di atas takhta Kerajaan Israel! Karena TUHAN mengasihi orang lsrael untuk selama-lamanya. la mengangkat engkau menjadi raja untuk melakukan keadilan dan kebenaran” (1Raj. 10:9).

Sebagaimana kesaksian hidup Yesus dapat mengubah hidup banyak orang saat itu, kesaksian hidup kita sebagai pengikut Kistus pun dapat nmengubah hidup banyak orang menjadi lebih baik. Mari kita berusaha menjadi pribadi yang berhikmat dan memuliakan Tuhan dalam hidup dan karya pelayanan kita. Orang mengagumi sesuatu bukan karena perkataan saja, melainkan terlebih karena apa yang dilihat dan dialami sebagai bagian dari keteladanan baik kita.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2024

.

.

Tuhan, tambahkanlah iman kami supaya kami mampu membaca tanda-tanda zaman serta berusaha untuk hidup layak dan berkenan pada-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 7:1-13 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 8:22-23. 27-30; Mazmur: 84:3. 4. 5. 10. 11: R:2; PEKAN BIASA V; Pw St.Paulus Miki, Im dkk Mrt. (M); St.Dorothea dan Theophilus; St.Petrus Baptista;

BACAAN I

1Raj 8:22
Kemudian berdirilah Salomo di depan mezbah TUHAN di hadapan segenap jemaah Israel, ditadahkannyalah tangannya ke langit,

1Raj 8:23
lalu berkata: “Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah; Engkau yang memelihara perjanjian dan kasih setia kepada hamba-hamba-Mu yang dengan segenap hatinya hidup di hadapan-Mu;

1Raj 8:27
Tetapi benarkah Allah hendak diam di atas bumi? Sesungguhnya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langitpun tidak dapat memuat Engkau, terlebih lagi rumah yang kudirikan ini.

1Raj 8:28
Maka berpalinglah kepada doa dan permohonan hamba-Mu ini, ya TUHAN Allahku, dengarkanlah seruan dan doa yang hamba-Mu panjatkan di hadapan-Mu pada hari ini!

1Raj 8:29
Kiranya mata-Mu terbuka terhadap rumah ini, siang dan malam, terhadap tempat yang Kaukatakan: nama-Ku akan tinggal di sana; dengarkanlah doa yang hamba-Mu panjatkan di tempat ini.

1Raj 8:30
Dan dengarkanlah permohonan hamba-Mu dan umat-Mu Israel yang mereka panjatkan di tempat ini; bahwa Engkau juga yang mendengarnya di tempat kediaman-Mu di sorga; dan apabila Engkau mendengarnya, maka Engkau akan mengam

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2024

Mzm 84:3
(84-4) Bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah, dan burung layang-layang sebuah sarang, tempat menaruh anak-anaknya, pada mezbah-mezbah-Mu, ya TUHAN semesta alam, ya Rajaku dan Allahku!

Mzm 84:4
(84-5) Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau. Sela

Mzm 84:5
(84-6) Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!

Mzm 84:10
(84-11) Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik.

Mzm 84:11
(84-12) Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2024

Pada suatu hari serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus. Mereka melihat bahwa beberapa orang murid-Nya makan dengan tangan yang najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh. Sebab, orang-orang Farisi seperti orang-orang Yahudi lainnya tidak makan kalau belum melakukan pembasuhan dengan saksama, karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang mereka, dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan kalau tidak lebih dahulu membasuh dirinya.

Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang, umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan bejana perunggu serta tempat pembaringan. Karena itu, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada-Nya, “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?” (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab)
.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Februari 2024, Bacaan Injil

Hari ini kita mengenang Santo Paulus Miki (1564-1597) dan teman-temannya. Mereka adalah para martir di Jepang. Ada sebuah perkataan yang meneguhkan dari Santo Paulus Miki ketika ia sedang menderita penyaliban, “Seperti Tuhanku, aku akan mati di kayu salib. Seperti Dia, tombak akan menembus jantungku, sehingga darahku dan cintaku dapat mengalir ke atas tanah dan menguduskannya bagi nama-Nya.” Perkataan ini benar-benar dialaminya bersama rekan-rekannya yang lain.

