Renungan Harian Hari Ini 6 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 6 Maret 2024, Bacaan Injil Matius 5:17-19 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ul. 4:1. 5-9; Mazmur: 147:12-13. 15-16. 19-20; R:12a; PEKAN PRAPASKAH III (U);

BACAAN I

Ul 4:1
“Maka sekarang, hai orang Israel, dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan, supaya kamu hidup dan memasuki serta menduduki negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu.

Ul 4:5
Ingatlah, aku telah mengajarkan ketetapan dan peraturan kepadamu, seperti yang diperintahkan kepadaku oleh TUHAN, Allahku, supaya kamu melakukan yang demikian di dalam negeri, yang akan kamu masuki untuk mendudukinya.

Ul 4:6
Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaanmu dan akal budimu di mata bangsa-bangsa yang pada waktu mendengar segala ketetapan ini akan berkata: Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi.

Ul 4:7
Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai allah yang demikian dekat kepadanya seperti TUHAN, Allah kita, setiap kali kita memanggil kepada-Nya?

Ul 4:8
Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum ini, yang kubentangkan kepadamu pada hari ini?

Ul 4:9
Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan hal-hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidupmu. Beritahukanlah kepada anak-anakmu dan kepada cucu cicitmu semuanya itu,

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 6 Maret 2024

Mzm 147:12
Megahkanlah TUHAN, hai Yerusalem, pujilah Allahmu, hai Sion!

Mzm 147:13
Sebab Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu, dan memberkati anak-anakmu di antaramu.

Mzm 147:15
Ia menyampaikan perintah-Nya ke bumi; dengan segera firman-Nya berlari.

Mzm 147:16
Ia menurunkan salju seperti bulu domba dan menghamburkan embun beku seperti abu.

Mzm 147:19
Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub, ketetapan-ketetapan-Nya dan hukum-hukum-Nya kepada Israel.

Mzm 147:20
Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa, dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal. Haleluya!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 6 Maret 2024

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Janganlah menyangka bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu huruf terkecil atau satu titik pun tidak akan lenyap dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Karena itu, siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan diberi tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Surga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkannya, ia akan diberi tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Surga.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 6 Maret 2024, Bacaan Injil

Sesuatu yang sudah genap tidak boleh dikurangi ataupun ditambah. Musa berkata kepada bangsa Israel, “Dengarlah ketetapan dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan.” Taurat yang disampaikan kepada bangsa Israel memperoleh penggenapannya dalam diri Tuhan Yesus. Seluruh hidup dan karya Tuhan Yesus adalah penggenapan Taurat. 

Para murid diajak untuk, pada saatnya nanti, harus melakukan dan mengajarkan segala perintah Taurat, yaitu perintah Tuhan Yesus sendiri. Sebelum mengajarkan perintah Taurat itu, terlebih dahulu harus menghidupi dan melakukannya. Menghidupi seluruh hidup Tuhan Yesus. Seluruh hidup Tuhan Yesus menjadi penjuru atau patokan para murid. 

Kita yang mengikuti Tuhan Yesus selalu bertumbuh dalam kehidupan ini. Namun, kadang-kadang hidup kita tidak sesuai dengan apa yang dihidupi dan diajarkan-Nya. Marilah kita pada masa Prapaskah ini melakukan pertobatan terus-menerus sehingga kita layak untuk mengajarkan seluruh hidup Yesus kepada keluarga maupun orang lain.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 5 Maret 2024

.

.

Ya Bapa, semoga kami dapat selalu menampakkan kesetiaan kami dalam mengikuti Putra-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 5 Maret 2024, Bacaan Injil Matius 18:21-35 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 3:25. 34-43; Mazmur: 25:4bc-5ab. 6-7bc. 8-9; R:6a; PEKAN PRAPASKAH III (U);

BACAAN I

Dan 3:25
Maka Azarya berdiri dan berdoa sebagai berikut. Ia membuka mulutnya di tengah-tengah api itu, katanya:

Dan 3:34
Janganlah kami Kautolak selamanya demi namaMu, dan janganlah Kaubatalkan perjanjianMu;

Dan 3:35
janganlah Kautarik kembali dari pada kami belas kasihanMu demi Abraham, kekasihMu, demi Ishak, hambaMu dan demi Israel, orang suciMu,

Dan 3:36
yang kepadanya telah Kaujanjikan untuk memperbanyak keturunan mereka laksana bintang-bintang di langit dan seperti pasir di tepi taut.

Dan 3:37
Ya Tuhan, jumlah kami telah menjadi lebih kecil dari jumlah sekalian bangsa, dan sekarang kamipun dianggap rendah di seluruh bumi oleh karena segala dosa kami.

Dan 3:38
Dewasa inipun tidak ada pemuka, nabi atau penguasa, tiada korban bakaran atau korban sembelihan, korban sajian atau ukupan; tidak pula ada tempat untuk mempersembahkan buah bungaran kepadaMu dan mendapat belas kasihan.

Dan 3:39
Tetapi semoga kami diterima baik, karena jiwa yang remuk redam dan roh yang rendah, seolah-olah kami datang membawa korban-korban bakaran domba dan lembu serta ribuan anak domba tambun.

Dan 3:40
Demikianlah hendaknya korban kami di hadapanMu pada hari ini berkenan seluruhnya kepadaMu. Sebab tidak dikecewakanlah mereka yang percaya padaMu.

Dan 3:41
Kini kami mengikuti Engkau dengan segenap jiwa dan dengan takut kepadaMu, dan wajahMu kami cari. Janganlah kami Kaupermalukan,

Dan 3:42
melainkan perlakukankanlah kami sesuai dengan kemurahanMu dan menurut besarnya belas kasihanMu.

Dan 3:43
Lepaskanlah kami sesuai dengan perbuatanMu yang ajaib, dan nyatakanlah kemuliaan namaMu, ya Tuhan.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 5 Maret 2024

Mzm 25:4
Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.

Mzm 25:5
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.

Mzm 25:6
Ingatlah segala rahmat-Mu dan kasih setia-Mu, ya TUHAN, sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala.

