Renungan Harian Hari Ini 1 Oktober 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 1 Oktober 2024, Bacaan Injil Matius 18:1-5 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 66:10-14b/1Kor. 12:31-13:13; Mazmur: 131:1,2,3; PEKAN BIASA XXVI Pesta St.Teresia dr Kanak-Kanak Yesus, PrwPujG (P);

BACAAN I

Yes 66:10
Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem, dan bersorak-soraklah karenanya, hai semua orang yang mencintainya! Bergiranglah bersama-sama dia segirang-girangnya, hai semua orang yang berkabung karenanya!

Yes 66:11
supaya kamu mengisap dan menjadi kenyang dari susu yang menyegarkan kamu, supaya kamu menghirup dan menikmati dari dadanya yang bernas.

Yes 66:12
Sebab beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai, dan kekayaan bangsa-bangsa seperti batang air yang membanjir; kamu akan menyusu, akan digendong, akan dibelai-belai di pangkuan.

Yes 66:13
Seperti seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah Aku ini akan menghibur kamu; kamu akan dihibur di Yerusalem.

Yes 66:14
Apabila kamu melihatnya, hatimu akan girang, dan kamu akan seperti rumput muda yang tumbuh dengan lebat; maka tangan TUHAN akan nyata kepada hamba-hamba-Nya, dan amarah-Nya kepada musuh-musuh-Nya.

ATAU

1Kor 12:31
Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi.

1Kor 13:1
Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.

1Kor 13:2
Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

1Kor 13:3
Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

1Kor 13:4
Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.

1Kor 13:5
Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.

1Kor 13:6
Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.

1Kor 13:7
Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

1Kor 13:8
Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.

1Kor 13:9
Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.

1Kor 13:10
Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.

1Kor 13:11
Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.

1Kor 13:12
Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.

1Kor 13:13
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 1 Oktober 2024

Mzm 131:1
Nyanyian ziarah Daud. TUHAN, aku tidak tinggi hati, dan tidak memandang dengan sombong; aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar atau hal-hal yang terlalu ajaib bagiku.

Mzm 131:2
Sesungguhnya, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku; seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.

Mzm 131:3
Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel, dari sekarang sampai selama-lamanya!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 1 Oktober 2024

Mat 18:1
Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: “Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?”

Mat 18:2
Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka

Mat 18:3
lalu berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Mat 18:4
Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.

Mat 18:5
Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.”

 

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 1 Oktober 2024

Ydt 6:1
Ketika gempar dari orang-orang yang di keliling dewan penasehat itu sudah padam, berkatalah Holofernes, panglima besar Asyur, di hadapan segenap rakyat kaum asing itu kepada Akhior serta bani Amon sebagai berikut:

Ydt 6:2
“Siapakah gerangan engkau, hai Akhior, dan kamu orang-orang upahan dari Amon, maka engkau berlagak nabi di tengah-tengah kita, seperti sekarang ini, dengan berkata bahwa kita tidak boleh maju untuk memerangi umat Israel itu, seolah-olah Allah akan menjadi perisai bagi mereka? Siapakah allah adanya kecuali Nebukadnezar? Baginda akan mengirimkan kekuatannya, lalu membasmi orang Israel dari muka bumi. Dan Allah mereka tidak akan dapat melepaskan mereka.

Ydt 6:3
Sebaliknya, kita, hamba-hamba Nebukadnezar, akan serempak memukul mereka. Niscaya mereka tidak akan dapat bertahan terhadap kekuatan kuda-kuda kita.

Ydt 6:4
Mereka akan kita bakar bersama-sama. Gunung-gunung mereka akan menjadi mabuk karena darah mereka dan semua datarannya akan penuh dengan mayat mereka. Telapak kaki mereka tidak akan dapat bertahan di hadapan kita. Sebaliknya, mereka akan dibinasakan sama sekali. Demikianlah titah raja Nebukadnezar yang dipertuan seluruh bumi. Sebab baginda sudah bertitah dan titahnya itupun tidak akan sia-sia adanya.

Ydt 6:5
Adapun engkau sendiri, hai Akhior orang upahan dari Amon, engkau yang telah mengucapkan perkataan tadi pada hari sialmu ini, mulai sekarang engkau tidak akan melihat wajahku lagi hingga aku membalas dendam kepada keturunan kaum pelari dari Mesir itu.

Ydt 6:6
Lalu lambungmu akan ditembusi dengan senjata tentaraku dan dengan senjata para pelayanku. Jatuhlah engkau nanti di tengah-tengah orang-orang mereka yang kena luka, apabila aku kembali kelak.

Ydt 6:7
Hamba-hambaku akan membawa engkau ke pegunungan lalu engkau akan mereka tinggalkan di salah satu kota di lereng gunung.

Ydt 6:8
Engkau tidak akan binasa, hingga dibasmi bersama dengan mereka.

‘BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 1 Oktober 2024’

Ydt 6:9
Jika dalam hati engkau masih berharap juga bahwa mereka tidak jadi ditangkap, maka tak perlu mukamu menjadi murung. Aku sudah berkata dan tiada satupun dari perkataanku itu yang akan gagal.”

Ydt 6:10
Kemudian Holofernes memerintahkan kepada hamba-hambanya yang sedang bertugas di kemahnya, supaya Akhior ditangkapnya, lalu dibawanya ke kota Betulia serta diserahkannya kepada orang Israel.

Ydt 6:11
Maka Akhior ditangkap hamba-hamba itu, lalu diantar ke luar dari perkemahan ke dataran dan dari situ ke pegunungan. Mereka sampai ke sumber-sumber yang terletak di bawah Betulia.

Ydt 6:12
Melihat mereka orang-orang kota yang terletak di atas puncak gunung itu mengambil senjata dan keluar dari kota di atas puncak gunung itu. Segala pengumban melempari lasykar Holofernes itu dengan batu untuk menghalangi mereka naik ke atas.

Ydt 6:13
Dari sebab itu lasykar Holofernes bersembunyi di bagian bawah gunung itu. Diikatnya Akhior, lalu ditinggalkannya terletak pada kaki gunung itu. Kemudian pulanglah mereka kepada tuannya.

Ydt 6:14
Orang Israel turun dari kotanya lalu menghampiri Akhior. Ia dilepaskannya dan diantarnya ke kota Betulia. Lalu diiringkannya ke hadapan para pemimpin kota mereka.

Ydt 6:15
Pada masa itu para pemimpin itu ialah Uzia bin Mikha dari suku Simeon dan Habris bin Gotoniel dan Harmis bin Melkhiel.

Ydt 6:16
Mereka itu mengumpulkan para tua-tua kota. Juga para pemuda dan perempuan membanjir ke himpunan rakyat itu. Akhior ditempatkan di tengah-tengah seluruh rakyat, lalu Uzia menanyakan kepadanya apa yang sudah terjadi.

‘BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 1 Oktober 2024’

Ydt 6:17
Akhior menyahut dengan menceritakan kepada mereka semua apa yang telah dibicarakan dalam sidang dewan penasehat Holofernes dan segala sesuatunya yang telah dikatakannya sendiri di hadapan para perwira orang Asyur. Pun pula diceritakannya apa yang telah dibualkan Holofernes terhadap kaum Israel.

Ydt 6:18
Maka seluruh rakyat Israel merebahkan diri dan sujud menyembah di hadapan Allah seraya berseru, katanya:

Ydt 6:19
“Tuhan, Yang Berkuasa di sorga, pandanglah kecongkakan mereka dan kasihanilah bangsa kami yang direndahkan dan lihatlah pada hari ini dengan rela muka orang-orang yang telah dikuduskan kepada-Mu.”

Ydt 6:20
Merekapun lalu menghibur Akhior dan ia sangat dipuji mereka.

Ydt 6:21
Uzia mengambil dia dari tengah himpunan rakyat itu ke rumahnya. Diadakanlah suatu perjamuan makan untuk para tua-tua. Semalam-malaman mereka minta tolong kepada Allah Israel.

Ydt 7:1
Keesokan harinya Holofernes memerintahkan kepada seluruh bala tentaranya dan kepada kaum yang menyertainya sebagai bala bantuan, supaya berangkat menuju Betulia, lalu menduduki jalan-jalan yang naik ke pegunungan dan bertempur dengan orang Israel.