Kemartiran mereka merupakan wujud nyata sikap yang mengutamakan prinsip-prinsip hukum (legalis) dari penguasa Hideyoshi yang melarang orang Jepang untuk menganut agama Katolik. Kisah Injil hari ini juga sejalan sikap yang legalis dari orang-orang Farisi dan para ahli Taurat yang datang kepada Yesus dan melihat para murid Yesus makan dengan tangan najis karena tidak membasuhnya sebelum makan. Mereka bahkan bertanya kepada Yesus, “Mengapa murid-murid- Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita, tetapi makan dengan tangan najis?” (Mrk. 7:5).

 

Yesus menjawab pertanyaan ini dengan pernyataan yang keras. Meminjam perkataan Nabi Yesaya, Yesus berkata, “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari Aku” (Mrk. 7:6). Orang-orang Farisi dan para ahli Taurat itu bersikap terlalu legalis, padahal hidup mereka yang nyata tidak sesuai dengan apa yang mereka ajarkan. Mari kita mematikan sikap yang terlalu legalis dengan menumbuhkan semangat kerendahan hati dan keterbukaan kepada Tuhan.

Raja Salomo yang bijaksana menunjukkan sebuah keteladanan yang bagus seperti tercermin dalam doa ini, “Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau baik di langit yang di atas maupun di bumi yang di bawah. Engkau yang memelihara perjanjian dan kasih setia kepada hanba-hamba-Mu yang hidup dengan segenap hatinya di hadapan-Mu” (1Raj. 8:23). Kebajikan, kerendahan hati, dan keterbukaan dalam doa akan membuat kita lebih layak di hadirat Tuhan.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 5 Februari 2024

.

.

Tuhan, semoga kami lebih mawas diri dan rendah hati dalam hidup sehari-hari. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 5 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 6:53-56 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 8:1-7. 9-13; Mazmur: 132:6-7. 8-10: R:8a; PEKAN BIASA V (H); Pw Sta.Agata; Yakub, Bapa Bangsa;

BACAAN I

1Raj 8:1
Pada waktu itu raja Salomo menyuruh para tua-tua Israel dan semua kepala suku, yakni para pemimpin puak orang Israel, berkumpul di hadapannya di Yerusalem, untuk mengangkut tabut perjanjian TUHAN dari kota Daud, yaitu Sion.

1Raj 8:2
Maka pada hari raya di bulan Etanim, yakni bulan ketujuh, berkumpullah di hadapan raja Salomo semua orang Israel.

1Raj 8:3
Setelah semua tua-tua Israel datang, maka imam-imam mengangkat tabut itu.

1Raj 8:4
Mereka mengangkut tabut TUHAN dan Kemah Pertemuan dan segala barang kudus yang ada dalam kemah itu; semuanya itu diangkut oleh imam-imam dan orang-orang Lewi.

1Raj 8:5
Tetapi raja Salomo dan segenap umat Israel yang sudah berkumpul di hadapannya, berdiri bersama-sama dengan dia di depan tabut itu, dan mempersembahkan kambing domba dan lembu sapi yang tidak terhitung dan tidak terbilang banyaknya.

 

1Raj 8:6
Kemudian imam-imam membawa tabut perjanjian TUHAN itu ke tempatnya, di ruang belakang rumah itu, di tempat maha kudus, tepat di bawah sayap kerub-kerub;

1Raj 8:7
sebab kerub-kerub itu mengembangkan kedua sayapnya di atas tempat tabut itu, sehingga kerub-kerub itu menudungi tabut serta kayu-kayu pengusungnya dari atas.

1Raj 8:9
Dalam tabut itu tidak ada apa-apa selain dari kedua loh batu yang diletakkan Musa ke dalamnya di gunung Horeb, yakni loh-loh batu bertuliskan perjanjian yang diadakan TUHAN dengan orang Israel pada waktu perjalanan mereka keluar dari tanah Mesir.

