Renungan Harian Hari Ini 26 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 26 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 13:21-33. 36-38 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 49:1-6; Mazmur: 71:1-2. 3-4a. 5 6ab. 15. 17; R:15; PEKAN SUCI (U);

BACAAN I

Yes 49:1
Dengarkanlah aku, hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! TUHAN telah memanggil aku sejak dari kandungan telah menyebut namaku sejak dari perut ibuku.

Yes 49:2
Ia telah membuat mulutku sebagai pedang yang tajam dan membuat aku berlindung dalam naungan tangan-Nya. Ia telah membuat aku menjadi anak panah yang runcing dan menyembunyikan aku dalam tabung panah-Nya.

Yes 49:3
Ia berfirman kepadaku: “Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku.”

Yes 49:4
Tetapi aku berkata: “Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna; namun, hakku terjamin pada TUHAN dan upahku pada Allahku.”

Yes 49:5
Maka sekarang firman TUHAN, yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya, dan supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya?maka aku dipermuliakan di mata TUHAN, dan Allahku menjadi kekuatanku?,firman-Nya:

Yes 49:6
“Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 26 Maret 2024

Mzm 71:1
Pada-Mu, ya TUHAN, aku berlindung, janganlah sekali-kali aku mendapat malu.

Mzm 71:2
Lepaskanlah aku dan luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, sendengkanlah telinga-Mu kepadaku dan selamatkanlah aku!

Mzm 71:3
Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku.

Mzm 71:4
Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik, dari cengkeraman orang-orang lalim dan kejam.

Mzm 71:5
Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH.

Mzm 71:6
Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku; Engkau yang selalu kupuji-puji.

Mzm 71:15
mulutku akan menceritakan keadilan-Mu dan keselamatan yang dari pada-Mu sepanjang hari, sebab aku tidak dapat menghitungnya.

Mzm 71:17
Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib;

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 26 Maret 2024

Di dalam perjamuan Paskah dengan murid-murid-Nya, Yesus sangat terguncang, lalu bersaksi, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Salah seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.” Murid-murid itu memandang seorang kepada yang lain, mereka ragu-ragu siapa yang dimaksudkan-Nya.

Salah seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, duduk makan di sebelah-Nya. Kepada murid itu Simon Petrus memberi isyarat supaya dia menanyakan siapa yang dimaksudkan Yesus. Lalu murid yang duduk dekat Yesus itu berpaling dan berkata kepada-Nya, “Tuhan, siapakah itu?” Jawab Yesus, “Dialah yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya.”

Sesudah itu, la mencelupkan roti itu, lalu memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot. Sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Lalu Yesus berkata kepadanya, “Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera.” Namun, tidak ada seorang pun dari antara mereka yang duduk makan itu mengerti alasan Yesus mengatakan itu kepada Yudas.

Karena Yudas memegang kas, ada yang menyangka bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, atau memberi apa-apa kepada orang miskin. Setelah menerima roti itu, Yudas segera pergi. Hari sudah malam. Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus, “Sekarang Anak Manusia dimuliakan dan Allah dimuliakan di dalam Dia. Jikalau Allah dimuliakan di dalam Dia, Allah akan memuliakan Dia juga di dalam diri-Nya, dan akan memuliakan Dia dengan segera.” (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab…)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 26 Maret 2024, Bacaan Injil

Kedekatan, keintiman, dan persaudaraan selalu membuahkan kedekatan hati terhadap satu sama lain. Kedekatan hati membuat saling meneguhkan, saling menguatkan. Jika yang satu jatuh maka yang lain akan membangkitkan. Bertumbuh dan berjalan bersama. Karena itu, pengkhianatan yang dilakukan oleh orang yang dikasihi sangatlah menyakitkan.

Apa yang dialami oleh Yesus dalam perjamuan yang harusnya diwarnai sukacita dan kegembiraan justru terjadi pengkhianatan dan penyangkalan dari dua murid-Nya, yaitu Yudas Iskariot dan Petrus. Yudas mulai menjalankan rencana pengkhianatannya dan Petrus diprediksikan akan menyangkal Yesus, dan penyangkalan itu pun terjadi. Pengenalan Yesus akan murid-murid-Nya membuat Dia tahu siapa yang akan mengkhianati dan siapa yang akan menyangkal-Nya.

Marilah kita membangun keintiman dengan Tuhan Yesus yang membawa kekuatan kepada kita untuk setia menjadi orang Katolik. Banyak tantangan yang terjadi. Namun, dalam Yesus, kita yakin dan percaya, kita bisa menjadi orang-orang yang setia.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 25 Maret 2024

.

.

Ya Tuhan Yesus, semoga kami selalu menggunakan saat-saat intim bersama-Mu sehingga kami memperoleh aliran kekuatan-Mu dan menjadi setia dalam kehidupan ini. Amin. 

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 25 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 25 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 12:1-11 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 42:1-7; Mazmur: 27:1.2. 3. 13-14; R:1a; PEKAN SUCI (U);

BACAAN I

Yes 42:1
Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.

Yes 42:2
Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.

Yes 42:3
Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.

Yes 42:4
Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.

Yes 42:5
Beginilah firman Allah, TUHAN, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya:

Yes 42:6
“Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,

Yes 42:7
untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 25 Maret 2024

Mzm 27:1
Dari Daud. TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?

Mzm 27:2
Ketika penjahat-penjahat menyerang aku untuk memakan dagingku, yakni semua lawanku dan musuhku, mereka sendirilah yang tergelincir dan jatuh.

Mzm 27:3
Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, tidak takut hatiku; sekalipun timbul peperangan melawan aku, dalam hal itupun aku tetap percaya.

Mzm 27:13
Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!

Mzm 27:14
Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 25 Maret 2024

Enam hari sebelum Paskah, Yesus datang ke Betania, tempat tinggal Lazarus yang dibangkitkan Yesus dari antara orang mati. Di situ diadakan perjamuan untuk Dia dan Marta melayani, sedangkan salah seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus. Maria mengambil setengah liter minyak narwastu murni yang mahal sekali, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya.

Bau semerbak minyak itu memenuhi seluruh rumah itu. Namun, Yudas Iskariot, seorang murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata, “Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?” Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri. la sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.

Lalu kata Yesus “Biarkanlah dia, supaya ia melakukannya untuk hari penguburan-Ku. Sebab, orang-orang miskin selalu ada bersama kamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama kamu.” Sejumlah besar orang Yahudi mendengar bahwa Yesus ada di sana dan mereka datang bukan hanya karena Yesus, melainkan juga untuk melihat Lazarus, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati.

Imam-imam kepala berencana untuk membunuh Lazarus juga. Sebab, karena dia banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 25 Maret 2024, Bacaan Injil

Orang yang memiliki relasi personal dengan Yesus selalu mempunyai kasih dalam hatinya. Kasih itu tidak perlu dibicarakan, tetapi yang lebih penting adalah dinyatakan dalam perbuatan.

Kita mengenal Maria, saudari Lazarus. la duduk di dekat kaki Tuhan Yesus untuk mendengarkan apa yang diajarkan-Nya. Kekuatan Yesus mengalir pada Maria sehingga ia dimampukan untuk menangkap yang disabdakan Yesus dan melaksanakan sabda itu. Maria membeli minyak yang mahal dan meminyaki kaki Tuhan, lalu menyekanya dengan rambutnya. Inilah kasih yang dipersembahkan Maria untuk Tuhan Yesus yang selalu mengasihi dia dan menuntun kehidupannya.

