Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 20 Desember 2024

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 20 Desember 2024, Bacaan Injil Lukas 1:26-38 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 7:10-14; Mazmur: 24:1-2.3 4ab. 5-6; R: lh. 7c.10b; HARI BIASA KHUSUS ADVEN (U) Novena Natal Hari Kelima;

Yes 7:10
TUHAN melanjutkan firman-Nya kepada Ahas, kata-Nya:

Yes 7:11
“Mintalah suatu pertanda dari TUHAN, Allahmu, biarlah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah atau sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas.”

Yes 7:12
Tetapi Ahas menjawab: “Aku tidak mau meminta, aku tidak mau mencobai TUHAN.”

Yes 7:13
Lalu berkatalah nabi Yesaya: “Baiklah dengarkan, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang, sehingga kamu melelahkan Allahku juga?

Yes 7:14
Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

.

Mzm 24:1
Mazmur Daud. Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya.

Mzm 24:2
Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai.

Mzm 24:3
“Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?”

Mzm 24:4
“Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.

Mzm 24:5
Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.

Mzm 24:6
Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub.”

.

Luk 1:26
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,

Luk 1:27
kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.

Luk 1:28
Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”

Luk 1:29
Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.

Luk 1:30
Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.

Luk 1:31
Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.

Luk 1:32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,

Luk 1:33
dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”

Luk 1:34
Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”

Luk 1:35
Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.

Luk 1:36
Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.

Luk 1:37
Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”

Luk 1:38
Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

.

Yes 41:21
Ajukanlah perkaramu, firman TUHAN, kemukakanlah alasan-alasanmu, firman Raja, Allah Yakub.

Yes 41:22
Biarlah mereka maju dan memberitahukan kepada kami apa yang akan terjadi! Nubuat yang dahulu, beritahukanlah apa artinya, supaya kami memperhatikannya, atau hal-hal yang akan datang, kabarkanlah kepada kami, supaya kami mengetahui kesudahannya!

Yes 41:23
Beritahukanlah hal-hal yang akan datang kemudian, supaya kami mengetahui, bahwa kamu ini sungguh allah; bertindak sajalah, biar secara baik ataupun secara buruk, supaya kami bersama-sama tercengang melihatnya!

Yes 41:24
Sesungguhnya, kamu ini adalah seperti tidak ada dan perbuatan-perbuatanmu adalah hampa; orang yang memilih kamu adalah kejijikan.

Yes 41:25
Aku telah menggerakkan seorang dari utara dan ia telah datang, dari sebelah matahari terbit Aku telah memanggil dia dengan namanya. Seperti tukang periuk menginjak-injak tanah liat, demikian dia akan menginjak-injak penguasa-penguasa seperti lumpur.

Yes 41:26
Siapakah yang memberitahukannya dari mulanya, sehingga kami mengetahuinya, dan dari dahulu, sehingga kami mengatakan: “Benarlah dia?” Sungguh, tidak ada orang yang memberitahukannya, tidak ada orang yang mengabarkannya, tidak ada orang yang mendengar sepatah katapun dari padamu.

Yes 41:27
Sebagai yang pertama Aku memberitahukannya kepada Sion, dan Aku memberikan orang yang membawa kabar baik kepada Yerusalem.

Yes 41:28
Apabila Aku melihat berkeliling, maka tidak ada seorangpun, dan di antara semua mereka ini tidak ada yang dapat memberi petunjuk, atau yang dapat memberi jawab kalau Aku menanyakan mereka.

Yes 41:29
Sesungguhnya, sekaliannya mereka seperti tidak ada, perbuatan-perbuatan mereka hampa, patung-patung tuangan mereka angin dan kesia-siaan.

.

renungan harian hari ini

Sangat wajar dan manusiawi bila Maria dalam kebingungan bertanya kepada malaikat Tuhan, “Bagaimana mungkin hal itu terjadi karena aku beium pernah berhubungan dengan laki- laki?”

Maria berpikir dan bersikap dalam kapasitas dan pengalamannya sebagai manusia. Secara manusiawi, tentu saja hal itu patut dipertanyakan karena tidak mungkin terjadi.

Meskipun demikian, Maria tidak menolak untuk bekerja sama dengan Allah dalam dirinya sehingga ia dengan yakin berkata, “Aku ini hamba Tuhan. Jadilah padaku menurut perkataanmu itu.”

Komitmen Maria untuk mengikuti rencana Allah membuat dia sanggup mengatasi segala keterbatasan manusiawinya.

Kita sering kali menolak suatu tugas atau perutusan karena aneka macam alasan. Kita membuat “litani ketidakbisaan dan ketidakmampuan” untuk menghindari suatu tanggung jawab, dan bisa jadi alasannya sangat masuk akal dan manusiawi.

Namun, apakah kita berani membiarkan diri dipergunakan oleh Allah, seperti Bunda Maria, untuk menggenapi rencana-rencana-Nya yang indah dan luar biasa?

Kerja sama dengan Allah akan membuat hidup kita lebih baik, lebih berkualitas, dan menjadi kudus. Maukah kita bekerja sama dengan Allah untuk mewujudkan karya dan rencana-Nya di dunia ini?

.

Allah Bapa penuh kasih, kami bersyukur atas teladan luar biasa dari Bunda Maria yang dengan rendah hati menyerahkan hidupnya kepada kehendak-Mu. Dalam kebingungannya sebagai manusia, ia tidak menutup hati, tetapi dengan iman berkata, “Jadilah padaku menurut perkataan-Mu.”

Kami sering kali merasa ragu dan takut ketika Engkau memanggil kami untuk suatu tugas atau tanggung jawab. Hati kami mudah terjebak dalam keterbatasan dan ketidakpercayaan pada kemampuan diri kami sendiri. Namun, ajarkanlah kami, seperti Maria, untuk percaya bahwa kekuatan-Mu melampaui kelemahan kami, dan rencana-Mu jauh lebih besar daripada apa yang kami bayangkan.

Bantu kami untuk tidak melarikan diri dari tanggung jawab yang Engkau percayakan kepada kami. Jauhkanlah kami dari membuat alasan-alasan yang hanya membatasi kuasa-Mu dalam hidup kami. Sebaliknya, mampukan kami untuk berkata, “Aku ini hamba-Mu, Tuhan,” dan menjalankan kehendak-Mu dengan setia.

Bukalah hati kami agar mau bekerja sama dengan Allah, seperti Bunda Maria. Jadikanlah hidup kami alat yang membawa berkat dan sukacita bagi sesama, serta memuliakan nama-Mu. Jadilah kehendak-Mu dalam hidup kami. Berkatilah kami agar keberanian, kerendahan hati, dan ketaatan Maria menjadi inspirasi bagi perjalanan iman kami sehari-hari. Amin.

.

Ya Tuhan, teguhkanlah kami untuk berani mendengarkan sabda-Mu dan dengan tekun mengikuti panggilan-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 18 Desember 2024

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 19 Desember 2024

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 19 Desember 2024, Bacaan Injil Lukas 1:5-25 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Hak. 13:2-7.24-25a; Mazmur: 71:3-4a. 5-6ab. 16-17; R:8ab; HARI BIASA KHUSUS ADVEN (U) Novena Natal Hari Keempat;

Hak 13:2
Pada waktu itu ada seorang dari Zora, dari keturunan orang Dan, namanya Manoah; isterinya mandul, tidak beranak.

Hak 13:3
Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian: “Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki.

Hak 13:4
Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram.

Hak 13:5
Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin.”

Hak 13:6
Kemudian perempuan itu datang kepada suaminya dan berkata: “Telah datang kepadaku seorang abdi Allah, yang rupanya sebagai rupa malaikat Allah, amat menakutkan. Tidak kutanyakan dari mana datangnya, dan tidak juga diberitahukannya namanya kepadaku.

Hak 13:7
Tetapi ia berkata kepadaku: Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; oleh sebab itu janganlah minum anggur atau minuman yang memabukkan dan janganlah makan sesuatu yang haram, sebab sejak dari kandungan ibunya sampai pada hari matinya, anak itu akan menjadi seorang nazir Allah.”

Hak 13:24
Lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan memberi nama Simson kepadanya. Anak itu menjadi besar dan TUHAN memberkati dia.

Hak 13:25
Mulailah hatinya digerakkan oleh Roh TUHAN di Mahane-Dan yang terletak di antara Zora dan Esytaol.

.

Mzm 71:3
Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku.

Mzm 71:4
Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik, dari cengkeraman orang-orang lalim dan kejam.

Mzm 71:5
Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH.

Mzm 71:6
Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku; Engkau yang selalu kupuji-puji.

Mzm 71:16
Aku datang dengan keperkasaan-keperkasaan Tuhan ALLAH, hendak memasyhurkan hanya keadilan-Mu saja!

Mzm 71:17
Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib;

.

Luk 1:5
Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet.

Luk 1:6
Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat.

Luk 1:7
Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya.

Luk 1:8
Pada suatu kali, waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan.

Luk 1:9
Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan di situ.

Luk 1:10
Sementara itu seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan.

Luk 1:11
Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan.

Luk 1:12
Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut.

Luk 1:13
Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: “Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes.

Luk 1:14
Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu.

Luk 1:15
Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya;

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 19 Desember 2024

Luk 1:16
ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka,

Luk 1:17
dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.”

Luk 1:18
Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: “Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya.”

Luk 1:19
Jawab malaikat itu kepadanya: “Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu.

Luk 1:20
Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya.”

Luk 1:21
Sementara itu orang banyak menanti-nantikan Zakharia. Mereka menjadi heran, bahwa ia begitu lama berada dalam Bait Suci.

Luk 1:22
Ketika ia keluar, ia tidak dapat berkata-kata kepada mereka dan mengertilah mereka, bahwa ia telah melihat suatu penglihatan di dalam Bait Suci. Lalu ia memberi isyarat kepada mereka, sebab ia tetap bisu.

Luk 1:23
Ketika selesai jangka waktu tugas jabatannya, ia pulang ke rumah.

Luk 1:24
Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya:

Luk 1:25
“Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang.”

.

Yes 41:8
Tetapi engkau, hai Israel, hamba-Ku, hai Yakub, yang telah Kupilih, keturunan Abraham, yang Kukasihi;

Yes 41:9
engkau yang telah Kuambil dari ujung-ujung bumi dan yang telah Kupanggil dari penjuru-penjurunya, Aku berkata kepadamu: “Engkau hamba-Ku, Aku telah memilih engkau dan tidak menolak engkau”;

Yes 41:10
janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

Yes 41:11
Sesungguhnya, semua orang yang bangkit amarahnya terhadap engkau akan mendapat malu dan kena noda; orang-orang yang membantah engkau akan seperti tidak ada dan akan binasa;

Yes 41:12
engkau akan mencari orang-orang yang berkelahi dengan engkau, tetapi tidak akan menemui mereka; orang-orang yang berperang melawan engkau akan seperti tidak ada dan hampa.