1Raj 8:10
Ketika imam-imam keluar dari tempat kudus, datanglah awan memenuhi rumah TUHAN,

1Raj 8:11
sehingga imam-imam tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah TUHAN.

1Raj 8:12
Pada waktu itu berkatalah Salomo: “TUHAN telah menetapkan matahari di langit, tetapi Ia memutuskan untuk diam dalam kekelaman.

1Raj 8:13
Sekarang, aku telah mendirikan rumah kediaman bagi-Mu, tempat Engkau menetap selama-lamanya.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 5 Februari 2024

Mzm 132:6
Memang kita telah mendengar tentang itu di Efrata, telah mendapatnya di padang Yaar.

Mzm 132:7
“Mari kita pergi ke kediaman-Nya, sujud menyembah pada tumpuan kaki-Nya.”

Mzm 132:8
Bangunlah, ya TUHAN, dan pergilah ke tempat perhentian-Mu, Engkau serta tabut kekuatan-Mu!

Mzm 132:9
Biarlah imam-imam-Mu berpakaian kebenaran, dan bersorak-sorai orang-orang yang Kaukasihi!

Mzm 132:10
Oleh karena Daud, hamba-Mu, janganlah Engkau menolak orang yang Kauurapi!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 5 Februari 2024

Pada suatu hari Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ. Ketika mereka keluar dari perahu, orang-orang segera mengenal Yesus, lalu berlari-lari ke seluruh daerah itu. Mereka mulai membawa orang-orang sakit di atas tikarnya ke mana pun mereka dengar Yesus berada. Ke mana pun la pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya diperkenankan menyentuh walaupun jumbai jubah-Nya saja.Semua orang yang menyentuh-Nya menjadi sembuh.  
.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Februari 2024, Bacaan Injil

Pada hari ini kita mengenang Santa Agata. Berikut ini sebuah doa singkat yang terkenal dari Santa Agata, “Yesus Kristus, Tuhan atas segala sesuatu! Engkau melihat hatiku, Engkau tahu keinginanku. Hanya Engkau yang memiliki semua yang ada pada diriku. Akulah domba-Mu: buatlah aku layak untuk nengalahkan iblis.” Sebuah doa singkat, penuh penyerahan diri kepada Tuhan Yesus karena Santa Agata percaya bahwa Tuhan Yesus pasti mengenal dia.

Tuhan Yesus berkeliling sambil berbuat baik. Kali ini, Penginjil Markus menceritakan bahwa perahu yang ditumpangi Yesus dan para murid-Nya sedang berlabuh di daerah Genesaret. Ketika la keluar dari dalam perahu, orang langsung mengenal-Nya. Orang -orang di situ percaya kepada Yesus. Mereka dengan inisiatif sendiri membawa saudara-saudara yang sakit untuk disembuhkan oleh Yesus. Sosok Yesus begitu luar biasa.

Penginjil Markus bahkan menulis, “Ke mana pun la pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya diperkenankan menyentuh walaupun jumbai jubah-Nya saja. Semua orang yang menyentuh-Nya menjadi sembuh” (Mrk. 6:56). Pekerjaan Yesus, yakni menyembuhkan orang sakit, mengusir setan-setan menjadi buah bibir dan viral di daerah Galilea. Yesus memang luar biasa!

 

Kehadiran Yesus yang viral ini mirip dengan situasi pada masa kepemimpinan Raja Salomo. Ketika itu mereka berusaha untuk mengangkut Tabut Perjanjian Tuhan dari Kota Daud, yaitu Sion. Raja Salomo dan segenap umat Israel mengarahkan pandangan mereka kepada Tabut Perjanjian. Kemuliaan Tuhan pun melingkupi tempat Tabut Perjanjian diletakkan. Raja Salomo dengan bangga berkata, “TUHAN telah mengatakan bahwa la akan tinggal dalam awan yang kelam. Sesungguhnya aku telah mendirikan rumah yang megah bagi-Mu, tempat Engkau menetap selama-lamanya” (1Raj. 8:12-13).