Marilah kita senantiasa membangun dan memiliki relasi personal dengan Tuhan seperti Maria yang selalu bersimpuh dan menyandar pada kaki Tuhan. Dari situ akan mengalir kasih ke dalam hati kita. Kasih itulah yang memampukan kita untuk membagikan kasih kepada sesama.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 24 Maret 2024

.

.

Ya Tuhan Yesus, semoga kami selalu bisa seperti Maria yang bersimpuh dan bersandar untuk mendengarkan-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 24 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 24 Maret 2024, Bacaan Injil Markus 14:1-15:47 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 50:4-7; Mazmur: 22:8-9. 17-18a. 19-20. 23-24; R.2a; Bacaan II: Flp. 2:6-11; HARI MINGGU PALMA (M);

BACAAN I

Yes 50:4
Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Yes 50:5
Tuhan ALLAH telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang.

Yes 50:6
Aku memberi punggungku kepada orang-orang yang memukul aku, dan pipiku kepada orang-orang yang mencabut janggutku. Aku tidak menyembunyikan mukaku ketika aku dinodai dan diludahi.

Yes 50:7
Tetapi Tuhan ALLAH menolong aku; sebab itu aku tidak mendapat noda. Sebab itu aku meneguhkan hatiku seperti keteguhan gunung batu karena aku tahu, bahwa aku tidak akan mendapat malu.

 

Bacaan II – Renungan Harian Hari Ini 24 Maret 2024

Flp 2:6
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,

Flp 2:7
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Flp 2:8
Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Flp 2:9
Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,

Flp 2:10
supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

Flp 2:11
dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 24 Maret 2024

Mzm 22:8
(22-9) “Ia menyerah kepada TUHAN; biarlah Dia yang meluputkannya, biarlah Dia yang melepaskannya! Bukankah Dia berkenan kepadanya?”

Mzm 22:9
(22-10) Ya, Engkau yang mengeluarkan aku dari kandungan; Engkau yang membuat aku aman pada dada ibuku.

Mzm 22:17
(22-18) Segala tulangku dapat kuhitung; mereka menonton, mereka memandangi aku.

Mzm 22:18
(22-19) Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku.

Mzm 22:19
(22-20) Tetapi Engkau, TUHAN, janganlah jauh; ya kekuatanku, segeralah menolong aku!

Mzm 22:20
(22-21) Lepaskanlah aku dari pedang, dan nyawaku dari cengkeraman anjing.

Mzm 22:23
(22-24) kamu yang takut akan TUHAN, pujilah Dia, hai segenap anak cucu Yakub, muliakanlah Dia, dan gentarlah terhadap Dia, hai segenap anak cucu Israel!

Mzm 22:24
(22-25) Sebab Ia tidak memandang hina ataupun merasa jijik kesengsaraan orang yang tertindas, dan Ia tidak menyembunyikan wajah-Nya kepada orang itu, dan Ia mendengar ketika orang itu berteriak minta tolong kepada-Nya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 24 Maret 2024

Hari Raya Paskah dan Hari Raya Roti Tidak Beragi akan mulai dua hari lagi. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mencari jalan untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan membunuh Dia. Sebab, kata mereka, “Jangan pada waktu perayaan, supaya jangan timbul keributan di antara rakyat.”

Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon, penderita sakit kulit, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.

Namun, beberapa orang menjadi marah dan berkata seorang kepada yang lain, “Untuk apa pemborosan minyak narwastu ini? Sebab, minyak ini dapat dijual tiga ratus dinar lebih dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin.” Lalu mereka mencela perempuan itu.

Namun, Yesus berkata, “Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? la telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku. Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, dan kapan pun kamu menghendakinya kamu dapat menolong mereka, tetapi Aku tidak akan selalu bersama- sama kamu.

 

la telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya sebagai persiapan untuk penguburan-Ku. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut untuk mengingat dia.”

Lalu pergilah Yudas Iskariot, salah seorang dari kedua belas murid itu, kepada imam-imam kepala dengan maksud untuk menyerahkan Yesus kepada mereka. Mereka gembira waktu mendengarnya dan berjanji akan memberikan uang kepadanva Lalu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.

Pada hari pertama Hari Raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya, “Ke mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?” Lalu la mengutus dua orang murid-Nya dengan pesan, “Pergilah ke kota; di sana seorang yang membawa kendi berisi air akan menjumpaimu. Ikutilah dia dan katakanlah kepada pemilik rumah yang dimasukinya:

Pesan Guru: Di manakah ruangan bagi-Ku tempat Aku bersama murid-murid-Ku dapat makan Paskah? Lalu orang itu akan menunjukkan kepadamu sebuah ruangan atas yang besar, yang sudah lengkap dan disiapkan. Di situlah kamu harus mempersiapkannya untuk kita.” Kedua murid itu pun berangkat dan setibanya di kota, mereka dapati semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah. (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab ..)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 24 Maret 2024, Bacaan Injil

Perayaan Hari Raya Minggu Palma ini menandai bahwa kita memasuki Pekan Suci. Perayaan Minggu Palma diawali dengan perarakan mengenangkan Tuhan Yesus memasuki Kota Yerusalem. Orang-orang bersorak memuji dengan melambaikan daun palma. Daun palma melambangkan harapan dan kehidupan. Tuhan Yesus adalah Raja yang memberikan harapan dan kehidupan.

Dia adalah seorang Raja yarng tidak menunggangi kuda perang yang gagah perkasa, tetapi menunggangi seekor keledai. Tidak ada kegagahan dari seekor keledai. Keledai adalah binatang yang selalu dibebani beban berat. Yesus adalah raja yang harus menanggung beban dosa kita yang berat.

Hari ini kita juga merenungkan kisah sengsara Tuhan kita Yesus Kristus. Setelah dielu-elukan dengan gegap gempita, suasana berubah menjadi ketegangan, kengerian, kebengisan, kemanusiaan yang diinjak-injak. Tuhan Yesus dikhianati, ditangkap, dituduh, difitnah, dan dijatuhi hukuman mati di kayu salib.

 

Orang-orang yang bersorak gegap gempita menghilang. Ada yang lari, bersembunyi, bahkan menyangkal Tuhan Yesus. Tuhan Yesus sendirian seperti keledai yang dibebani beban yang berat. Mata orang-orang sudah tertutup terhadap kebenaran. Inilah jalan penderitaan yang harus dilalui Tuhan demi cinta-Nya kepada umat manusia. la taat dan rela menanggungnya sendirian menjadi hamba; menjadi hamba yang menderita.

Apa yang bisa kita renungkan pada Minggu Palma ini? Seperti daun palma, hidup kita menunjukkan kehidupan dan harapan karena sudah dibebaskan dari dosa oleh penebusan dengan penderitaan Yesus. Hidup kita menjadi hidup untuk memuji dan memuliakan Tuhan. Hidup kita selalu mengungkapkan rasa syukur atas keselamatan yang diberilkan oleh Yesus.