Mzm 25:7
Dosa-dosaku pada waktu muda dan pelanggaran-pelanggaranku janganlah Kauingat, tetapi ingatlah kepadaku sesuai dengan kasih setia-Mu, oleh karena kebaikan-Mu, ya TUHAN.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 5 Maret 2024

Sekali peristiwa Petrus datang kepada Yesus dan berkata, “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya, “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh. Sebab, Kerajaan Surga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.

Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berutang sepuluh ribu talenta. Karena orang itu tidak mampu melunasi utangnya, tuannya itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak istrinya dan segala miliknya untuk pembayar utangnya. Lalu sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya: Sabarlah dahulu, semuanya akan kulunasi. Tergeraklah hati tuannya oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan utangnya.

Ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berutang seratus dinar. la menangkap dan mencekiknya, katanya: Bayar utangmu! Sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu, utangku itu akan kulunasi. Namun, ia menolak lalu pergi dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai ia melunasi utangnya. Melihat itu hamba-hamba yang lain sangat sedih lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka.

Kemudian tuan itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh utangmu telah kuhapuskan karena engkau memohon kepadaku. Bukankah engkau pun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau? Tuannya itu pun marah dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunasi seluruh utangnya. Demikian juga yang akan diperbuat oleh Bapa-Ku yang di surga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 5 Maret 2024, Bacaan Injil

Ada syair lagu yang berbunyi, “Satu kali, dua kali masih kubertahan, tiga kali kutak mungkin hatiku bertahan.” Lagu ini menggambarkan soal memaafkan orang yang melukai. Tiga kali artinya tiada maaf lagi. Biasanya, orang melakukan seperti itu. Karena itu, Petrus bertanya, “Tuhan, sampai berapa kalikah aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku?” Tuhan menjawab, “Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh.” Jawaban Yesus ini bermakna bahwa pengampunan itu tidak ada akhirnya, tak terbatas, atau tak berujung.

Tuhan Yesus menghendaki agar kita menjadi orang yang selalu bisa memberikan pengampunan kepada sesama. Sebab itulah kehendak-Nya. Sebab Dia hadir untuk menjadikan setiap orang pribadi merdeka. Hati yang merdeka tidak hanya ada dalam diri orang yang diberikan pengampunan, tetapi juga ada dalam diri orang yang mengampuni. Orang yang menyimpan kemarahan, dendam adalah orang yang tidak merdeka. Marilah kita menjadi pribadi-pribadi yang merdeka dengan memberikan pengampunan yang tak berujung, tak terbatas, dan tak ada akhirnya.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 4 Maret 2024

.

.

Ya Bapa, Engkau selalu menjadikan kami pribadi yang merdeka. Semoga kami selalu dikuatkan untuk bisa memberikan pengampunan kepada sesama kami tanpa batas. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 4 Maret 2024, Bacaan Injil Lukas 4:24-30 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Raj. 5:1-15a; Mazmur: 42:2. 3; 43:3. 4; R:42:3; PEKAN PRAPASKAH III (U); St.Kasimirus; B.Humbelina; B.Placida;

BACAAN I

2Raj 5:1
Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta.

2Raj 5:2
Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan pada isteri Naaman.

2Raj 5:3
Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: “Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya.”

2Raj 5:4
Lalu pergilah Naaman memberitahukan kepada tuannya, katanya: “Begini-beginilah dikatakan oleh gadis yang dari negeri Israel itu.”

2Raj 5:5
Maka jawab raja Aram: “Baik, pergilah dan aku akan mengirim surat kepada raja Israel.” Lalu pergilah Naaman dan membawa sebagai persembahan sepuluh talenta perak dan enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian.

2Raj 5:6
Ia menyampaikan surat itu kepada raja Israel, yang berbunyi: “Sesampainya surat ini kepadamu, maklumlah kiranya, bahwa aku menyuruh kepadamu Naaman, pegawaiku, supaya engkau menyembuhkan dia dari penyakit kustanya.”

2Raj 5:7
Segera sesudah raja Israel membaca surat itu, dikoyakkannyalah pakaiannya serta berkata: “Allahkah aku ini yang dapat mematikan dan menghidupkan, sehingga orang ini mengirim pesan kepadaku, supaya kusembuhkan seorang dari penyakit kustanya? Tetapi sesungguhnya, perhatikanlah dan lihatlah, ia mencari gara-gara terhadap aku.”

2Raj 5:8
Segera sesudah didengar Elisa, abdi Allah itu, bahwa raja Israel mengoyakkan pakaiannya, dikirimnyalah pesan kepada raja, bunyinya: “Mengapa engkau mengoyakkan pakaianmu? Biarlah ia datang kepadaku, supaya ia tahu bahwa ada seorang nabi di Israel.”

 

2Raj 5:9
Kemudian datanglah Naaman dengan kudanya dan keretanya, lalu berhenti di depan pintu rumah Elisa.

2Raj 5:10
Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan: “Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir.”

2Raj 5:11
Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: “Aku sangka bahwa setidak-tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku!

2Raj 5:12
Bukankah Abana dan Parpar, sungai-sungai Damsyik, lebih baik dari segala sungai di Israel? Bukankah aku dapat mandi di sana dan menjadi tahir?” Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati.

2Raj 5:13
Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya: “Bapak, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya? Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu: Mandilah dan engkau akan menjadi tahir.”

2Raj 5:14
Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.

2Raj 5:15
Kemudian kembalilah ia dengan seluruh pasukannya kepada abdi Allah itu. Setelah sampai, tampillah ia ke depan Elisa dan berkata: “Sekarang aku tahu, bahwa di seluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel. Karena itu terimalah kiranya suatu pemberian dari hambamu ini!”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 4 Maret 2024

Mzm 42:2
(42-3) Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah?

Mzm 42:3
(42-4) Air mataku menjadi makananku siang dan malam, karena sepanjang hari orang berkata kepadaku: “Di mana Allahmu?”

Mzm 43:3
Suruhlah terang-Mu dan kesetiaan-Mu datang, supaya aku dituntun dan dibawa ke gunung-Mu yang kudus dan ke tempat kediaman-Mu!