Yes 41:13
Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.”

Yes 41:14
Janganlah takut, hai si cacing Yakub, hai si ulat Israel! Akulah yang menolong engkau, demikianlah firman TUHAN, dan yang menebus engkau ialah Yang Mahakudus, Allah Israel.

Yes 41:15
Sesungguhnya, Aku membuat engkau menjadi papan pengirik yang tajam dan baru, dengan gigi dua jajar; engkau akan mengirik gunung-gunung dan menghancurkannya, dan bukit-bukitpun akan kaubuat seperti sekam.

Yes 41:16
Engkau akan menampi mereka, lalu angin akan menerbangkan mereka, dan badai akan menyerakkan mereka. Tetapi engkau ini akan bersorak-sorak di dalam TUHAN dan bermegah di dalam Yang Mahakudus, Allah Israel.

Yes 41:17
Orang-orang sengsara dan orang-orang miskin sedang mencari air, tetapi tidak ada, lidah mereka kering kehausan; tetapi Aku, TUHAN, akan menjawab mereka, dan sebagai Allah orang Israel Aku tidak akan meninggalkan mereka.

Yes 41:18
Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul, dan membuat mata-mata air membual di tengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering.

Yes 41:19
Aku akan menanam pohon aras di padang gurun, pohon penaga, pohon murad dan pohon minyak; Aku akan menumbuhkan pohon sanobar di padang belantara dan pohon berangan serta pohon cemara di sampingnya,

Yes 41:20
supaya semua orang melihat dan mengetahui, memperhatikan dan memahami, bahwa tangan TUHAN yang membuat semuanya ini dan Yang Mahakudus, Allah Israel, yang menciptakannya.

.

renungan harian hari ini

Kedua bacaan hari ini berbicara tentang pemberitahuan akan kelahiran seorang anak dari seorang ibu yang mandul atau yang secara manusiawi tidak bisa melahirkan. Ini merupakan buah dari doa. Doa seorang yang tekun akan didengarkan oleh Tuhan.

Perbedaan mencolok dari kedua bacaan itu ialah keragu-raguan. Pada Bacaan Pertama, ibu yang dinyatakan mandul itu percaya langsung pada pemberitaan malaikat Tuhan sehingga ia sungguh menjaga dirinya.

Namun, dalam Bacaan Injil, Zakharia, seorang imam, ragu-ragu; mungkin juga kurang percaya ketika malaikat Tuhan memberitahukan kepadanya bahwa doanya dikabulkan dan istrinya yang sudah lanjut usia akan mengandung.

Zakharia berkata kepada malaikat itu, “Bagaimanakah aku tahu bahwa hal itu akan terjadi? Sebab aku sudah tua, dan istriku pun sudah lanjut umurnya.”

Zakharia ragu akan dirinya dan istrinya sehingga ia pun ragu terhadap berita baik yang ia dengarkan. Sebagai konsekuensi akan keraguan dan ketidakpercayaannya, Zakharia menjadi bisu sampai perkataan itu terbukti kebenarannya.

Peristiwa ini memberitahukan kepada kita empat hal. Pertama, berdoalah dengan tekun, Tuhan akan mendengarkan. Kedua, tidak ada yang mustahil bagi Allah. Ketiga, percayalah apa yang engkau doakan. Keempat, ketidakpercayaan kepada Tuhan akan membawa konsekuensi dalam hidup.

.

Allah Bapa Mahakuasa, kami bersyukur atas Sabda-Mu yang mengajarkan kami tentang kuasa doa, iman, dan pengharapan. Hari ini kami diingatkan bahwa Engkau mendengarkan doa-doa kami, bahkan ketika kami merasa tidak layak atau tidak mungkin bagi kami secara manusiawi.

Sering kali hati kami dipenuhi keraguan, seperti Zakharia yang sulit percaya pada kabar baik yang ia terima. Ampunilah kami bila kami pernah meragukan kuasa atau rencana-Mu dalam hidup kami. Limpahkanlah kami iman yang teguh, seperti iman ibu dalam Bacaan Pertama yang langsung percaya pada janji-Mu.

Ajarkanlah kami untuk tekun berdoa, meskipun jawaban atas doa-doa kami belum tampak. Tumbuhkanlah dalam hati kami keyakinan bahwa tidak ada yang mustahil bagi-Mu, dan rencana-Mu selalu lebih baik daripada yang dapat kami bayangkan.

Tuntunlah kami agar tidak hanya berdoa dengan bibir kami, tetapi juga dengan hati yang percaya penuh kepada kehendak-Mu. Jauhkanlah kami dari ketidakpercayaan yang membawa kehampaan dalam hidup kami, dan gantilah keraguan kami dengan keyakinan dan sukacita.

Bapa yang setia, kami menyerahkan seluruh hidup kami ke dalam tangan-Mu. Teguhkanlah iman kami, agar kami dapat menjadi saksi atas kebaikan-Mu bagi sesama. Semoga hidup kami senantiasa memuliakan nama-Mu, melalui doa yang tulus dan tindakan yang penuh kasih. Amin.

.

Ya Tuhan, teguhkanlah iman kami dan kabulkanlah doa-doa kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 18 Desember 2024

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 18 Desember 2024

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 18 Desember 2024, Bacaan Injil Matius 1:18-24 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yer. 23:5-8; Mazmur: 72:2. 12-13. 18-19; R: lih. 7; HARI BIASA KHUSUS ADVEN (U) Novena Natal Hari Ketiga;

Yer 23:5
Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri.

Yer 23:6
Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN?keadilan kita.

Yer 23:7
Sebab itu, demikianlah firman TUHAN, sesungguhnya, waktunya akan datang, bahwa orang tidak lagi mengatakan: Demi TUHAN yang hidup yang menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir!,

Yer 23:8
melainkan: Demi TUHAN yang hidup yang menuntun dan membawa pulang keturunan kaum Israel keluar dari tanah utara dan dari segala negeri ke mana Ia telah menceraiberaikan mereka!, maka mereka akan tinggal di tanahnya sendiri.”

.

Mzm 72:2
Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!

Mzm 72:12
Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong;

Mzm 72:13
ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin.

Mzm 72:18
Terpujilah TUHAN, Allah Israel, yang melakukan perbuatan yang ajaib seorang diri!

Mzm 72:19
Dan terpujilah kiranya nama-Nya yang mulia selama-lamanya, dan kiranya kemuliaan-Nya memenuhi seluruh bumi. Amin, ya amin.

.

Mat 1:18
Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.

Mat 1:19
Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.

Mat 1:20
Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.

Mat 1:21
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”

Mat 1:22
Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:

Mat 1:23
“Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” ?yang berarti: Allah menyertai kita.

Mat 1:24
Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,

.

Yes 40:12
Siapa yang menakar air laut dengan lekuk tangannya dan mengukur langit dengan jengkal, menyukat debu tanah dengan takaran, menimbang gunung-gunung dengan dacing, atau bukit-bukit dengan neraca?

Yes 40:13
Siapa yang dapat mengatur Roh TUHAN atau memberi petunjuk kepada-Nya sebagai penasihat?

Yes 40:14
Kepada siapa TUHAN meminta nasihat untuk mendapat pengertian, dan siapa yang mengajar TUHAN untuk menjalankan keadilan, atau siapa mengajar Dia pengetahuan dan memberi Dia petunjuk supaya Ia bertindak dengan pengertian?

Yes 40:15
Sesungguhnya, bangsa-bangsa adalah seperti setitik air dalam timba dan dianggap seperti sebutir debu pada neraca. Sesungguhnya, pulau-pulau tidak lebih dari abu halus beratnya.

Yes 40:16
Libanon tidak mencukupi bagi kayu api dan margasatwanya tidak mencukupi bagi korban bakaran.

Yes 40:17
Segala bangsa seperti tidak ada di hadapan-Nya mereka dianggap-Nya hampa dan sia-sia saja.

Yes 40:18
Jadi dengan siapa hendak kamu samakan Allah, dan apa yang dapat kamu anggap serupa dengan Dia?

Yes 40:21
Tidakkah kamu tahu? Tidakkah kamu dengar? Tidakkah diberitahukan kepadamu dari mulanya? Tidakkah kamu mengerti dari sejak dasar bumi diletakkan?

Yes 40:22
Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman!

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 18 Desember 2024

Yes 40:23
Dia yang membuat pembesar-pembesar menjadi tidak ada dan yang menjadikan hakim-hakim dunia sia-sia saja!

Yes 40:24
Baru saja mereka ditanam, baru saja mereka ditaburkan, baru saja cangkok mereka berakar di dalam tanah, sudah juga Ia meniup kepada mereka, sehingga mereka kering dan diterbangkan oleh badai seperti jerami.

Yes 40:25
Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus.

Yes 40:26
Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satupun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat.

Yes 40:27
Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel: “Hidupku tersembunyi dari TUHAN, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?”

Yes 40:28
Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya.

Yes 40:29
Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.

Yes 40:30
Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,

Yes 40:31
tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

.

renungan harian hari ini

Bila ada masalah, janganlah dihadapi dengan emosi dan terburu-buru karena bisa salah langkah atau salah tindakan, yang akhirnya bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Yusuf akhirnya bisa mengambil dan mengikuti suatu keputusan setelah ia bangun dari tidurnya. Dalam tidur itu ia bermimpi.

Mimpi merupakan fenomena pada saat tidur yang hadir begitu saja, di luar kehendak dan kendali manusia. Kita tidak bisa merancang mimpi apa yang akan kita peroleh saat tidur. Tidur berarti saat di mana aktivitas intelektual dan kehendak kita berhenti.

Hanya ada kepasrahan karena kita tidak tahu apa yang terjadi saat kita sungguh-sungguh tidur. Pada saat kepasrahan seperti itulah Yusuf mendapatkan jalan keluar dari pergumulan yang sedang ia hadapi, bukan pada saat sadar di mana aktivitas nalar dapat diandalkan.

Dengan demikian, ketenangan dan keberanian untuk pasrah pada kehendak Tuhanlah yang dapat membantu kita menemukan solusi terbaik atas berbagai masalah dan pergumulan yang kita hadapi. Mari kita pasrahkan semuanya pada kehendak dan rancangan Tuhan. Totus tuus!

.

