Renungan Harian Katolik Hari Ini 3 Desember 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 3 Desember 2023, Bacaan Injil Markus 13:33-37 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 63:16b-17: 64.1.35-8; Mazmur: 80:2ac.3b.15-16.18-19: R:4; Bacaan II: 1Kor. 1:3-9; O PEKAN I; PEKAN ADVEN I (U); St.Fransiskus Xaverius;

BACAAN I – Yesaya 63-64

Yes 63:16
Bukankah Engkau Bapa kami? Sungguh, Abraham tidak tahu apa-apa tentang kami, dan Israel tidak mengenal kami. Ya TUHAN, Engkau sendiri Bapa kami; nama-Mu ialah “Penebus kami” sejak dahulu kala.

Yes 63:17
Ya TUHAN, mengapa Engkau biarkan kami sesat dari jalan-Mu, dan mengapa Engkau tegarkan hati kami, sehingga tidak takut kepada-Mu? Kembalilah oleh karena hamba-hamba-Mu, oleh karena suku-suku milik kepunyaan-Mu!

Yes 64:1
Sekiranya Engkau mengoyakkan langit dan Engkau turun, sehingga gunung-gunung goyang di hadapan-Mu

Yes 64:3
karena Engkau melakukan kedahsyatan yang tidak kami harapkan, seperti tidak pernah didengar orang sejak dahulu kala!

Yes 64:4
Tidak ada telinga yang mendengar, dan tidak ada mata yang melihat seorang allah yang bertindak bagi orang yang menanti-nantikan dia; hanya Engkau yang berbuat demikian.

 

Yes 64:5
Engkau menyongsong mereka yang melakukan yang benar dan yang mengingat jalan yang Kautunjukkan! Sesungguhnya, Engkau ini murka, sebab kami berdosa; terhadap Engkau kami memberontak sejak dahulu kala.

Yes 64:6
Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin.

Yes 64:7
Tidak ada yang memanggil nama-Mu atau yang bangkit untuk berpegang kepada-Mu; sebab Engkau menyembunyikan wajah-Mu terhadap kami, dan menyerahkan kami ke dalam kekuasaan dosa kami.

Yes 64:8
Tetapi sekarang, ya TUHAN, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu.

 

MAZMUR 80 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 3 Desember 2023

Mzm 80:2
(80-3) di depan Efraim dan Benyamin dan Manasye! Bangkitkanlah keperkasaan-Mu dan datanglah untuk menyelamatkan kami.

Mzm 80:3
(80-4) Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.

Mzm 80:15
(80-16) batang yang ditanam oleh tangan kanan-Mu!

Mzm 80:16
(80-17) Mereka telah membakarnya dengan api dan menebangnya; biarlah mereka hilang lenyap oleh hardik wajah-Mu!

Mzm 80:18
(80-19) maka kami tidak akan menyimpang dari pada-Mu. Biarkanlah kami hidup, maka kami akan menyerukan nama-Mu.

Mzm 80:19
(80-20) Ya TUHAN, Allah semesta alam, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 3 Desember 2023

Sekali peristiwa, Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu kapan saatnya tiba. Keadaannya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penjaga pintu supaya berjaga-jaga.

Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu kapan tuan rumah itu pulang, menjelang malam atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta. Supaya kalau ia tiba-tiba datang, jangan kamu didapatinya sedang tidur. Apa yang Aku katakan kepada kamu, Aku katakan kepada semua orang: Berjaga-jagalah!”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 3 Desember 2023, Bacaan Injil

Bagi bangsa Israel, kehidupan yang penuh damai sejahtera merupakan tanda berkat dari Tuhan yang menyertai mereka. Hal itu terjadi karena mereka setia menjalani hukum-hukum Tuhan dalam hidup sehari-hari. Sebaliknya, keadaan hidup yang terpuruk seperti dijajah dan dibuang merupakan akibat dari perbuatan dosa yang mereka lakukan.

Perbuatan dosa membuat relasi manusia dengan Tuhan, dengan sesama, dan alam lingkungan menjadi rusak. Nabi Yesaya dalam Bacaan Pertama hari ini menceritakan seruan bangsa Israel meminta pertolongan Tuhan untuk membebaskan mereka dari keadaan hidup yang buruk. Mereka menyadari ketidaksetiaan mereka dan mengharapkan keselamatan yang datang dari Tuhan.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Desember 2023

“Kembalilah oleh karena hamba-hamba-Mu dan oleh karena suku-suku milik pusaka-Mu. Sudilah Engkau mengoyakkan langit dan turun sehingga gunung-gunung goyang di hadapan-Mu.” Cerita sejarah bangsa Israel, kejayaan dan kejatuhan mereka, mengajarkan kita untuk senantiasa bergantung pada Tuhan.

Tidak hanya pada waktu mengalami kesusahan, tetapi juga kita perlu senantiasa mengandalkan Tuhan ketika mengalami keberhasilan dalam hidup. Seperti itulah kita menghayati nasihat Tuhan Yesus untuk selalu berjaga-jaga.

.

Ya Tuhan, kami percaya akan penyertaan-Mu. Jangan biarkan kami tertidur dan jatuh dalam dosa. Akan tetapi, berilah kami kekuatan untuk setia mendengar dan melaksanakan kehendak-Mu sepanjang hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Desember 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Desember 2023, Bacaan Injil Lukas 21:34-36 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 7:15-27; Mazmur: Dan. 3:82.83.84.85.86.87; PEKAN BIASA XXXIV (H); B.Maria Angela Astorch; St.Edmund Campion; St.Robertus Southwell, dkk;

BACAAN I – Daniel 7

15 Maka aku, Daniel, terharu karena hal itu, dan penglihatan-penglihatan yang kulihat itu menggelisahkan aku.

16 Lalu kudekati salah seorang dari mereka yang berdiri di sana dan kuminta penjelasan tentang semuanya itu. Maka berkatalah ia kepadaku dan diberitahukannyalah kepadaku maknanya:

17 Binatang-binatang besar yang empat ekor itu ialah empat raja yang akan muncul dari dalam bumi;

18 sesudah itu orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi akan menerima pemerintahan, dan mereka akan memegang pemerintahan itu sampai selama-lamanya, bahkan kekal selama-lamanya.