Mzm 43:4
Maka aku dapat pergi ke mezbah Allah, menghadap Allah, yang adalah sukacitaku dan kegembiraanku, dan bersyukur kepada-Mu dengan kecapi, ya Allah, ya Allahku!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 4 Maret 2024

Ketika Yesus datang ke Nazaret, ia berkata kepada umat di rumah ibadat. “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: tidak ada nabi yang diterima di kampung halamannya. Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika kelaparan yang dahsyat menimpa seluruh negeri. Namun, Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang janda di Sarfat, di tanah Sidon.

Pada zaman Nabi Elisa banyak penderita sakit kulit menular di Israel dan tidak seorang pun dari mereka yang ditahirkan selain Naaman, orang Siria itu.” Mendengar hal itu, semua orang di rumah ibadat itu sangat marah. Mereka bangkit, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu. Namun, la lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 4 Maret 2024, Bacaan Injil

Rumah ibadat seharusnya menjadi tempat untuk mengasah hati sehingga semakin kuat mengasihi Allah dan sesama. Namun, dalam Bacaan Injil, tempat ibadah justru menjadi tempat orang-orang marah kepada Tuhan karena hati mereka jauh dari kasih. Mereka marah karena tidak mau berubah. Mereka marah karena tersinggung. Betapa sempit hati mereka. Mereka tidak percaya akan kasih Allah dalam diri Tuhan Yesus.

Orang yang tidak percaya akan sulit merasakan kasih Allah. Inilah teguran yang disampaikan oleh Tuhan Yesus mengenai seorang nabi yang tidak dihargai di tempat asalnya sendiri. Dalam peristiwa zaman Nabi Elia dan Nabi Elisa, di mana justru janda di Sarfat dan Naaman, orang dari bangsa lain, yang mengalami kasih Allah pada zaman sulit mereka.

Marilah kita selalu jadikan gereja atau rumah ibadat sebagai tempat untuk mengolah batin dan rasa kita. Kita masuk ke gereja dengan percaya serta mendengarkan dan mengalami kasih Allah dalam Ekaristi sehingga kasih kita kepada Allah dan sesama yang menderita semakin berkobar-kobar.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2024

.

.

Ya Bapa, kami bersyukur boleh mendengarkan sabda Putra-Mu. Semoga sabda-Nya itu selalu menerangi hati kami sehingga kami dipenuhi dengan belas kasih kepada sesama kami. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 2:13-25 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kel. 20:1-17; Mazmur: 19:8. 9. 10. 11; R: Yoh 6:68c; Bacaan II: 1Kor. 1:22-25; O PEKAN III PEKAN PRAPASKAH III (U);

BACAAN I

Kel 20:1
Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:

Kel 20:2
“Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.

Kel 20:3
Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.

Kel 20:4
Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

Kel 20:5
Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Kel 20:6
tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.

Kel 20:7
Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

Kel 20:8
Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:

Kel 20:9
enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,

Kel 20:10
tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.

Kel 20:11
Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Kel 20:12
Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

Kel 20:13
Jangan membunuh.

Kel 20:14
Jangan berzinah.

Kel 20:15
Jangan mencuri.

Kel 20:16
Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.

Kel 20:17
Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2024

Mzm 19:8
(19-9) Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.

Mzm 19:9
(19-10) Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya,

Mzm 19:10
(19-11) lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.

Mzm 19:11
(19-12) Lagipula hamba-Mu diperingatkan oleh semuanya itu, dan orang yang berpegang padanya mendapat upah yang besar.

BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2024

1Kor 1:22
Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat,

1Kor 1:23
tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,

1Kor 1:24
tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.

1Kor 1:25
Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2024

Ketika Hari Raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem. Di halaman Bait Allah didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. la membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Allah dengan semua domba dan lembu mereka. Uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya.

Kepada pedagang-pedagang merpati la berkata, “Ambil semuanya ini dari sini! Jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan!” Lalu teringatlah murid-murid-Nya bahwa ada tertulis, “Cinta untuk rumah-Mu akan menghanguskan Aku.” Para pemuka Yahudi menantang Yesus, katanya, “Tanda apakah yang dapat Engkau tunjukkan kepada kami bahwa Engkau berhak bertindak demikian?”

Jawab Yesus kepada mereka, “Runtuhkan Bait Suci ini, dan dalam tiga hari Aku akan membangunnya.” Lalu kata para pemuka Yahudi itu kepada-Nya, “Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Suci ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?” Namun, yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Suci ialah tubuh-Nya sendiri. Karena itu, sesudah la bangkit dari antara orang mati, murid-murid-Nya teringat bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, dan mereka pun percaya kepada Kitab Suci dan kepada perkataan yang telah diucapkan Yesus.

Sementara la di Yerusalem selama Hari Raya Paskah, banyak orang percaya dalam nama-Nya, karena mereka telah melihat tanda-tanda yang diadakan-Nya. Namun, Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena la mengenal mereka semua, dan karena tidak perlu seorang pun bersaksi kepada-Nya tentang manusia, sebab la tahu apa yang ada di dalam hati manusia.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 3 Maret 2024, Bacaan Injil

Sikap hati dan tubuh kita pasti akan menyesuaikan tempat di mana kita berada. Penampilan kita saat berada di rumah pasti berbeda dengan saat berada di kantor. Pakaian dan sikap kita pasti berbeda saat kita berada di lapangan olahraga dan saat masuk di kantor kecamatan. Ketika berada di pasar atau tempat rekreasi, sikap hati dan cara berpakaian kita pun pasti menyesuaikan dengan tempat itu. Demikian pula ketika kita berada di tempat ibadah atau gereja. Sikap hati dan cara berpakaian kita pun pasti menyesuaikan dengan tempat ibadah atau gereja itu.

Tuhan Yesus melihat ada ketidaksesuaian antara Bait Suci dengan kebiasaan orang di sekitar Bait Suci itu. Bait Suci merupakan tempat yang dikuduskan; tempat perjumpaan manusia dengan Yahwe. Tempat manusia berdoa, menyembah, dan mempersembahkan diri. Namun, saat Yesus tiba di Bait Suci, situasi tempat ini sama sekali berbeda. Bait Suci ini menjadi tempat jual-beli binatang persembahan. Menjadi tempat penukaran mata uang.