Namun, janganlah hidup kita menjadi seperti daun palma yang daun-daunnya gugur satu demi satu, tinggal batang dan menjadi cambuk yang mencambuki tubuh Yesus. Tetaplah menjadi daun palma yang utuh dan menjadi pujian bagi kemuliaan Tuhan.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 23 Maret 2024

.

.

Ya Tuhan, semoga perkataan, tingkah laku, dan tindakan kami akan selalu menjadi daun palma untuk memuliakan nama-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 23 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 23 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 11:45-56 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yeh. 37:21-28; Mazmur: Yer. 31:10. 11-12ab. 13; R:10d; PEKAN PRAPASKAH V (U); St.Turibius dr Mogrovejo;

BACAAN I

Yeh 37:21
katakanlah kepadanya: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku menjemput orang Israel dari tengah bangsa-bangsa, ke mana mereka pergi; Aku akan mengumpulkan mereka dari segala penjuru dan akan membawa mereka ke tanah mereka.

Yeh 37:22
Aku akan menjadikan mereka satu bangsa di tanah mereka, di atas gunung-gunung Israel, dan satu raja memerintah mereka seluruhnya; mereka tidak lagi menjadi dua bangsa dan tidak lagi terbagi menjadi dua kerajaan.

Yeh 37:23
Mereka tidak lagi menajiskan dirinya dengan berhala-berhalanya atau dewa-dewa mereka yang menjijikkan atau dengan semua pelanggaran mereka. Tetapi Aku akan melepaskan mereka dari segala penyelewengan mereka, dengan mana mereka berbuat dosa, dan mentahirkan mereka, sehingga mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahnya.

Yeh 37:24
Maka hamba-Ku Daud akan menjadi rajanya, dan mereka semuanya akan mempunyai satu gembala. Mereka akan hidup menurut peraturan-peraturan-Ku dan melakukan ketetapan-ketetapan-Ku dengan setia.

Yeh 37:25
Mereka akan tinggal di tanah yang Kuberikan kepada hamba-Ku Yakub, di mana nenek moyang mereka tinggal, ya, mereka, anak-anak mereka maupun cucu cicit mereka akan tinggal di sana untuk selama-lamanya dan hamba-Ku Daud menjadi raja mereka untuk selama-lamanya.

Yeh 37:26
Aku akan mengadakan perjanjian damai dengan mereka, dan itu akan menjadi perjanjian yang kekal dengan mereka. Aku akan memberkati mereka dan membuat mereka banyak dan memberikan tempat kudus-Ku di tengah-tengah mereka untuk selama-lamanya.

Yeh 37:27
Tempat kediaman-Kupun akan ada pada mereka dan Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Yeh 37:28
Maka bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, menguduskan Israel, pada waktu tempat kudus-Ku berada di tengah-tengah mereka untuk selama-lamanya.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 23 Maret 2024

Yer 31:10
Dengarlah firman TUHAN, hai bangsa-bangsa, beritahukanlah itu di tanah-tanah pesisir yang jauh, katakanlah: Dia yang telah menyerakkan Israel akan mengumpulkannya kembali, dan menjaganya seperti gembala terhadap kawanan dombanya!

Yer 31:11
Sebab TUHAN telah membebaskan Yakub, telah menebusnya dari tangan orang yang lebih kuat dari padanya.

Yer 31:12
Mereka akan datang bersorak-sorak di atas bukit Sion, muka mereka akan berseri-seri karena kebajikan TUHAN, karena gandum, anggur dan minyak, karena anak-anak kambing domba dan lembu sapi; hidup mereka akan seperti taman yang diairi baik-baik, mereka tidak akan kembali lagi merana.

Yer 31:13
Pada waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai, orang-orang muda dan orang-orang tua akan bergembira. Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, akan menghibur mereka dan menyukakan mereka sesudah kedukaan mereka.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 23 Maret 2024

Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya. Namun, beberapa di antara mereka pergi kepada orang-orang Farisi dan menceritakan kepada mereka, apa yang telah dibuat Yesus. Lalu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi memanggil Mahkamah Agama untuk berkumpul dan mereka berkata,

“Apa yang harus kita lakukan? Sebab, Orang itu membuat banyak mukjizat. Apabila kita biarkan Dia, maka semua orang akan percaya kepada-Nya dan orang-orang Roma akan datang dan akan merampas tempat suci kita serta bangsa kita.” Namun, salah seorang di antara mereka, Kayafas, imam besar pada tahun itu, berkata kepada mereka, “Kamu tidak tahu apa-apa, dan kamu tidak insaf bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita daripada seluruh bangsa kita ini binasa.”

Hal itu dikatakannya bukan dari dirinya sendiri, tetapi sebagai imam besar pada tahun itu ia bernubuat bahwa Yesus akan mati untuk bangsa itu, dan bukan untuk bangsa itu saja, tetapi juga untuk mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Allah yang tercerai-berai. Mulai hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia.

Karena itu Yesus tidak tampil lagi di depan umum di antara orang-orang Yahudi, tetapi la berangkat dari situ ke daerah dekat padang gurun, ke sebuah kota yang bernama Efraim, dan di situ la tinggal bersama murid-murid-Nya.

Pada waktu itu Hari Raya Paskah orang Yahudi sudah dekat dan banyak orang dari negeri itu berangkat ke Yerusalem untuk menyucikan diri sebelum Paskah. Mereka mencari Yesus dan sambil berdiri di dalam Bait Allah, mereka berkata seorang kepada yang lain, “Bagaimana pendapatmu? Akan datang jugakah la ke pesta?”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 23 Maret 2024, Bacaan Injil

Kebencian membuat orang tidak bisa melihat kebaikan dan kebenaran yang ada dalam diri orang yang mereka benci. Kebencian sering kali juga menuntun orang untuk melakukan dosa yang lebih berat lagi, bahkan sampai menyiksa dan menghilangkan nyawa orang lain.

Di samping banyak orang Yahudi yang percaya kepada Tuhan melalui peristiwa dibangkitkannya Lazarus dari kematian, ada juga orang yang melaporkan kejadian tersebut kepada orang Farisi dan imam-imam kepala. Imam-imam kepala dan orang Farisi yang sudah dihinggapi kebencian tidak bisa lagi menerima karya-karya kebaikan yang dilakukan Yesus. Kebencian menutupi mata hati mereka. Mereka bahkan menolak mukjizat-mukjizat yang dibuat oleh Tuhan Yesus. Mereka mengincar kematian-Nya.

Menjelang Pekan Suci, marilah kita melihat ke dalam diri kita. Janganlah amarah, kebencian, dan dendam ada dalam hati kita dan menutupi diri kita untuk bisa melihat karya rahmat Allah dalam diri kita. Jadilah pribadi-pribadi yang merdeka.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 22 Maret 2024

.

.

Ya Tuhan, semoga kami bisa menjadi pribadi-pribadi yang merdeka. Merdeka dari amarah, benci, dan dendam. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 22 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 22 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 10:31-42 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yer. 20:10-13; Mazmur: 18:2-3a. 3bc-4. 5-6. 7; R:7; PEKAN PRAPASKAH V (U) SP.Maria Berdukacita;

BACAAN I

Yer 20:10
Aku telah mendengar bisikan banyak orang: “Kegentaran datang dari segala jurusan! Adukanlah dia! Kita mau mengadukan dia!” Semua orang sahabat karibku mengintai apakah aku tersandung jatuh: “Barangkali ia membiarkan dirinya dibujuk, sehingga kita dapat mengalahkan dia dan dapat melakukan pembalasan kita terhadap dia!”