19 Lalu aku ingin mendapat penjelasan tentang binatang yang keempat itu, yang berbeda dengan segala binatang yang lain, yang sangat menakutkan, dengan gigi besinya dan kuku tembaganya, yang melahap dan meremukkan dan menginjak-injak sisanya dengan kakinya;

20 dan tentang kesepuluh tanduk yang ada pada kepalanya, dan tentang tanduk yang lain, yakni tanduk yang mempunyai mata dan yang mempunyai mulut yang menyombong, yang tumbuh sehingga patahlah tiga tanduk, dan yang lebih besar rupanya dari tanduk-tanduk yang lain.

21 Dan aku melihat tanduk itu berperang melawan orang-orang kudus dan mengalahkan mereka,

 

22 sampai Yang Lanjut Usianya itu datang dan keadilan diberikan kepada orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi dan waktunya datang orang-orang kudus itu memegang pemerintahan.

23 Maka demikianlah katanya: Binatang yang keempat itu ialah kerajaan yang keempat yang akan ada di bumi, yang akan berbeda dengan segala kerajaan dan akan menelan seluruh bumi, menginjak-injaknya dan meremukkannya.

24 Kesepuluh tanduk itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerajaan itu. Sesudah mereka, akan muncul seorang raja; dia berbeda dengan raja-raja yang dahulu dan akan merendahkan tiga raja.

25 Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

26 Lalu Majelis Pengadilan akan duduk, dan kekuasaan akan dicabut dari padanya untuk dimusnahkan dan dihancurkan sampai lenyap.

27 Maka pemerintahan, kekuasaan dan kebesaran dari kerajaan-kerajaan di bawah semesta langit akan diberikan kepada orang-orang kudus, umat Yang Mahatinggi: pemerintahan mereka adalah pemerintahan yang kekal, dan segala kekuasaan akan mengabdi dan patuh kepada mereka.

MAZMUR Daniel 3 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Desember 2023

82 Pujilah Tuhan, hai anak-anak manusia, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

83 Pujilah Tuhan, hai Israel, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

84 Pujilah Tuhan, hai para imam Tuhan, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

85 Pujilah Tuhan, hai para hamba Tuhan, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

86 Pujilah Tuhan, hai roh dan jiwa orang-orang benar, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

87 Pujilah Tuhan, hai semua yang mursid dan rendah hati, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Desember 2023

Pada waktu itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Jagalah dirimu, jangan sampai hatimu sarat dengan pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi, dan jangan sampai hari Tuhan tiba-tiba datang jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa, sambil berdoa, agar kalian mendapat kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan agar kalian tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 2 Desember 2023, Bacaan Injil

Tuhan Yesus dalam Injil hari ini menasihati kita, para pengikut-Nya, untuk membangun sikap berjaga sambil berdoa. Pertama-tama sikap berjaga-jaga dengan memelihara hati agar tidak terikat pada pesta pora, kemabukan dan segala kepentingan duniawi. Hal ini membuat orang khawatir akan kehidupan sekarang dan mengabaikan hidup yang abadi. Tentang ini, kita ingat cerita Tuhan Yesus tentang orang kaya yang menumpuk harta duniawi hingga suatu ketika ia meninggal dunia, sementara harta kekayaan itu ditinggal; tidak berguna lagi bagi dia. la mengejar kekayaan duniawi, namun ia miskin di hadapan Tuhan.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 1 Desember 2023

Selanjutnya, Tuhan menasihati kita, para murid-Nya, untuk berjaga-jaga sambil berdoa. Dengan berdoa, orang akan selalu terarah pada Tuhan. la senantiasa berharap untuk ada bersama Tuhan yang meluputkan dia dari segala kemalangan dan mengantar dia pada sukacita abadi. Jadi, kita diajak menolak keterikatan pada hal-hal duniawi, dan sebaliknya senantiasa mengarahkan diri serta mendekatkan diri pada Yang llahi lewat doa dan kegiatan rohani.

.

Allah Bapa Mahabaik, jangan biarkan kami jatuh dalam godaan untuk terikat pada hal-hal duniawi semata. Semoga kami selalu mendekat pada-Mu lewat doa yang kami panjatkan setiap hari. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 1 Desember 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 1 Desember 2023, Bacaan Injil Lukas 21:29-33 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 7:2-14; Mazmur: Dan. 3:75.76.77.78.79.80.81; PEKAN BIASA XXXIV; Pw B. Dionisius & Redemptus, Mrt. Indonesia (M);

BACAAN I – Daniel 7

2 Berkatalah Daniel, demikian: “Pada malam hari aku mendapat penglihatan, tampak keempat angin dari langit mengguncangkan laut besar,

3 dan empat binatang besar naik dari dalam laut, yang satu berbeda dengan yang lain.

4 Yang pertama rupanya seperti seekor singa, dan mempunyai sayap burung rajawali; aku terus melihatnya sampai sayapnya tercabut dan ia terangkat dari tanah dan ditegakkan pada dua kaki seperti manusia, dan kepadanya diberikan hati manusia.

5 Dan tampak ada seekor binatang yang lain, yang kedua, rupanya seperti beruang; ia berdiri pada sisinya yang sebelah, dan tiga tulang rusuk masih ada di dalam mulutnya di antara giginya. Dan demikianlah dikatakan kepadanya: Ayo, makanlah daging banyak-banyak.

6 Kemudian aku melihat, tampak seekor binatang yang lain, rupanya seperti macan tutul; ada empat sayap burung pada punggungnya, lagipula binatang itu berkepala empat, dan kepadanya diberikan kekuasaan.

7 Kemudian aku melihat dalam penglihatan malam itu, tampak seekor binatang yang keempat, yang menakutkan dan mendahsyatkan, dan sangat kuat. Ia bergigi besar dari besi; melahap dan meremukkan, dan sisanya diinjak-injaknya dengan kakinya; ia berbeda dengan segala binatang yang terdahulu; lagipula ia bertanduk sepuluh.

 

8 Sementara aku memperhatikan tanduk-tanduk itu, tampak tumbuh di antaranya suatu tanduk lain yang kecil, sehingga tiga dari tanduk-tanduk yang dahulu itu tercabut; dan pada tanduk itu tampak ada mata seperti mata manusia dan mulut yang menyombong.

9 Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;

10 suatu sungai api timbul dan mengalir dari hadapan-Nya; seribu kali beribu-ribu melayani Dia, dan selaksa kali berlaksa-laksa berdiri di hadapan-Nya. Lalu duduklah Majelis Pengadilan dan dibukalah Kitab-kitab.

11 Aku terus melihatnya, karena perkataan sombong yang diucapkan tanduk itu; aku terus melihatnya, sampai binatang itu dibunuh, tubuhnya dibinasakan dan diserahkan ke dalam api yang membakar.