Allah Bapa Mahabijaksana, kami bersyukur atas teladan Santo Yusuf yang Engkau anugerahkan kepada kami. Dalam ketenangan dan kepasrahannya kepada kehendak-Mu, ia mampu menemukan jalan keluar dari pergumulan hidupnya. Ajarlah kami, ya Bapa, untuk memiliki hati yang tenang dan berserah kepada-Mu dalam menghadapi setiap masalah yang kami alami.

Sering kali kami tergoda untuk bertindak dengan emosi atau terburu-buru, mengandalkan kekuatan dan akal kami sendiri. Namun, hari ini kami diingatkan bahwa jalan-Mu lebih tinggi dari jalan kami, dan rencana-Mu selalu membawa kebaikan bagi kami. Bantulah kami untuk percaya pada kehendak-Mu, bahkan ketika kami tidak sepenuhnya memahami jalan yang harus kami tempuh.

Tuntunlah hati kami agar mampu menemukan ketenangan di tengah badai kehidupan. Ajarkan kami untuk berani melepaskan kendali dan menyerahkan semuanya kepada rancangan-Mu. Jadikan kami pribadi yang berserah penuh, namun tetap setia dan teguh dalam iman, seperti Santo Yusuf yang mendengar dan mengikuti suara-Mu dalam keheningan.

Ya Bapa, kami menyerahkan setiap pergumulan, kekhawatiran, dan rencana hidup kami ke dalam tangan-Mu. Pimpinlah langkah kami agar selalu selaras dengan kehendak-Mu. Berikanlah kami keberanian untuk percaya bahwa Engkau selalu menyertai kami dan menyediakan solusi terbaik pada waktu-Mu yang sempurna. Kami mohon semoga setiap keputusan yang kami ambil selalu didasarkan pada kasih dan hikmat-Mu. Dalam nama Yesus Kristus, Sang Juru Selamat, kami berdoa. Amin.

.

Ya Tuhan, hidup kami penuh dengan pergumulan dan masalah. Bantulah kami menghadapi dan menyelesaikannya. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 17 Desember 2024

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Desember 2024

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 17 Desember 2024, Bacaan Injil Matius 1:1-17 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 49:2. 8-10; Mazmur: 72:1-2. 3 4b. 78. 17; R: lih. 7; HARI BIASA KHUSUS ADVEN (U) Novena Natal Hari Kedua;

Kej 49:2
Berhimpunlah kamu dan dengarlah, ya anak-anak Yakub, dengarlah kepada Israel, ayahmu.

Kej 49:8
Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu.

Kej 49:9
Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; ia meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau seperti singa betina; siapakah yang berani membangunkannya?

Kej 49:10
Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.

.

Mzm 72:1
Dari Salomo. Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja!

Mzm 72:3
Kiranya gunung-gunung membawa damai sejahtera bagi bangsa, dan bukit-bukit membawa kebenaran!

Mzm 72:4
Kiranya ia memberi keadilan kepada orang-orang yang tertindas dari bangsa itu, menolong orang-orang miskin, tetapi meremukkan pemeras-pemeras!

Mzm 72:7
Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan!

Mzm 72:8
Kiranya ia memerintah dari laut ke laut, dari sungai Efrat sampai ke ujung bumi!

Mzm 72:17
Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia.

.

Mat 1:1
Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.

Mat 1:2
Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya,

Mat 1:3
Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram,

Mat 1:4
Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon,

Mat 1:5
Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai,

Mat 1:6
Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria,

Mat 1:7
Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa,

Mat 1:8
Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia,

Mat 1:9
Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia,

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 17 Desember 2024

Mat 1:10
Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia,

Mat 1:11
Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel.

Mat 1:12
Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel,

Mat 1:13
Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor,

Mat 1:14
Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud,

Mat 1:15
Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub,

Mat 1:16
Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.

Mat 1:17
Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.

.

Yes 40:1
Hiburkanlah, hiburkanlah umat-Ku, demikian firman Allahmu,

Yes 40:2
tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni, sebab ia telah menerima hukuman dari tangan TUHAN dua kali lipat karena segala dosanya.

Yes 40:3
Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!

Yes 40:4
Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan; tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran;

Yes 40:5
maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya.”

Yes 40:6
Ada suara yang berkata: “Berserulah!” Jawabku: “Apakah yang harus kuserukan?” “Seluruh umat manusia adalah seperti rumput dan semua semaraknya seperti bunga di padang.

Yes 40:7
Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, apabila TUHAN menghembusnya dengan nafas-Nya. Sesungguhnyalah bangsa itu seperti rumput.

Yes 40:8
Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.”

Yes 40:9
Hai Sion, pembawa kabar baik, naiklah ke atas gunung yang tinggi! Hai Yerusalem, pembawa kabar baik, nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, nyaringkanlah suaramu, jangan takut! Katakanlah kepada kota-kota Yehuda: “Lihat, itu Allahmu!”

Yes 40:10
Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa. Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia, dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya.

Yes 40:11
Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.

.

renungan harian hari ini

Silsilah Yesus yang kita dengarkan dalam Bacaan Injil hari ini menunjukkan kepada kita bahwa Yesus sungguh-sungguh menjadi bagian dari sejarah bangsa manusia.

la bukan alien, yang tiba-tiba hadir dari dunia yang sama sekali asing. Lebih dari itu, Yesus hadir dari keturunan leluhur, baik yang terkenal karena kebaikan dan prestasinya maupun karena keburukannya.

Semua itu menjadi bagian dari sejarah leluhur yang secara manusiawi menghadirkan Yesus di dunia untuk membersihkan, membereskan, dan menebus yang tidak baik dan melanjutkan serta menyatakan yang baik.

Di antara anggota keluarga kita, termasuk para leluhur kita. Kita semua memiliki sejarah. Pasti ada yang hebat, baik, dan murah hati. Namun, tentu ada juga yang dianggap nakal dan pembawa masalah.

Akan tetapi, sejarah kelam masa lalu janganlah menggelapkan perjalanan hidup kita saat ini dan pada masa mendatang karena kita bisa belajar dari silsilah Yesus yang tidak semuanya baik, namun dipilih Tuhan untuk menghadirkan Juru Selamat.

Semoga kita menjadi alat pilihan, hamba Tuhan, yang mampu menyelamatkan banyak orang dari aneka situasi yang tidak menguntungkan.

.

Allah Bapa yang Maha Pengasih, kami bersyukur atas kehadiran Putra-Mu, Yesus Kristus, yang Engkau hadirkan ke dunia melalui sejarah umat manusia. Dalam silsilah-Nya, kami melihat bagaimana Engkau bekerja melalui leluhur-leluhur yang memiliki kisah baik maupun yang penuh kekurangan. Hal ini mengingatkan kami bahwa Engkau, ya Tuhan, sanggup memakai siapa pun untuk mewujudkan karya keselamatan-Mu.

Kami menyadari bahwa kami pun memiliki sejarah keluarga dan pribadi, dengan segala kelebihan dan kekurangan. Kami mohon, ajarlah kami untuk tidak terbelenggu oleh masa lalu yang gelap, tetapi memanfaatkan kesempatan hidup ini untuk terus melangkah bersama-Mu, membawa terang dan kebaikan kepada sesama.

Engkau hadir untuk membersihkan yang kotor, membereskan yang kacau, dan menyelamatkan yang terhilang. Ajarlah kami untuk meneladan-Mu, agar kami pun dapat menjadi alat kasih-Mu, memperbaiki yang salah, menguatkan yang lemah, dan membawa pengharapan di tengah dunia yang sering kehilangan arah.

Curahkanlah terang Roh Kudus-Mu kepada kami, agar kami mampu melihat bahwa di balik sejarah hidup kami yang penuh liku, ada rencana indah dari Bapa. Jadikanlah kami pribadi yang penuh syukur, rendah hati, dan bersedia menjadi hamba-Mu untuk melanjutkan karya kasih dan keselamatan-Mu.

Bapa yang setia, kami percaya bahwa Engkau telah memilih kami, meskipun kami penuh kelemahan. Kuatkanlah kami agar mampu menjadi perpanjangan tangan-Mu dalam membawa damai, kasih, dan keselamatan kepada sesama, sehingga nama-Mu dimuliakan dalam hidup kami. Dalam nama Yesus Kristus, Juru Selamat kami. Amin.

.

Ya Tuhan, semoga kami mampu bersyukur atas semua kebaikan dan anugerah yang telah Kauberilkan kepada para leluhur kami. Semoga kami menjadi bagian dari sejarah keselamatan-Mu di dunia ini. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 16 Desember 2024

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 16 Desember 2024

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 16 Desember 2024, Bacaan Injil Matius 21:23-27 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Bil. 24:2-7, 15-17a; Mazmur: 25:4bc-5ab, 6-7c, 8-9; R:4b; PEKAN ADVEN II (U) B.Maria dr Malaikat; B.Mario Borzaga; Novena Natal Hari Pertama;

Bil 24:2
Ketika Bileam memandang ke depan dan melihat orang Israel berkemah menurut suku mereka, maka Roh Allah menghinggapi dia.

Bil 24:3
Lalu diucapkannyalah sanjaknya, katanya: “Tutur kata Bileam bin Beor, tutur kata orang yang terbuka matanya;

Bil 24:4
tutur kata orang yang mendengar firman Allah, yang melihat penglihatan dari Yang Mahakuasa sambil rebah, namun dengan mata tersingkap.

Bil 24:5
Alangkah indahnya kemah-kemahmu, hai Yakub, dan tempat-tempat kediamanmu, hai Israel!

Bil 24:6
Sebagai lembah yang membentang semuanya; sebagai taman di tepi sungai; sebagai pohon gaharu yang ditanam TUHAN; sebagai pohon aras di tepi air.

Bil 24:7
Air mengalir dari timbanya, dan benihnya mendapat air banyak-banyak. Rajanya akan naik tinggi melebihi Agag, dan kerajaannya akan dimuliakan.

Bil 24:15
Lalu diucapkannyalah sanjaknya, katanya: “Tutur kata Bileam bin Beor, tutur kata orang yang terbuka matanya;

Bil 24:16
tutur kata orang yang mendengar firman Allah, dan yang beroleh pengenalan akan Yang Mahatinggi, yang melihat penglihatan dari Yang Mahakuasa, sambil rebah, namun dengan mata tersingkap.

Bil 24:17
Aku melihat dia, tetapi bukan sekarang; aku memandang dia, tetapi bukan dari dekat; bintang terbit dari Yakub, tongkat kerajaan timbul dari Israel, dan meremukkan pelipis-pelipis Moab, dan menghancurkan semua anak Set.

.

Mzm 25:4
Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.

Mzm 25:5
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.