Yer 20:11
Tetapi TUHAN menyertai aku seperti pahlawan yang gagah, sebab itu orang-orang yang mengejar aku akan tersandung jatuh dan mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka akan menjadi malu sekali, sebab mereka tidak berhasil, suatu noda yang selama-lamanya tidak terlupakan!

Yer 20:12
Ya TUHAN semesta alam, yang menguji orang benar, yang melihat batin dan hati, biarlah aku melihat pembalasan-Mu terhadap mereka, sebab kepada-Mulah kuserahkan perkaraku.

Yer 20:13
Menyanyilah untuk TUHAN, pujilah TUHAN! Sebab ia telah melepaskan nyawa orang miskin dari tangan orang-orang yang berbuat jahat.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 22 Maret 2024

Mzm 18:2
(18-3) Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!

Mzm 18:3
(18-4) Terpujilah TUHAN, seruku; maka akupun selamat dari pada musuhku.

Mzm 18:3
(18-4) Terpujilah TUHAN, seruku; maka akupun selamat dari pada musuhku.

Mzm 18:4
(18-5) Tali-tali maut telah meliliti aku, dan banjir-banjir jahanam telah menimpa aku,

Mzm 18:5
(18-6) tali-tali dunia orang mati telah membelit aku, perangkap-perangkap maut terpasang di depanku.

Mzm 18:6
(18-7) Ketika aku dalam kesesakan, aku berseru kepada TUHAN, kepada Allahku aku berteriak minta tolong. Ia mendengar suaraku dari bait-Nya, teriakku minta tolong kepada-Nya sampai ke telinga-Nya.

Mzm 18:7
(18-8) Lalu goyang dan goncanglah bumi, dan dasar-dasar gunung gemetar dan goyang, oleh karena menyala-nyala murka-Nya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 22 Maret 2024

Sekali peristiwa orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus. Kata Yesus kepada mereka, “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu. Pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?” Jawab orang-orang Yahudi itu, “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, seorang manusia, menjadikan diri-Mu Allah.”

Kata Yesus kepada mereka, “Bukankah ada tertulis dalam kitab Tauratmu: Aku telah berfirman: Kamu adalah ilah? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut ilah – sedangkan Kitab Suci tidak dapat dibatalkan – masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang dan yang diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah!

Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah? Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu mengetahui dan mengerti bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.”

Sekali lagi mereka mencoba menangkap Dia, tetapi la luput dari tangan mereka. Kemudian Yesus pergi lagi ke seberang Yordan, ke tempat Yohanes membaptis dahulu, lalu la tinggal di situ. Banyak orang datang kepada-Nya dan berkata, “Yohanes memang tidak membuat satu tanda mukjizat pun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini memang benar.” Lalu banyak orang di situ percaya kepada-Nya.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 22 Maret 2024, Bacaan Injil

Mungkin ada di antara kita yang pernah mendatangi seseorang untuk berbicara dan ingin menyadarkan orang tersebut agar berubah menjadi baik. Namun, orang tersebut menolak. Ketika orang tersebut menolak, mungkin kita putus asa atau mungkin juga mencari waktu yang tepat untuk datang kembali menjumpainya. Dengan berbagai cara, kita berusaha mendatangi dan menyadarkannya. Kita tidak menyerah untuk menemani orang tersebut menuju kebaikan.

Dalam Injil hari ini kita mendengar bagaimana Yesus selalu berusaha dan tidak menyerah untuk menyadarkan orang-orang Yahudi meskipun mereka mau melempari Dia dengan batu. Yesus terus-menerus menunjukkan segala sesuatu yang bisa membuat mereka sadar dan bertobat serta menerima Dia. Meskipun banyak yang tetap menolak dan bahkan mau menangkap Dia, ketika pergi ke seberang Sungai Yordan, banyak orang di situ percaya kepada-Nya.

Jangan takut memberikan masukan dan nasihat kepada orang lain meskipun akibatnya kita ditolak atau disebut sok suci. Kita diutus untuk menjadi jalan-jalan kekudusan bagi sesama kita. Maka, janganlah takut dan berputus asa, teruslah berjuang.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 21 Maret 2024

.

.

Ya Tuhan Yesus, semoga pada masa Prapaskah ini kami bisa seperti Engkau yang tidak mengenal putus asa untuk membawa pribadi-pribadi kepada hidup baru. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 21 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 21 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 8:51-59 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 17:3-9; Mazmur: 105:4-5. 6-7. 8-9; R:8a; PEKAN PRAPASKAH V (U);

BACAAN I

Kej 17:3
Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya:

Kej 17:4
“Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.

Kej 17:5
Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.

Kej 17:6
Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal raja-raja.

Kej 17:7
Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu.

Kej 17:8
Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka.”

Kej 17:9
Lagi firman Allah kepada Abraham: “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 21 Maret 2024

Mzm 105:4
Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!

Mzm 105:5
Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Ny dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya,

Mzm 105:6
hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya!

Mzm 105:7
Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya.

Mzm 105:8
Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan,

Mzm 105:9
yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak;

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 21 Maret 2024

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa saja menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” Kata para pemuka Yahudi kepada-Nya, “Sekarang kami tahu bahwa Engkau kerasukan setan.

Sebab, Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Siapa yang menuruti firman- Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Apakah Engkau lebih besar daripada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabi pun telah mati. Dengan siapa Engkau samakan diri-Mu?” Jawab Yesus, “Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, kemuliaan-Ku itu sedikit pun tidak ada artinya.

Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.”

Lalu kata para pemuka Yahudi itu kepada-Nya, “Umur-Mu belum lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?” Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum Abraham ada, Aku telah ada.” Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia, tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 21 Maret 2024, Bacaan Injil

Dalam situasi dunia yang masih diwarnai konflik, kita temukan begitu banyak orang yang terpaksa harus mengungsi dari tanah atau negerinya sendiri ke negeri lain. Selain mengalami penganiayaan di negeri mereka sendiri, para imigran ini mengalami penolakan di tempat lain. Dengan berbagai alasan, banyak orang atau negara menolak kehadiran para imigran ini.

Di tengah berbagai penolakan tersebut, Paus Fransiskus sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma justru menerima, bahkan membawa mereka ke Italia. Sungguh suatu sikap yang sangat mengesankan bagi dunia. Tanpa memandang latar belakang dan negara asal mereka, Paus Fransiskus menerima dan membawa mereka. Paus sungguh-sungguh memahami bahwa penolakan selalu mengakibatkan penderitaan bagi pribadi-pribadi yang ditolak.

Yesus pun sering kali mengalami penolakan. Penolakan tersebut datang dari orang-orang Yahudi sebagaimana kita dengar dalam Injil hari ini. Penolakan mereka diungkapkan dengan menuduh Yesus kerasukan setan. Apa pun yang dikatakan Yesus, mereka sanggah dan tolak. Bahkan, mereka mengambil batu untuk melempari Dia. Penolakan-penolakan ini tentu mendatangkan penderitaan bagi Yesus. Dalam situasi demikian, Yesus tidak menyerah.