12 Juga kekuasaan binatang-binatang yang lain dicabut, dan jangka hidup mereka ditentukan sampai pada waktu dan saatnya.

13 Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya.

14 Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.

MAZMUR Daniel 3 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 1 Desember 2023

75 Pujilah Tuhan, hai gunung-gemunung, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

76 Pujilah Tuhan, hai segala tumbuhan di bumi, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

77 Pujilah Tuhan, hai segenap mata air dan bukit, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

78 Pujilah Tuhan, hai lautan dan sungai, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

79 Pujilah Tuhan, hai raksasa lautan dan segala apa yang bergerak di dalam air, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

80 Pujilah Tuhan, hai unggas di udara, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

81 Pujilah Tuhan, hai segala binatang buas dan ternak di bumi, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 1 Desember 2023

Pada waktu itu, Yesus mengemukakan perumpamaan ini kepada murid-murid-Nya, “Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja. Apabila kalian melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kalian tahu dengan sendirinya, bahwa musim panas sudah dekat. Demikian pula, jika kalian melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Aku berkata kepadamu: Sungguh, angkatan ini takkan berlalu, sebelum semuanya terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi sabda-Ku takkan berlalu.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 1 Desember 2023, Bacaan Injil

Bacaan-bacaan suci hari ini menceritakan penguasa-penguasa duniawi datang silih berganti. Yang satu datang dengan kekuatan memusnahkan yang lain. Hal itu terus terjadi sehingga tidak ada yang bertahan. Namun, kekuasaan Tuhan melampaui segalanya, tulis Nabi Danieł dalam nubuatnya. Kerajaan-Nya abadi selamanya. Dan segala bangsa, suku, dan bahasa mengabdi kepada-Nya.

Tuhan Yesus meneguhkan nubuat Daniel ketika berbicara tentang kejatuhan Yerusalem ke tangan penguasa asing. Peristiwa itu mestinya menyadarkan umat Israel untuk kembali pada Tuhan. “Jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.” Pada hari -hari terakhir lingkaran tahun liturgi Gereja ini,

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 November 2023

kita diajak mengarahkan perhatian pada Kerajaan Allah yang melampaui segala kuasa dunia dan berlangsung sepanjang masa. Kerajaan Allah sudah mulai dengan kedatangan pertama Tuhan Yesus, dan, kita sedang berjalan menuju kepenuhan, yaitu ketika kita ada bersama Tuhan dalam keabadian.

.

Ya Tuhan, datanglah kerajaan-Mu di bumi ini seperti di dalam surga. Bantulah kami agar tidak hanya memikirkan hal-hal duniawi yang fana, tetapi juga yang surgawi dan kekal. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 November 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 November 2023, Bacaan Injil Matius 4:18-22 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Rm. 10:9-18; Mazmur: 19:2-3.4-5; R: 5a; PEKAN BIASA XXXIV; Pesta St.Andreas, Rasul (M);

BACAAN I – Roma 10

Rm 10:9
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Rm 10:10
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Rm 10:11
Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.”

Rm 10:12
Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.

Rm 10:13
Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

Rm 10:14
Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?

Rm 10:15
Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: “Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!”

Rm 10:16
Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata: “Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?”

Rm 10:17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Rm 10:18
Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah mendengarnya: “Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.”

 

MAZMUR 19 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 November 2023

Mzm 19:2
(19-3) hari meneruskan berita itu kepada hari, dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam.

Mzm 19:3
(19-4) Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar;

Mzm 19:4
(19-5) tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. Ia memasang kemah di langit untuk matahari,

Mzm 19:5
(19-6) yang keluar bagaikan pengantin laki-laki yang keluar dari kamarnya, girang bagaikan pahlawan yang hendak melakukan perjalanannya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 November 2023

Pada suatu hari, ketika Yesus sedang berjalan menyusur Danau Galilea, la melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”

Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 30 November 2023, Bacaan Injil

Tuhan Yesus datang memilih dan memanggil para murid-Nya: “Mari, ikutilah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” Menjadi seorang murid berarti tinggal dan hidup bersama dengan rabinya supaya mereka melihat, merasakan dan terlibat bagaimana sang guru menghayati imannya.

Tuhan menjadikan para murid-Nya sebagai penjala manusia. Itulah yang terjadi pada Andreas: ia meninggalkan segalanya, dan hidup bersama Tuhan Yesus. Dengan tinggal bersama Yesus, Andreas boleh diproses, bertumbuh, dan menjadi rasul bagi bangsa-bangsa di Kapadokia, Galatia, Bitinia, dan meninggal dengan salib silang oleh Aegates, Penguasa Acaya.

Setiap orang Kristen dipanggil bukan untuk menjadi penggembira atau umat biasa; kita dipanggil menjadi murid. Menjadi murid berarti harus tinggal bersama Sang Guru, melalui sabda, Ekaristi, dan keterlibatan kita dalam hidup menggereja serta pelayanan masyarakat. Kita adalah pewarta full timer, bukan part timer melalui hidup dan karya kita. Kita bukan penikmat dan pengamat hidup beriman dan menggereja.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 November 2023

Secara konkret, panggilan ini harus dilakukan oleh semua, bukan hanya suami yang terlibat dalam pelayanan, sedangkan istri di rumah; atau sebaliknya, istri aktif dalam pelayanan gereja, suami di rumah dan urusan pekerjaan. Dua-duanya dipanggil menjadi murid. Masih banyak saudara kita yang belum mengenal Kristus, atau belum sungguh mengenal karena pemahaman yang kurang atau salah. Kita bukan menjadi penikmat keselamatan, melainkan kita adalah pewarta keselamatan; pembagi keselamatan yang kita terima.

.

Ya Bapa, semoga kami dengan tekun, setia, dan semangat untuk ambil bagian secara penuh dalam karya pewartaan iman. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 November 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 November 2023, Bacaan Injil Lukas 21:12-19 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 5:1-6.13-14.16-17.23-28; Mazmur: Dan. 3:62-67; PEKAN BIASA XXXIV (H); B.Frederikus dr Regensburg;

BACAAN I – Daniel 5

Dan 5:1
Raja Belsyazar mengadakan perjamuan yang besar untuk para pembesarnya, seribu orang jumlahnya; dan di hadapan seribu orang itu ia minum-minum anggur.

Dan 5:2
Dalam kemabukan anggur, Belsyazar menitahkan orang membawa perkakas dari emas dan perak yang telah diambil oleh Nebukadnezar, ayahnya, dari dalam Bait Suci di Yerusalem, supaya raja dan para pembesarnya, para isteri dan para gundik mereka minum dari perkakas itu.