Di tempat jual-beli dan tukar-menukar uang pasti ada yang mencari keuntungan dengan merugikan orang lain. Orang dipaksa, mau tidak mau, menukarkan uangnya dan membeli binatang persembahan dengan harga yang kadang-kadang tidak wajar. Melihat kondisi ini, Tuhan Yesus marah besar. la membuat cambuk dan mengusir semua binatang, serta menjungkirbalikkan meja para penukar uang. Apakah Yesus Sungguh mencambuki dan menjungkirbalikkan meja mereka? Kok keras sekali?

 

Pada zaman nabi, adalah biasa dan lazim melakukan aksi teatrikal untuk menyinggung pejabat supaya tergerak untuk berubah dan bertobat. Tuhan Yesus juga sering mengajar dengan perumpamaan-perumpamaan dan kiasan-kiasan. Secara tidak langsung menohok pada keburukan orang dan orang diajak untuk menyadarinya.

Mencambuki dan menjungkirbalikkan meja-meja adalah aksi teatrikal para rasul dengan Tuhan Yesus untuk menyampaikan pesan tentang keberadaan orang-orang dengan sikap hati yang tidak benar ketika berada dalam Bait Allah. Akibatnya, orang mempertanyakan kuasa-Nya dalam melakukan aksi itu.

Apa yang bisa kita renungkan? Dewasa ini juga banyak sikap hati yang tidak benar dalam rumah ibadat, dan membutuhkan pertobatan. Ada suatu sindiran bahwa para pemuka agama ada yang tidak hidup sederhana, tetapi bergaya hidup mewah dengan memiliki kendaraan mewah dan mahal, rumah mewah di kawasan bergengsi. Juga umat yang saat mengikuti ibadat atau Perayaan Ekaristi di gereja menggunakan pakaian yang sesungguhnya hanya bisa dipakai saat ke pasar, mal, atau tempat rekreasi.

Ada pula umat yang saat Misa berlangsung masih sibuk main handphone atau gadget. Maukah kita mengubah sikap hati dan cara berpakaian kita saat Misa atau beribadat di gereja? Ataukah kita menunggu Yesus yang menjungkirbalikkan sikap hati dan perilaku kita? Mari kita perbaiki sikap hidup kita terlebih ketika kita berada di gereja, yaitu tempat untuk berjumpa dengan Allah dan sesama, tempat untuk mengolah diri.

Baca Juga: Renungan Hari Ini 2 Maret 2024

.

.

Ya Bapa, Gereja-Mu menjadi tempat perjumpaan kami dengan Engkau. Tuntunlah kami agar selalu dengan hati bersih dan sukacita masuk ke rumah-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 2 Maret 2024, Bacaan Injil Lukas 15:1-3, 11-32 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Mi. 7:14-15. 18-20; Mazmur: 103:1-2.3-4, 9-10, 11-12: R:8a; PEKAN PRAPASKAH II (U); Hari Sabtu Imam; St.Agnes dr Praha;

BACAAN I

Mi 7:14
Gembalakanlah umat-Mu dengan tongkat-Mu, kambing domba milik-Mu sendiri, yang terpencil mendiami rimba di tengah-tengah kebun buah-buahan. Biarlah mereka makan rumput di Basan dan di Gilead seperti pada zaman dahulu kala.

Mi 7:15
Seperti pada waktu Engkau keluar dari Mesir, perlihatkanlah kepada kami keajaiban-keajaiban!

Mi 7:18
Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia?

Mi 7:19
Biarlah Ia kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut.

Mi 7:20
Kiranya Engkau menunjukkan setia-Mu kepada Yakub dan kasih-Mu kepada Abraham seperti yang telah Kaujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang kami sejak zaman purbakala!

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 2 Maret 2024

Mzm 103:1
Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!

Mzm 103:2
Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!

Mzm 103:3
Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,

Mzm 103:4
Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat,

Mzm 103:9
Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam.

Mzm 103:10
Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,

Mzm 103:11
tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia;

Mzm 103:12
sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 2 Maret 2024

Sekali peristiwa para pemungut cukai dan orang-orang berdosa, semuanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya, “Orang ini menerima orang berdosa dan makan bersama mereka.” Lalu la menyampaikan perumpamaan ini kepada mereka, “Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Kata yang bungsu kepada ayahnya:

Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan hartanya di antara mereka. Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya. Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan ia pun mulai melarat.

la pun pergi dan menggantungkan hidupnya pada seorang warga negeri itu. Orang itu menyuruh dia ke ladang untuk menjaga babinya. la ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorang pun yang memberikan kepada dia. Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: “Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku dị sini mati kelaparan.

Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap surga dan terhadap Bapa, aku tidak layak lagi disebut anak Bapa: jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan Bapa. Lalu bangkitlah ia dan pergi kepada ayahnya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.

Ayahnya itu berlari menemui dia lalu merangkul dan mencium dia. Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap surga dan terhadap Bapa, aku tidak layak lagi disebut anak Bapa.” (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab..)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 2 Maret 2024, Bacaan Injil

Pengalaman perjalanan bangsa Israel menumbuhkan kepercayaan dalam diri Nabi Mikha akan Allah yang penuh belas kasih. Allah yang senantiasa mengampuni dosa-dosa bangsa Israel. Allah yang selalu sabar dan setia menjadi Gembala bagi lsrael.

Tuhan Yesus juga memberikan gambaran akan kasih setia Bapa yang pengampun dan kasih-Nya lebih luas daripada samudra. Anak sulung dan bungsu sama-sama memiliki kelemahan dalam diri mereka. Yang satu foya-foya dan yang satu sombong. Dua-duanya dikasihi Bapa dan diharapkan dua-duanya mengalami pertobatan.

Dosa mengarah pada penderitaan. Anak bungsu sadar ketika sudah berada dalam penderitaan. la bertobat, pulang dan disambut dengan sukacita oleh bapa, dan martabatnya sebagai anak dipulihkan. Allah Bapa tampak dalam diri Yesus yang penuh kasih dan tidak menghakimi orang berdosa, tetapi selalu mengharapkan pertobatan.

Bisa jadi, kita menjadi anak bungsu di mana hidup kita penuh dengan borok dosa. Bisa jadi pula, kita menjadi anak sulung yang mengalami kesombongan rohani. Siapakah aku, anak sulung atau anak bungsu? Atau kedua-duanya? Marilah kita melakukan refleksi dan pertobatan terus-menerus karena Allah kita adalah Allah Yang Maha Rahim.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 1 Maret 2024

.