Dewasa ini, masih banyak orang yang menderita dan ditolak. Sebagaimana Paus Fransiskus yang melihat wajah Tuhan yang menderita dalam wajah imigran, marilah kita berusaha menerima mereka yang ditolak dan menderita sebagai saudara kita. Marilah kita berusaha untuk mendekati, menyapa, serta menghilangkan dahaga dan lapar mereka akan kasih. Dengan itu, mereka akan merasakan kasih Tuhan yang tidak menolak mereka. Mereka tidak merasa terasing dan sendirian.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 20 Maret 2024

.

.

Ya Bapa, Engkau selalu dengan tangan terbuka menerima siapa saja yang datang kepada-Mu. Buatlah kami juga selalu mampu menerima siapa saja dalam hidup ini. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 20 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 20 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 8:31-42 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 3:14-20. 24-25. 28; Mazmur: Dan. 3:52. 53. 54. 55. 56; R:52b; PEKAN PRAPASKAH V (U);

BACAAN I

Dan 3:14
berkatalah Nebukadnezar kepada mereka: “Apakah benar, hai Sadrakh, Mesakh dan Abednego, bahwa kamu tidak memuja dewaku dan tidak menyembah patung emas yang kudirikan itu?

Dan 3:15
Sekarang, jika kamu bersedia, demi kamu mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus, serdam dan berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, sujudlah menyembah patung yang kubuat itu! Tetapi jika kamu tidak menyembah, kamu akan dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang menyala-nyala. Dan dewa manakah yang dapat melepaskan kamu dari dalam tanganku?”

Dan 3:16
Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: “Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini.

Dan 3:17
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja;

Dan 3:18
tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.”

Dan 3:19
Maka meluaplah kegeraman Nebukadnezar, air mukanya berubah terhadap Sadrakh, Mesakh dan Abednego; lalu diperintahkannya supaya perapian itu dibuat tujuh kali lebih panas dari yang biasa.

Dan 3:20
Kepada beberapa orang yang sangat kuat dari tentaranya dititahkannya untuk mengikat Sadrakh, Mesakh dan Abednego dan mencampakkan mereka ke dalam perapian yang menyala-nyala itu.

Dan 3:24
Ketiga orang itu berjalan-jalan di tengah nyala api seraya bernyanyi kepada Allah serta memuji Tuhan.

Dan 3:25
Maka Azarya berdiri dan berdoa sebagai berikut. Ia membuka mulutnya di tengah-tengah api itu, katanya:

Dan 3:28
Keputusan-keputusan benar telah Kaujalankan dalam segala sesuatunya yang Kaudatangkan atas diri kami dan atas kota suci nenek moyang kami, yaitu Yerusalem. Sungguh, sesuai dengan keadilan dan kebenaran telah Kaudatangkan semuanya itu oleh sebab segala dosa kami!

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 20 Maret 2024

Dan 3:52
“Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah nenek moyang kami, yang patut dihormati dan ditinggikan selama-lamanya. Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus, yang patut dihormat dan ditinggikan selama-lamanya.

Dan 3:53
Terpujilah Engkau dalam BaitMu yang mulia dan kudus, Engkau patut dinyanyikan dan dimuliakan selama-lamanya.

Dan 3:54
Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaanMu, Engkau patut dinyanyikan dan ditinggikan selama-lamanya.

Dan 3:55
Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya dan bersemayam di atas kerub-kerub, Engkau patut dihormat dan ditinggikan selama-lamanya.

Dan 3:56
Terpujilah Engkau di bentangan langit, Engkau patut dinyanyikan dan dimuliakan selama-lamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 20 Maret 2024

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi yang telah percaya kepada-Nya, “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Jawab mereka, “Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapa pun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?”

Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa. Hamba tidak selamanya tinggal dalam rumah, tetapi anak tinggal dalam rumah selamanya. Jadi, apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka.

Aku tahu bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha membunuh Aku karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu. Apa yang telah Kulihat pada Bapa, itulah yang Kukatakan, dan apa yang kamu dengar dari bapakmu, itulah yang kamu perbuat” Jawab mereka kepada-Nya, “Bapa kami ialah Abraham.”

Kata Yesus kepada mereka, “Jikalau sekiranya kamu anak-anak Abraham tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham. Namun, sekarang kamu berusaha membunuh Aku, seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, kebenaran yang Kudengar dari Allah. Pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham. Kamu melakukan pekerjaan bapakmu sendiri.”

Jawab mereka, “Kami tidak dilahirkan dari zina. Bapa kami satu, yaitu Allah.” Kata Yesus kepada mereka, “Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku datang dari Allah dan sekarang Aku ada di sini. Lagi pula Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 20 Maret 2024, Bacaan Injil

Kesombongan adalah ciri khas manusia yang membuatnya sulit untuk bertobat. Kesombongan membuat orang sulit untuk mendengarkan orang lain dan memeriksa diri. Akibatnya, akan sulit juga orang yang demikian sampai pada pertobatan. Hal ini tampak dalam pembicaraan antara Tuhan Yesus dengan orang-orang Yahudi. Orang-orang Yahudi merasa menjadi orang merdeka, bukan hamba.

Bahkan, dalam diri mereka ada kehendak jahat, yaitu ingin membunuh Tuhan Yesus. Membunuh adalah perbuatan yang tidak sesuai status keturunan Abraham. Orang-orang Yahudi yang berhadapan dengan Yesus sulit masuk dalam pertobatan karena kesombongan mereka terhadap status sebagai keturunan Abraham. Mereka sombong sebab keturunan Abraham bukan hamba.

Marilah kita dengan rendah hati mengakui bahwa kita orang yang sering jatuh dalam dosa. Dengan demikian, kita sampai pada pertobatan. Mau dan mampukah kita?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 19 Maret 2024

.

.

Ya Bapa di surga, semoga pada masa Prapaskah ini kami mampu untuk mawas diri dan dengan rendah hati sampai pada pertobatan. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 19 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 19 Maret 2024, Bacaan Injil Matius 1:16. 18-21. 24a (Luk. 2:41-51a) (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Sam. 7:4-5a. 12-14a.16; Mazmur: 89:2-3. 4-5. 27. 29; R:37; Bacaan II: Rm. 4:13. 16-18. 22; PEKAN PRAPASKAH V (P) HR ST.YOSEF, SUAMI SP MARIA;

BACAAN I

2Sam 7:4
Tetapi pada malam itu juga datanglah firman TUHAN kepada Natan, demikian:

2Sam 7:5
“Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami?

2Sam 7:12
Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya.

2Sam 7:13
Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya.

2Sam 7:14
Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Apabila ia melakukan kesalahan, maka Aku akan menghukum dia dengan rotan yang dipakai orang dan dengan pukulan yang diberikan anak-anak manusia.

2Sam 7:16
Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 19 Maret 2024

Mzm 89:2
(89-3) Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.

Mzm 89:3
(89-4) Engkau telah berkata: “Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku:

Mzm 89:4
(89-5) Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu, dan membangun takhtamu turun-temurun.” Sela

Mzm 89:5
(89-6) Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya TUHAN, bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus.

Mzm 89:27
(89-28) Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.

Mzm 89:29
(89-30) Aku menjamin akan adanya anak cucunya sampai selama-lamanya, dan takhtanya seumur langit.