Dan 5:3
Kemudian dibawalah perkakas dari emas dan perak itu, yang diambil dari dalam Bait Suci, Rumah Allah di Yerusalem, lalu raja dan para pembesarnya, para isteri dan para gundik mereka minum dari perkakas itu;

Dan 5:4
mereka minum anggur dan memuji-muji dewa-dewa dari emas dan perak, tembaga, besi, kayu dan batu.

Dan 5:5
Pada waktu itu juga tampaklah jari-jari tangan manusia menulis pada kapur dinding istana raja, di depan kaki dian, dan raja melihat punggung tangan yang sedang menulis itu.

Dan 5:6
Lalu raja menjadi pucat, dan pikiran-pikirannya menggelisahkan dia; sendi-sendi pangkal pahanya menjadi lemas dan lututnya berantukan.

Dan 5:13
Lalu dibawalah Daniel menghadap raja. Bertanyalah raja kepada Daniel: “Engkaukah Daniel itu, salah seorang buangan yang telah diangkut oleh raja, ayahku, dari tanah Yehuda?

Dan 5:14
Telah kudengar tentang engkau, bahwa engkau penuh dengan roh para dewa, dan bahwa padamu terdapat kecerahan, akal budi dan hikmat yang luar biasa.

 

Dan 5:16
Tetapi telah kudengar tentang engkau, bahwa engkau dapat memberikan makna dan dapat menguraikan kekusutan. Oleh sebab itu, jika engkau dapat membaca tulisan itu dan dapat memberitahukan maknanya kepadaku, maka kepadamu akan dikenakan pakaian dari kain ungu dan pada lehermu akan dikalungkan rantai emas, dan dalam kerajaan ini engkau akan mempunyai kekuasaan sebagai orang ketiga.”

Dan 5:17
Kemudian Daniel menjawab raja: “Tahanlah hadiah tuanku, berikanlah pemberian tuanku kepada orang lain! Namun demikian, aku akan membaca tulisan itu bagi raja dan memberitahukan maknanya kepada tuanku.

Dan 5:23
Tuanku meninggikan diri terhadap Yang Berkuasa di sorga: perkakas dari Bait-Nya dibawa orang kepada tuanku, lalu tuanku serta para pembesar tuanku, para isteri dan para gundik tuanku telah minum anggur dari perkakas itu; tuanku telah memuji-muji dewa-dewa dari perak dan emas, dari tembaga, besi, kayu dan batu, yang tidak dapat melihat atau mendengar atau mengetahui, dan tidak tuanku muliakan Allah, yang menggenggam nafas tuanku dan menentukan segala jalan tuanku.

Dan 5:24
Sebab itu Ia menyuruh punggung tangan itu dan dituliskanlah tulisan ini.

Dan 5:25
Maka inilah tulisan yang tertulis itu: Mene, mene, tekel ufarsin.

Dan 5:26
Lalu inilah makna perkataan itu: Mene: masa pemerintahan tuanku dihitung oleh Allah dan telah diakhiri;

Dan 5:27
Tekel: tuanku ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan;

Dan 5:28
Peres: kerajaan tuanku dipecah dan diberikan kepada orang Media dan Persia.”

 

MAZMUR Daniel 3 – Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 November 2023

Dan 3:62
Pujilah Tuhan, hai matahari dan bulan, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

Dan 3:63
Pujilah Tuhan, hai segala bintang di langit, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

Dan 3:64
Pujilah Tuhan, hai segala hujan dan embun, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

Dan 3:65
Pujilah Tuhan, hai segala angin, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

Dan 3:66
Pujilah Tuhan, hai api dan panas terik, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

Dan 3:67
Pujilah Tuhan, hai kedinginan dan pembekuan, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 November 2023

Pada waktu itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: Akan datang harinya kamu akan ditangkap dan dianiaya, kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku.

Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu.

Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 29 November 2023, Bacaan Injil

Apa yang dilakukan oleh Raja Babel, Belzyazar, disebut sebagai profanasi benda-benda rohani. Benda-benda suci Bait Allah digunakan untuk kepentingan-kepentingan duniawi bahkan bertentangan dengan nilai dan maksud benda-benda suci itu dibuat. Benda-benda buatan
manusia disebut benda suci karena dibuat dengan tujuan khusus, yakni menghormati Allah.

Menghormati benda-benda suci berarti menghormati pula tujuan atau maksud benda suci itu dibuat. Benda-benda itu dikhususkan dan dipakai untuk kepentingan-kepentingan relasi dengan Allah. Benda-benda suci bukan jimat yang memberikan daya magis kepada para penggunanya, melainkan sebagai simbol atau lambang kehadiran Allah yang dekat dengan kita.

Penting bagi keluarga untuk merawat dan memperlakukan benda-benda suci di rumah dengan baik. Ada salib, patung, Kitab Suci, rosario, gambar-gambar suci dalam keluarga kita, yang harus kita rawat dan kita bersihkan dengan sikap hormat. Kita pun tidak boleh menempatkan benda-benda suci itu di tempat yang tidak layak.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 November 2023

Atau jika kita sudah tidak menggunakannya lagi dapat kita tempatkan di tempat khusus. Penghormatan terhadap benda-benda suci penting untuk memupuk sikap iman akan kehadiran Tuhan yang dekat pada kita. Memperlengkapi anak dengan salib atau rosario dapat membantu anak-anak untuk merasakan kedekatan dengan Tuhan. Tentu, bukan bendanya yang kita agungkan, melainkan intensi benda tersebut dibuat dan kehadiran Allah yang kita rasakan.

.

Ya Bapa, semoga melalui benda-benda suci, kami semakin merasakan kehadiran-Mu yang dekat dan menyertai hidup kami. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 November 2023 dan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 November 2023, Bacaan Injil Lukas 21:5-11 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 2:31-45; Mazmur: Dan. 3.57-61; PEKAN BIASA XXXIV (H); Sta.Katarina Laboure, Prw; St.Yakobus dr Marka: B.Maria Helena Stollenwerk;

BACAAN I – Daniel 2

31 Ya raja, tuanku melihat suatu penglihatan, yakni sebuah patung yang amat besar! Patung ini tinggi, berkilau-kilauan luar biasa, tegak di hadapan tuanku, dan tampak mendahsyatkan.

32 Adapun patung itu, kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga,

33 sedang pahanya dari besi dengan kakinya sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat.

34 Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya yang dari besi dan tanah liat itu, sehingga remuk.

35 Maka dengan sekaligus diremukkannyalah juga besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu, dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan. Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi.