Ydt 7:4
Melihat jumlah orang itu orang Israel sangat terperanjat, lalu berkatalah mereka satu sama lain: “Kini mereka akan menjilat seluruh permukaan negeri ini dan baik gunung-gunung yang tinggi maupun jurang-jurang dan bukit-bukit tidak akan dapat menanggung beban mereka.”

Ydt 7:5
Lalu masing-masing mengambil perlengkapan perangnya dan dipasanglah api unggun di atas menara-menara kotanya dan malam itu mereka berjaga.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 1 Oktober 2024, Bacaan Injil

“Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga” (ay. 3). Dengan kata kiasan ini Tuhan mau mengajak setiap pendengar dan orang yang mengikuti-Nya untuk tidak mencari atau memperebutkan kekuasaan atau kedudukan, tetapi memiliki sikap rendah hati dan kesediaan untuk belajar dan taat.

Kata-kata Tuhan Yesus ini menjadi inspirasi dan penghayatan hidup Santa Teresia sebagaimana terungkap dalam tulisannya sehingga ia dikenal dengan sebutan Bunga Kecil Yesus.

Tulisan-tulisan rohaninya selama sakit dan ketidakberdayaannya sampai ia meninggal pada usia 24 tahun sarat dengan pengalaman rohani yang kaya akan kasih Allah.

Dalam salah satu tulisannya, ia mengungkapkan bahwa setiap orang harus menjauhkan diri dari sikap ambisi yang berlebihan, mengenakan kerendahan hati dan membangun pertobatan terus-menerus.

la berkata, “Tuhan tidak menginginkan kita untuk melakukan ini ataupun itu. la ingin kita mencintai-Nya.” Di biara, Santa Teresia dari Kanak-Kanak Yesus melayani Yesus melalui doa dan pelayanannya yang sederhana kepada komunitas.

Karena ketekunannya untuk berdoa bagi para misionaris dan sikap hatinya yang peduli kepada orang lain, oleh Paus ia dijadikan sebagai Pelindung Misionaris.

‘Renungan Harian Hari Ini 1 Oktober 2024, Bacaan Injil’

Keterbatasan dan sakit yang kita alami tidak seharusnya mengurung kita, yang membuat kita tidak mengalami kasih Tuhan dan berhenti memikirkan-melayani orang lain. Justru Allah semakin dan lebih mengasihi kita pada saat-saat hidup kita terpuruk.

Kekuatan hidup seperti ini tidak muncul secara spontan, tetapi dilatih dari kehidupan keluarga kita sehari-hari dan lingkungan hidup kita.

Keluarga dan lingkungan hidup kita dapat menjadi peluang untuk membentuk diri kita menjadi pribadi sederhana dan luar biasa seperti Santa Teresia.

Pengalaman akan Allah tidak hanya kita temukan dalam peristiwa-peristiwa besar hidup kita, tetapi juga dalam pengalaman harian kita.

Hidup rohani kita tidak diukur berdasar pada hal hebat yang kita lakukan, tetapi pada hal-hal harian kita, dalam suka-duka, yang kita hayati dengan cinta yang besar akan Allah.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 30 September 2024

.

.

Ya Bapa, semoga kerendahan hati dan semangat pertobatan Santa Teresia menjadi inspirasi dan teladan hidup kami. Semoga kami mengerjakan hal-hal sederhana dengan penuh kasih dan cinta sebagaimana kami melakukannya bagi-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 30 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 30 September 2024, Bacaan Injil Lukas 9:46-50 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ayb. 1:6-22; Mazmur: 17:1. 2-3.6-7; R:6ab; PEKAN BIASA XXVI Pw St.Hieronimus, ImPujG (P);

BACAAN I

Ayb 1:6
Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.

Ayb 1:7
Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: “Dari mana engkau?” Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: “Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi.”

Ayb 1:8
Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: “Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.”

Ayb 1:9
Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: “Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?

Ayb 1:10
Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.

Ayb 1:11
Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu.”

Ayb 1:12
Maka firman TUHAN kepada Iblis: “Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya.” Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.

Ayb 1:13
Pada suatu hari, ketika anak-anaknya yang lelaki dan yang perempuan makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung,

 

Ayb 1:14
datanglah seorang pesuruh kepada Ayub dan berkata: “Sedang lembu sapi membajak dan keledai-keledai betina makan rumput di sebelahnya,

Ayb 1:15
datanglah orang-orang Syeba menyerang dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan.”

Ayb 1:16
Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: “Api telah menyambar dari langit dan membakar serta memakan habis kambing domba dan penjaga-penjaga. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan.”

Ayb 1:17
Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: “Orang-orang Kasdim membentuk tiga pasukan, lalu menyerbu unta-unta dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan.”

Ayb 1:18
Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: “Anak-anak tuan yang lelaki dan yang perempuan sedang makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung,

Ayb 1:19
maka tiba-tiba angin ribut bertiup dari seberang padang gurun; rumah itu dilandanya pada empat penjurunya dan roboh menimpa orang-orang muda itu, sehingga mereka mati. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan.”

Ayb 1:20
Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah,

Ayb 1:21
katanya: “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!”

Ayb 1:22
Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 30 September 2024

Mzm 17:1
Doa Daud. Dengarkanlah, TUHAN, perkara yang benar, perhatikanlah seruanku; berilah telinga akan doaku, dari bibir yang tidak menipu.

Mzm 17:2
Dari pada-Mulah kiranya datang penghakiman: mata-Mu kiranya melihat apa yang benar.

Mzm 17:3
Bila Engkau menguji hatiku, memeriksanya pada waktu malam, dan menyelidiki aku, maka Engkau tidak akan menemui sesuatu kejahatan; mulutku tidak terlanjur.

Mzm 17:6
Aku berseru kepada-Mu, karena Engkau menjawab aku, ya Allah; sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, dengarkanlah perkataanku.

Mzm 17:7
Tunjukkanlah kasih setia-Mu yang ajaib, ya Engkau, yang menyelamatkan orang-orang yang berlindung pada tangan kanan-Mu terhadap pemberontak.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 30 September 2024

Luk 9:46
Maka timbullah pertengkaran di antara murid-murid Yesus tentang siapakah yang terbesar di antara mereka.

Luk 9:47
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka. Karena itu Ia mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di samping-Nya,

Luk 9:48
dan berkata kepada mereka: “Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar.”

Luk 9:49
Yohanes berkata: “Guru, kami lihat seorang mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.”

Luk 9:50
Yesus berkata kepadanya: “Jangan kamu cegah, sebab barangsiapa tidak melawan kamu, ia ada di pihak kamu.”

 

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 30 September 2024

Ydt 5:1
Dalam pada itu dikabarkan kepada Holofernes, panglima besar bala tentara Asyur, bahwa orang Israel bersiap-siap untuk bertempur dan bahwa mereka menutup jalan-jalan di pegunungan, menemboki puncak gunung-gunung yang tinggi dan memasang perangkap-perangkap di dataran.

Ydt 5:2
Maka menggeramlah ia dengan hebatnya. Dipanggilnya semua pemuka Moab, para panglima Amon dan para satrap dari daerah pantai.

Ydt 5:3
Lalu berkatalah ia kepada mereka: “Hai orang-orang Kanaan, beritahukanlah kepadaku bangsa apa itu yang duduk di pegunungan dan manakah kota-kota yang didiami mereka; berapa jumlah pasukan mereka dan dalam hal manakah letaknya kuasa serta kekuatan mereka? Siapa raja mereka yang mengepalai tentaranya?

Ydt 5:4
Mengapa dari antara semua penduduk wilayah barat hanya mereka sajalah yang enggan menyambut aku?”

Ydt 5:5
Maka Akhior, penguasa semua bani Amon, menyahut sebagai berikut: “Sudilah tuanku mendengarkan perkataan yang hendak diucapkan hamba tuan, maka hamba akan memberitahukan kepada tuan kebenaran tentang bangsa yang mendiami daerah pegunungan di dekat tuanku ini. Tiada dusta akan keluar dari mulut hamba tuan.

Ydt 5:6
Adapun bangsa itu adalah keturunan orang-orang Kasdim.

Ydt 5:7
Dahulu mereka diam di Mesopotamia, karena mereka tidak mau menganut allah nenek moyang mereka yang tinggal di negeri Kasdim.