 

BACAAN II

Rm 4:13
Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman.

Rm 4:16
Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua, ?

Rm 4:17
seperti ada tertulis: “Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa” ?di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada.

Rm 4:18
Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”

Rm 4:22
Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 19 Maret 2024

Yakub mempunyai anak, Yusuf suami Maria. Dari Maria lahir Yesus yang disebut Kristus. Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, sebelum mereka hidup sebagai suami istri, ia didapati mengandung dari Roh Kudus. Karena Yusuf suaminya, seorang yang benar dan tidak mau mencemarkan nama istrinya di depan umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.

Namun, ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan tampak kepadanya dalam mimpi dan berkata, “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai istrimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. la akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka.” Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 19 Maret 2024, Bacaan Injil

Hari Raya Santo Yosef mengingatkan kita akan seorang pribadi dan kepala keluarga yang memiliki banyak keutamaan. Namun, pada hari ini, kita merenungkan dua keutamaan saja. Pertama, Santo Yosef adalah orang yang taat kepada hukum agama. Ketaatan ini lahir dari kepercayaannya akan sabda Tuhan.

Berbeda dengan Bunda Maria yang berhadapan langsung dengan Malaikat Gabriel, Santo Yosef ditemui malaikat selalu di dalam mimpi. Namun, walaupun hanya bertemu dalam mimpi, Santo Yosef selalu taat melakukan apa yang dikatakan malaikat kepadanya. Sebab, ia yakin dan percaya bahwa yang disampaikan malaikat itu merupakan kehendak Tuhan sendiri.

Kedua, Santo Yosef adalah orang yang rendah hati. Meskipun perannya sangat penting dalam kehadiran Yesus Sang Penyelamat, dia bukanlah orang yang menonjolkan diri dalam perannya sebagai kepala Keluarga Kudus Nazaret. Dia hanya disebut pada beberapa peristiwa awal dalam proses kelahiran Tuhan Yesus. la berkarya dalam kesunyian.

Santo Yosef adalah pria sejati. Marilah para kepala keluarga meneladan Santo Yosef untuk menjadi pria sejati, yaitu taat pada kehendak Tuhan yang lahir dari relasi personal dengan Yesus. Dengan ketaatan kepada kehendak Tuhan, para kepala keluarga akan menjadi pribadi yang rendah hati dalam keluarga.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024

.

.

Ya Yesus, semoga kami mampu menjadi pribadi dan pelayan yang rendah hati dalam keluarga dan komunitas. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 8:1-11 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 13:1-9. 15-17. 19-30. 33-62; Mazmur: 23:1-3a. 3b-4. 5. 6; R:4ab; PEKAN PRAPASKAH V (U); St.Sirilus dr Yerusalem; B.Marta;

BACAAN I

Dan 13:1
Adalah seorang orang diam di Babel, Yoyakim namanya.

Dan 13:2
Ia mengambil seorang isteri yang bernama Susana anak Hilkia. Isterinya itu amat sangat cantik dan takut akan Tuhan.

Dan 13:3
Karena orang tuanya benar maka anak mereka dididik menurut Taurat Musa.

Dan 13:4
Adapun Yoyakim adalah amat kaya dan dimilikinya sebuah taman yang berdekatan dengan rumahnya. Oleh karena ia paling terhormat di antara sekalian orang maka orang-orang Yahudi biasa berkumpul padanya.

Dan 13:5
Nah, dalam tahun itu ada dua orang tua-tua dari antara rakyat ditunjuk menjadi hakim. Tentang mereka itulah Tuhan telah berfirman: “Kefasikan telah datang dari Babel, dari kaum tua-tua, dari para hakim yang berlagak pengemudi rakyat.”

Dan 13:6
Orang-orang tua-tua itu sering mengunjungi rumah Yoyakim, tempat setiap orang yang mempunyai suatu perkara datang kepada mereka.

Dan 13:7
Apabila menjelang tengah hari rakyat sudah pergi masuklah Susana untuk berjalan-jalan di taman suaminya.

 

Dan 13:8
Kedua orang tua-tua itu setiap hari mengintip Susana, apabila ia masuk dan berjalan-jalan di situ. Maka timbullah nafsu berahi kepada Susana dalam hati kedua orang tua-tua itu.

Dan 13:9
Mereka lupa daratan dan membuang muka, sehingga tidak memandang Sorga dan tidak ingat kepada keputusan yang adil.

Dan 13:15
Sedang mereka menunggu saat yang baik maka pergilah Susana ke taman itu seperti yang sudah-sudah. Ia hanya disertai dua orang dayang, karena cuaca panas maka ia mau mandi di taman itu.

Dan 13:16
Tiada seorangpun ada di sana kecuali kedua orang tua-tua itu yang bersembunyi sambil mengintip Susana.

Dan 13:17
Kata Susana kepada dayang-dayangnya: “Ambilkanlah aku minyak dan urap dan tutuplah pintu-pintu taman, maka aku dapat mandi.”

Dan 13:19
Segera setelah dayang-dayang itu keluar bangunlah kedua orang tua-tua itu dan bergegas-gegas menuju Susana.

Dan 13:20
Berkatalah mereka: “Pintu-pintu taman sudah tertutup dan tidak ada seorangpun melihat kita. Kami sangat cinta berahi kepadamu. Berikanlah hati saja dan tidurlah bersama-sama dengan kami.

 

Dan 13:21
Tetapi kalau engkau tidak mau, pasti kami naik saksi terhadapmu, bahwa seorang pemuda kedapatan padamu dan bahwa oleh karena itulah maka dayang-dayang itu kausuruh pergi.”

Dan 13:22
Bernafaslah Susana lalu berkata: “Aku terdesak sekeliling. Sebab jika hal itu kulakukan, niscaya mati menanti aku. Jika tidak kulakukan, maka aku tidak lolos dari tangan kamu.

Dan 13:23
Namun demikian lebih baiklah aku jatuh ke dalam tangan kamu dengan tidak berbuat demikian, dari pada berbuat dosa di hadapan Tuhan.”

Dan 13:24
Lalu Susana berteriak-teriak dengan suara nyaring. Tetapi kedua orang tua-tua itupun berteriak-teriak pula melawan Susana.

Dan 13:25
Yang satu lari membuka pintu taman.

Dan 13:26
Demi teriak di taman itu didengar oleh orang-orang yang ada di dalam rumah, bergegas-gegas masuklah mereka lewat pintu samping untuk melihat apa yang terjadi dengan Susana.

Dan 13:27
Setelah kedua orang tua-tua itu memberikan keterangan-keterangan maka amat malulah para pelayan, sebab belum pernah hal semacam itu dikatakan tentang Susana.

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024

Dan 13:28
Ketika keesokan harinya rakyat berkumpul lagi pada Yoyakim, suami Susana, datang pula kedua orang tua-tua itu penuh dengan angan-angan fasik terhadap Susana untuk membunuh dia.

Dan 13:29
Di depan rakyat mereka berkata: “Suruhlah ambil Susana anak Hilkia, isteri Yoyakim!” Maka diambillah ia.

Dan 13:30
Datanglah Susana dengan disertai orang tuanya. Anak-anaknya dan kaum kerabatnya.

