<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>renungan harian 18 Oktober 2021 | Gereja St. Albertus Agung</title>
	<atom:link href="https://staging2.christina.my.id/tag/renungan-harian-18-oktober-2021/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://staging2.christina.my.id</link>
	<description>Paroki Jetis Yogyakarta</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Oct 2021 18:18:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>Renungan Harian 18 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini</title>
		<link>https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-18-oktober-2021-bacaan-injil-hari-ini/</link>
					<comments>https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-18-oktober-2021-bacaan-injil-hari-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Oct 2021 15:59:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian 18 Oktober 2021]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://staging.christina.my.id/?p=6280</guid>

					<description><![CDATA[<p>Renungan Harian 18 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 10:1-9 Pada suatu hari, Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. Kata-Nya kepada mereka: &#8220;Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya la mengirimkan pekerja-pekerja ... <a title="Renungan Harian 18 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini" class="read-more" href="https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-18-oktober-2021-bacaan-injil-hari-ini/" aria-label="Read more about Renungan Harian 18 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini">Read more</a></p>
The post <a href="https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-18-oktober-2021-bacaan-injil-hari-ini/">Renungan Harian 18 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini</a> first appeared on <a href="https://staging2.christina.my.id">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Renungan Harian 18 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 10:1-9</strong></p>
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<p>Pada suatu hari, Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.</p>
<p>Kata-Nya kepada mereka: &#8220;Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya la mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.</p>
<p>Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala. Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapa pun selama dalam perjalanan.</p>
<p>Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini. Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya.</p>
<p>Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.</p>
<p>Janganlah berpindah-pindah rumah. Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu, dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.&#8221;</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<p>.</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<h3><strong>Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini</strong></h3>
</div>
<div dir="auto">
<p>Hari ini, kita merayakan Pesta Santo Lukas, pengarang Injil.  Lukas, memiliki latar belakang sebagai seorang tabib atau dokter. <span style="color: initial;">Lukas mencoba merumuskan bagaimana sikap seorang murid Yesus ketika mendapatkan tugas perutusan di dunia ini. </span></p>
<p><span style="color: initial;">Secara sangat jelas diungkapkan </span><span style="color: initial;">syarat-syaratnya: Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut. Bila memasuki suatu </span><span style="color: initial;">rumah, katakanlah lebih dahulu: syalom atau damai sejahtera. </span></p>
<p><span style="color: initial;">Jikalau ada orang yang layak </span><span style="color: initial;">menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal di atasnya. Dari syarat-syarat tersebut </span><span style="color: initial;">terlihat jelas bahwa Yesus meminta kita untuk lepas bebas dalam menjalankan tugas perutusan </span><span style="color: initial;">di dunia ini. </span></p>
<p><span style="color: initial;">Jangan sampai kita ini hidup penuh dengan kelekatan dan dihinggapi kekhawatiran </span><span style="color: initial;">yang berlebihan. </span><span style="color: initial;">Panggilan kita pun demikian. Kita dipanggil dan diutus untuk mewartakan damai sejahtera </span><span style="color: initial;">dari Allah kepada segenap makhluk. </span></p>
<p><span style="color: initial;">Santo Lukas yang kita pestakan hari ini mengajarkan kita </span><span style="color: initial;">untuk hidup menjadi sumber damai sejahtera bagi sesama. Hal itu ia tunjukkan dalam Injil yang </span><span style="color: initial;">ditulisnya tentang karya keselamatan Allah dalam diri Yesus Kristus. </span></p>
<p><span style="color: initial;">Kegigihannya merekam </span><span style="color: initial;">dengan baik perjalanan Yesus, Sang Putra Tunggal Allah yang rela dan menyatu dengan hidup kita </span><span style="color: initial;">manusia. </span></p>
<p><span style="color: initial;">Prasyarat terjauh untuk menjadi pembawa damai sejantera Allah adalah kesiapsediaan </span><span style="color: initial;">kita untuk dipakai dan diutus Allah tanpa memikirkan harta dan apa yang kita dapatkan, sebuah </span><span style="color: initial;">sikap lepas bebas terhadap aneka kelekatan duniawi.</span></p>
<p><span style="color: initial;">.</span></p>
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<p><em><strong><span style="color: initial;">Tuhan Yesus, inilah kami. Pakailah kami sesuai dengan rencana dan kehendak-Mu. Amin.</span></strong></em></p>
</div>
<p>.</p>
<p>Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://staging2.christina.my.id/doa-rosario-di-bulan-oktober-ketahui-bedanya-dengan-mei-bulan-maria/">https://staging2.christina.my.id/doa-rosario-di-bulan-oktober-ketahui-bedanya-dengan-mei-bulan-maria/</a></strong></p>
<p>.</p>
<p>.</p>
</div>
</div>
</div>


<p></p>The post <a href="https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-18-oktober-2021-bacaan-injil-hari-ini/">Renungan Harian 18 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini</a> first appeared on <a href="https://staging2.christina.my.id">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-18-oktober-2021-bacaan-injil-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