‘BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 30 September 2024’

Ydt 5:8
Agama nenek moyangnya telah ditinggalkan mereka untuk menyembah Yang Berkuasa di sorga, yaitu Allah yang mereka kenal. Dari sebab itu mereka diusir dari hadapan allah-allah orang Kasdim, lalu mengungsi ke Mesopotamia dan lama diam di sana.

Ydt 5:9
Tetapi berfirmanlah Allahnya kepada mereka untuk pergi dari tempat kediaman mereka dan berangkat ke tanah Kanaan. Mereka menetap di sana dan berlimpahkan emas, perak dan amat banyak ternak.

Ydt 5:10
Kemudian turunlah mereka ke negeri Mesir, karena kelaparan yang menimpa muka bumi tanah Kanaan. Mereka diam di negeri Mesir selama mereka mendapat nafkah. Di sanapun mereka menjadi banyak sekali jumlahnya, sehingga keturunan mereka tidak terbilang banyaknya.

Ydt 5:11
Lalu raja Mesir bangkit melawan mereka. Dengan tipu daya dibebaninya mereka dengan kerja paksa, yaitu membuat batu bata. Mereka direndahkan dan diperbudak.

Ydt 5:12
Maka berserulah mereka kepada Allahnya. Lalu Allah memukul seluruh negeri Mesir dengan bala-bala yang tak tersembuhkan. Karenanya orang-orang Mesir mengusir mereka.

Ydt 5:13
Allah mengeringkan Laut Merah di depan mereka

Ydt 5:14
dan menuntun mereka di jalan menuju gunung Sinai dan daerah Kadesy-Barnea. Lalu semua penduduk padang gurun diusir oleh mereka

‘BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 30 September 2024’

Ydt 5:15
dan mereka sendiri diam di negeri orang-orang Amori. Dengan kekuatannya mereka membasmi orang Hesybon. Kemudian mereka menyeberang sungai Yordan lalu seluruh daerah pegunungan mereka miliki.

Ydt 5:16
Diusirnyalah orang-orang Kanaan, Feris, Yebus, penduduk Sikhem dan semua orang Girgasi. Lama mereka diam di sana.

Ydt 5:17
Selama mereka tidak berdosa kepada Allah mereka, keadaan mereka baik saja karena Allah yang menyertai mereka membenci kefasikan.

Ydt 5:18
Tetapi ketika mereka menyimpang dari jalan hidup yang sudah ditentukan Allah bagi mereka, maka mereka dibasmi dengan banyak peperangan yang berlangsung lama sekali. Mereka diangkut tertawan ke negeri yang bukan negeri mereka sendiri. Bait Allah mereka menjadi puing belaka dan segala kota mereka dikuasai oleh lawan-lawan mereka.

Ydt 5:19
Oleh karena berbalik kepada Allah maka sekarang mereka sudah kembali dari perantauan di mana mereka telah diceraiberaikan. Mereka kembali memiliki kota Yerusalem. Di sana ada tempat suci mereka. Merekapun menetap pula di pegunungan karena sunyi sepi.

Ydt 5:20
Makanya, junjungan tuanku, jikalau pada kaum itu terdapat suatu kesalahan sehingga mereka telah berdosa kepada Allahnya dan kita dapat memastikan bahwasanya sungguh ada batu sandungan itu pada mereka, maka baiklah kita maju untuk memerangi mereka.

Ydt 5:21
Sebaliknya, jikalau tidak terdapat suatu pelanggaran pada bangsa itu, maka hendaklah tuanku berjauh saja, sebab mungkin Tuhan dan Allah mereka menjadi perisai bagi mereka, sehingga kita nanti menjadi ternista di hadapan seluruh bumi.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 30 September 2024, Bacaan Injil

Yesus menempatkan anak kecil sebagai jawaban atas ‘siapa yang terbesar’ di antara para murid-Nya. Anak kecil adalah contoh jelas dari “yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar”.

Mengapa anak kecil? Anak kecil pada umumnya tidak berdosa sehingga hatinya siap untuk diajar. Mereka akan duduk dengan sabar di samping kita. Dengan penuh perhatian mereka akan mendengarkan apa yang kita katakan.

Mereka tidak memiliki pendapat pribadi yang sudah terbentuk sebelumnya tentang sesuatu, prasangka atau bias terhadap suatu hal. Mereka melihat sesuatu sebagaimana adanya dan bukannya seharusnya menurut mereka.

Yesus ingin kita bersikap demikian terhadap Dia dan ajaran-Nya, menerima dan mendengarkan dengan penuh perhatian.

Ketika kita membandingkan antara orang dewasa dan anak kecil, kita akan melihat bahwa hati, pikiran, tubuh, dan jiwa orang dewasa pada umumnya telah tercemar oleh hiruk-pikuk dunia ini.

‘Renungan Harian Hari Ini 30 September 2024, Bacaan Injil’

Orang dewasa cenderung memikirkan hal-hal buruk tentang orang lain dibandingkan dengan anak-anak yang selalu berpikiran baik tentang orang lain, kecuali jika diberitahu sebaliknya oleh kita yang dewasa. Mereka sangat polos.

Bagi mereka, kasih untuk orang lain adalah yang utama. Ini terlihat ketika mereka bermain bersama tanpa memandang ras, suku, agama, status sosial, dan latar belakang lainnya. Tidak ada diskriminasi.

Hal ini akan berubah ketika prasangka dipaksakan kepada mereka oleh kita sebagai orang dewasa. Anak kecil pada umumnya polos, tulus, murni, dan jujur.

Karena itu, mengubah sikap dan perilaku seperti anak kecil itu penting agar menjadi yang terbesar dalam Kerajaan Surga. Namun, penting dicatat, menjadi seperti anak kecil itu berbeda dengan sikap kekanak-kanakan.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 29 September 2024

.

.

Tuhan Yesus, kami ingin menjadi seperti anak kecil agar kami dapat masuk ke dalam kerajaan-Mu. Sucikanlah hati, pikiran, dan tindakan kami untuk menjadi seperti anak-anak kecil dan dengan demikian, menjadi yang terbesar di dalam Kerajaan Surga. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 29 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 29 September 2024, Bacaan Injil Markus 9:38-43. 45. 47-48 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Bil. 11:25-29; Mazmur: 19:8. 10. 12-13. 14; R:9; Bacaan II: Yak. 5:1-6; PEKAN BIASA XXVI (H);

BACAAN I

Bil 11:25
Lalu turunlah TUHAN dalam awan dan berbicara kepada Musa, kemudian diambil-Nya sebagian dari Roh yang hinggap padanya, dan ditaruh-Nya atas ketujuh puluh tua-tua itu; ketika Roh itu hinggap pada mereka, kepenuhanlah mereka seperti nabi, tetapi sesudah itu tidak lagi.

Bil 11:26
Masih ada dua orang tinggal di tempat perkemahan; yang seorang bernama Eldad, yang lain bernama Medad. Ketika Roh itu hinggap pada mereka?mereka itu termasuk orang-orang yang dicatat, tetapi tidak turut pergi ke kemah?maka kepenuhanlah mereka seperti nabi di tempat perkemahan.

Bil 11:27
Lalu berlarilah seorang muda memberitahukan kepada Musa: “Eldad dan Medad kepenuhan seperti nabi di tempat perkemahan.”

Bil 11:28
Maka menjawablah Yosua bin Nun, yang sejak mudanya menjadi abdi Musa: “Tuanku Musa, cegahlah mereka!”

Bil 11:29
Tetapi Musa berkata kepadanya: “Apakah engkau begitu giat mendukung diriku? Ah, kalau seluruh umat TUHAN menjadi nabi, oleh karena TUHAN memberi Roh-Nya hinggap kepada mereka!”

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 29 September 2024

Mzm 19:8
(19-9) Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.

Mzm 19:10
(19-11) lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.

Mzm 19:12
(19-13) Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari.

Mzm 19:13
(19-14) Lindungilah hamba-Mu, juga terhadap orang yang kurang ajar; janganlah mereka menguasai aku! Maka aku menjadi tak bercela dan bebas dari pelanggaran besar.

Mzm 19:14
(19-15) Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku.

 

BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini 29 September 2024

Yak 5:1
Jadi sekarang hai kamu orang-orang kaya, menangislah dan merataplah atas sengsara yang akan menimpa kamu!