Dan 13:33
Sanak saudara dan semua yang melihat Susana menangis.

Dan 13:34
Sementara kedua orang tua-tua itu berdiri di tengah-tengah rakyat dan meletakkan tangan mereka di atas kepala Susana,

Dan 13:35
maka Susana sendiri menengadah ke Sorga sambil menangis, sebab hatinya tetap percaya pada Tuhan.

Dan 13:36
Kemudian kata kedua orang tua-tua itu: “Sedang kami berdua saja berjalan-jalan di taman, masuklah ia bersama dengan dua sahaya, lalu pintu-pintu taman itu ditutup dan disuruhnya sahaya-sahaya itu pergi.

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024

Dan 13:37
Lalu datanglah seorang pemuda yang bersembunyi di situ kepadanya dan berbaring sertanya.

Dan 13:38
Ketika kami yang ada di sudut taman melihat kefasikan itu maka berlari-larilah kami kepada mereka.

Dan 13:39
Walaupun kami melihat mereka tidur bersama-sama di sana, namun kami tidak dapat menangkap pemuda itu karena ia lebih kuat dari kami. Ia membuka pintu lalu melarikan diri.

Dan 13:40
Tetapi dia ini kami pegang dan kami menanyakan siapa pemuda itu.

Dan 13:41
Ia tidak mau memberitahu kami. Inilah kesaksian kami.” Himpunan rakyat percaya akan mereka, oleh karena mereka adalah orang tua-tua di antara rakyat dan hakim. Lalu hukuman mati dijatuhkannya kepada Susana.

Dan 13:42
Maka berserulah Susana dengan suara nyaring: “Allah yang kekal yang mengetahui apa yang tersembunyi dan yang mengenal sesuatu sebelum terjadi,

Dan 13:43
Engkaupun tahu pula bahwa mereka itu memberikan kesaksian palsu terhadap aku. Sungguh, aku mati meskipun tidak kulakukan sesuatupun dari apa yang mereka bohongi aku.”

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024 

Dan 13:44
Maka Tuhan mendengarkan suaranya.

Dan 13:45
Ketika Susana dibawa keluar untuk dihabisi nyawanya, maka Allah membangkitkan roh suci dari seorang anak muda, Daniel namanya.

Dan 13:46
Berserulah ia dengan suara nyaring: “Aku ini tidak bersalah terhadap darah perempuan itu!”

Dan 13:47
Maka segenap rakyat berpaling kepada Daniel, katanya: “Apakah maksudnya yang kaukatakan itu?”

Dan 13:48
Danielpun lalu berdiri di tengah-tengah mereka, katanya: “Demikian bodohkah kamu, hai orang Israel? Adakah kamu menghukum seorang puteri Israel tanpa pemeriksaan dan tanpa bukti?

Dan 13:49
Kembalilah ke tempat pengadilan, sebab kedua orang itu memberikan kesaksian palsu terhadap perempuan ini!”

Dan 13:50
Bergegas-gegas kembalilah rakyat lalu orang-orang tua itu berkata kepada Daniel: “Kemarilah, duduklah di tengah-tengah kami dan beritahulah kami. Sebab Allah telah menganugerahkan kepadamu martabat orang tua-tua.”

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024 

Dan 13:51
Lalu kata Daniel kepada orang-orang yang ada di situ: “Pisahkanlah mereka berdua itu jauh-jauh, maka mereka akan kuperiksa.”

Dan 13:52
Setelah mereka dipisahkan satu sama lain maka Daniel memanggil seorang di antara mereka dan berkata kepadanya: “Hai engkau, yang sudah beruban dalam kejahatan, sekarang engkau ditimpa dosa-dosa yang dahulu telah kauperbuat

Dan 13:53
dengan menjatuhkan keputusan-keputusan yang tidak adil, dengan menghukum orang yang tidak bersalah dan melepaskan orang yang bersalah, meskipun Tuhan telah berfirman: Orang yang tak bersalah dan orang benar janganlah kaubunuh.

Dan 13:54
Oleh sebab itu, jika engkau sungguh-sungguh melihat dia, katakanlah: Di bawah pohon apakah telah kaulihat mereka bercampur?” Sahut orang tua-tua itu: “Di bawah pohon mesui.”

Dan 13:55
Kembali Daniel berkata: “Baguslah engkau mendustai kepalamu sendiri! Sebab malaikat Allah sudah menerima firman dari Allah untuk membelah engkau!”

Dan 13:56
Setelah orang itu disuruh pergi Danielpun lalu menyuruh bawa yang lain kepadanya. Kemudian berkatalah Daniel kepada orang itu: “Hai keturunan Kanaan dan bukan keturunan Yehuda, kecantikan telah menyesatkan engkau dan nafsu berahi telah membengkokkan hatimu.

Dan 13:57
Kamu sudah biasa berbuat begitu dengan puteri-puteri Israel dan merekapun terpaksa menuruti kehendakmu karena takut. Tetapi puteri Yehuda ini tidak mau mendukung kefasikanmu!

 

Dan 13:58
Oleh sebab itu, katakanlah kepadaku: Di bawah pohon apakah telah kaudapati mereka bercampur?” Sahut orang tua-tua itu: “Di bawah pohon berangan.”

Dan 13:59
Kembali Daniel berkata: “Baguslah engkau mendustai kepalamu sendiri. Sebab malaikat Allah sudah menunggu-nunggu dengan pedang terhunus untuk membahan engkau, supaya membinasakan kamu!”

Dan 13:60
Maka berseru-serulah seluruh himpunan itu dengan suara nyaring. Mereka memuji Allah yang menyelamatkan siapa saja yang berharap kepada-Nya.

Dan 13:61
Serentak mereka bangkit melawan kedua orang tua-tua itu, sebab Daniel telah membuktikan dengan mulut mereka sendiri bahwa mereka telah memberikan kesaksian palsu. Lalu mereka diperlakukan sebagaimana mereka sendiri mau mencelakakan sesamanya.

Dan 13:62
Sesuai dengan Taurat Musa kedua orang itu dibunuh. Demikian pada hari itu diselamatkan darah yang tak bersalah.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024

Mzm 23:1
Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Mzm 23:2
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;

Mzm 23:3
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

Mzm 23:3
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

Mzm 23:4
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Mzm 23:5
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.

Mzm 23:6
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024

Sekali peristiwa, Yesus pergi ke-Bukit Zaitun. Pagi-pagi benar la berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. la duduk dan mengajar mereka. Lalu ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berzina. Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus, “Guru, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berzina.

Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian dengan batu. Bagaimana pendapat-Mu tentang hal itu?” Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Namun, Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.

Ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, la pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka, “Siapa di antara kamu tidak berdosa hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” Lalu la membungkuk lagi dan menulis di tanah. Namun, setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua.

Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya. Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya, “Ibu, di manakah mereka? Tidak adakah seorang pun yang menghukum engkau?” Jawabnya, “Tidak ada, Tuan.” Lalu kata Yesus, “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024, Bacaan Injil

Dendam dan amarah dapat membutakan seseorang untuk menghakimi orang lain, bahkan bisa sampai menimbulkan penderitaan pada orang lain. Akhir-akhir ini kita membaca dan mendengar berita bahwa ada anak muda yang menganiaya orang lain, ada orang yang secara berkomplot membunuh sesama manusia. Begitu tidak bernilainya kehidupan seorang pribadi manusia di mata mereka.