.

Bapa Maha Rahim, semoga kami dapat menyadari dan melakukan pertobatan serta menyempurnakannya dengan merayakan Sakramen Pendamaian. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 1 Maret 2024, Bacaan Injil Matius 21:33-43. 45-46 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 37:3-4. 12-13a. 17b-28; Mazmur: 105:16-17. 18-19. 20-21: R:5a; PEKAN PRAPASKAH II (U); Sta.Magdalena dr Kanossa;

BACAAN I

Kej 37:3
Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat jubah yang maha indah bagi dia.

Kej 37:4
Setelah dilihat oleh saudara-saudaranya, bahwa ayahnya lebih mengasihi Yusuf dari semua saudaranya, maka bencilah mereka itu kepadanya dan tidak mau menyapanya dengan ramah.

Kej 37:12
Pada suatu kali pergilah saudara-saudaranya menggembalakan kambing domba ayahnya dekat Sikhem.

Kej 37:13
Lalu Israel berkata kepada Yusuf: “Bukankah saudara-saudaramu menggembalakan kambing domba dekat Sikhem? Marilah engkau kusuruh kepada mereka.” Sahut Yusuf: “Ya bapa.”

Kej 37:17
Lalu kata orang itu: “Mereka telah berangkat dari sini, sebab telah kudengar mereka berkata: Marilah kita pergi ke Dotan.” Maka Yusuf menyusul saudara-saudaranya itu dan didapatinyalah mereka di Dotan.

Kej 37:18
Dari jauh ia telah kelihatan kepada mereka. Tetapi sebelum ia dekat pada mereka, mereka telah bermufakat mencari daya upaya untuk membunuhnya.

Kej 37:19
Kata mereka seorang kepada yang lain: “Lihat, tukang mimpi kita itu datang!

Kej 37:20
Sekarang, marilah kita bunuh dia dan kita lemparkan ke dalam salah satu sumur ini, lalu kita katakan: seekor binatang buas telah menerkamnya. Dan kita akan lihat nanti, bagaimana jadinya mimpinya itu!”

 

Kej 37:21
Ketika Ruben mendengar hal ini, ia ingin melepaskan Yusuf dari tangan mereka, sebab itu katanya: “Janganlah kita bunuh dia!”

Kej 37:22
Lagi kata Ruben kepada mereka: “Janganlah tumpahkan darah, lemparkanlah dia ke dalam sumur yang ada di padang gurun ini, tetapi janganlah apa-apakan dia” ?maksudnya hendak melepaskan Yusuf dari tangan mereka dan membawanya kembali kepada ayahnya.

Kej 37:23
Baru saja Yusuf sampai kepada saudara-saudaranya, merekapun menanggalkan jubah Yusuf, jubah maha indah yang dipakainya itu.

Kej 37:24
Dan mereka membawa dia dan melemparkan dia ke dalam sumur. Sumur itu kosong, tidak berair.

Kej 37:25
Kemudian duduklah mereka untuk makan. Ketika mereka mengangkat muka, kelihatanlah kepada mereka suatu kafilah orang Ismael datang dari Gilead dengan untanya yang membawa damar, balsam dan damar ladan, dalam perjalanannya mengangkut barang-barang itu ke Mesir.

Kej 37:26
Lalu kata Yehuda kepada saudara-saudaranya itu: “Apakah untungnya kalau kita membunuh adik kita itu dan menyembunyikan darahnya?

Kej 37:27
Marilah kita jual dia kepada orang Ismael ini, tetapi janganlah kita apa-apakan dia, karena ia saudara kita, darah daging kita.” Dan saudara-saudaranya mendengarkan perkataannya itu.

Kej 37:28
Ketika ada saudagar-saudagar Midian lewat, Yusuf diangkat ke atas dari dalam sumur itu, kemudian dijual kepada orang Ismael itu dengan harga dua puluh syikal perak. Lalu Yusuf dibawa mereka ke Mesir.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 1 Maret 2024

Mzm 105:16
Ketika Ia mendatangkan kelaparan ke atas negeri itu, dan menghancurkan seluruh persediaan makanan,

Mzm 105:17
diutus-Nyalah seorang mendahului mereka: Yusuf, yang dijual menjadi budak.

Mzm 105:18
Mereka mengimpit kakinya dengan belenggu, lehernya masuk ke dalam besi,

Mzm 105:19
sampai saat firman-Nya sudah genap, dan janji TUHAN membenarkannya.

Mzm 105:20
Raja menyuruh melepaskannya, penguasa bangsa-bangsa membebaskannya.

Mzm 105:21
Dijadikannya dia tuan atas istananya, dan kuasa atas segala harta kepunyaannya,

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 1 Maret 2024

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada imam-imam kepala serta tua-tua bangsa Yahudi, “Dengarkanlah suatu perumpamaan yang lain. Ada seorang tuan tanah yang membuka kebun anggur dan membuat pagar sekelilingnya. la menggali lubang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada petani-petani lalu berangkat ke negeri lain. Ketika hampir tiba musim petik, ia mengutus hamba-hambanya kepada petani-petani itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.

Namun, petani-petani itu menangkap hamba-hambanya itu. Mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain, dan melempari yang lain lagi dengan batu. Kemudian tuan itu mengutus pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak daripada yang semula, tetapi mereka pun diperlakukan sama seperti kawan-kawan mereka.

Akhirnya ia mengutus anaknya kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani. Ketika petani-petani itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Inilah ahli warisnya, mari kita bunuh dia, dan kita miliki warisannya. Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya.

Apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya terhadap petani-petani itu?” Kata mereka kepada-Nya, “la akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada petani-petani lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya.” (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab…)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Maret 2024, Bacaan Injil

Yesus menegur dengan perumpamaan mengenai para pekerja yang menggarap kebun anggur yang dibuka seorang tuan. Namun, para pekerja itu justru merampas apa yang menjadi milik tuan mereka, bahkan sampai menyiksa dan membunuh utusan tuan itu.

Perumpamaan ini sungguh menampar para imam kepala dan tua-tua Yahudi. Karena sebagian besar dari mereka adalah pemimpin agama, namun justru mengambil keuntungan untuk pribadi mereka.