Yak 5:2
Kekayaanmu sudah busuk, dan pakaianmu telah dimakan ngengat!

Yak 5:3
Emas dan perakmu sudah berkarat, dan karatnya akan menjadi kesaksian terhadap kamu dan akan memakan dagingmu seperti api. Kamu telah mengumpulkan harta pada hari-hari yang sedang berakhir.

Yak 5:4
Sesungguhnya telah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam keluhan mereka yang menyabit panenmu.

Yak 5:5
Dalam kemewahan kamu telah hidup dan berfoya-foya di bumi, kamu telah memuaskan hatimu sama seperti pada hari penyembelihan.

Yak 5:6
Kamu telah menghukum, bahkan membunuh orang yang benar dan ia tidak dapat melawan kamu.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 29 September 2024

Mrk 9:38
Kata Yohanes kepada Yesus: “Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita.”

Mrk 9:39
Tetapi kata Yesus: “Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorangpun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku.

Mrk 9:40
Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita.

Mrk 9:41
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan upahnya.”

Mrk 9:42
“Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut.

Mrk 9:43
Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan;

Mrk 9:45
Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka;

Mrk 9:47
Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka,

Mrk 9:48
di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam.

 

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 29 September 2024

Ydt 2:1
Dalam tahun kedelapan belas pada tanggal dua puluh dua bulan pertama tersiarlah kabar di istana Nebukadnezar, raja orang-orang Asyur, bahwa raja hendak menghukum seluruh bumi, sebagaimana telah dikatakannya.

Ydt 2:2
Raja mengumpulkan semua pejabat serta pembesarnya, lalu mengadakan musyawarah rahasia dengan mereka. Raja sendiri memutuskan malapetaka bumi semesta.

Ydt 2:3
Para pejabat serta pembesarnyapun menetapkan pula bahwa semua orang yang tidak menuruti titah raja mesti dibasmi.

Ydt 2:4
Selesai musyawarah itu maka Nebukadnezar, raja orang-orang Asyur, memanggil panglima besar tentaranya, yaitu Holofernes, orang kedua sesudah raja.

Ydt 2:5
Berkatalah raja kepadanya: “Beginilah titah raja agung yang dipertuan di seluruh bumi: Camkanlah! Engkau harus pergi dari hadapanku dan membawa serta orang-orang yang percaya pada kekuatannya sendiri, yaitu pasukan jalan sampai seratus dua puluh ribu orang dan sejumlah besar kuda serta penunggang, sampai dua belas ribu orang.

Ydt 2:6
Engkau harus maju perang melawan seluruh wilayah barat, karena mereka telah memberontak terhadap titahku.

Ydt 3:6
Maka Holofernes bersama dengan tentaranya turun ke pantai. Di dalam kota-kota berbenteng ditempatkannya pendudukan dan dari antara penduduknya diambilnya orang-orang pilihan sebagai bala bantuan.

‘BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini 29 September 2024’

Ydt 4:1
Adapun orang Israel yang diam di daerah Yudea mendengar tentang kesemuanya yang dilakukan Holofernes, panglima besar Nebukadnezar, raja Asyur, kepada semua bangsa. Mereka mendengar juga bagaimana tempat-tempat suci dirampasi olehnya dan diserahkan untuk dibasmi.

Ydt 4:2
Maka mereka sangat ketakutan kepadanya dan gelisahlah mereka oleh karena Yerusalem dan Bait Allah, Tuhan mereka.

Ydt 4:9
Semua laki-laki Israel berseru kepada Allah dengan asyik sekali dan juga merendahkan diri dengan sangat asyiknya.

Ydt 4:10
Mereka sendiri, isteri serta kanak-kanak mereka, juga ternak, segala perantau, orang upahan dan budak belian mereka mengenakan kain kabung pada pinggangnya.

Ydt 4:11
Semua laki-laki, perempuan dan anak Israel yang diam di Yerusalem, meniarap di depan Bait Allah, menaburi kepalanya dengan abu dan membentangkan kain kabungnya di hadapan Tuhan.

Ydt 4:12
Juga mezbah diselimuti dengan kain kabung. Dalam pada itu mereka sehati berseru dengan asyiknya kepada Allah Israel, supaya Ia jangan menyerahkan kanak-kanak mereka untuk dirampas, isteri mereka untuk dijarah, kota milik-Nya sendiri untuk dibinasakan dan Bait Suci untuk dicemarkan dan dinistakan, sehingga bangsa-bangsa lain bersenang hati.

Ydt 4:13
Seruan mereka didengarkan oleh Tuhan yang dengan kasihan memandang kesesakan mereka. Beberapa hari lamanya umat di seluruh Yudea berpuasa dan juga di Yerusalem di hadapan Bait Suci Tuhan Yang Mahakuasa.

Ydt 4:14
Imam besar Yoyakim dan semua imam yang menyelenggarakan kebaktian di hadapan Tuhan dan semua orang yang berbakti kepada Tuhan dengan disabuki kain kabung, mempersembahkan korban bakaran tetap serta doa dan sumbangan sukarela dari rakyat.

Ydt 4:15
Abu tertabur di atas serban mereka. Dengan sekuat tenaga berserulah mereka kepada Tuhan, semoga Tuhan mengunjungi seluruh kaum Israel dengan kebaikan hati-Nya.

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 29 September 2024, Bacaan Injil

Yesus menegur murid-murid-Nya karena kecemburuan dan kecurigaan mereka. Mereka kesal karena ada orang yang bukan dari kelompok mereka melakukan pekerjaan dalam nama Yesus.

Mereka bahkan “mencegah” orang itu “karena ia bukan pengikut mereka”. Jawaban Yesus penuh dengan hikmat, “Tidak seorang pun yang telah mengadakan mukjizat demi nama-Ku dapat seketika itu juga mengumpat Aku.”

Tidakkah kita juga seperti para murid ketika kita merasa kesal dengan perbuatan baik orang lain yang tampaknya lebih bersinar daripada perbuatan kita?

Iri hati dan cemburu adalah dosa karena membuat kita bersedih atas apa yang seharusnya membuat kita bersukacita, yaitu kebaikan sesama.

Alasan kita bersedih atas kebaikan sesama adalah karena kita melihat kebaikan mereka itu mengurangi nilai atau keunggulan kita.

Iri hati muncul ketika kita berpikir bahwa keunggulan orang lain akan membawa aib bagi kita. Iri hati berlawanan dengan cinta.

Objek dari kasih maupun iri hati itu sama, yaitu kebaikan sesama kita. Namun, cara memandangnya bertolak belakang. Jika kasih akan bersukacita atas kebaikan sesama kita maka iri hati akan berduka karenanya.

‘Renungan Harian Hari Ini 29 September 2024, Bacaan Injil’

Bagaimana kita dapat mengatasi iri hati? Dengan kasih Allah yang telah dicurahkan ke dalam hati kita oleh Roh Kudus (Rm. 5:5). Kasih ini mencari kebaikan yang tertinggi bagi sesama kita.

Mintalah kepada Tuhan untuk memenuhi kita dengan api kasih-Nya yang memurnikan sehingga kita dapat selalu bersukacita atas kebaikan orang lain, bahkan pada mereka yang kita anggap tidak menyenangkan.

Kasih Kristus tidak hanya membebaskan kita dari rasa iri dan cemburu, tetapi juga mendorong kita untuk memberi dengan murah hati, terutama kepada mereka yang membutuhkan.

Allah menciptakan kita dalam kasih untuk mengasihi. Kemurahan hati yang kita tunjukkan kepada sesama yang membutuhkan mengungkapkan rasa syukur yang kita miliki atas kebaikan dan kemurahan Allah yang berlimpah kepada kita.

Yesus menyatakan bahwa setiap kebaikan dan pertolongan yang diberikan kepada pengikut-Nya tidak akan kehilangan pahalanya. Yesus tidak pernah menolak untuk memberikan kepada siapa pun yang membutuhkan, yang meminta pertolongan-Nya.

Sebagai murid-murid-Nya, kita dipanggil untuk menjadi baik dan murah hati seperti Dia. Apakah kita sudah bersyukur atas belas kasihan dan kebaikan Tuhan kepada kita dan apakah kita siap untuk menunjukkan kebaikan dan kemurahan hati yang sama kepada sesama?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 28 September 2024

.