Santa Agata menunjukkan kepada kita keteladanan bahwa sama seperti dirinya, kita juga perlu membuka diri dan membiarkan Tuhan mengenal diri kita lebih dalam. Dengan demikian, kita juga akan berusaha untuk mnengenal dan bersahabat dengan Tuhan. Kiranya, mata kita tertuju kepada Tuhan, seperti Raja Salomo memandang kemuliaan Tuhan di depan Tabut Perjanjian dan orang-orang di Genesaret mengenal dan memandang Yesus.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 4 Februari 2024

.

.

Tuhan, tunjukkanlah diri-Mu kepada kami melalui kehadiran mereka yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel. Semoga kami senantiasa tergerak untuk menolong mereka. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 4 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 1:29-39 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ayb. 7:1-4.6-7; Mazmur: 147:1-2.3-4.5-6; R:3a; Bacaan II: 1Kor. 9:16-19. 22-23; PEKAN BIASA V (H); St.Yohanes de Britto; St.Isidorus dr Mesir; Sta.Katarina; St.Yosef dr Leonisa;

BACAAN I

Ayb 7:1
“Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan?

Ayb 7:2
Seperti kepada seorang budak yang merindukan naungan, seperti kepada orang upahan yang menanti-nantikan upahnya,

Ayb 7:3
demikianlah dibagikan kepadaku bulan-bulan yang sia-sia, dan ditentukan kepadaku malam-malam penuh kesusahan.

Ayb 7:4
Bila aku pergi tidur, maka pikirku: Bilakah aku akan bangun? Tetapi malam merentang panjang, dan aku dicekam oleh gelisah sampai dinihari.

Ayb 7:6
Hari-hariku berlalu lebih cepat dari pada torak, dan berakhir tanpa harapan.

Ayb 7:7
Ingatlah, bahwa hidupku hanya hembusan nafas; mataku tidak akan lagi melihat yang baik.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 4 Februari 2024

Mzm 147:1
Haleluya! Sungguh, bermazmur bagi Allah kita itu baik, bahkan indah, dan layaklah memuji-muji itu.

Mzm 147:2
TUHAN membangun Yerusalem, Ia mengumpulkan orang-orang Israel yang tercerai-berai;

Mzm 147:3
Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka;

Mzm 147:4
Ia menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama-nama semuanya.

Mzm 147:5
Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga.

Mzm 147:6
TUHAN menegakkan kembali orang-orang yang tertindas, tetapi merendahkan orang-orang fasik sampai ke bumi.

 

BACAAN II

1Kor 9:16
Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.

1Kor 9:17
Kalau andaikata aku melakukannya menurut kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. Tetapi karena aku melakukannya bukan menurut kehendakku sendiri, pemberitaan itu adalah tugas penyelenggaraan yang ditanggungkan kepadaku.

Kor 9:18
Kalau demikian apakah upahku? Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil.

1Kor 9:19
Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.

1Kor 9:22
Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka.

1Kor 9:23
Segala sesuatu ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian dalamnya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 4 Februari 2024

Sekeluarnya dari rumah ibadat di Kapernaum, Yesus bersama Yakobus dan Yohanes masuk ke dalam rumah Simon dan Andreas. Ibu mertua Simon terbaring karena demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus. la mendekat dan sambil memegang tangannya la membangunkan dia, dan demam itu meninggalkan dia dan perempuan itu melayani mereka. Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.

Seluruh penduduk kota itu pun berkerumun di depan pintu. la menyenmbuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; la tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia. Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap la bangun dan pergi ke luar. la pergi ke tempat yang terpencil dan berdoa di sana. Simon dan kawan-kawannya pun mencari-cari Dia, ketika mereka menemukan-Nya, mereka berkata kepada-Nya,

“Semua orang mencari Engkau.” Jawab-Nya, “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota sekitar ini, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang.” Lalu pergilah la ke seluruh Galilea memberitakan Injil dalam runah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.  
.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Februari 2024, Bacaan Injil

Dalam karyanya yang berjudul “Letters and Papers from Prison,” Dietrich Bonhoeffer menulis, “kita harus belajar untuk tidak terlalu melihat orang dari apa yang mereka lakukan atau tidak lakukan, tetapi lebih melihat dari apa yang mereka derita.” Perkataan ini merupakan sebuah dukungan bagi kita supaya memiliki kebiasaan dan sikap berempati kepada sesama manusia, terutama kepada mereka yang sakit dan menderita.