Peringatan dan teguran Yesus ini juga menjadi refleksi bagi yang mempersembahkan diri dalam tugas-tugas pelayanan, baik di Gereja maupun di tengah masyarakat. Melayani di mana pun sungguh sangat baik. Namun, pelayanan ini harus didasari dengan kerendahan hati dan pengorbanan.

Tanda-tanda pelayanan seperti para penggarap kebun anggur adalah mudah tersinggung kalau tidak didengarkan; marah kalau namanya tidak disebut; jengkel kalau ada yang melangkahi; sakit hati kalau tidak ada yang memuji. Akhirnya, tidak ada sukacita dalam pelayanan.

Marilah menjadi pelayan yang penuh sukacita. Hanya Tuhan yang harus dimuliakan. Jangan merampas kemuliaan Allah. Pada Jumat Pertama ini, marilah kita memohon kepada Tuhan Yesus agar menjadikan hati kita seperti hati-Nya Yang Maha Kudus; hati yang lemah-lembut, penuh kasih, dan sukacita.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 29 Februari 2024

.

.

Ya Bapa, kami bersyukur atas pelayanan yang Engkau anugerahkan kepada kami. Tuntunlah kami dengan terang Roh-Mu sehingga kami dapat melayani dengan rendah hati dan sukacita. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 29 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 29 Februari 2024, Bacaan Injil Lukas 16:19-31 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yer. 17:5-10; Mazmur: 1:1-2, 3, 4, 6 R: 40:5a; PEKAN PRAPASKAH II (U);

BACAAN I

Yer 17:5
Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!

Yer 17:6
Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.

Yer 17:7
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!

Yer 17:8
Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Yer 17:9
Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?

Yer 17:10
Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 29 Februari 2024

Mzm 1:1
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

Mzm 1:2
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Mzm 1:3
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Mzm 1:4
Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.

Mzm 1:6
sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 29 Februari 2024

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Ada seorang yang kaya, yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan. Ada pula seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu.

Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya. Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.

Lalu ia berseru: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat menderita dalam nyala api ini. Namun, Abraham berkata: Anakku, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk.

Sekarang di sini ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita. Selain itu, di antara kami dan kamu terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang. (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 29 Februari 2024, Bacaan Injil

Masa Prapaskah merupakan sebuah Retret Agung untuk mendekatkan diri kita kepada Tuhan dan senantiasa berharap kepada-Nya. Berharap kepada Tuhan berarti kita mengandalkan kasih dan kuasa-Nya, bukan mengandalkan diri kita sendiri.

Orang yang memiliki harapan besar pada Tuhan akan mengandalkan dan menaruh seluruh harapannya kepada Dia. Tentang orang yang berharap pada Tuhan ini, Nabi Yeremia berkata, “la akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi sungai, dan tidak takut akan datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak khawatir dalam tahun kekeringan, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah” (Yer. 17:8).

Orang yang mengandalkan dirinya sendiri akan merendahkan Tuhan. Sebab itu, “la akan seperti semak gundul di padang belantara, ia tidak akan melihat datangnya keadaan baik: ia akan tinggal di tanah tandus di padang gurun, di padang garam yang tidak berpenduduk” (Yer. 17:6).

Dalam Injil, kita mendengar kisah Lazarus miskin yang seluruh hidupnya penuh penderitaan, tetapi menaruh harapan hanya kepada Tuhan. Dalam bahasa lbrani, nama Lazarus adalah Eleazar yang berarti “Allah telah menolong”.

Dikisahkan bahwa ada seorang kaya tanpa nama yang hidup dalam kelimpahan, namun tidak berempati dengan orang miskin yang disapa sebagai Lazarus. Ciri khas Lazarus adalah ‘badan penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya’. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.

Lihatlah seorang miskin yang hidup di hadapan orang kaya yang pelit. Kita yang membaca perikop Injil ini merasa sedih karena orang kaya ini tidak memiliki hati nurani dan empati kepada orang-orang miskin. Bagaimana dengan kita?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 28 Februari 2024

.

.

Tuhan, mampukan kami untuk tetap mengandalkan-Mu dalam hidup kami. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 28 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 28 Februari 2024, Bacaan Injil Matius 20:17-28 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yer. 18:18-20; Mazmur: 31:5-6. 14. 15-16; R:17b; PEKAN PRAPASKAH II (U); Sta.Antonia, St.Hilarus;

BACAAN I

Yer 18:18
Berkatalah mereka: “Marilah kita mengadakan persepakatan terhadap Yeremia, sebab imam tidak akan kehabisan pengajaran, orang bijaksana tidak akan kehabisan nasihat dan nabi tidak akan kehabisan firman. Marilah kita memukul dia dengan bahasanya sendiri dan jangan memperhatikan setiap perkataannya!”

Yer 18:19
Perhatikanlah aku, ya TUHAN, dan dengarkanlah suara pengaduanku!

Yer 18:20
Akan dibalaskah kebaikan dengan kejahatan? Namun mereka telah menggali pelubang untuk aku! Ingatlah bahwa aku telah berdiri di hadapan-Mu, dan telah berbicara membela mereka, supaya amarah-Mu disurutkan dari mereka.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 28 Februari 2024

Mzm 31:5
(31-6) Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; Engkau membebaskan aku, ya TUHAN, Allah yang setia.

Mzm 31:6
(31-7) Engkau benci kepada orang-orang yang memuja berhala yang sia-sia, tetapi aku percaya kepada TUHAN.

Mzm 31:14
(31-15) Tetapi aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata: “Engkaulah Allahku!”

Mzm 31:15
(31-16) Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku!

Mzm 31:16
(31-17) Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 28 Februari 2024

Pada waktu Yesus dalam perjalanan ke Yerusalem, la memanggil kedua belas murid-Nya tersendiri dan berkata kepada mereka di tengah jalan, “Sekarang, kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi hukuman mati kepada-Nya. Mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa lain, supaya la diolok- olok, dicambuk, dan disalibkan, tetapi pada hari ketiga la akan dibangkitkan.”

Kemudian datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu ia sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya. Kata Yesus, “Apa yang kau kehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu dan seorang lagi di sebelah kiri-Mu.”