Mzm 25:6
Ingatlah segala rahmat-Mu dan kasih setia-Mu, ya TUHAN, sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala.

Mzm 25:7
Dosa-dosaku pada waktu muda dan pelanggaran-pelanggaranku janganlah Kauingat, tetapi ingatlah kepadaku sesuai dengan kasih setia-Mu, oleh karena kebaikan-Mu, ya TUHAN.

Mzm 25:8
TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.

Mzm 25:9
Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.

.

Mat 21:23
Lalu Yesus masuk ke Bait Allah, dan ketika Ia mengajar di situ, datanglah imam-imam kepala serta tua-tua bangsa Yahudi kepada-Nya, dan bertanya: “Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu?”

Mat 21:24
Jawab Yesus kepada mereka: “Aku juga akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu dan jikalau kamu memberi jawabnya kepada-Ku, Aku akan mengatakan juga kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.

Mat 21:25
Dari manakah baptisan Yohanes? Dari sorga atau dari manusia?” Mereka memperbincangkannya di antara mereka, dan berkata: “Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata kepada kita: Kalau begitu, mengapakah kamu tidak percaya kepadanya?

Mat 21:26
Tetapi jikalau kita katakan: Dari manusia, kita takut kepada orang banyak, sebab semua orang menganggap Yohanes ini nabi.”

Mat 21:27
Lalu mereka menjawab Yesus: “Kami tidak tahu.” Dan Yesuspun berkata kepada mereka: “Jika demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.”

.

1Taw 17:1
Setelah Daud menetap di rumahnya, berkatalah ia kepada nabi Natan: “Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut perjanjian TUHAN itu ada di bawah tenda-tenda.”

1Taw 17:2
Lalu berkatalah Natan kepada Daud: “Lakukanlah segala sesuatu yang dikandung hatimu, sebab Allah menyertai engkau.”

1Taw 17:3
Tetapi pada malam itu juga datanglah firman Allah kepada Natan, demikian:

1Taw 17:4
“Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Bukanlah engkau yang akan mendirikan rumah bagi-Ku untuk didiami.

1Taw 17:5
Aku tidak pernah diam dalam rumah sejak Aku menuntun orang Israel keluar sampai hari ini, tetapi Aku mengembara dari kemah ke kemah, dan dari kediaman ke kediaman.

1Taw 17:6
Selama Aku mengembara bersama-sama seluruh orang Israel, pernahkah Aku mengucapkan firman kepada salah seorang hakim orang Israel, yang Kuperintahkan menggembalakan umat-Ku, demikian: Mengapa kamu tidak mendirikan bagi-Ku rumah dari kayu aras?

1Taw 17:7
Oleh sebab itu, beginilah kaukatakan kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Akulah yang mengambil engkau dari padang, ketika menggiring kambing domba, untuk menjadi raja atas umat-Ku Israel.

1Taw 17:8
Aku telah menyertai engkau di segala tempat yang kaujalani dan telah melenyapkan segala musuhmu dari depanmu. Aku akan membuat namamu seperti nama orang-orang besar yang ada di bumi.

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 16 Desember 2024

1Taw 17:9
Aku akan menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan akan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditekan oleh orang-orang lalim seperti dahulu,

1Taw 17:10
sejak Aku mengangkat hakim-hakim atas umat-Ku Israel. Aku akan menundukkan segala musuhmu. Juga Aku beritahukan kepadamu: TUHAN akan membangun suatu keturunan bagimu.

1Taw 17:11
Apabila umurmu sudah genap untuk pergi mengikuti nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, salah seorang anakmu sendiri, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya.

1Taw 17:12
Dialah yang akan mendirikan rumah bagi-Ku dan Aku akan mengokohkan takhtanya untuk selama-lamanya.

1Taw 17:13
Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Tetapi kasih setia-Ku tidak akan Kuhilangkan dari padanya seperti yang Kuhilangkan dari pada orang yang mendahului engkau.

1Taw 17:14
Dan Aku akan menegakkan dia dalam rumah-Ku dan dalam kerajaan-Ku untuk selama-lamanya dan takhtanya akan kokoh untuk selama-lamanya.”

1Taw 17:15
Tepat seperti perkataan ini dan tepat seperti penglihatan ini Natan berbicara kepada Daud.

.

renungan harian hari ini

Kita mungkin sering menjumpai orang yang justru iri hati dengan orang-orang yang bisa nelakukan hal-hal baik. Seolah-olah tidak rela bila ada orang lain yang bisa dan berani membantu, menghibur, menyembuhkan, dan menguatkan orang lain.

Sebetulnya, orang seperti itu tidak sanggup melakukan kebaikan seperti yang orang lain tunjukkan. Mereka iri hati, benci, dengki, dan bahkan ada keinginan untuk menyingkirkan sesama yang berbuat baik.

Iri hati dan kebencian membutakan mata dan hati mereka terhadap segala kebaikan yang dilakukan orang lain.

Ini juga yang lakukan oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi. Mereka iri hati dan benci terhadap Yesus yang banyak melakukan hal-bal baik,

yaitu menyembuhkan orang sakit, menghidupkan orang mati, membuat orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang tuli mendengar, orang bisu bisa berbicara, serta menghibur orang yang mengalami kesedihan.

Imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi itu telah dibutakan oleh egoisme, iri hati, dan kebencian mereka sendiri sehingga tidak mampu melihat, apalagi menemukan kuasa llahi dalam diri dan tindakan Yesus.

Oleh sebab itu, mereka bertanya kepada Yesus dengan kuasa mana la melakukan hal-hal itu. Bagaimana dengan kita? Mungkin kita menjadi cerminan sikap imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi itu pada zaman ini.

Mari kita masuk ke dalam diri kita sendiri, lalu memeriksa batin kita: Apakah kita memiliki keluasan hati untuk bersyukur atas orang lain yang dengan tekun berbuat baik? Ataukah hati kita tertutup dan buta karena iri dan dengki?

.

Allah Bapa, kami bersyukur atas teladan kebaikan-Mu yang tanpa batas dalam diri Yesus Kristus, Putra-Mu. Ia menghibur yang berduka, menyembuhkan yang sakit, menguatkan yang lemah, dan memberi harapan kepada yang putus asa. Dalam diri-Nya, kami melihat kasih dan kuasa-Mu yang nyata di dunia.

Namun, ya Tuhan, kami menyadari bahwa sering kali hati kami sempit, dipenuhi iri hati dan kebencian terhadap mereka yang melakukan kebaikan. Kami mengakui bahwa ada saat-saat ketika kami tidak mampu bersyukur atas karya baik yang dilakukan orang lain. Ampunilah kami, Tuhan, atas sikap-sikap kami yang jauh dari kehendak-Mu.

Terangi hati kami agar terbebas dari belenggu iri hati, kebencian, dan egoisme. Bukalah mata hati kami untuk melihat karya kasih-Mu yang hadir melalui sesama kami. Mampukan kami untuk bersyukur atas kebaikan yang mereka tunjukkan, dan jadikanlah kami rekan-rekan kerja-Mu dalam menyebarkan kasih dan damai di dunia ini.

Ajarlah kami memiliki keluasan hati untuk menerima, menghargai, dan mendukung mereka yang berbuat baik. Jadikanlah kami pribadi yang tulus dan penuh syukur, sehingga hidup kami dapat mencerminkan kasih-Mu dan menjadi berkat bagi sesama.

Jauhkanlah kami dari sikap iri hati yang membutakan, seperti imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi yang tidak mampu mengenali kuasa-Mu dalam karya-karya Yesus. Sebaliknya, tumbuhkanlah dalam diri kami hati yang penuh kelembutan dan sukacita, agar kami dapat menemukan kehadiran-Mu dalam setiap perbuatan baik yang ada di sekitar kami.

Dengan rendah hati, kami menyerahkan diri kami ke dalam bimbingan-Mu, ya Tuhan, agar hidup kami dipenuhi oleh kasih, kerendahan hati, dan kebesaran hati untuk bersyukur atas kebaikan sesama. Amin.

.

Ya Tuhan, semoga kehadiran, peran, dan pelayanan orang lain sungguh-sungguh menjadi berkat bagi kami dan bagi banyak orang. Jauhkanlah kami dari iri hati dan dengki. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 15 Desember 2024

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Desember 2024

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 15 Desember 2024, Bacaan Injil Lukas 3:10-18 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Zef. 3:14-18a; Mazmur: Yes. 12:2-3. 4bcd. 5-6; R:6; Bacaan II: Flp. 4:4-7; O PEKAN II PEKAN ADVEN II (U) Minggu Gaudete/Sukacita;

Zef 3:14
Bersorak-sorailah, hai puteri Sion, bertempik-soraklah, hai Israel! Bersukacitalah dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem!

Zef 3:15
TUHAN telah menyingkirkan hukuman yang jatuh atasmu, telah menebas binasa musuhmu. Raja Israel, yakni TUHAN, ada di antaramu; engkau tidak akan takut kepada malapetaka lagi.

Zef 3:16
Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: “Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu.

Zef 3:17
TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,

Zef 3:18
seperti pada hari pertemuan raya.” “Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela.

.

Yes 12:2
Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab TUHAN ALLAH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku.”

Yes 12:3
Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.

Yes 12:4
Pada waktu itu kamu akan berkata: “Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur!

Yes 12:5
Bermazmurlah bagi TUHAN, sebab perbuatan-Nya mulia; baiklah hal ini diketahui di seluruh bumi!

Yes 12:6
Berserulah dan bersorak-sorailah, hai penduduk Sion, sebab Yang Mahakudus, Allah Israel, agung di tengah-tengahmu!”

.

Flp 4:4
Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!

Flp 4:5
Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!

Flp 4:6
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Flp 4:7
Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

.

Luk 3:10
Orang banyak bertanya kepadanya: “Jika demikian, apakah yang harus kami perbuat?”

Luk 3:11
Jawabnya: “Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian.”

Luk 3:12
Ada datang juga pemungut-pemungut cukai untuk dibaptis dan mereka bertanya kepadanya: “Guru, apakah yang harus kami perbuat?”

Luk 3:13
Jawabnya: “Jangan menagih lebih banyak dari pada yang telah ditentukan bagimu.”

Luk 3:14
Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya: “Dan kami, apakah yang harus kami perbuat?” Jawab Yohanes kepada mereka: “Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu.”

Luk 3:15
Tetapi karena orang banyak sedang menanti dan berharap, dan semuanya bertanya dalam hatinya tentang Yohanes, kalau-kalau ia adalah Mesias,

Luk 3:16
Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Luk 3:17
Alat penampi sudah di tangan-Nya untuk membersihkan tempat pengirikan-Nya dan untuk mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung-Nya, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.”