Yesus dalam Bacaan Injil hari ini menunjukkan rasa empati-Nya kepada orang sakit. Yakobus dan Yohanes menemani Yesus untuk mengunjungi mertua Simon yang terbaring karena sakit demam. Cara menyembuhkannya sangat sederhana: Yesus memegang tangan, membangunkannya, dan seketika itu lenyaplah demamnya (Mrk. 1:31). Sebagai ucapan syukur, mertua Simon yang sudah sembuh itu melayani Yesus dan para murid-Nya.

Yesus juga merajut empati dengan begitu banyak orang sakit dan yang kerasukan setan untuk disembuhkan-Nya. Yesus juga bersyukur kepada Bapa melalui doa setelah menyembuhkan orang-orang sakit dan mereka yang kerasukan setan. Dia tetap semangat untuk berbuat baik dengan mewartakan Injil.

 

Santo Paulus merajut empati dengan jemaat di Korintus. la tetap tekun dalam mewartakan Injil. Semangat misionernya itu terungkap dalam perkataannya, “Jika aku memberitakan Injil aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri, sebab itu merupakan keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil!” (1Kor. 9:16). Paulus berkomitmen untuk mewartakan Injil sampai tuntas dan dalam situasi apa pun. la berkata, “Semuanva ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian di dalamnya” (1Kor. 9:23)

Ayub dalam Bacaan Pertama adalah sosok seorang yang menderita. la mengharapkan kasih karunia dari Tuhan kepadanya. Pengalaman penderitaan yang dialaminya membuat dia semakin berusaha untuk menata rasa empatinya karena sudah banyak orang yang lebih dahulu berempati. Dengan nada pesimis, Ayub berkata, “Hari-hariku berlalu lebih cepat daripada puntalan tenun dan berakhir tanpa harapan. Ingatlah bahwa hidupku hanya embusan napas; mataku tidak akan lagi melihat yang baik” (Ayb. 7:6-7). Di balik perasaan pesimis karena kemalangan dalam hidup Tuhan tetap memerhatikan Ayub dengan memberikan perasaan empati kepadanya. Pada akhirnya Ayub merasakan kebahagiaan yang jauh lebih dari apa yang sudah dialaminya.

Pada hari ini, kita semua dipanggil untuk merajut rasa empati kepada mereka yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel (KLMTD). Merajut empati adalah sebuah jalan pewartaan Injil masa kini yang benar-benar hidup dan kontekstual. Mampu dan maukah kita?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 3 Februari 2024

.

.

Tuhan, Engkau begitu berempati dengan manusia yang lemah dan berdosa. Engkau menjamah dan menyembuhkan mereka yang sakit. Engkau juga membebaskan mereka dari kuasa roh jahat. Semoga kami selalu bersyukur karena Engkau juga menyembuhkan sakit dan penyakit kami. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 3 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 6:30-34 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 3:4-13; Mazmur: 119:9-14; R:12b; PEKAN BIASA IV (H); Hari Sabtu Imam; St.Blasius, UskMrt; St.Ansgarius; St.Gilbertus;

BACAAN I

1Raj 3:4
Pada suatu hari raja pergi ke Gibeon untuk mempersembahkan korban, sebab di situlah bukit pengorbanan yang paling besar; seribu korban bakaran dipersembahkan Salomo di atas mezbah itu.

1Raj 3:5
Di Gibeon itu TUHAN menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam. Berfirmanlah Allah: “Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu.”