.

Tuhan, penuhilah kami dengan Roh Kudus-Mu agar kami dapat memancarkan sukacita lnjil kepada orang lain. Semoga terang dan kebenaran-Mu bersinar melalui diri kami sehingga orang lain dapat menemukan kehidupan baru dan pembebasan dari dosa dan kejahatan. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 28 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 28 September 2024, Bacaan Injil Lukas 9:43b-45 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Pkh. 11:9-12:8; Mazmur: 90:3 4. 5-6.12-13. 14. 17, R:1; PEKAN BIASA XXV (H); St.Wenseslaus; B.Inosensius dr Bertio; St.Laurensius Ruiz, Yakobus Kyushei Tomonaga, dan Dominikus Ibanez (Martir dr Jepang);

BACAAN I

Pkh 11:9
Bersukarialah, hai pemuda, dalam kemudaanmu, biarlah hatimu bersuka pada masa mudamu, dan turutilah keinginan hatimu dan pandangan matamu, tetapi ketahuilah bahwa karena segala hal ini Allah akan membawa engkau ke pengadilan!

Pkh 11:10
Buanglah kesedihan dari hatimu dan jauhkanlah penderitaan dari tubuhmu, karena kemudaan dan fajar hidup adalah kesia-siaan.

Pkh 12:1
Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun-tahun yang kaukatakan: “Tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!”,

Pkh 12:2
sebelum matahari dan terang, bulan dan bintang-bintang menjadi gelap, dan awan-awan datang kembali sesudah hujan,

Pkh 12:3
pada waktu penjaga-penjaga rumah gemetar, dan orang-orang kuat membungkuk, dan perempuan-perempuan penggiling berhenti karena berkurang jumlahnya, dan yang melihat dari jendela semuanya menjadi kabur,

Pkh 12:4
dan pintu-pintu di tepi jalan tertutup, dan bunyi penggilingan menjadi lemah, dan suara menjadi seperti kicauan burung, dan semua penyanyi perempuan tunduk,

Pkh 12:5
juga orang menjadi takut tinggi, dan ketakutan ada di jalan, pohon badam berbunga, belalang menyeret dirinya dengan susah payah dan nafsu makan tak dapat dibangkitkan lagi?karena manusia pergi ke rumahnya yang kekal dan peratap-peratap berkeliaran di jalan,

Pkh 12:6
sebelum rantai perak diputuskan dan pelita emas dipecahkan, sebelum tempayan dihancurkan dekat mata air dan roda timba dirusakkan di atas sumur,

Pkh 12:7
dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.

Pkh 12:8
Kesia-siaan atas kesia-siaan, kata Pengkhotbah, segala sesuatu adalah sia-sia.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 28 September 2024

Mzm 90:3
Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: “Kembalilah, hai anak-anak manusia!”

Mzm 90:4
Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.

Mzm 90:5
Engkau menghanyutkan manusia; mereka seperti mimpi, seperti rumput yang bertumbuh,

Mzm 90:6
di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu.

Mzm 90:12
Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

Mzm 90:13
Kembalilah, ya TUHAN?berapa lama lagi? ?dan sayangilah hamba-hamba-Mu!

Mzm 90:14
Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami.

Mzm 90:17
Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan kami, ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah itu.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 28 September 2024

Luk 9:43
Maka takjublah semua orang itu karena kebesaran Allah. (9-43b) Ketika semua orang itu masih heran karena segala yang diperbuat-Nya itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya:

Luk 9:44
“Dengarlah dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia.”

Luk 9:45
Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Dan mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada-Nya.

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 28 September 2024, Bacaan Injil

Apa itu keagungan Allah? Ketika kita menyerukan keagungan kepada seseorang, kita mengakui keagungan dalam diri orang tersebut, dan menyuarakan rasa hormat kita kepadanya.

Mukjizat-mukjizat Yesus menyatakan keagungan Allah dan menunjukkan kasih karunia dan kemurahan-Nya, terutama kepada orang-orang yang hina.

Namun, dengan mukjizat-mukjizat itu, Yesus juga memberikan peringatan kenabian bahwa tidak ada kemuliaan Allah tanpa salib. Yesus menubuatkan pengkhianatan dan penyaliban-Nya sendiri.

Akan tetapi, hal itu tidak masuk akal bagi para murid karena tidak sesuai pemahaman mereka tentang Mesias. Mereka juga takut untuk bertanya lebih lanjut.

Seperti seseorang yang mungkin menerima vonis buruk dari dokter dan kemudian menolak untuk bertanya lebih lanjut, mereka pun tidak ingin tahu lebih jauh.

Seberapa sering kita menolak apa yang tidak ingin kita lihat? Kita telah mendengar firman Allah dan kita tahu konsekuensi dari menerima atau menolaknya.

Namun, apakah kita memberikan kesetiaan penuh dan membangun hidup kita sesuai firman itu?

Mintalah kepada Tuhan untuk menunjukkan keagungan-Nya kepada kita sehingga kita dapat bertumbuh dalam rasa hormat kepada-Nya dan takut akan firman-Nya.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 27 September 2024

.

.

Tuhan, dengan salib-Mu Engkau telah menebus dunia dan menyatakan kemuliaan dan kemenangan-Mu atas dosa dan maut. Semoga kami tidak pernah gagal untuk melihat kemuliaan dan kemenangan-Mu di kayu salib. Tolonglah kami untuk menyesuaikan hidup kami dengan kehendak-Mu dan mengikuti jalan kekudusan-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 27 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 27 September 2024, Bacaan Injil Lukas 9:18-22 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Pkh. 3:1-11; Mazmur: 144:1a. 2abc. 3-4; R:1a; PEKAN BIASA XXV Pw St.Vinsensius a Paulo, Im (P);

BACAAN I

Pkh 3:1
Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.

Pkh 3:2
Ada waktu untuk lahir, juga waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, juga waktu untuk mencabut yang ditanam;

Pkh 3:3
ada waktu untuk membunuh, juga waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, juga waktu untuk membangun;

Pkh 3:4
ada waktu untuk menangis, juga waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; juga waktu untuk menari;

Pkh 3:5
ada waktu untuk membuang batu, ada waktu untuk mengumpulkan batu; ada waktu untuk memeluk, ada waktu untuk menahan diri dari memeluk;

Pkh 3:6
ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi; ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang;

Pkh 3:7
ada waktu untuk merobek, ada waktu untuk menjahit; ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara;

Pkh 3:8
ada waktu untuk mengasihi, ada waktu untuk membenci; ada waktu untuk perang, ada waktu untuk damai.

Pkh 3:9
Apakah untung pekerja dari yang dikerjakannya dengan berjerih payah?

Pkh 3:10
Aku telah melihat pekerjaan yang diberikan Allah kepada anak-anak manusia untuk melelahkan dirinya.

Pkh 3:11
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 27 September 2024

Mzm 144:1
Dari Daud. Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang;

Mzm 144:2
yang menjadi tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, kota bentengku dan penyelamatku, perisaiku dan tempat aku berlindung, yang menundukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasaku!

Mzm 144:3
Ya TUHAN, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya?

Mzm 144:4
Manusia sama seperti angin, hari-harinya seperti bayang-bayang yang lewat.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 27 September 2024

Luk 9:18
Pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka: “Kata orang banyak, siapakah Aku ini?”

Luk 9:19
Jawab mereka: “Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.”

Luk 9:20
Yesus bertanya kepada mereka: “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” Jawab Petrus: “Mesias dari Allah.”

Luk 9:21
Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapapun.

Luk 9:22
Dan Yesus berkata: “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.”

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 27 September 2024, Bacaan Injil

Banyak orang di Israel mengenal Yesus sebagai hamba Allah yang agung. Bahkan, mereka membandingkan-Nya dengan para nabi besar. Petrus, yang selalu cepat tanggap, mengakui bahwa Yesus adalah sungguh-sungguh Mesias atau Kristus.

Melalui mata iman, Petrus memahami siapa Yesus sebenarnya. Dia adalah rasul pertama yang secara terbuka mengakui Yesus sebagai Dia Yang Diurapi (Ibrani: Mesias, Yunani: Kristus).