Luk 3:18
Dengan banyak nasihat lain Yohanes memberitakan Injil kepada orang banyak.

.

Rut 4:1
Boas telah pergi ke pintu gerbang dan duduk di sana. Kebetulan lewatlah penebus yang disebutkan Boas itu. Lalu berkatalah Boas: “Hai saudara, datanglah dahulu ke mari, duduklah di sini.” Maka datanglah ia, lalu duduk.

Rut 4:2
Kemudian dipilihnyalah sepuluh orang dari para tua-tua kota itu, dan berkata: “Duduklah kamu di sini.” Maka duduklah mereka.

Rut 4:3
Lalu berkatalah ia kepada penebus itu: “Tanah milik kepunyaan saudara kita Elimelekh hendak dijual oleh Naomi, yang telah pulang dari daerah Moab.

Rut 4:4
Jadi pikirku: baik juga hal itu kusampaikan kepadamu sebagai berikut: Belilah tanah itu di depan orang-orang yang duduk di sini dan di depan para tua-tua bangsa kita. Jika engkau mau menebusnya, tebuslah; tetapi jika engkau tidak mau menebusnya, beritahukanlah kepadaku, supaya aku tahu, sebab tidak ada orang yang dapat menebusnya kecuali engkau, dan sesudah engkau: aku.” Lalu berkatalah ia: “Aku akan menebusnya.”

Rut 4:5
Tetapi kata Boas: “Pada waktu engkau membeli tanah itu dari tangan Naomi, engkau memperoleh Rut juga, perempuan Moab, isteri orang yang telah mati itu, untuk menegakkan nama orang itu di atas milik pusakanya.”

Rut 4:6
Lalu berkatalah penebus itu: “Jika demikian, aku ini tidak dapat menebusnya, sebab aku akan merusakkan milik pusakaku sendiri. Aku mengharap engkau menebus apa yang seharusnya aku tebus, sebab aku tidak dapat menebusnya.”

Rut 4:7
Beginilah kebiasaan dahulu di Israel dalam hal menebus dan menukar: setiap kali orang hendak menguatkan sesuatu perkara, maka yang seorang menanggalkan kasutnya sebelah dan memberikannya kepada yang lain. Demikianlah caranya orang mensahkan perkara di Israel.

Rut 4:8
Lalu penebus itu berkata kepada Boas: “Engkau saja yang membelinya.” Dan ditanggalkannyalah kasutnya.

Rut 4:9
Kemudian berkatalah Boas kepada para tua-tua dan kepada semua orang di situ: “Kamulah pada hari ini menjadi saksi, bahwa segala milik Elimelekh dan segala milik Kilyon dan Mahlon, aku beli dari tangan Naomi;

Rut 4:10
juga Rut, perempuan Moab itu, isteri Mahlon, aku peroleh menjadi isteriku untuk menegakkan nama orang yang telah mati itu di atas milik pusakanya. Demikianlah nama orang itu tidak akan lenyap dari antara saudara-saudaranya dan dari antara warga kota. Kamulah pada hari ini menjadi saksi.”

Rut 4:11
Dan seluruh orang banyak yang hadir di pintu gerbang, dan para tua-tua berkata: “Kamilah menjadi saksi. TUHAN kiranya membuat perempuan yang akan masuk ke rumahmu itu sama seperti Rahel dan Lea, yang keduanya telah membangunkan umat Israel. Biarlah engkau menjadi makmur di Efrata dan biarlah namamu termasyhur di Betlehem,

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 15 Desember 2024

Rut 4:12
keturunanmu kiranya menjadi seperti keturunan Peres yang dilahirkan Tamar bagi Yehuda oleh karena anak-anak yang akan diberikan TUHAN kepadamu dari perempuan muda ini!”

Rut 4:13
Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya dan dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki.

Rut 4:14
Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi: “Terpujilah TUHAN, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus. Termasyhurlah kiranya nama anak itu di Israel.

Rut 4:15
Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki.”

Rut 4:16
Dan Naomi mengambil anak itu serta meletakkannya pada pangkuannya dan dialah yang mengasuhnya.

Rut 4:17
Dan tetangga-tetangga perempuan memberi nama kepada anak itu, katanya: “Pada Naomi telah lahir seorang anak laki-laki”; lalu mereka menyebutkan namanya Obed. Dialah ayah Isai, ayah Daud.

Rut 4:18
Inilah keturunan Peres: Peres memperanakkan Hezron,

Rut 4:19
Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab,

Rut 4:20
Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon,

Rut 4:21
Salmon memperanakkan Boas, Boas memperanakkan Obed,

Rut 4:22
Obed memperanakkan Isai dan Isai memperanakkan Daud.

.

renungan harian hari ini

Tema utama perayaan hari Minggu Adven Ketiga ini adalah sukacita. Oleh sebab itu, perayaan hari ini pun disebut Minggu Gaudete, Minggu Sukacita. Dalam Bacaan Kedua, Santo Paulus dengan tegas menyerukan, “Bergembiralah selalu dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang.”

Jadi, kita bersukacita karena ada kebaikan, ada pemberian diri, ada pengorbanan, ada janji keselamatan yang sebentar lagi akan tampak. Dalam Injil diceritakan bahwa berdasarkan latar belakang masing-masing, setiap orang bertanya kepada Yohanes, “Apakah yang harus kami lakukan?”

Pertanyaan ini tentu saja sangat menggembirakan karena setiap orang ingin bertindak sesuai harapan dan tuntutan pekerjaannya. Masing-masing ingin menempatkan sesuatu pada tempatnya, pada fungsinya, tanpa melebih-lebihkan atau mengurangi.

Yohanes pun berbuat demikian. la tidak memanfaatkan kesempatan ketika orang banyak mengganggap dia adalah Mesias. la mengakui siapa dirinya, dan sekaligus memberitahukan kepada mereka siapa Mesias yang sesungguhnya, yaitu Dia yang akan membaptis dengan Roh Kudus dan dengan api.

Yohanes adalah pribadi yang jujur, yang tidak memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan meskipun hal itu memungkinkan. Itulah yang membuat dia bersukacita dalam perutusannya. la tidak merebut takhta dan kuasa. Sebaliknya, ia merendahkan diri di hadapan Dia yang lebih berkuasa.

la tidak menjelek-jelekkan pihak lain untuk mendapatkan popularitas, sebagaimana yang sering kita dengar dalam dunia politik ketika terjadi praktik kampanye hitam (black campaign). Yohanes tidak hanya nenasihati orang lain, tetapi ia sendiri menghidupi nasihat-nasihatnya.

.

Allah sumber sukacita sejati, kami bersyukur atas kesempatan merayakan Minggu Gaudete ini, di mana Engkau mengingatkan kami untuk bergembira dalam janji keselamatan-Mu. Kami memuji-Mu atas kebaikan, kasih, dan pengorbanan-Mu yang selalu hadir dalam kehidupan kami.

Ajarlah kami untuk memiliki hati yang penuh sukacita, seperti seruan Santo Paulus, “Bergembiralah selalu dalam Tuhan.” Jadikanlah hidup kami sebagai kesaksian kebaikan hati-Mu, sehingga setiap orang yang kami temui dapat merasakan kasih dan terang-Mu melalui kami.

Seperti orang banyak yang bertanya kepada Yohanes Pembaptis, “Apakah yang harus kami lakukan?”, kami pun memohon bimbingan-Mu. Tunjukkanlah kepada kami bagaimana menjalani hidup ini dengan setia, jujur, dan penuh kerendahan hati, seperti Yohanes yang tidak memanfaatkan kesempatan untuk dirinya sendiri, tetapi mengarahkan semua kepada-Mu.

Bimbinglah kami agar dapat hidup sesuai dengan panggilan kami, baik sebagai pekerja, pemimpin, orang tua, atau pelayan di tengah masyarakat. Jangan biarkan kami terjerumus dalam ambisi pribadi atau memanfaatkan kesempatan untuk keuntungan diri sendiri. Ajarlah kami menempatkan segalanya pada tempat yang benar, tanpa melebih-lebihkan atau mengurangi.

Mampukan kami untuk tetap setia dalam tugas perutusan kami, tidak hanya memberi nasihat kepada orang lain, tetapi juga menghidupinya dalam setiap langkah kami. Seperti Yohanes yang merendahkan diri di hadapan-Mu, ajarlah kami untuk selalu mengutamakan kehendak-Mu dalam segala hal.

Dengan hati yang bersukacita, kami menyerahkan diri kami kepada-Mu, Tuhan. Jadikanlah kami alat sukacita dan damai-Mu di dunia ini. Amin.

.

Tuhan, semoga kami menjadi pribadi yang rendah hati, jujur, serta tidak mengambil kesempatan untuk menjatuhkan orang lain demi popularitas. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 14 Desember 2024
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 Desember 2024

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 Desember 2024, Bacaan Injil Matius 17:10-13 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Sir. 48:1-4.9-11; Mazmur: 80:2ac. 3b. 15-16. 18-19; R:4; PEKAN ADVEN II Pw St.Yohanes dr Salib, ImPujG (P);

Sir 48:1
Lalu tampillah nabi Elia bagaikan api, yang perkataannya laksana obor membakar.

Sir 48:2
Kelaparan didatangkan-Nya atas mereka, dan jumlah mereka dijadikannya sedikit berkat semangatnya.

Sir 48:3
Atas firman Tuhan langit dikunci olehnya, dan api diturunkannya sampai tiga kali.

Sir 48:4
Betapa mulialah engkau, hai Elia, dengan segala mujizatmu, dan siapa boleh bermegah-megah bahwa sama dengan dikau?

Sir 48:9
Dalam olak angin berapi engkau diangkat, dalannkereta dengan kuda-kuda berapi.

Sir 48:10
Engkau tercantum dalam ancaman-ancaman tentang masa depan untuk meredakan kemurkaan sebelum meletus, dan mengembalikan hati bapa kepada anaknya serta memulihkan segala suku Yakub. n Berbahagialah orang yang telah melihat dikau, dan yang meninggal dengan kasih mereka, sebab kamipun pasti akan hidup pula.

.

Mzm 80:2
(80-3) di depan Efraim dan Benyamin dan Manasye! Bangkitkanlah keperkasaan-Mu dan datanglah untuk menyelamatkan kami.

Mzm 80:3
(80-4) Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.

Mzm 80:15
(80-16) batang yang ditanam oleh tangan kanan-Mu!

Mzm 80:16
(80-17) Mereka telah membakarnya dengan api dan menebangnya; biarlah mereka hilang lenyap oleh hardik wajah-Mu!