1Raj 3:6
Lalu Salomo berkata: “Engkaulah yang telah menunjukkan kasih setia-Mu yang besar kepada hamba-Mu Daud, ayahku, sebab ia hidup di hadapan-Mu dengan setia, benar dan jujur terhadap Engkau; dan Engkau telah menjamin kepadanya kasih setia yang besar itu dengan memberikan kepadanya seorang anak yang duduk di takhtanya seperti pada hari ini.

1Raj 3:7
Maka sekarang, ya TUHAN, Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman.

1Raj 3:8
Demikianlah hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya.

 

1Raj 3:9
Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yanjahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?”

1Raj 3:10
Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian.

1Raj 3:11
Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: “Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum,

1Raj 3:12
maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorangpun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorangpun seperti engkau.

1Raj 3:13
Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti engkau di antara raja-raja.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 3 Februari 2024

Mzm 119:9
Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

Mzm 119:10
Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.

Mzm 119:11
Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Mzm 119:12
Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

Mzm 119:13
Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Kauucapkan.

Mzm 119:14
Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti atas segala harta.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 3 Februari 2024

Pada waktu itu Yesus mengutus murid-murid-Nya mewartakan Injil. Setelah menunaikan tugas itu mereka kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. Lalu la berkata kepada mereka, “Marilah menyendiri ke tempat yang terpencil, dan beristirahat sejenak!” Sebab, memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat. Lalu berangkatlah mereka dengan perahu menyendiri ke tempat yang terpencil.

Pada waktu mereka bertolak, banyak orang melihat dan mengenali mereka, dengan mengambil jalan darat bergegas-gegaslah orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka. Ketika mendarat, Yesus melihat orang banyak berkerumun, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah la mengajarkan banyak hal kepada mereka.
.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Februari 2024, Bacaan Injil

Yesus mengutus para murid-Nya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Dia berikan. Ketika kembali dari tugas perutusan itu, mereka melaporkan semua hasilnya kepada Yesus. Tentu saja laporan mereka kepada Yesus menimbulkan rasa sukacita bagi-Nya sebab mereka berhasil. Lalu, la mengajak mereka untuk mengalami bersama quality time dengan menyendiri dan beristirahat di tempat yang sunyi. Namun, Yesus selalu memiliki skala prioritas yang jelas.

Hati-Nya tergerak oleh belas kasihan kepada begitu banyak orang yang datang kepada-Nya, yang lebih membutuhkan-Nya karena mereka seperti domba tanpa gembala. la menunjukkan belas kasih-Nya dengan mengajar banyak hal kepada mereka. Dalam hidup ini, kita juga selalu berhadapan dengan banyak pilihan. Kadang-kadang kita mengalami pengalaman Yesus dan para murid-Nya ini, yakni ingin memiliki quality time dan bersenang-senang bersama orang-orang yang dekat dengan kita. Namun, ternyata masih ada orang lain yang jauh lebih membutuhkan kehadiran dan pelayanan kita sehingga merekalah yang menjadi prioritas pelayanan kita.

 

Pengalaman Yesus adalah pengalaman keseharian kita. Hati yang tergerak oleh belas kasih adalah sebuah hikmat. Dalam Bacaan Pertama, kita mendengar pengalaman Raja Salomo yang terplih untuk menggantikan Daud, ayahnya. Pada saat Tuhan Allah bertanya kepadanya tentang apa yang dia butuhkan sebagai seorang raja baru. Salomo ternyata tidak meminta umur panjang, harta, dan kuasa, tetapi ia meminta hikmat untuk memimpin dengan adil dan jujur.

la berkata, “Berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang penuh pengertian untuk menjadi hakim atas umat-Mu dan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat; sebab, siapakah yang sanggup menjadi hakim atas umat-Mu yang besar ini” (1 Raj.3:9). Jika dalam Injil Yesus memiliki hati yang tergerak oleh belas kasih, Salomo memohon supaya Tuhan menganugerahkan kepadanya hati yang penuh hikmat. Mari kita memohon kepada Tuhan agar la memberikan kepada kita hati yang baru, yang penuh belas kasih dan hikmat.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 2 Februari 2024

.