36 Itulah mimpi tuanku, dan sekarang maknanya akan kami katakan kepada tuanku raja:

37 Ya tuanku raja, raja segala raja, yang kepadanya oleh Allah semesta langit telah diberikan kerajaan, kekuasaan, kekuatan dan kemuliaan,

38 dan yang ke dalam tangannya telah diserahkan-Nya anak-anak manusia, di mana pun mereka berada, binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, dan yang dibuat-Nya menjadi kuasa atas semuanya itu — tuankulah kepala yang dari emas itu.

 

39 Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lain, yang kurang besar dari kerajaan tuanku; kemudian suatu kerajaan lagi, yakni yang ketiga, dari tembaga, yang akan berkuasa atas seluruh bumi.

40 Sesudah itu akan ada suatu kerajaan yang keempat, yang keras seperti besi, tepat seperti besi yang meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu; dan seperti besi yang menghancurluluhkan, maka kerajaan ini akan meremukkan dan menghancurluluhkan semuanya.

41 Dan seperti tuanku lihat kaki dan jari-jarinya sebagian dari tanah liat tukang periuk dan sebagian lagi dari besi, itu berarti, bahwa kerajaan itu terbagi; memang kerajaan itu juga keras seperti besi, sesuai dengan yang tuanku lihat besi itu bercampur dengan tanah liat.

42 Tetapi sebagaimana jari-jari kaki itu sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat, demikianlah kerajaan itu akan menjadi keras sebagian dan rapuh sebagian.

43 Seperti tuanku lihat besi bercampur dengan tanah liat, itu berarti: mereka akan bercampur oleh perkawinan, tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan, seperti besi tidak dapat bercampur dengan tanah liat.

44 Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya,

45 tepat seperti yang tuanku lihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu. Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai.”

 

MAZMUR Daniel 3

57 Pujilah Tuhan, hai segala buatan Tuhan, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya. 58 Pujilah Tuhan, hai segala malaikat Tuhan, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

59 Pujilah Tuhan, hai segenap langit, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

60 Pujilah Tuhan, hai segala air di atas langit, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya. 61 Pujilah Tuhan, hai segala tentara Tuhan, nyanyikanlah dan tinggikanlah Dia selama-lamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 November 2023

Ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan itu – yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan, berkatalah Yesus: “Apa yang kamu lihat di situ-akan datang harinya di mana tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.”

Dan murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya: “Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?” Jawab-Nya: “Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan.

Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka.  Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan permberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera.”

la berkata kepada mereka: “Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan, dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.”
.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik Hari Ini 28 November 2023, Bacaan Injil

Keagungan dan kesombongan diri manusia tidak akan bertahan pada hari kedatangan Tuhan. Kekuasaan besar Nebukadnezar runtuh, Bait Allah pun juga hancur. Salah satu keinginan kita adalah sukses. Bukan suatu hal yang salah jika kita bekerja keras dan melayani dengan sungguh-sungguh agar mencapai kesuksesan. Namun, hendaknya itu bukan untuk penghargaan diri dan ‘membangun monumen diri.’ Monumen yang harus kita bangun adalah monumen Allah dalam hidup kita.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Hari Ini 27 November 2023

Dalam hidup berkeluarga, monumen diri itu dapat kita bangun dengan pengorbanan yang kita berikan kepada pasangan dan keluarga kita. Marilah kita melayani karena kita ingin melayani. Pelayanan hendaknya kita lakukan secara tulus dan ikhlas. Kita persembahkan pengorbanan kepada keluarga tanpa menghitung-hitungnya. Harus siap untuk dilupakan dan tidak diperhitungkan. Kita letakkan kebahagiaan kita ketika monumen Tuhan hadir dalam diri sendiri dan dalam diri setiap orang yang kita layani.

.

Ya Bapa, semoga kami semakin kecil dan dilupakan, dan Engkau semakin besar dan dikenang selama-lamanya. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik 27 November 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik 27 November 2023, Bacaan Injil Lukas 21:1-4 (baca Alkitab – klik disini) 

Bacaan I: Dan. 1:1-6.8-20; Mazmur: Dan. 3:52-56; PEKAN BIASA XXXIV (H); SP Maria dr Medali Wasiat; St.Virgillius; St.Fransiskus-Antonius Pasani;

BACAAN I – Daniel 1

1 Pada tahun yang ketiga pemerintahan Yoyakim, raja Yehuda, datanglah Nebukadnezar, raja Babel, ke Yerusalem, lalu mengepung kota itu.

2 Tuhan menyerahkan Yoyakim, raja Yehuda, dan sebagian dari perkakas-perkakas di rumah Allah ke dalam tangannya. Semuanya itu dibawanya ke tanah Sinear, ke dalam rumah dewanya; perkakas-perkakas itu dibawanya ke dalam perbendaharaan dewanya.

3 Lalu raja bertitah kepada Aspenas, kepala istananya, untuk membawa beberapa orang Israel, yang berasal dari keturunan raja dan dari kaum bangsawan,

4 yakni orang-orang muda yang tidak ada sesuatu cela, yang berperawakan baik, yang memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahuan banyak dan yang mempunyai pengertian tentang ilmu, yakni orang-orang yang cakap untuk bekerja dalam istana raja, supaya mereka diajarkan tulisan dan bahasa orang Kasdim.

5 Dan raja menetapkan bagi mereka pelabur setiap hari dari santapan raja dan dari anggur yang biasa diminumnya. Mereka harus dididik selama tiga tahun, dan sesudah itu mereka harus bekerja pada raja.

6 Di antara mereka itu ada juga beberapa orang Yehuda, yakni Daniel, Hananya, Misael dan Azarya.

8 Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya.

9 Maka Allah mengaruniakan kepada Daniel kasih dan sayang dari pemimpin pegawai istana itu;

10 tetapi berkatalah pemimpin pegawai istana itu kepada Daniel: “Aku takut, kalau-kalau tuanku raja, yang telah menetapkan makanan dan minumanmu, berpendapat bahwa kamu kelihatan kurang sehat dari pada orang-orang muda lain yang sebaya dengan kamu, sehingga karena kamu aku dianggap bersalah oleh raja.”

11 Kemudian berkatalah Daniel kepada penjenang yang telah diangkat oleh pemimpin pegawai istana untuk mengawasi Daniel, Hananya, Misael dan Azarya:

12 “Adakanlah percobaan dengan hamba-hambamu ini selama sepuluh hari dan biarlah kami diberikan sayur untuk dimakan dan air untuk diminum;

13 sesudah itu bandingkanlah perawakan kami dengan perawakan orang-orang muda yang makan dari santapan raja, kemudian perlakukanlah hamba-hambamu ini sesuai dengan pendapatmu.”