Mzm 80:18
(80-19) maka kami tidak akan menyimpang dari pada-Mu. Biarkanlah kami hidup, maka kami akan menyerukan nama-Mu.

Mzm 80:19
(80-20) Ya TUHAN, Allah semesta alam, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.

.

Mat 17:10
Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: “Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?”

Mat 17:11
Jawab Yesus: “Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu

Mat 17:12
dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka.”

Mat 17:13
Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.

.

Rut 3:1
Lalu Naomi, mertuanya itu, berkata kepadanya: “Anakku, apakah tidak ada baiknya jika aku mencari tempat perlindungan bagimu supaya engkau berbahagia?

Rut 3:2
Maka sekarang, bukankah Boas, yang pengerja-pengerjanya perempuan telah kautemani itu, adalah sanak kita? Dia pada malam ini menampi jelai di tempat pengirikan;

Rut 3:3
maka mandilah dan beruraplah, pakailah pakaian bagusmu dan pergilah ke tempat pengirikan itu. Tetapi janganlah engkau ketahuan kepada orang itu, sebelum ia selesai makan dan minum.

Rut 3:4
Jika ia membaringkan diri tidur, haruslah engkau perhatikan baik-baik tempat ia berbaring; kemudian datanglah dekat, singkapkanlah selimut dari kakinya dan berbaringlah di sana. Maka ia akan memberitahukan kepadamu apa yang harus kaulakukan.”

Rut 3:5
Lalu kata Rut kepadanya: “Segala yang engkau katakan itu akan kulakukan.”

Rut 3:6
Sesudah itu pergilah ia ke tempat pengirikan dan dilakukannyalah tepat seperti yang diperintahkan mertuanya kepadanya.

Rut 3:7
Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya gembira, datanglah ia untuk membaringkan diri tidur pada ujung timbunan jelai itu. Kemudian datanglah perempuan itu dekat dengan diam-diam, disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia di situ.

Rut 3:8
Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya, dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.

Rut 3:9
Bertanyalah ia: “Siapakah engkau ini?” Jawabnya: “Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami.”

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 14 Desember 2024

Rut 3:10
Lalu katanya: “Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya.

Rut 3:11
Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu; sebab setiap orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik.

Rut 3:12
Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku.

Rut 3:13
Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau menebus engkau, baik, biarlah ia menebus; tetapi jika ia tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang hidup. Berbaring sajalah tidur sampai pagi.”

Rut 3:14
Jadi berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai pagi; lalu bangunlah ia, sebelum orang dapat kenal-mengenal, sebab kata Boas: “Janganlah diketahui orang, bahwa seorang perempuan datang ke tempat pengirikan.”

Rut 3:15
Lagi katanya: “Berikanlah selendang yang engkau pakai itu dan tadahkanlah itu.” Lalu ditadahkannya selendang itu. Kemudian ditakarnyalah enam takar jelai ke dalam selendang itu. Sesudah itu pergilah Boas ke kota.

Rut 3:16
Setelah perempuan itu sampai kepada mertuanya, berkatalah mertuanya itu: “Bagaimana, anakku?” Lalu diceritakannyalah semua yang dilakukan orang itu kepadanya

Rut 3:17
serta berkata: “Yang enam takar jelai ini diberikannya kepadaku, sebab katanya: Engkau tidak boleh pulang kepada mertuamu dengan tangan hampa.”

Rut 3:18
Lalu kata mertuanya itu: “Duduk sajalah menanti, anakku, sampai engkau mengetahui, bagaimana kesudahan perkara itu; sebab orang itu tidak akan berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga.”

.

renungan harian hari ini

Sering kali kita tidak sadar bahwa ada seseorang di sekitar kita yang merupakan utusan Tuhan untuk menolong dan mengarahkan hidup kita menjadi lebih baik.

Namun, barangkali karena kesibukan atau karena ketidakpedulian, lantas kita tidak mengenal mereka, seperti kata Yesus kepada para murid-Nya bahwa Elia sesungguhnya sudah datang, hanya orang-orang tidak mengenal dia.

Hari ini kita memperingati Santo Yohanes dari Salib, seorang imam dan pujangga Gereja. la adalah pendiri Ordo Carmelit Tak Berkasut yang sangat menekankan kedisiplinan hidup rohani sebagai religius.

Namun, karena perlakuan yang tidak baik dari orang lain, Santo Yohanes dari Salib dipenjarakan dan akhirnya meninggal pada tahun 1591.

Salah satu ungkapan yang patut kita renungkan darinya adalah, “Tidak mungkin menggapai kekayaan dan kebijaksanaan Allah tanpa terlebih dahulu mengalami banyak penderitaan.”

Semoga kita mampu menemukan Tuhan melalui kehadiran dan peran serta saudara-saudari yang ada di sekitar kita. Jangan sampai kehadiran orang lain justru kita anggap sebagai masalah dan membawa petaka.

Sehingga kita berusaha menyingkirkan, bahkan mungkin membinasakan mereka, seperti perlakuan tidak baik yang dialami oleh Santo Yohanes dari Salib.

.

Ya Bapa, kami bersyukur atas kehadiran-Mu yang nyata dalam hidup kami, sering kali melalui saudara-saudari yang Engkau utus untuk menolong dan membimbing kami. Ampunilah kami, ya Tuhan, jika selama ini kami kurang peka untuk mengenali kasih dan tuntunan-Mu melalui mereka.

Ajarlah kami untuk lebih peduli dan terbuka terhadap kehadiran orang-orang yang Engkau tempatkan di sekitar kami. Jangan biarkan kesibukan atau ketidakpedulian menutupi mata hati kami, sehingga kami gagal melihat kebaikan dan peran mereka dalam hidup kami.

Kami bersyukur atas teladan Santo Yohanes dari Salib yang telah menunjukkan kepada kami arti kesetiaan dalam penderitaan dan kedisiplinan hidup rohani. Tuhan, mampukan kami untuk mengikuti jejaknya, menerima setiap tantangan sebagai jalan untuk mendekat kepada-Mu, dan tetap setia meskipun menghadapi kesulitan.

Bimbinglah kami agar dapat menemukan hikmat-Mu dalam setiap pengalaman hidup. Tanamkanlah dalam hati kami kerendahan hati untuk mendengarkan dan belajar dari saudara-saudari kami, sehingga kami tidak hanya menerima, tetapi juga menjadi berkat bagi mereka.

Jangan biarkan kami memperlakukan orang lain dengan cara yang tidak baik, seperti yang dialami oleh Santo Yohanes dari Salib. Berikanlah kami hati yang lembut, penuh kasih, dan mampu menghargai peran setiap pribadi dalam rencana-Mu yang indah. Amin.

.

Ya Tuhan, buatlah kami mampu merasakan kehadiran para utusan-Mu di sekitar kami sehingga hidup kami menjadi lebih baik, lebih pantas, dan lebih suci. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 13 Desember 2024

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 13 Desember 2024

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 Desember 2024, Bacaan Injil Matius 11:16-19 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 48:17-19; Mazmur: 1:1-2, 3,4,6; R: Yoh 8:12; PEKAN ADVEN II Pw Sta.Lusia, PrwMrt (M);

Yes 48:17
Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, Yang Mahakudus, Allah Israel: “Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh.

Yes 48:18
Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti,

Yes 48:19
maka keturunanmu akan seperti pasir dan anak cucumu seperti kersik banyaknya; nama mereka tidak akan dilenyapkan atau ditiadakan dari hadapan-Ku.”

.

Mzm 1:1
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

Mzm 1:2
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Mzm 1:3
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Mzm 1:4
Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.

Mzm 1:6
sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

.

Mat 11:16
Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya:

Mat 11:17
Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.

Mat 11:18
Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan.

Mat 11:19
Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya.”

.

Rut 2:14
Ketika sudah waktu makan, berkatalah Boas kepadanya: “Datanglah ke mari, makanlah roti ini dan celupkanlah suapmu ke dalam cuka ini.” Lalu duduklah ia di sisi penyabit-penyabit itu, dan Boas mengunjukkan bertih gandum kepadanya; makanlah Rut sampai kenyang, bahkan ada sisanya.

Rut 2:15
Setelah ia bangun untuk memungut pula, maka Boas memerintahkan kepada pengerja-pengerjanya: “Dari antara berkas-berkas itupun ia boleh memungut, janganlah ia diganggu;

Rut 2:16
bahkan haruslah kamu dengan sengaja menarik sedikit-sedikit dari onggokan jelai itu untuk dia dan meninggalkannya, supaya dipungutnya; janganlah berlaku kasar terhadap dia.”

Rut 2:17
Maka ia memungut di ladang sampai petang; lalu ia mengirik yang dipungutnya itu, dan ada kira-kira seefa jelai banyaknya.

Rut 2:18
Diangkatnyalah itu, lalu masuklah ia ke kota. Ketika mertuanya melihat apa yang dipungutnya itu, dan ketika dikeluarkannya dan diberikannya kepada mertuanya sisa yang ada setelah kenyang itu,

Rut 2:19
maka berkatalah mertuanya kepadanya: “Di mana engkau memungut dan di mana engkau bekerja hari ini? Diberkatilah kiranya orang yang telah memperhatikan engkau itu!” Lalu diceritakannyalah kepada mertuanya itu pada siapa ia bekerja, katanya: “Nama orang pada siapa aku bekerja hari ini ialah Boas.”

Rut 2:20
Sesudah itu berkatalah Naomi kepada menantunya: “Diberkatilah kiranya orang itu oleh TUHAN yang rela mengaruniakan kasih setia-Nya kepada orang-orang yang hidup dan yang mati.” Lagi kata Naomi kepadanya: “Orang itu kaum kerabat kita, dialah salah seorang yang wajib menebus kita.”

Rut 2:21
Lalu kata Rut, perempuan Moab itu: “Lagipula ia berkata kepadaku: Tetaplah dekat pengerja-pengerjaku sampai mereka menyelesaikan seluruh penyabitan ladangku.”

Rut 2:22
Lalu berkatalah Naomi kepada Rut, menantunya itu: “Ya anakku, sebaiknya engkau keluar bersama-sama dengan pengerja-pengerjanya perempuan, supaya engkau jangan disusahi orang di ladang lain.”

Rut 2:23
Demikianlah Rut tetap dekat pada pengerja-pengerja perempuan Boas untuk memungut, sampai musim menuai jelai dan musim menuai gandum telah berakhir. Dan selama itu ia tinggal pada mertuanya.