.

Yesus, berikanlah kami hati yang penuh belas kasih dan hikmat supaya kami tetap setia dalam melayani Engkau dan sesama. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 2 Februari 2024, Bacaan Injil Lukas 2:22-40 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Mal. 3:1-4; Mazmur: 24:7. 8. 9. 10: R:10b; PEKAN BIASA IV; Pesta Yesus Dipersembahkan di Bait Allah (P); Sta.Yoana Lestonac: B.Eugenia de Smet; B.Theofanus Venard;

BACAAN I

Mal 3:1
Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.

Mal 3:2
Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu.

Mal 3:3
Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.

Mal 3:4
Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 2 Februari 2024

Mzm 24:7
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

Mzm 24:8
“Siapakah itu Raja Kemuliaan?” “TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!”

Mzm 24:9
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

Mzm 24:10
“Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?” “TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!”

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 2 Februari 2024

Ketika genap waktu penahiran menurut hukum Taurat Musa, Maria dan Yusuf membawa Anak Yesus ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan, seperti ada tertulis dalam hukun Tuhan, “Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Tuhan”, dan untuk mempersembahkan kurban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.

Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi lsrael, dan Roh Kudus ada di atasnya. Kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias dari Tuhan. la datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat ia menyambut Anak itu dan menggendong-Nya sambil memuji Allah, katanya,

“Sekarang Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang datang dari-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan-Mu bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel,” Ayah dan ibu-Nya heran akan segala sesuatu yang dikatakan tentang Dia. (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab..)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Februari 2024, Bacaan Injil

Perayaaan Yesus dipersembahkan di Bait Allah ini menandakan iman dan kepercayaan kita bahwa Yesus itu sungguh Allah dan sungguh manusia. Kita mendengar kisah-kisah dalam Injil yang menunjukkan sifat ke-Allah-an dan sifat kemanusiaan Yesus. Misalnya, setelah delapan hari, Yusuf sebagai ayah melakukan ritual penyunatan bagi Anak laki-lakinya sebagai bentuk keanggotaan baru bagi bangsa Israel. Anak laki-laki yang satu dan sama resmi menerima nama Yesus, nama yang disampaikan malaikat sebelum la dikandung di dalam rahim Maria (Luk.2:21).

Selanjutnya, setelah empat puluh hari kelahirarn-Nya, Maria dan Yusuf membawa bayi Yesus ke Yerusalem. Inilah bentuk kesaksian iman sebagainana kita dengar dalam Injil hari ini. Peristiwa Yesus dipersembahkan di Bait Allah ini menjadi wujud nyata Sabda Tuhan yang dinubuatkan oleh Maleakhi yang kita dengar dalam Bacaan Pertama. Atau sebagaimana dikatakan dalam surat kepada umat lbrani, “Kurban dan persembahan tidak Engkau kehendaki, tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku. Kepada kurban bakaran dan kurban penghapus dosa Engkau tidak berkenan.

Lalu Aku berkata: Sungguh, Aku datang, seperti tertulis dalam gulungan kitab tentang Aku untuk melakukan kehendak-Mu, ya Allah” (lbr.10:5-7). Perayaan Yesus dipersembahkan di Bait Allah juga menjadi momen pengudusan bagi semua orang yang memilih jalan hidup bakti. Juga menjadi hari penuh kenangan dan syukur bagi semua anggota hidup bakti yang telah mempersembahkan diri untuk melayani Tuhan di dalam Gereja.

Tuhan Yesus, semoga kami juga turut mempersembahkan diri kami dan semakin setia untuk melayani Engkau dan sesama di sekitar kami. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 1 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 6:7-13 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 2:1-4.10-12; Mazmur: 1Taw. 29:10. 11ab. 11d-12a. 12bcd, R:12b; PEKAN BIASA IV (H); Sta.Brigida; St.Severus; B.Marie Anne dan Odile;

BACAAN I

1Raj 2:1
Ketika saat kematian Daud mendekat, ia berpesan kepada Salomo, anaknya:

1Raj 2:2
“Aku ini akan menempuh jalan segala yang fana, maka kuatkanlah hatimu dan berlakulah seperti laki-laki.