Namun, iman Petrus diuji ketika Yesus menjelaskan bahwa Mesias harus menderita dan mati agar karya penebusan Allah dapat digenapi. Betapa terkejutnya para murid ketika mendengar perkataan ini!

Betapa berbedanya pikiran dan jalan Allah dengan pikiran dan jalan kita! Melalui penghinaan, penderitaan, dan kematian di kayu salib, Yesus telah mematahkan kuasa dosa dan maut serta memenangkan keselamatan kita.

Jika kita ingin mengambil bagian dalam kemenangan Kristus, kita juga harus memikul salib kita dan mengikuti-Nya ke mana pun Dia menuntun kita. Apakah “salib” yang harus dipikul masing-masing dari kita?

Ketika kehendak kita berbeda dengan kehendak Allah maka kehendak-Nya yang harus didahulukan untuk dijalankan. Mengenal Yesus Kristus berarti mengenal kuasa kematian dan kebangkitan-Nya.

Roh Kudus akan memberi kita karunia iman untuk mengenal Yesus secara pribadi, kekuatan untuk menghidupi Injil dengan setia, dan keberanian untuk bersaksi kepada orang lain tentang sukacita dan kebenaran Injil. Menurut kita masing-masing, siapakah Yesus itu?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 26 September 2024

.

.

Tuhan, kami percaya dan mengakui bahwa Engkau adalah Kristus, Anak Allah yang hidup. Terimalah kehendak kami, hidup kami, dan semua yang kami miliki agar kami menjadi milik-Mu sepenuhnya sekarang dan selama-lamanya. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 26 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 26 September 2024, Bacaan Injil Lukas 9:7-9 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Pkh. 1:2-11; Mazmur: 90:3-4. 5-6. 12-13. 14. 17; R:1; PEKAN BIASA XXV (H); St.Kosmas dan Damianus; B.Gaspar Strangassinger; St.Elzear dan Delfina;

BACAAN I

Pkh 1:2
Kesia-siaan belaka, kata Pengkhotbah, kesia-siaan belaka, segala sesuatu adalah sia-sia.

Pkh 1:3
Apakah gunanya manusia berusaha dengan jerih payah di bawah matahari?

Pkh 1:4
Keturunan yang satu pergi dan keturunan yang lain datang, tetapi bumi tetap ada.

Pkh 1:5
Matahari terbit, matahari terbenam, lalu terburu-buru menuju tempat ia terbit kembali.

Pkh 1:6
Angin bertiup ke selatan, lalu berputar ke utara, terus-menerus ia berputar, dan dalam putarannya angin itu kembali.

Pkh 1:7
Semua sungai mengalir ke laut, tetapi laut tidak juga menjadi penuh; ke mana sungai mengalir, ke situ sungai mengalir selalu.

Pkh 1:8
Segala sesuatu menjemukan, sehingga tak terkatakan oleh manusia; mata tidak kenyang melihat, telinga tidak puas mendengar.

Pkh 1:9
Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.

Pkh 1:10
Adakah sesuatu yang dapat dikatakan: “Lihatlah, ini baru!”? Tetapi itu sudah ada dulu, lama sebelum kita ada.

Pkh 1:11
Kenang-kenangan dari masa lampau tidak ada, dan dari masa depan yang masih akan datangpun tidak akan ada kenang-kenangan pada mereka yang hidup sesudahnya.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 26 September 2024

Mzm 90:3
Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: “Kembalilah, hai anak-anak manusia!”

Mzm 90:4
Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.

Mzm 90:5
Engkau menghanyutkan manusia; mereka seperti mimpi, seperti rumput yang bertumbuh,

Mzm 90:6
di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu.

Mzm 90:12
Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

Mzm 90:13
Kembalilah, ya TUHAN?berapa lama lagi? ?dan sayangilah hamba-hamba-Mu!

Mzm 90:14
Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami.

Mzm 90:17
Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan kami, ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah itu.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 26 September 2024

Luk 9:7
Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan iapun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati.

Luk 9:8
Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.

Luk 9:9
Tetapi Herodes berkata: “Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?” Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus.

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 26 September 2024, Bacaan Injil

Raja Herodes sangat menghormati dan takut kepada Yohanes Pembaptis sebagai seorang nabi dan hamba Allah yang besar. Sementara itu, Yohanes tidak takut untuk mengkritik Raja Herodes karena telah melakukan pernikahan yang tidak sah dengan Herodias.

Herodes, karena dorongan hati dan keinginan untuk menyenangkan keluarga dan teman-temannya, memerintahkan agar kepala Yohanes dipenggal. Sekarang, hati nuraninya terombang-ambing dan merasa cemas ketika ia mendengar beberapa orang mengatakan bahwa Yohanes Pembaptis telah bangkit.

Pada saat yang sama, Herodes ingin bertemu Yesus lebih karena rasa ingin tahu daripada karena keinginan yang tulus untuk mengenal Allah dan firman-Nya.

Herodes adalah tipikal orang yang plin-plan, tidak berpikir panjang dalam mengambil keputusan, dan berusaha ingin tahu akan banyak hal. Akibatnya, ia mudah cemas oleh berita-berita yang datang silih berganti di hadapannya.

Tidak jarang kita jatuh dalam mentalitas Herodes. Karena itu, kita perlu memperoleh kasih karunia Allah agar mampu membebaskan kita dari tirani dosa serta memampukan kita untuk menolak apa yang salah dan memilih apa yang baik.

Apakah kita telah membiarkan kasih karunia-Nya memenuhi diri kita dengan iman dan keberanian untuk mengatakan dan melakukan apa yang benar?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 25 September 2024

.

.

Bapa Surgawi, ciptakanlah dalam diri kami keserupaan dengan Putra-Mu dan tanamkanlah kehidupan-Nya dalam diri kami sehingga kami dapat menjadi serupa dengan Dia dalam perkataan dan perbuatan. Tambahkanlah kerinduan kami untuk melakukan kehendak-Mu dan tolonglah kami untuk mengetahui kuasa penyelamatan dari kasih-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 25 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 25 September 2024, Bacaan Injil Lukas 9:1-6 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ams. 30:5-9; Mazmur: 119:29. 72. 89. 101. 104. 163; R:105a; PEKAN BIASA XXV (H);

BACAAN I

Ams 30:5
Semua firman Allah adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya.

Ams 30:6
Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta.

Ams 30:7
Dua hal aku mohon kepada-Mu, jangan itu Kautolak sebelum aku mati, yakni:

Ams 30:8
Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku.

Ams 30:9
Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 25 September 2024

Mzm 119:29
Jauhkanlah jalan dusta dari padaku, dan karuniakanlah aku Taurat-Mu.

Mzm 119:72
Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku, lebih dari pada ribuan keping emas dan perak.

Mzm 119:89
Untuk selama-lamanya, ya TUHAN, firman-Mu tetap teguh di sorga.

Mzm 119:101
Terhadap segala jalan kejahatan aku menahan kakiku, supaya aku berpegang pada firman-Mu.

Mzm 119:104
Aku beroleh pengertian dari titah-titah-Mu, itulah sebabnya aku benci segala jalan dusta.

Mzm 119:163
Aku benci dan merasa jijik terhadap dusta, tetapi Taurat-Mu kucintai.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 25 September 2024

Luk 9:1
Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit.

Luk 9:2
Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,

Luk 9:3
kata-Nya kepada mereka: “Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju.

Luk 9:4
Dan apabila kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ.

Luk 9:5
Dan kalau ada orang yang tidak mau menerima kamu, keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka.”

Luk 9:6
Lalu pergilah mereka dan mereka mengelilingi segala desa sambil memberitakan Injil dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat.

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 25 September 2024, Bacaan Injil

Yesus memberikan kepada para rasul-Nya daya dan kuasa untuk berbicara dan bertindak atas nama-Nya – untuk mengusir roh-roh jahat, menyembuhkan penyakit-penyakit, dan menyampaikan firman Allah.

Ketika Yesus berbicara tentang daya dan otoritas, la melakukan sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Dia menggabungkan daya dan kuasa dengan kasih dan kerendahan hati.

“Dunia” dan “keinginan daging” selalu mencari kuasa untuk kepentingannya sendiri. Namun, Yesus mengajarkan kepada kita untuk menggunakannya demi kebaikan sesama.