.

renungan harian hari ini

Barangkali kita pernah mempunyai pengalaman bertemu dengan seseorang yang kesukaannya mencari-cari kesalahan orang lain. Yang keluar dari mulutnya hanyalah keluhan; yang terlihat dalam sikapnya hanyalah ketidakpuasan.

Apa pun yang dilakukan oleh orang lain, betapa pun baik dan bagus, selalu saja ada kekurangan di matanya. Itulah tipikal orang yang tidak pernah bersyukur karena kebiasaan dan kesukaannya hanyalah menuntut.

Atau dengan istilah masa sekarang, yaitu ‘negative thinking,’ berpikiran negatif. Akibatnya, ia tidak pernah merasa puas, apalagi bahagia karena hidupnya berfokus pada kekurangan, kelemahan, dan ketidakberesan dalam diri seseorang atau di lingkungan sekitarnya.

Yesus sendiri heran melihat orang-orang yang gemar mencari kekurangan dan kelemahan orang lain, tanpa melihat ke dalam dirinya sendiri.

Karena itu, melalui Injil hari ini, Yesus mengajak kita untuk menjadi pribadi yang mampu bersyukur terhadap apa yang kita alami dan hadapi. Dengan menjadi pribadi yang bersyukur, kita akan mampu menemukan kebaikan dalam diri orang lain dan kita menemukan kedamaian hidup.

Sebab, tanpa ada rasa bersyukur, kita akan terus merasa kurang, “merasa” Tuhan tidak memberi kita berkat, dan merasa orang lain sebagai ancaman.

.

Allah Maha Pengasih, kami datang dengan hati yang rindu akan pembaruan. Engkau tahu betapa sering kami terjebak dalam sikap negatif, mencari kekurangan dalam diri orang lain, dan lupa mensyukuri segala anugerah yang Engkau berikan. Ampunilah kami, ya Tuhan, atas kelalaian kami dalam mengenali kasih dan kemurahan-Mu yang melimpah dalam hidup kami.

Ajarlah kami untuk memiliki hati yang penuh syukur. Tuntunlah kami agar mampu melihat kebaikan di tengah kekurangan, menemukan berkat di setiap tantangan, di setiap peristiwa kehidupan kami. Berikanlah kami kebijaksanaan untuk memahami bahwa setiap hari adalah sebuah hadiah berharga, dan setiap orang yang Engkau tempatkan di sekitar kami adalah saluran kasih-Mu.

Tuhan Yesus, Engkau mengajarkan kami untuk melihat kebaikan dan memancarkan damai. Jauhkanlah kami dari kebiasaan mencari kesalahan orang lain, dan gantikanlah dengan hati yang senantiasa mencari cara untuk mendukung, membangun, dan menguatkan sesama. Ajarkan kami untuk tidak hanya melihat kelemahan, tetapi juga potensi dan berkat dalam diri orang lain.

Roh Kudus, isilah hati kami dengan damai dan kebahagiaan yang lahir dari rasa syukur. Mampukan kami untuk menjadi pribadi yang positif, yang membawa terang bagi lingkungan kami, dan menjadi saksi kasih Allah dalam setiap perjumpaan dengan sesama.

Kami serahkan seluruh hidup kami ke dalam tangan-Mu, ya Tuhan. Jadikanlah kami alat kasih dan kedamaian, agar hidup kami memuliakan nama-Mu. Amin.

.

Tuhan, semoga kami mampu bersyukur atas segala kebaikan dan kemurahan hati-Mu serta atas segala cinta, perhatian, dan pengorbanan sesama kami. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 12 Desember 2024

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 12 Desember 2024

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Desember 2024, Bacaan Injil Matius 11:11-15 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 41:13-20; Mazmur: 145:9, 10-11, 12, 13ab; R:8; PEKAN ADVEN II (U) SP Maria dr Guadalupe;

Yes 41:13
Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.”

Yes 41:14
Janganlah takut, hai si cacing Yakub, hai si ulat Israel! Akulah yang menolong engkau, demikianlah firman TUHAN, dan yang menebus engkau ialah Yang Mahakudus, Allah Israel.

Yes 41:15
Sesungguhnya, Aku membuat engkau menjadi papan pengirik yang tajam dan baru, dengan gigi dua jajar; engkau akan mengirik gunung-gunung dan menghancurkannya, dan bukit-bukitpun akan kaubuat seperti sekam.

Yes 41:16
Engkau akan menampi mereka, lalu angin akan menerbangkan mereka, dan badai akan menyerakkan mereka. Tetapi engkau ini akan bersorak-sorak di dalam TUHAN dan bermegah di dalam Yang Mahakudus, Allah Israel.

Yes 41:17
Orang-orang sengsara dan orang-orang miskin sedang mencari air, tetapi tidak ada, lidah mereka kering kehausan; tetapi Aku, TUHAN, akan menjawab mereka, dan sebagai Allah orang Israel Aku tidak akan meninggalkan mereka.

Yes 41:18
Aku akan membuat sungai-sungai memancar di atas bukit-bukit yang gundul, dan membuat mata-mata air membual di tengah dataran; Aku akan membuat padang gurun menjadi telaga dan memancarkan air dari tanah kering.

Yes 41:19
Aku akan menanam pohon aras di padang gurun, pohon penaga, pohon murad dan pohon minyak; Aku akan menumbuhkan pohon sanobar di padang belantara dan pohon berangan serta pohon cemara di sampingnya,

Yes 41:20
supaya semua orang melihat dan mengetahui, memperhatikan dan memahami, bahwa tangan TUHAN yang membuat semuanya ini dan Yang Mahakudus, Allah Israel, yang menciptakannya.

.

Mzm 145:9
TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.

Mzm 145:10
Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau.

Mzm 145:11
Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu,

Mzm 145:12
untuk memberitahukan keperkasaan-Mu kepada anak-anak manusia, dan kemuliaan semarak kerajaan-Mu.

Mzm 145:13
Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.

.

Mat 11:11
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.

Mat 11:12
Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.

Mat 11:13
Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes

Mat 11:14
dan?jika kamu mau menerimanya?ialah Elia yang akan datang itu.

Mat 11:15
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!

.

Rut 2:1
Naomi itu mempunyai seorang sanak dari pihak suaminya, seorang yang kaya raya dari kaum Elimelekh, namanya Boas.

Rut 2:2
Maka Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi: “Biarkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku.” Dan sahut Naomi kepadanya: “Pergilah, anakku.”

Rut 2:3
Pergilah ia, lalu sampai di ladang dan memungut jelai di belakang penyabit-penyabit; kebetulan ia berada di tanah milik Boas, yang berasal dari kaum Elimelekh.

Rut 2:4
Lalu datanglah Boas dari Betlehem. Ia berkata kepada penyabit-penyabit itu: “TUHAN kiranya menyertai kamu.” Jawab mereka kepadanya: “TUHAN kiranya memberkati tuan!”

Rut 2:5
Lalu kata Boas kepada bujangnya yang mengawasi penyabit-penyabit itu: “Dari manakah perempuan ini?”

Rut 2:6
Bujang yang mengawasi penyabit-penyabit itu menjawab: “Dia adalah seorang perempuan Moab, dia pulang bersama-sama dengan Naomi dari daerah Moab.

Rut 2:7
Tadi ia berkata: Izinkanlah kiranya aku memungut dan mengumpulkan jelai dari antara berkas-berkas jelai ini di belakang penyabit-penyabit. Begitulah ia datang dan terus sibuk dari pagi sampai sekarang dan seketikapun ia tidak berhenti.”

Rut 2:8
Sesudah itu berkatalah Boas kepada Rut: “Dengarlah dahulu, anakku! Tidak usah engkau pergi memungut jelai ke ladang lain dan tidak usah juga engkau pergi dari sini, tetapi tetaplah dekat pengerja-pengerja perempuan.

Rut 2:9
Lihat saja ke ladang yang sedang disabit orang itu. Ikutilah perempuan-perempuan itu dari belakang. Sebab aku telah memesankan kepada pengerja-pengerja lelaki jangan mengganggu engkau. Jika engkau haus, pergilah ke tempayan-tempayan dan minumlah air yang dicedok oleh pengerja-pengerja itu.”

Rut 2:10
Lalu sujudlah Rut menyembah dengan mukanya sampai ke tanah dan berkata kepadanya: “Mengapakah aku mendapat belas kasihan dari padamu, sehingga tuan memperhatikan aku, padahal aku ini seorang asing?”

Rut 2:11
Boas menjawab: “Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal.

Rut 2:12
TUHAN kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung.”

Rut 2:13
Kemudian berkatalah Rut: “Memang aku mendapat belas kasihan dari padamu, ya tuanku, sebab tuan telah menghiburkan aku dan telah menenangkan hati hambamu ini, walaupun aku tidak sama seperti salah seorang hamba-hambamu perempuan.”

.

renungan harian hari ini

Yesus berkata, “Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!” Mengapa Yesus perlu menegaskan hal ini? Bukankah telinga memang dipakai untuk mendengar?

Rupanya, dalam kenyataan, ada orang yang sebetulnya memiliki telinga yang sehat dan bagus, tetapi tidak digunakan untuk mendengarkan karena kedegilan hati.

Ada yang memiliki potensi atau bakat, namun tidak dimanfaatkan sesuai fungsinya sehingga menjadi sia-sia. Dengan kata lain, orang menyia-nyiakan apa yang Tuhan berikan dengan cuma-cuma dan dalam jumlah yang banyak.

Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak nasihat, pengetahuan, sharing pengalaman dari saudara-saudari yang budiman, namun tidak didengarkan dengan baik sehingga berlalu begitu saja.

Ada begitu banyak Sabda Tuhan yang kita dengarkan lewat pewartaan para pelayan sabda, bahkan dapat kita baca sendiri bila ada kehendak, namun semuanya berlalu tanpa memberi efek pada pertumbuhan rohani karena tidak sungguh mendengarkan, menghayati, dan menghidupinya.

Oleh sebab itu, sangatlah beralasan jika Yesus mengingatkan orang-orang di sekitar-Nya supaya memanfaatkan indra yang diberikan oleh Tuhan sesuai fungsinya supaya membawa kebaikan dan anugerah bagi diri sendiri dan sesama.

.

Allah yang Maha Bijaksana, kami bersyukur atas semua karunia yang Engkau limpahkan, termasuk indra pendengaran yang memungkinkan kami mendengarkan Sabda-Mu. Namun, sering kali kami hanya mendengar tanpa sungguh-sungguh mendengarkan. Kami memohon ampun atas kedegilan hati kami yang membuat kami abai terhadap suara-Mu yang penuh kasih.