1Raj 2:3
Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju,

1Raj 2:4
dan supaya TUHAN menepati janji yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni: Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel.

1Raj 2:10
Kemudian Daud mendapat perhentian bersama-sama nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di kota Daud.

1Raj 2:11
Dan Daud memerintah orang Israel selama empat puluh tahun; di Hebron ia memerintah tujuh tahun, dan di Yerusalem ia memerintah tiga puluh tiga tahun.

1Raj 2:12
Salomo duduk di atas takhta Daud, ayahnya, dan kerajaannya sangat kokoh.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 1 Februari 2024

1Taw 29:10
Lalu Daud memuji TUHAN di depan mata segenap jemaah itu. Berkatalah Daud: “Terpujilah Engkau, ya TUHAN, Allahnya bapa kami Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.

1Taw 29:11
Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.

1Taw 29:11
Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.

1Taw 29:12
Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan; dalam tangan-Mulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya.

1Taw 29:12
Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan; dalam tangan-Mulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 1 Februari 2024

Sekali peristiwa, Yesus memanggil kedua belas murid dan mulai mengutus mereka berdua-dua. la memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat saja, roti pun jangan, kantong perbekalan pun jangan, uang dalam ikat pinggang pun jangan, boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju. Kata- Nya kepada mereka,

“Kalau di suatu tempat kamu masuk ke dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ. Kalau ada suatu tempat yang tidak menerima kamu dan kalau mereka tidak mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di telapak kakimu sebagai kesaksian terhadap mereka!” Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat, dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.
.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Februari 2024, Bacaan Injil

Samuel Taylor Coleride (1772-1834) adalah seorang penyair berkebangsaan Inggris. la pernah berkata, “Sebuah nasihat itu seperti salju; semakin lembut jatuhnya, semakin lama ia berdiam dan semakin dalam ia tenggelam dalam pikiran.” Perkataan ini merupakan bagian dari pengalaman hidup kita dalam keluarga dan di tempat kita berkarya. Para orangtua, guru, pembina, dan pemimpin berkewajiban untuk memberikan nasihat yang mengingatkan kita supaya kita bertumbuh sebagai pribadi yang baik dan berkualitas.

Dalam Bacaan Pertama kita mendengar Raja Daud menyadari tugas dan pelayanannya sebagai orangtua dan pemimpin. la memiliki tugas mulia untuk mengingatkan putranya, Salomo supaya bertumbuh sebagai anak laki-laki yang berkarakter dan berkualitas. Karakter dan kualitas yang diharapkan Raja Daud adalah supaya ia setia melakukan kewajibannya di hadirat Tuhan dan mematuhi segala perintah dan ketetapan Tuhan dalam hidupnya. Hanya dengan demikian, Salomo dan keturunannya akan menjadi pribadi yang diberkati Tuhan.

Dalam Bacaan Injil Yesus memberikan nasihat-nasihat kepada kedua belas murid-Nya supaya mereka memiliki pola hidup sederhana dan memiliki sikap lepas bebas. Hidup sederhana di hadapan Tuhan memampukan mereka menjadi pribadi yang bebas dan layak untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan Yesus dengan baik, yakni kuasa atas roh-roh jahat, menyerukan pertobatan, mengusir banyak setan, mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka. Semangat pemuridan haruslah seperti ini.

Tentu saja Tuhan iuga menghendaki supaya kita semua berlaku seperti Raja Daud dan Tuhan Yesus, Putra Daud untuk tidak berhenti memberikan nasihat atau wejangan kepada anak-anak dan siapa saja di sekitar kita supaya mereka menjadi pribadi yang terbaik. Kesaksian hidup kita adalah nasihat yang terbaik bagi mereka.

Tuhan, semoga kami tak pernah lelah mewartakan sabda-Mu kepada sesama. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

You cannot copy content of this page