Mengapa Yesus memerintahkan para rasul untuk “berjalan dengan ringan tanpa beban”, dengan sedikit atau tanpa bekal? Agar roh “kemiskinan” mampu membebaskan kita dari ketamakan dan kemelekatan akan harta benda dan memberikan ruang yang cukup untuk Allah yang menyediakan semuanya.

Yesus menghendaki para murid-Nya bergantung kepada-Nya dan bukan kepada diri mereka sendiri. Dia ingin bekerja untuk keselamatan manusia, melalui dan di dalam diri kita masing-masing.

Apakah kita siap untuk membawa daya dan kuasa yang ingin Tuhan lakukan atas nama-Nya? Tuhan memercayakan karunia dan talenta-Nya kepada kita.

Apakah kita ingin menempatkan diri kita dalam pelayanan-Nya, melakukan apa pun yang Dia perintahkan kepada kita, dan memberikan kesaksian akan kebenaran dan kuasa penyelamatan-Nya kepada siapa pun yang merindukan keselamatan Allah?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 24 September 2024

.

.

Tuhan, jadikanlah kami saluran rahmat dan kasih yang menyembuhkan sehingga orang lain dapat menemukan hidup dan kebebasan dalam Engkau. Bebaskanlah kami dari segala kemelekatan sehingga kami boleh mengejar hal-hal surgawi dengan penuh sukacita. Semoga kami mampu memberikan kesaksian akan sukacita injili, baik dalam kata maupun perbuatan. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 24 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 24 September 2024, Bacaan Injil Lukas 8:19-21 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ams. 21:1-6. 10-13; Mazmur: 119:1. 27. 30. 34. 35. 44; R:35a; PEKAN BIASA XXV (H) St.Vinsensius Maria Strambi;

BACAAN I

Ams 21:1
Hati raja seperti batang air di dalam tangan TUHAN, dialirkan-Nya ke mana Ia ingini.

Ams 21:2
Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.

Ams 21:3
Melakukan kebenaran dan keadilan lebih dikenan TUHAN dari pada korban.

Ams 21:4
Mata yang congkak dan hati yang sombong, yang menjadi pelita orang fasik, adalah dosa.

Ams 21:5
Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan.

Ams 21:6
Memperoleh harta benda dengan lidah dusta adalah kesia-siaan yang lenyap dari orang yang mencari maut.

Ams 21:10
Hati orang fasik mengingini kejahatan dan ia tidak menaruh belas kasihan kepada sesamanya.

Ams 21:11
Jikalau si pencemooh dihukum, orang yang tak berpengalaman menjadi bijak, dan jikalau orang bijak diberi pengajaran, ia akan beroleh pengetahuan.

Ams 21:12
Yang Mahaadil memperhatikan rumah orang fasik, dan menjerumuskan orang fasik ke dalam kecelakaan.

Ams 21:13
Siapa menutup telinganya bagi jeritan orang lemah, tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru-seru.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 24 September 2024

Mzm 119:1
Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat TUHAN.

Mzm 119:27
Buatlah aku mengerti petunjuk titah-titah-Mu, supaya aku merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib.

Mzm 119:30
Aku telah memilih jalan kebenaran, telah menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapanku.

Mzm 119:34
Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati.

Mzm 119:35
Biarlah aku hidup menurut petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab aku menyukainya.

Mzm 119:44
Aku hendak berpegang pada Taurat-Mu senantiasa, untuk seterusnya dan selamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 24 September 2024

Luk 8:19
Ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak.

Luk 8:20
Orang memberitahukan kepada-Nya: “Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau.”

Luk 8:21
Tetapi Ia menjawab mereka: “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.”

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 24 September 2024, Bacaan Injil

Allah tidak menghendaki kita untuk hidup sendirian, tetapi bersama orang lain. Dia memberi kita banyak kesempatan untuk membangun hubungan dengan keluarga, teman, sesama, dan rekan kerja.

Mengapa Yesus tampaknya mengabaikan sanak saudara-Nya sendiri ketika mereka mendesak untuk bertemu dengan Dia? Yesus tidak pernah kehilangan kesempatan untuk mengajarkan kepada murid-murid-Nya pelajaran rohani atau kebenaran tentang Kerajaan Allah.

Pada kesempatan ini, ketika banyak orang berkumpul untuk mendengarkan Yesus, la hendak menunjukkan kekerabatan rohani dalam tingkat yang lebih tinggi, yaitu keluarga Allah.

Seorang martir pada abad-abad pertama pernah mengatakan bahwa “satu-satunya kerabat seorang Kristen adalah orang-orang kudus”.

Mereka yang mengikuti Yesus Kristus dan yang mencari kehendak Allah masuk ke dalam sebuah keluarga yang baru, sebuah keluarga “orang-orang kudus” di bumi dan di surga.

Yesus mengubah tatanan hubungan sambil memperlihatkan bahwa kekerabatan yang sejati bukan hanya masalah darah dan daging. Pengangkatan kita sebagai putra dan putri Allah mengubah semua hubungan kita dan menuntut tatanan baru kesetiaan kepada Allah dan kerajaan-Nya.

Kita tentu saja harus berdoa untuk mereka, mengusahakan kebaikan bagi mereka, dan mencari cara untuk mewartakan sukacita Injil bagi mereka.

Persahabatan sejati di antara pengikut Kristus seharusnya menguatkan kita dalam kasih kita kepada Allah dan sesama. Apakah kita mencari sahabat yang benar dan apakah kita sedang mencari cara untuk menolong orang lain agar bertumbuh dalam pengetahuan dan hikmat akan Allah dan kehendak-Nya bagi kehidupan mereka?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 23 September 2024

.

.

Bapa Surgawi, Engkau memberkati kami dengan keluarga dan teman-teman, baik yang rohani maupun yang jasmani. Tolonglah kami untuk mengasihi mereka dengan cinta kasih. Semoga kami selalu memilih kehendak-Mu dan berusaha melakukan apa yang benar dan baik dalam semua relasi kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 23 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 23 September 2024, Bacaan Injil Lukas 8:16-18 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Ams. 3:27-34; Mazmur: 15:2-3ab. 3cd4ab. 5; R:1b; PEKAN BIASA XXV Pw St.Pius dr Pietrelcina (Padre Pio), Im (P);

BACAAN I

Ams 3:27
Janganlah menahan kebaikan dari pada orang-orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya.

Ams 3:28
Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: “Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi,” sedangkan yang diminta ada padamu.

Ams 3:29
Janganlah merencanakan kejahatan terhadap sesamamu, sedangkan tanpa curiga ia tinggal bersama-sama dengan engkau.

Ams 3:30
Janganlah bertengkar tidak semena-mena dengan seseorang, jikalau ia tidak berbuat jahat kepadamu.

Ams 3:31
Janganlah iri hati kepada orang yang melakukan kelaliman, dan janganlah memilih satupun dari jalannya,

Ams 3:32
karena orang yang sesat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi dengan orang jujur Ia bergaul erat.

Ams 3:33
Kutuk TUHAN ada di dalam rumah orang fasik, tetapi tempat kediaman orang benar diberkati-Nya.

Ams 3:34
Apabila Ia menghadapi pencemooh, maka Iapun mencemooh, tetapi orang yang rendah hati dikasihani-Nya.

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 23 September 2024

Mzm 15:2
Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya,

Mzm 15:3
yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya;

Mzm 15:3
yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya;

Mzm 15:4
yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi;

Mzm 15:5
yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 23 September 2024

Luk 8:16
“Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.

Luk 8:17
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan.

Luk 8:18
Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya.”

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 23 September 2024, Bacaan Injil

Pada zaman dahulu, pelita memiliki fungsi yang sangat penting seperti lampu listrik pada zaman sekarang. Pelita memungkinkan orang untuk melihat dan bekerja pada saat gelap dan menghindarkan dari bahaya tersandung.

Orang-orang Yahudi juga memahami “terang” sebagai ekspresi dari keindahan batin, kebenaran, dan kebaikan Allah. “Di dalam terang-Mu kami melihat terang” (Mzm. 36: 10). “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku” (Mzm. 119:105).

Kasih karunia Allah tidak hanya menerangi kegelapan dalam hidup kita, tetapi juga memenuhi kita dengan terang rohani, sukacita, dan damai sejahtera.