Bukalah telinga kami bukan hanya untuk mendengar, tetapi untuk memahami dan menghayati setiap Firman-Mu. Ajarkan kami untuk mendengarkan dengan hati yang terbuka dan pikiran yang jernih, sehingga nasihat bijak, pewartaan Sabda, dan pengalaman hidup yang dibagikan oleh sesama tidak berlalu begitu saja, tetapi menjadi bekal berharga untuk kehidupan kami.

Berikanlah kami keberanian untuk menggunakan semua bakat, potensi, dan anugerah yang telah Engkau percayakan. Jangan biarkan kami menyia-nyiakan apa yang telah Engkau berikan, tetapi mampukan kami untuk mengelola dan membagikannya demi kebaikan banyak orang dan kemuliaan nama-Mu.

Penuhilah kami dengan hikmat Roh Kudus. Tuntunlah kami agar mampu mendengar suara Tuhan dalam keheningan hati, dalam pewartaan Gereja, dan dalam setiap interaksi dengan sesama. Jadikanlah hidup kami sebagai cerminan dari kasih dan Sabda-Mu, sehingga melalui kami, lebih banyak orang dapat merasakan kehadiran dan anugerah-Mu.

Kami serahkan seluruh hidup kami ke dalam tangan-Mu, ya Tuhan. Ajarlah kami untuk setia mendengarkan, memahami, dan menghidupi kehendak-Mu setiap hari. Amin.

.

Ya Tuhan, semoga kami mampu menggunakan pancaindra kami dengan sebaik-baiknya sehingga membawa pertumbuhan yang baik dan menjadi anugerah bagi hidup kami sendiri dan orang-orang yang kami jumpai sehari-hari. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 11 Desember 2024

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Desember 2024

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 11 Desember 2024, Bacaan Injil Matius 11:28-30 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 40:25-31; Mazmur: 103:1-4. 8-10; R:1a; PEKAN ADVEN II (U) St.Damasus I; St.Maria Maravillas dr Yesus;

Yes 40:25
Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus.

Yes 40:26
Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satupun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat.

Yes 40:27
Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel: “Hidupku tersembunyi dari TUHAN, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?”

Yes 40:28
Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya.

Yes 40:29
Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.

Yes 40:30
Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,

Yes 40:31
tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

.

Mzm 103:1
Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!

Mzm 103:2
Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!

Mzm 103:3
Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,

Mzm 103:4
Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat,

Mzm 103:8
TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.

Mzm 103:10
Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,

.

Mat 11:28
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Mat 11:29
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Mat 11:30
Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

.

Rut 1:1
Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel. Lalu pergilah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana sebagai orang asing.

Rut 1:2
Nama orang itu ialah Elimelekh, nama isterinya Naomi dan nama kedua anaknya Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata dari Betlehem-Yehuda; dan setelah sampai ke daerah Moab, diamlah mereka di sana.

Rut 1:3
Kemudian matilah Elimelekh, suami Naomi, sehingga perempuan itu tertinggal dengan kedua anaknya.

Rut 1:4
Keduanya mengambil perempuan Moab: yang pertama bernama Orpa, yang kedua bernama Rut; dan mereka diam di situ kira-kira sepuluh tahun lamanya.

Rut 1:5
Lalu matilah juga keduanya, yakni Mahlon dan Kilyon, sehingga perempuan itu kehilangan kedua anaknya dan suaminya.

Rut 1:6
Kemudian berkemaslah ia dengan kedua menantunya dan ia pulang dari daerah Moab, sebab di daerah Moab ia mendengar bahwa TUHAN telah memperhatikan umat-Nya dan memberikan makanan kepada mereka.

Rut 1:7
Maka berangkatlah ia dari tempat tinggalnya itu, bersama-sama dengan kedua menantunya. Ketika mereka sedang di jalan untuk pulang ke tanah Yehuda,

Rut 1:8
berkatalah Naomi kepada kedua menantunya itu: “Pergilah, pulanglah masing-masing ke rumah ibunya; TUHAN kiranya menunjukkan kasih-Nya kepadamu, seperti yang kamu tunjukkan kepada orang-orang yang telah mati itu dan kepadaku;

Rut 1:9
kiranya atas karunia TUHAN kamu mendapat tempat perlindungan, masing-masing di rumah suaminya.” Lalu diciumnyalah mereka, tetapi mereka menangis dengan suara keras

Rut 1:10
dan berkata kepadanya: “Tidak, kami ikut dengan engkau pulang kepada bangsamu.”

Rut 1:11
Tetapi Naomi berkata: “Pulanglah, anak-anakku, mengapakah kamu turut dengan aku? Bukankah tidak akan ada lagi anak laki-laki yang kulahirkan untuk dijadikan suamimu nanti?

BACAAN OFISI – Renungan Harian Hari Ini dan Bacaan Injil 11 Desember 2024

Rut 1:12
Pulanglah, anak-anakku, pergilah, sebab sudah terlalu tua aku untuk bersuami. Seandainya pikirku: Ada harapan bagiku, dan sekalipun malam ini aku bersuami, bahkan sekalipun aku masih melahirkan anak laki-laki,

Rut 1:13
masakan kamu menanti sampai mereka dewasa? Masakan karena itu kamu harus menahan diri dan tidak bersuami? Janganlah kiranya demikian, anak-anakku, bukankah jauh lebih pahit yang aku alami dari pada kamu, sebab tangan TUHAN teracung terhadap aku?”

Rut 1:14
Menangis pula mereka dengan suara keras, lalu Orpa mencium mertuanya itu minta diri, tetapi Rut tetap berpaut padanya.

Rut 1:15
Berkatalah Naomi: “Telah pulang iparmu kepada bangsanya dan kepada para allahnya; pulanglah mengikuti iparmu itu.”

Rut 1:16
Tetapi kata Rut: “Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;

Rut 1:17
di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!”

Rut 1:18
Ketika Naomi melihat, bahwa Rut berkeras untuk ikut bersama-sama dengan dia, berhentilah ia berkata-kata kepadanya.

Rut 1:19
Dan berjalanlah keduanya sampai mereka tiba di Betlehem. Ketika mereka masuk ke Betlehem, gemparlah seluruh kota itu karena mereka, dan perempuan-perempuan berkata: “Naomikah itu?”

Rut 1:20
Tetapi ia berkata kepada mereka: “Janganlah sebutkan aku Naomi; sebutkanlah aku Mara, sebab Yang Mahakuasa telah melakukan banyak yang pahit kepadaku.

Rut 1:21
Dengan tangan yang penuh aku pergi, tetapi dengan tangan yang kosong TUHAN memulangkan aku. Mengapakah kamu menyebutkan aku Naomi, karena TUHAN telah naik saksi menentang aku dan Yang Mahakuasa telah mendatangkan malapetaka kepadaku.”

Rut 1:22
Demikianlah Naomi pulang bersama-sama dengan Rut, perempuan Moab itu, menantunya, yang turut pulang dari daerah Moab. Dan sampailah mereka ke Betlehem pada permulaan musim menuai jelai.

.

renungan harian hari ini

Kalau Anda masuk ke dalam Gereja Katedral Bandung, Jawa Barat, Anda akan menemukan tulisan besar yang berbunyi, “Marilah kepada-Ku, kamu yang lelah dan menanggung beban.”

Tulisan ini merupakan kutipan dari Injil Matius 11:28, sebagaimana kita dengar dalam Bacaan Injil hari ini. Tentu inisiator yang memasang tulisan itu menyadari betul arti kalimat tersebut.

Bisa saja lahir dari pengalaman konkret bagaimana ia diubah oleh kalimat itu sekaligus orang-orang yang datang ke katedral ini bisa membaca, merenungkan, dan merefleksikan kalimat tersebut.

Benar saja bahwa beberapa orang, termasuk mereka yang baru pertama kali masuk ke dalam Gereja Katolik itu, pernah memberikan kesaksian bahwa “tulisan itu sungguh-sungguh menggugah dan menggerakkan, memberikan ketenangan”.

Tulisan itu seolah-olah menyergap, menarik perhatian mereka, tidak untuk menyakiti, tetapi memberikan ketenangan dan kelegaan. Bahkan, beberapa orang yang tersergap tulisan itu pada akhirnya memutuskan untuk menjadi katekumen dan dibaptis menjadi Katolik.

Dari kesaksian beberapa orang itu menjadi nyata bahwa tulisan ataupun kata-kata memiliki “power” atau kekuatan yang dapat mengubah suasana hati, mengubah sikap dan perilaku, mengubah hidup seseorang.

Maka, marilah kita gunakan kata-kata dan tulisan yang baik, yang dapat menggugah, menguatkan, dan menggembirakan banyak orang, seperti orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru.

.

Tuhan Maha Pengasih, kami bersyukur atas Sabda-Mu yang hidup dan menguatkan, yang tidak hanya tertulis tetapi sungguh hadir untuk mengubah hati dan hidup kami. Engkau berkata, “Marilah kepada-Ku, kamu yang lelah dan menanggung beban,” dan kami percaya bahwa itu nyata bagi setiap orang yang berserah kepada-Mu.

Kami sering merasa letih dalam menghadapi berbagai beban kehidupan—pekerjaan, keluarga, tanggung jawab, dan pergumulan pribadi. Namun, Engkau mengundang kami untuk datang, membawa semua beban itu, karena Engkau adalah sumber kedamaian dan kelegaan.

Tuhan, kami berdoa untuk mereka yang membaca atau mendengar Firman-Mu hari ini, terutama mereka yang sedang tertekan atau merasa hilang arah. Sentuhlah hati mereka melalui kuasa Sabda-Mu. Jadikanlah tulisan-tulisan dan kata-kata kami, baik yang diucapkan maupun dituliskan, sebagai alat untuk membangkitkan semangat, menggugah jiwa, dan membawa pengharapan.

Bimbinglah kami agar selalu memilih kata-kata yang membangun, mempersatukan, dan membawa sukacita. Jauhkan kami dari kata-kata yang melukai, menjatuhkan, atau menyesatkan. Pakailah hidup kami, ya Tuhan, untuk menjadi saluran kasih dan terang-Mu bagi sesama, seperti Firman-Mu yang membawa mereka kepada penghiburan dan kehidupan baru.

Kami percaya, Tuhan, bahwa Engkau akan menguatkan mereka yang berserah kepada-Mu. Kami mohon, tuntunlah kami selalu untuk hidup dalam kebenaran Sabda-Mu dan menjadi saksi kasih-Mu di dunia ini. Amin.

.

Tuhan, berilah kami kelegaan bila kami menghadapi kesulitan dan menanggung beban berat. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 10 Desember 2024

.
Baca Juga (KLIK): Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

You cannot copy content of this page