14 Didengarkannyalah permintaan mereka itu, lalu diadakanlah percobaan dengan mereka selama sepuluh hari.

15 Setelah lewat sepuluh hari, ternyata perawakan mereka lebih baik dan mereka kelihatan lebih gemuk dari pada semua orang muda yang telah makan dari santapan raja.

16 Kemudian penjenang itu selalu mengambil makanan mereka dan anggur yang harus mereka minum, lalu memberikan sayur kepada mereka.

17 Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi.

18 Setelah lewat waktu yang ditetapkan raja, bahwa mereka sekalian harus dibawa menghadap, maka dibawalah mereka oleh pemimpin pegawai istana itu ke hadapan Nebukadnezar.

19 Raja bercakap-cakap dengan mereka; dan di antara mereka sekalian itu tidak didapati yang setara dengan Daniel, Hananya, Misael dan Azarya; maka bekerjalah mereka itu pada raja.

20 Dalam tiap-tiap hal yang memerlukan kebijaksanaan dan pengertian, yang ditanyakan raja kepada mereka, didapatinya bahwa mereka sepuluh kali lebih cerdas dari pada semua orang berilmu dan semua ahli jampi di seluruh kerajaannya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik 27 November 2023

Di bait Allah, tatkala Yesus mengangkat muka-Nya, la melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan. la melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu.

Lalu la berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.”

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik 27 November 2023, Bacaan Injil

Daniel, Hananya, Misael, dan Azarya adalah pribadi yang berpendidikan; kaum bangsawan yang sungguh setia pada tradisi Yahudi walaupun mereka hidup di Babilonia. Kesetiaan mereka pada iman digambarkan secara apik. Kesetiaan mereka tidak luntur karena kemewahan dan kedudukan yang mereka terima, meskipun selalu saja ada yang memusuhi mereka.

Demikian juga kita, kedudukan dan kenikmatan hidup yang kita terima hendaknya tidak membuat kita lari dari kebenaran iman dan Tuhan. Kedudukan yang tinggi menuntut tanggung jawab yang besar pula.

Karena itu, sudah selayaknya kita tidak hanya mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi juga kuasa Tuhan. Dalam setiap kenikmatan yang boleh kita rasakan, perlu kita sadari bahwa semua itu datang dari kasih karunia Tuhan.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 26 November 2023

Kedudukan yang baik dan kenikmatan hidup yang kita terima dari keluarga seharusnya memberi kita waktu yang cukup dan kesempatan yang lebih luas untuk semakin mengenal Tuhan dan kebenaran-Nya. Mari kita tidak henti meneladan Tuhan dalam hidup kita. Dengan demikian, kita akan semakin dekat dan bersatu dengan-Nya.

.

Ya Bapa, semoga hati kami tidak terbuai dan mata kami tidak silau oleh kedudukan dan harta duniawi. Ajarlah kami untuk semakin bertumbuh dalam kesetiaan iman dan kebijaksanan hidup. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik 26 November 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik 26 November 2023, Bacaan Injil Matius 25:31-46 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yeh. 34:11-12.15-17; Mazmur: 23:1-2a.2b-3.5-6: R:1; Bacaan II: 1Kor. 15:20-26a.28; PEKAN BIASA XXXIV – HR TUHAN YESUS KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM (P); Hari Orang Muda Sedunia;

BACAAN I – Yeh. 34
11 Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: Dengan sesungguhnya Aku sendiri akan memperhatikan domba-domba-Ku dan akan mencarinya.

12 Seperti seorang gembala mencari dombanya pada waktu domba itu tercerai dari kawanan dombanya, begitulah Aku akan mencari domba-domba-Ku dan Aku akan menyelamatkan mereka dari segala tempat, ke mana mereka diserahkan pada hari berkabut dan hari kegelapan.

15 Aku sendiri akan menggembalakan domba-domba-Ku dan Aku akan membiarkan mereka berbaring, demikianlah firman Tuhan ALLAH.

16 Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, serta yang gemuk dan yang kuat akan Kulindungi; Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana seharusnya.

17 Dan hai kamu domba-domba-Ku, beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku akan menjadi hakim di antara domba dengan domba, dan di antara domba jantan dan kambing jantan.

 

MAZMUR 23 – Renungan Harian Katolik 26 November 2023
1 Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;

3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

5 Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.

6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

 

BACAAN II – 1Kor. 15
20 Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.

21 Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.

22 Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.

23 Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan-Nya.

24 Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan.

25 Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.

26 Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.

28 Tetapi kalau segala sesuatu telah ditaklukkan di bawah Kristus, maka Ia sendiri sebagai Anak akan menaklukkan diri-Nya di bawah Dia, yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah-Nya, supaya Allah menjadi semua di dalam semua.

 

BACAAN INJIL
Sekali peristiwa, Yesus berkata, “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka la akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.

Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan la akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan la akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.

Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.

Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan atau haus dan kami memberi Engkau minum?

Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?

Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab!)

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik 26 November 2023, Bacaan Injil

Hari Raya Kristus Raja Alam Semesta ditetapkan oleh Paus Pius XI pada tahun 1925 sebagai akhir dari kalender liturgi, sekaligus antisipasi kita atas akhir zaman saat Kristus Yesus menjadi Hakim dan Raja Semesta Alam. la adalah Alfa dan Omega (bdk. Why 1,18; 1,2; 1:12-13): la adalah gambar Allah yang tidak kelihatan.

Hari raya ini mau memperbarui iman kita akan Yesus bahwa kita tidak memerlukan sesuatu yang lain kecuali Yesus sendiri. Iman mengantar kita untuk mengenal-Nya lebih dekat; menghormati- Nya dengan pantas; dan mengikuti-Nya dengan penuh sukacita.

Dalam Injil hari ini, Tuhan memberikan jalan supaya kita dapat hidup bersama-Nya. Jalan yang berupa cara-cara praktis yang tidak perlu mendapatkan penafsiran rumit, yakni memberikan makan kepada mereka yang lapar,

memberikan minum kepada mereka yang haus, memberikan tumpangan kepada orang asing, memberikan pakaian kepada orang yang telanjang, mengunjungi orang sakit dan yang berada dalam penjara. la menghendaki kita melakukan perbuatan-perbuatan cinta kasih kepada mereka yang paling membutuhkan.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 25 November 2023

Dalam kutipan lain diungkapkan bahwa bukan orang yang berseru-seru Tuhan yang masuk ke dalam Kerajaan Surga, melainkan mereka yang melakukan kehendak Bapa di Surga, yakni mengamalkan cinta kasih.