Namun, Yesus menjawab, kata-Nya. “Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum dari cawan yang akan Kuminum?” Kata mereka kepada-Nya. “Kami dapat.” Yesus berkata kepada mereka. “Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Tempat itu akan diberikan kepada orang-orang yang ditentukan oleh Bapa-Ku.” Mendengar hal itu, marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua saudara itu. (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab..)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 28 Februari 2024, Bacaan Injil

Hari ini kita bertemu dengan Nabi Yeremia yang sangat vokal. la memberikan banyak kritik sosial kepada orang-orang sezamannya agar mereka berlaku adil dan jujur. Karena itu, banyak orang tersinggung dan berniat jahat terhadapnya. Anehnya, mereka yang berencana jahat merupakan orang-orang dekatnya. Mereka bersepakat untuk melawan Nabi Yeremia.

Apa reaksi Nabi Yeremia terhadap persekongkolan ini? la tidak mengandalkan dirinya sendiri. Sebaliknya, ia mengandalkan Tuhan. la memohon supaya Tuhan memerhatikan dan mendengarkan doa serta pengaduannya. la bahkan memohon supaya Tuhan tidak memberikan hukuman kepada mereka yang memusuhinya. Yeremia tidak mau membalas kejahatan dengan kejahatan. la berdoa supaya Tuhan membalas kejahatan mereka dengan kebaikan. Amarah Tuhan pun menjadi surut karena doa-doa Yeremia.

Masa Prapaskah adalah masa kita merenungkan penderitaan Yesus. la berbicara terus terang tentang penderitaan-Nya dalam Bacaan Injil hari ini. Yesus mengatakan dengan terus terang tentang Paskah-Nya, mulai dari penderitaan hingga kebangkitan-Nya yang mulia. Ia mengajak kita untuk bertahan dalam penderitaan dengan meletakkan seluruh harapan kita kepada-Nya. Tuhan Yesus menderita untuk memberikan keselamatan kepada kita semua. Kita diingatkan untuk meminta kepada Tuhan apa yang dikehendaki-Nya, bukan sebaliknya.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 27 Februari 2024

.

.

Tuhan, semoga penderitaan yang kami alami semakin menyemangati kami untuk tetap menjadi murid-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 27 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 27 Februari 2024, Bacaan Injil Matius 23:1-12 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 1:10.16-20; Mazmur: 50:8-9. 16bc. 17.21. 23; R:23b; PEKAN PRAPASKAH II (U); St.Gabriel Possenti; St.Leander;

BACAAN I

Yes 1:10
Dengarlah firman TUHAN, hai pemimpin-pemimpin, manusia Sodom! Perhatikanlah pengajaran Allah kita, hai rakyat, manusia Gomora!

Yes 1:16
Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat,

Yes 1:17
belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda!

Yes 1:18
Marilah, baiklah kita berperkara! ?firman TUHAN?Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.

Yes 1:19
Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu.

Yes 1:20
Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang.” Sungguh, TUHAN yang mengucapkannya.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 27 Februari 2024

Mzm 50:8
Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau; bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapan-Ku?

Mzm 50:9
Tidak usah Aku mengambil lembu dari rumahmu atau kambing jantan dari kandangmu,

Mzm 50:16
Tetapi kepada orang fasik Allah berfirman: “Apakah urusanmu menyelidiki ketetapan-Ku, dan menyebut-nyebut perjanjian-Ku dengan mulutmu,

Mzm 50:17
padahal engkaulah yang membenci teguran, dan mengesampingkan firman-Ku?

Mzm 50:21
Itulah yang engkau lakukan, tetapi Aku berdiam diri; engkau menyangka, bahwa Aku ini sederajat dengan engkau. Aku akan menghukum engkau dan membawa perkara ini ke hadapanmu.

Mzm 50:23
Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.”

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 27 Februari 2024

Sekali peristiwa berkatalah Yesus kepada orang banyak dan murid-murid-Nya, “Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. Sebab itu, lakukan dan peliharalah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.

Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri sedikit pun tidak mau menyentuhnya. Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksudkan untuk dilihat orang. Mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang; suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat;

mereka suka diberi hormat di pasar dan suka dipanggil orang ‘Rabi’. Tetapi, kamu, janganlah kamu disebut ‘Rabi’. Sebab, hanya satu Gurumu dan kamu semua adalah saudara. Janganlah menyebut siapa pun bapakmu di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di surga.

Janganlah kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias. Siapa saja yang terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Siapa saja yang merninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 27 Februari 2024, Bacaan Injil

Untuk bisa berbuat baik dan benar di hadapan Tuhan dan sesama, kita perlu belajar dari pengalaman hidup. Itu dimulai dari dalam keluarga kita masing-masing. Berkaitan dengan itu, orangtua adalah pendidik pertama dan utama. Seorang anak bisa berbuat baik jika ia menyaksikan dan mengalami ayah dan ibunya berbuat baik terhadap satu sama lain.

Hari ini, seruan dan ajakan Nabi Yesaya dalam Bacaan Pertama mengingatkan supaya kita membangun semangat pertobatan dengan berbuat baik. Seruan sekaligus ajakan Nabi Yesaya ini penting untuk direnungkan dalam konteks pertobatan. Bertobat berarti membersihkan diri dari segala perbuatan jahat; dan sebagai gantinya, kita berbuat baik dan membangun keadilan.

Hal penting lainnya adalah pelayanan kasih kepada orang-orang kecil, seperti membela hak hidup anak-anak dan perkara para janda. Yesus sendiri mengatakan bahwa apa yang kita lakukan bagi kaum kecil, kita melakukannya untuk Dia sendiri. Orang-orang kecil adalah Yesus yang kita layani.

Yesus mengetahui situasi hidup kita sehingga la mengajak kita untuk membuang sikap munafik di dalam hidup pribadi kita sehari-hari. Janganlah kita seperti para ahli Taurat dan kaum Farisi yang hanya pandai mengajarkan sesuatu, tetapi tidak mempraktikkannya dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Yesus mengatakan bahwa mereka ini sudah menduduki kursi Musa. Mereka berlaku seolah-olah menjadi Musa yang berbicara atas nama Tuhan kepada umat Israel. padahal hidup mereka jauh dari Musa. Mereka hanya berteori, tetapi tidak melakukannya dalam hidup mereka: Karena itu, Yesus berpesan kepada para murid-Nya supaya mengikuti segala sesuatu yang diajarkan oleh para ahli Taurat dan kaum Farisi itu, tetapi tidak mengikuti apa yang mereka lakukan. Pesan yang sama ditujukan juga kepada kita.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 26 Februari 2024

.