Yesus menggunakan gambaran pelita untuk menjelaskan bagaimana para murid-Nya harus hidup dalam terang kebenaran dan kasih-Nya.

Sama seperti cahaya alami yang menerangi kegelapan dan memampukan seseorang untuk melihat dengan mata, demikian pula terang Kristus bersinar di dalam hati orang-orang percaya dan memampukan kita untuk melihat realitas surgawi Kerajaan Allah.

 

Sesungguhnya, misi kita adalah menjadi pembawa terang Kristus sehingga orang lain dapat melihat kebenaran Injil dan dibebaskan dari kebutaan dosa.

Yesus mengatakan bahwa tidak ada yang dapat disembunyikan atau dirahasiakan. Kita bisa menyembunyikan sesuatu dari orang lain, tetapi tidak bisa kita sembunyikan dari diri kita sendiri dan dari Tuhan.

Kita mudah tergoda untuk menutup mata dari konsekuensi cara hidup kita yang penuh dosa dan kebiasaan buruk, bahkan ketika kita tahu apa saja konsekuensinya.

Namun, bagaimanapun juga, segala sesuatu akan diketahui oleh Allah yang melihat semuanya. Ada kebebasan dan sukacita yang besar bagi mereka yang hidup dalam terang Tuhan dan yang mencari kebenaran ini.

Mereka yang mendengarkan Allah dan mengindahkan suara-Nya akan menerima lebih banyak lagi dari-Nya. Apakah kita telah merasakan sukacita dan kebebasan hidup dalam terang Allah?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 22 September 2024

.

.

Tuhan, bimbinglah kami dengan terang kebenaran-Mu yang menyelamatkan. Penuhilah hati dan pikiran kami dengan terang dan kebenaran-Mu serta bebaskanlah kami dari kebutaan dosa dan tipu daya sehingga kami dapat melihat jalan-Mu dengan jelas dan memahami kehendak-Mu bagi hidup kami. Kiranya kami dapat memancarkan terang dan kebenaran-Mu kepada orang lain dalam perkataan dan perbuatan. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

Renungan Harian Hari Ini 22 September 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 22 September 2024, Bacaan Injil Markus 9:30-37 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Keb. 2:12. 17-20; Mazmur: 54:3-4. 5. 6. 8; R:6b; Bacaan II: Yak. 3:16-4:3; PEKAN BIASA XXV (H);

BACAAN I

Keb 2:12
Marilah kita menghadang orang yang baik, sebab bagi kita ia menjadi gangguan serta menentang pekerjaan kita. Pelanggaran-pelanggaran hukum dituduhkannya kepada kita, dan kepada kita dipersalahkannya dosa-dosa terhadap pendidikan kita.

Keb 2:17
Coba kita lihat apakah perkataannya benar dan ujilah apa yang terjadi waktu ia berpulang.

Keb 2:18
Jika orang yang benar itu sungguh anak Allah, niscaya Ia akan menolong dia serta melepaskannya dari tangan para lawannya.

Keb 2:19
Mari, kita mencobainya dengan aniaya dan siksa, agar kita mengenal kelembutannya serta menguji kesabaran hatinya.

Keb 2:20
Hendaklah kita menjatuhkan hukuman mati keji terhadapnya, sebab menurut katanya ia pasti mendapat pertolongan.”

 

MAZMUR TANGGAPAN – Renungan Harian Hari Ini 22 September 2024

Mzm 54:3
(54-5) Sebab orang-orang yang angkuh bangkit menyerang aku, orang-orang yang sombong ingin mencabut nyawaku; mereka tidak mempedulikan Allah. Sela

Mzm 54:4
(54-6) Sesungguhnya, Allah adalah penolongku; Tuhanlah yang menopang aku.

Mzm 54:5
(54-7) Biarlah kejahatan itu berbalik kepada seteru-seteruku; binasakanlah mereka karena kesetiaan-Mu!

Mzm 54:6
(54-8) Dengan rela hati aku akan mempersembahkan korban kepada-Mu, bersyukur sebab nama-Mu baik, ya TUHAN.

 

BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini 22 September 2024

Yak 3:16
Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.

Yak 3:17
Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik.

Yak 3:18
Dan buah yang terdiri dari kebenaran ditaburkan dalam damai untuk mereka yang mengadakan damai.

Yak 4:1
Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?

Yak 4:2
Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; juga kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.

Yak 4:3
Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 22 September 2024

Mrk 9:30
Yesus dan murid-murid-Nya berangkat dari situ dan melewati Galilea, dan Yesus tidak mau hal itu diketahui orang;

Mrk 9:31
sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka: “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia, dan tiga hari sesudah Ia dibunuh Ia akan bangkit.”

Mrk 9:32
Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan menanyakannya kepada-Nya.

Mrk 9:33
Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Kapernaum. Ketika Yesus sudah di rumah, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?”

Mrk 9:34
Tetapi mereka diam, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa yang terbesar di antara mereka.

Mrk 9:35
Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: “Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.”

Mrk 9:36
Maka Yesus mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka:

Mrk 9:37
“Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.”

 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 22 September 2024, Bacaan Injil

Para murid Yesus berdebat tentang siapa di antara mereka yang terbesar! Memang agak memalukan. Namun, bukankah kita juga seperti para murid? Kita kerap membandingkan diri kita dengan orang lain dan menginginkan pujian mereka.

Nafsu untuk mendapatkan kemuliaan sepertinya sudah mendarah daging dalam diri kita. Siapa yang tidak suka untuk dikagumi orang lain?

Ketika mereka saling berdebat, Yesus membuat gerakan dramatis dengan memeluk seorang anak kecil untuk menunjukkan kepada murid-murid-Nya siapa yang sebenarnya terbesar dalam Kerajaan Allah.

Apa yang dapat diajarkan oleh seorang anak kecil kepada kita tentang ‘yang terbesar’? Pada zaman dahulu, anak-anak tidak memiliki hak dan kedudukan. Secara sosial, mereka berada pada “anak tangga paling bawah”.

Mereka melayani orangtua mereka, sama seperti pelayan rumah tangga. Apa makna dari sikap Yesus ini? Yesus mengangkat seorang anak kecil di hadapan para murid-Nya dengan menempatkan anak itu dalam posisi terhormat.

Sudah menjadi kebiasaan, bahkan sampai hari ini, untuk mendudukkan tamu kehormatan di sebelah kanan tuan rụmah. Siapakah yang terbesar di dalam Kerajaan Allah?

Orang yang rendah hati adalah orang yang bukannya menuntut hak-hak mereka, melainkan rela mengosongkan diri mereka dari kesombongan dan mencari kemuliaan dengan mengambil posisi rendah sebagai hamba atau anak.

‘Renungan Harian Hari Ini 22 September 2024, Bacaan Injil’

Yesus adalah model pengosongan diri. Seperti kata Rasul Paulus, Yesus telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba (Flp. 2:7).

Hanya dengan demikian, Dia dapat membangkitkan kita dan mengenakan kepada kita kodrat ilahi-Nya. Allah menentang orang yang sombong, tetapi memberikan anugerah kepada orang yang rendah hati (Yak, 4:6).

Jika kita ingin dipenuhi dengan kuasa Allah maka kita perlu mengosongkan diri kita dari segala sesuatu yang menghalanginya, seperti kesombongan, kemuliaan diri sendiri, dan sebagainya.

Tuhan menginginkan kita seperti bejana tanah liat yang kosong agar Dia dapat mengisinya dengan kemuliaan, kuasa, dan kasih-Nya (bdk. 2Kor. 4:7).

Tuhan menghendaki kita menjadi pelayan bagi sesama, berani menjadi kecil, meninggalkan kepentingan diri sendiri, bahkan siap menderita serta berkurban demi keselamatan dan kebahagiaan sesama.

Apakah kita siap untuk merendahkan diri dan melayani seperti yang Yesus lakukan?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 21 September 2024

.

.

Tuhan, dengan salib-Mu Engkau telah menebus dunia dan menyatakan kemuliaan dan kemenangan-Mu atas dosa dan maut. Semoga kami tidak pernah gagal untuk melihat kemuliaan dan kemenangan-Mu di kayu salib. Tolonglah kami untuk menyesuaikan hidup kami dengan kehendak-Mu dan mengikuti jalan kekudusan-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.  

You cannot copy content of this page