Berbicara tentang Tuhan dan berdoa kepada Tuhan sepantasnya disempurnakan dengan menghidupi karakter dan keutamaan hidup Kristus. Keutamaan-keutamaan ini tidak muncul secara instan, tetapi perlu diciptakan dan dibiasakan dalam keluarga kita.

.

Ya Bapa, semoga pujian kami kepada Yesus, Putra-Mu, sebagai Raja Alam Semesta, membawa kami untuk melakukan tindakan-tindakan cinta kasih. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik 25 November 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik 25 November 2023, Bacaan Injil Lukas 20:27-40 (baca Alkitab – klik disini) 

Bacaan I: 1Mak. 6:1-13; Mazmur: 9:2-3,4.6.16b.19: R:16a; HUT. Kongregasi Ordo Santa Ursula (OSU); PEKAN BIASA XXXIII (H); Sta.Katarina dr Aleksandria; B.Elisabeth dr Reute;

BACAAN I – 1Makabe 6

1 Dalam pada itu raja Antiokhus menjelajahi wilayah pegunungan. Didengarnya kabar bahwa Elimais, sebuah kota di negeri Persia, adalah termasyhur karena kekayaan perak dan emas

2 dan lagi bahwa kuil di kota itu sangat kaya pula oleh karena di sana ada alat-alat perang emas, lemena serta senjata yang ditinggalkan Aleksander bin Filipus, raja Makedonia, yang mula-mula merajai orang-orang Yunani.

3 Maka datanglah ia ke sana dan berusaha merebut kota itu serta menjarahinya. Tetapi ia tidak berhasil oleh karena maksudnya ketahuan oleh penduduk kota itu. 

4 Mereka memberikan perlawanan kepada raja, sehingga ia lari serta berangkat dari situ dengan sesal hati yang besar hendak kembali ke Babel.

5 Kemudian datanglah seseorang ke daerah Persia memberitahu raja bahwa bala tentaranya yang memasuki negeri Yudea sudah dipukul mundur

6 dan khususnya bahwa Lisias yang maju perang dengan bala tentara yang kuat telah dipukul mundur oleh orang-orang Yahudi yang bertambah kuat karena senjata, pasukan dan banyak barang rampasan yang diperoleh mereka dengan diambil dari tentara yang telah mereka kalahkan.

7 Orang-orang Yahudi juga telah membongkar Kekejian yang telah ditegakkan raja di atas mezbah di Yerusalem. Bait Suci telah dipagari oleh mereka dengan tembok-tembok yang tinggi seperti dahulu dan demikianpun halnya dengan Bet-Zur, salah satu kota raja.

8 Mendengar berita itu maka tercenganglah raja dan sangat tergeraklah hatinya. Ia merebahkan diri di ranjang dan jatuh sakit karena sakit hati. Sebab semuanya tidak terjadi sebagaimana diinginkannya.

9 Berhari-hari raja berbaring di ranjangnya sedang terus-menerus dihinggapi kemurungan besar. Ketika merasa akan meninggal

10 dipanggilnya semua sahabatnya lalu dikatakannya kepada mereka: “Tidur sudah lenyap dari mataku dan hatiku hancur karena kemasygulan.

11 Maka dalam hati aku berkata: Kepada keimpitan dan kemalangan manakah aku sampai sekarang ini? Aku ini yang murah hati dan tercinta dalam kekuasaanku!

12 Tetapi teringatlah aku sekarang kepada segala kejahatan yang telah kuperbuat kepada Yerusalem dengan mengambil perkakas perak dan emas yang ada di kota itu dan dengan menyuruh bahwa penduduk Yehuda harus ditumpas dengan sewenang-wenang.

13 Aku sudah menjadi insaf bahwa oleh karena semuanya itulah maka aku didatangi malapetaka ini. Sungguh aku jatuh binasa dengan sangat sedih hati di negeri yang asing.”

 

MAZMUR 9 – Renungan Harian Katolik 25 November 2023

2 Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib;

3 aku mau bersukacita dan bersukaria karena Engkau, bermazmur bagi nama-Mu, ya Mahatinggi,

4 sebab musuhku mundur, tersandung jatuh dan binasa di hadapan-Mu.

6 Engkau telah menghardik bangsa-bangsa, telah membinasakan orang-orang fasik; nama mereka telah Kauhapuskan untuk seterusnya dan selama-lamanya;

16 Bangsa-bangsa terbenam dalam pelubang yang dibuatnya, kakinya tertangkap dalam jaring yang dipasangnya sendiri.

19 Sebab bukan untuk seterusnya orang miskin dilupakan, bukan untuk selamanya hilang harapan orang sengsara.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Katolik 25 November 2023

Pada suatu ketika, datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang tidak mengakui adanya kebangkitan. Mereka bertanya kepada Yesus: “Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita:

Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati sedang istrinya masih ada, tetapi ia tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan istrinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu. Adalah tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin dengan seorang perempuan lalu mati dengan tidak meninggalkan anak.

Lalu perempuan itu dikawini oleh yang kedua, dan oleh yang ketiga dan demikianlah berturut-turut oleh ketujuh saudara itu, mereka semuanya mati dengan tidak meninggalkan anak. Akhirnya perempuan itu pun mati. Bagaimana sekarang dengan perempuan itu, siapakah di antara orang-orang itu yang menjadi suaminya pada hari kebangkitan? Sebab ketujuhnya telah beristrikan dia.”

Jawab Yesus kepada mereka: “Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan, tetapi mereka yang dianggap layak untuk mendapat bagian dalam dunia yang lain itu dan dalam kebangkitan dari antara orang mati, tidak kawin dan tidak dikawinkan.

Sebab mereka tidak dapat mati lagi, mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan. Tentang bangkitnya orang-orang mati, Musa telah memberitahukannya dalam nas tentang semak duri, di mana Tuhan disebut Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.

Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup.” Mendengar itu beberapa ahli Taurat berkata: “Guru, jawab-Mu itu tepat sekali.” Sebab mereka tidak berani lagi menanyakan apa-apa kepada Yesus.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik 25 November 2023, Bacaan Injil

Ketamakan Anthiokus menguasai kota dan mengambil harta rampasan perang berakibat pada kekalahan demi kekalahan. Sampai akhirnya ia mengalami malapetaka sendiri. Pencarian kekayaan dan kekuasaan menjadi bumerang bagi hidupnya.