.

Tuhan, semoga kami selalu tergerak untuk berbuat baik kepada sesama. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 26 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 26 Februari 2024, Bacaan Injil Lukas 6:36-38 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 9:4b-10; Mazmur: 79:8. 9, 11. 13; R:103:10a; PEKAN PRAPASKAH II (U); St.Alexandra; St.Didakus Carvalho;

BACAAN I

Dan 9:4
Maka aku memohon kepada TUHAN, Allahku, dan mengaku dosaku, demikian: “Ah Tuhan, Allah yang maha besar dan dahsyat, yang memegang Perjanjian dan kasih setia terhadap mereka yang mengasihi Engkau serta berpegang pada perintah-Mu!

Dan 9:5
Kami telah berbuat dosa dan salah, kami telah berlaku fasik dan telah memberontak, kami telah menyimpang dari perintah dan peraturan-Mu,

an 9:6
dan kami tidak taat kepada hamba-hamba-Mu, para nabi, yang telah berbicara atas nama-Mu kepada raja-raja kami, kepada pemimpin-pemimpin kami, kepada bapa-bapa kami dan kepada segenap rakyat negeri.

Dan 9:7
Ya Tuhan, Engkaulah yang benar, tetapi patutlah kami malu seperti pada hari ini, kami orang-orang Yehuda, penduduk kota Yerusalem dan segenap orang Israel, mereka yang dekat dan mereka yang jauh, di segala negeri kemana Engkau telah membuang mereka oleh karena mereka berlaku murtad terhadap Engkau.

Dan 9:8
Ya TUHAN, kami, raja-raja kami, pemimpin-pemimpin kami dan bapa-bapa kami patutlah malu, sebab kami telah berbuat dosa terhadap Engkau.

Dan 9:9
Pada Tuhan, Allah kami, ada kesayangan dan keampunan, walaupun kami telah memberontak terhadap Dia,

Dan 9:10
dan tidak mendengarkan suara TUHAN, Allah kami, yang menyuruh kami hidup menurut hukum yang telah diberikan-Nya kepada kami dengan perantaraan para nabi, hamba-hamba-Nya.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 26 Februari 2024

Mzm 79:8
Janganlah perhitungkan kepada kami kesalahan nenek moyang kami; kiranya rahmat-Mu segera menyongsong kami, sebab sudah sangat lemah kami.

Mzm 79:9
Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, demi kemuliaan nama-Mu! Lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu!

Mzm 79:11
Biarlah sampai ke hadapan-Mu keluhan orang tahanan; sesuai dengan kebesaran lengan-Mu, biarkanlah hidup orang-orang yang ditentukan untuk mati dibunuh!

Mzm 79:13
Maka kami ini, umat-Mu, dan kawanan domba gembalaan-Mu, akan bersyukur kepada-Mu untuk selama-lamanya, dan akan memberitakan puji-pujian untuk-Mu turun-temurun.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 26 Februari 2024

“Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati. Janganlah menghakimi, dan kamu pun tidak akan dihakimi. Janganlah menghukum, dan kamu pun tidak akan dihukum. Ampunilah dan kamu akan diampuni. Berilah dan kamu akan diberi: Suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang diguncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam pangkuanmu. Sebab, ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu,”


.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 26 Februari 2024, Bacaan Injil

Kahlil Gibran pernah berkata, “Kemurahan hati berarti memberikan sesuatu lebih dari yang kamu bisa, dan kebanggaan adalah mengambil lebih sedikit dari yang kamu perlukan.” Bermurah hati berarti memberikan sesuatu lebih dari kemampuan kita, memberi dari segala kekurangan kita.”

Hari ini Yesus menasihati kita untuk menghayati masa Prapaskah ini dengan bersikap murah hati kepada semua orang. Yesus berkata, “Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati” (Luk. 6:36). Kita belajar bermurah hati dari Allah sendiri yang hadir dalam diri sesama kita yang miskin. Yesus mengingatkan kita untuk selalu bermurah hati, berani berbagi dengan sesama. Kita memberi dari kekurangan.

 

Ada orang yang sangat bermurah hati. Mereka tidak kenal lelah membantu sesama vang sangat membutuhkan, meskipun sesungguhnya mereka juga orang miskin. Mereka tidak memiliki beban sehingga leluasa hidup sebagai orang merdeka yang murah hati. Namun, kita juga tidak bisa menutup mata terhadap orang-orang tertentu yang sangat sulit untuk bermurah hati. Mereka bersikap demikian bukan karena mereka tidak memiliki suatu apa pun, melainkan karena mereka memiliki ketakutan, yakni takut menjadi miskin.

Padahal, kebahagiaan kita bukan terletak pada seberapa banyak yang kita miliki, melainkan seberapa besar kemampuan kita untuk berbagi, bermurah hati dengan sesama manusia. Tuhan tetap dan senantiasa bermurah hati kepada kita, mengapa kita masih kesulitan dalam bermurah hati? Mengapa masih banyak orang yang pelit dan hanya ingat dirinya sendiri?

Kemurahan Tuhan dapat dirasakan melalui kesadaran diri sebagai orang berdosa dan membuka diri kepada pengampunan Tuhan. Perkataan dalam Kitab Daniel menyadarkan kita sebagai orang berdosa yang membutuhkan Tuhan, “Kami telah berbuat dosa dan salah, kami telah berlaku fasik dan memberontak, kami telah menyimpang dari perintah dan peraturan-Mu” (Dan 9.5). Tantangan bagi kita masa kini adalah begitu banyak orang sudah kehilangan perasaan sebagai orang berdosa. Mari kita jadikan masa Prapaskah ini sungguh-sungguh menjadi kesempatan bagi kita untuk mengalami kemurahan hati Tuhan.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 25 Februari 2024

.

.

Tuhan, mampukanlah kami untuk bermurah hati seperti Engkau sendiri, Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

You cannot copy content of this page