Kepada mereka yang menuduh dan mau menghakimi seorang wanita yang tak berdaya, Tuhan Yesus menunjukkan dan mengingatkan mereka bahwa mereka pun tidak luput dari kesalahan dan dosa. Kepada wanita yang lemah dan tak berdaya itu Tuhan menunjukkan kerahiman dan belas kasih-Nya dengan tidak menghakimi dia dan berpesan jangan berbuat dosa lagi. Dengan kerahiman dan belas kasih-Nya, Yesus justru mengubah hati wanita tersebut.

Kita adalah orang berdosa dan penuh dengan kelemahan. Kita sering kali jatuh dalam dosa dan kelemahan yang sama. Meskipun demikian, Yesus senantiasa menyatakan kerahiman dan belas kasih-Nya kepada kita melalui Sakramen Pendamaian, Sakramen Tobat. Marilah kita memandang sesama seperti Yesus memandang wanita yang kedapatan berzina itu.

Memandang sesama dengan pandangan yang penuh belas kasih, tanpa penghakiman. Yang mengubah hati manusia bukanlah penghakiman, melainkan belas kasih dan kelemahlembutan.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2024

.

.

Ya Bapa, jauhkanlah kami dari sikap menghakimi kepada sesama. Semoga kami mampu menjadi peneguh dan penghibur bagi orang lain. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 12:20-33 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yer. 31:31-34; Mazmur:51:3, 4, 12-13, 14-15; Bacaan II: Ibr. 5:7-9; O PEKAN I; PEKAN PRAPASKAH V (U);

BACAAN I

Yer 31:31
Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,

Yer 31:32
bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.

Yer 31:33
Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Yer 31:34
Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2024

Mzm 51:3
(51-5) Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.

Mzm 51:4
(51-6) Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.

Mzm 51:12
(51-14) Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!

Mzm 51:13
(51-15) Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.

Mzm 51:14
(51-16) Lepaskanlah aku dari hutang darah, ya Allah, Allah keselamatanku, maka lidahku akan bersorak-sorai memberitakan keadilan-Mu!

Mzm 51:15
(51-17) Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu!

 

BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2024

Ibr 5:7
Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.

Ibr 5:8
Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,

Ibr 5:9
dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2024

Di antara orang-orang yang datang ke Yerusalem untuk merayakan Paskah, terdapat beberapa orang Yunani. Orang-orang itu pergi kepada Filipus, yang berasal dari Betsaida di Galilea, lalu memohon kepadanya, “Tuan, kami ingin melihat Yesus.” Filipus pergi memberitahukannya kepada Andreas; lalu Andreas dan Filipus menyampaikannya kepada Yesus.

Kata Yesus kepada mereka, “Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Jika biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja. Namun, jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Siapa yang mencintai nyawanya, ia akan kehilangannya, tetapi siapa yang membenci nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.

 

Siapa yang melayani Aku, ia harus mengikut dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Yang melayani Aku, ia akan dihormati Bapa. Sekarang jiwa-Ku terguncang dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini: Bapa, muliakanlah nama-Mu!”

Lalu datanglah suara dari surga, “Aku telah memuliakannya dan Aku akan memuliakannya lagi!” Orang banyak yang berdiri di situ dan mendengarnya berkata bahwa itu bunyi guntur. Ada pula yang berkata, “Seorang malaikat telah berbicara dengan Dia.” Jawab Yesus, “Suara itu telah terdengar bukan oleh karena Aku, melainkan oleh karena kamu.

Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini: Sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar. Dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi. Aku akan menarik semua orang kepada-Ku.” Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya la akan mati.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2024, Bacaan Injil

Saya berasal dari keluarga yang secara ekonomi tidak mampu, dengan tujuh bersaudara. Saya teringat bahwa ketika dapat kenduri, ibu kami membagi satu butir telur menjadi tujuh, dan makanan dibagi menjadi tujuh juga. Tujuh bagian itu masing-masing untuk kami anak- anaknya. Sementara ibu sendiri menunggui kami semua makan sampai kenyang.

Di sini saya merasakan pengorbanan seorang ibu untuk anak-anaknya. Seorang ibu berkorban untuk anak-anaknya tanpa memedulikan entahkah dirinya sendiri bisa makan atau tidak. Kita juga mungkin pernah mendengar cerita tentang seekor burung pelikan yang memberikan dagingnya sendiri untuk anak-anaknya supaya mereka bisa hidup. Sementara induknya akhirnya mati.

Dalam Injil kita mendengar Tuhan Yesus memberikan perumpamaan untuk menggambarkan bagaimana kelak la akan mati, bagaimana la mengorbankan diri-Nya untuk menebus dosa kita umat manusia. Tuhan Yesus mengemukakan, “Kalau sebutir gandum tidak ditanam dalam tanah dan mati, ia akan tetap tinggal sebutir. Akan tetapi, kalau butir gandum itu mati, ia akan menghasilkan banyak gandum.”

Dalam perumpamaan ini ada dua pilihan bagi kita, yaitu hidup dalam kesendirian atau hidup dalam kebersamaan (persekutuan). Jika kita hidup dalam kesendirian dan hanya berpusat pada diri sendiri serta tidak peduli kepada orang lain maka kita akan mati dan tidak akan meninggalkan apa-apa. Namun, hidup dalam kebersamaan atau persekutuan perlu dibayar mahal sebagaimana yang ditunjukkan oleh Tuhan Yesus, yaitu mengorbankan diri-Nya supaya semua orang hidup.

 

Inilah yang dipilih Tuhan Yesus, yaitu mati supaya semua manusia dapat hidup dan bebas dari kegelapan dosa. Tuhan Yesus tidak mengatakan. “Bapa, luputkanlah Aku dari saat ini.” Sebaliknya, Dia berkata, “Justru untuk mengalami saat penderitaan inilah Aku datang.” Inilah pilihan Tuhan Yesus. Berkorban untuk menyelamatkan dunia, menyelamatkan umat manusia.

Dengan menjadi orang Katolik yang sudah memutuskan untuk mengikuti Tuhan Yesus, jelas kita harus memilih jalan hidup yang dipilih oleh-Nya. Dengan menjadi orang Katolik, kita tidak memilih untuk hidup sendiri, semuanya untuk diri sendiri; walaupun dalam kehidupan dewasa ini banyak orang yang mementingkan diri sendiri.

Demi hidup bersama, kita harus berani mematikan diri sendiri, mengesampingkan kepentingan diri kita sendiri demi sesama, terutama demi mereka yang kecil, mereka yang menderita, serta mereka yang disingkirkan dari dalam kehidupan menggereja dan kehidupan bermasyarakat. Untuk itu, kita harus berani memberikan diri, hidup, pikiran, dan waktu kita untuk orang lain. Hanya dengan cara hidup seperti inilah kita sungguh-sungguh menghasilkan suatu hidup yang baik, hidup yang sungguh-sungguh berguna bagi sesama.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 16 Maret 2024

.

.

Bapa Yang Maha Baik, mampukanlah kami untuk mengikuti jejak-Mu melalui cara yang Engkau tunjukkan sehingga hidup kami lebih bermakna bagi sesama. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

You cannot copy content of this page