Dalam hidup, kita sering habiskan waktu untuk bekerja dan terus bekerja. Pekerjaan menyita waktu, konsentrasi, dan tenaga kita. Kita rela hidup jauh dari keluarga, mengorbankan waktu untuk jaminan keuangan pada masa mendatang;

kita rela berbuat tidak jujur untuk mendapatkan uang; kita mengorbankan gereja, retret, pelayanan untuk bekerja dan terus bekerja. Kita mengaku bekerja keras untuk keluarga, tetapi keluarga pula yang kita korbankan.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 24 November 2023

Waktu hidup tidak akan berputar dua kali. Pengalaman Anthiokus menjadi pelajaran hidup bagi kita untuk tidak mengejar harta dan melalaikan keluarga. Jangan sampai kita menyesal karena kita kehilangan waktu dengan pasangan dan keluarga,

tidak mengenal Tuhan secara baik pada saat akhir hidup kita, juga karena apa yang kita perjuangkan ternyata sia-sia. Marilah kita gunakan waktu yang sedikit dengan bijak. Kita perjuangkan keluarga kita dengan bekerja tanpa mengorbankan mereka.

Ya Bapa, semoga kami tidak dikuasai oleh ketamakan dan keinginan mendapatkan jaminan hidup yang  tidak nyata. Ajarlah kami hidup bahagia dengan secukupnya, menikmati kebersamaan dengan keluarga kami dan memberikan yang terbaik bagi hidup dan keselamatan mereka. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Katolik 24 November 2023, Bacaan Injil

renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik 24 November 2023, Bacaan Injil Lukas 19:45-48 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Mak. 4:36-37.52-59; Mazmur: 1Taw. 29:10-12d, R:13b; PEKAN BIASA XXXIII; Pw St.Andreas Dung Lac, Im.dkk.Mrt (M); St.Krisogonus; St.Vinsensius Liem; St.lgnasius Delgado; St.Dominikus An-Kham;

BACAAN I – 1Mak. 4
36) Adapun Yudas serta saudara-saudaranya berkata: “Musuh kita sudah hancur. Baiklah kita pergi mentahirkan Bait Allah dan mentahbiskannya kembali.”
37) Setelah bala tentara dihimpun seluruhnya maka berangkatlah mereka ke gunung Sion.
52) Pagi-pagi benar pada tanggal dua puluh lima bulan kesembilan, yaitu bulan Kislew, dalam tahun seratus empat puluh delapan bangunlah mereka semua
53) untuk mempersembahkan korban sesuai dengan hukum Taurat di atas mezbah korban bakaran baru yang telah dibuat mereka.
54) Tepat pada jam dan tanggal yang sama seperti dahulu waktu orang-orang asing mencemarkannya mezbah itu ditahbiskan dengan kidung yang diiringi dengan gambus, kecapi dan canang.
55) Maka meniaraplah segenap rakyat dan sujud menyembah serta melambungkan lagu pujian ke Sorga, kepada Yang memberikan hasil baik kepada mereka.
56) Delapan hari lamanya perayaan pentahbisan mezbah itu dilangsungkan. Dengan sukacita dipersembahkanlah korban bakaran, korban keselamatan dan korban pujian.
57) Bagian depan Bait Allah dihiasi dengan karangan-karangan keemasan dan utar-utar. Pintu-pintu gerbang dan semua balai diperbaharui dan pintu-pintu dipasang padanya.
58) Segenap rakyat diliputi sukacita yang sangat besar. Sebab penghinaan yang didatangkan orang-orang asing itu sudah terhapus.
59) Yudas serta saudara-saudaranya dan segenap jemaah Israel menetapkan sebagai berikut: Perayaan pentahbisan mezbah itu tiap-tiap tahun harus dilangsungkan dengan sukacita dan kegembiraan delapan hari lamanya tepat pada waktunya, mulai tanggal dua puluh lima bulan Kislew.

MAZMUR – 1Taw. 29
10 Lalu Daud memuji TUHAN di depan mata segenap jemaah itu. Berkatalah Daud: “Terpujilah Engkau, ya TUHAN, Allahnya bapa kami Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.
11 Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala.
12 Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan; dalam tangan-Mulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya.
13 Sekarang, ya Allah kami, kami bersyukur kepada-Mu dan memuji nama-Mu yang agung itu.

BACAAN INJIL
Pada waktu itu, Yesus tiba di Yerusalem dan masuk ke Bait Allah. Maka mulailah la mengusir semua pedagang di situ, kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.” Tiap-tiap hari la mengajar di dalam Bait Allah. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari bangsa lsrael berusaha untuk membinasakan Dia, tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab seluruh rakyat terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia.

.

renungan harian katolik

.

Renungan Harian Katolik 24 November 2023, Bacaan Injil

Salah satu kerinduan yang muncul selama masa pendudukan Anthiokus adalah kebebasan untuk beribadah. Pemaksaan budaya Yunani dan penyembahan berhala telah membawa orang dari banyak kalangan Yahudi pada “pemurtadan”. Maka, dengan kemenangan Makabe bersaudara, mereka dapat menikmati kebebasan dalam ibadat tanpa ketakutan. Mereka menguduskan kembali Bait Allah yang telah dikotori dan menetapkan hari sukacita untuk beribadat kepada Allah.

Kebebasan untuk beribadat dan mempunyai tempat ibadat kadang masih menjadi persoalan di berbagai daerah di Indonesia. Aturan hukum, prosedur dan kenyataan kadang berbenturan. Ada sederet daftar perusakan, penolakan, dan penyegelan rumah ibadat karena perbedaan keyakinan atau agama. Kita sebagai orang Kristen diundang memberikan jaminan kebebasan bagi siapa pun untuk beribadah sesuai agamanya masing-masing.

Baca Juga: Renungan Harian Katolik 23 November 2023

Demikian juga kita dapat menuntut hak untuk beribadat dan mendirikan tempat ibadat. Jaminan ini adalah hak mendasar semua orang. Bagi kita yang sudah mempunyai tempat ibadat, selayaknya kita memanfaatkan tempat ibadat kita sebagai sarana untuk bertemu dengan Tuhan. Jangan sampai tempat ibadat kotor karena sepi dan tak dikunjungi.

Ya Bapa, semoga dunia menjadi tempat yang damai dan menggembirakan ketika semua orang dengan caranya masing-masing menyembah Engkau dalam Roh dan Kebenaran. Amin.

.

Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

You cannot copy content of this page