<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>renungan harian 17 November 2021 | Gereja St. Albertus Agung</title>
	<atom:link href="https://staging2.christina.my.id/tag/renungan-harian-17-november-2021/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://staging2.christina.my.id</link>
	<description>Paroki Jetis Yogyakarta</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Nov 2021 17:08:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>Renungan Harian 17 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini</title>
		<link>https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-17-november-2021-bacaan-injil-hari-ini/</link>
					<comments>https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-17-november-2021-bacaan-injil-hari-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2021 14:59:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian 17 November 2021]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://staging.christina.my.id/?p=6526</guid>

					<description><![CDATA[<p>Renungan Harian 17 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 19:11-28 Pada waktu Yesus sudah dekat di Yerusalem, orang menyangka bahwa Kerajaan Allah akan segera tampak. Maka, Yesus berkata, &#8220;Ada seorang bangsawan berangkat ke sebuah negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja di situ dan setelah itu baru kembali. Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan ... <a title="Renungan Harian 17 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini" class="read-more" href="https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-17-november-2021-bacaan-injil-hari-ini/" aria-label="Read more about Renungan Harian 17 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini">Read more</a></p>
The post <a href="https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-17-november-2021-bacaan-injil-hari-ini/">Renungan Harian 17 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini</a> first appeared on <a href="https://staging2.christina.my.id">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Renungan Harian 17 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini Luk 19:11-28</strong></p>
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<p>Pada waktu Yesus sudah dekat di Yerusalem, orang menyangka bahwa Kerajaan Allah akan segera tampak. Maka, Yesus berkata,</p>
<p>&#8220;Ada seorang bangsawan berangkat ke sebuah negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja di situ dan setelah itu baru kembali.</p>
<p>Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang kembali.</p>
<p>Akan tetapi orang-orang sebangsanya membenci dia, lalu mengirimkan utusan menyusul dia untuk mengatakan: Kami tidak mau orang ini menjadi raja atas kami.</p>
<p>Dan terjadilah, ketika ia kembali, setelah ia dinobatkan menjadi raja, ia menyuruh memanggil hamba-hambanya, yang telah diberinya uang itu, untuk mengetahui berapa hasil dagang mereka masing-masing.</p>
<p>Orang yang pertama datang dan berkata: Tuan, mina tuan yang satu itu telah menghasilkan sepuluh mina.</p>
<p>Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota.</p>
<p>Datanglah yang kedua dan berkata: Tuan, mina tuan telah menghasilkan lima mina. Katanya kepada orang itu: Dan engkau, kuasailah lima kota.</p>
<p>Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.</p>
<p>Sebab aku takut akan tuan, karena tuan adalah manusia yang keras; tuan mengambil apa yang tidak pernah tuan taruh dan tuan menuai apa yang tidak tuan tabur.</p>
<p>Katanya kepada orang itu: Hai hamba yang jahat, aku akan menghakimi engkau menurut perkataanmu sendiri.</p>
<p>Engkau sudah tahu bahwa aku adalah orang yang keras, yang mengambil apa yang tidak pernah aku taruh dan menuai apa yang tidak aku tabur.</p>
<p>Jika demikian, mengapa uangku itu tidak kau berikan kepada orang yang menjalankan uang? Maka sekembaliku aku dapat mengambilnya serta dengan bunganya.&#8221;</p>
<p>(Bacaan selengkapnya lih. Alkitab atau Buku Bacaan II: Bacaan Misa Harian&#8221;, hlm. 1423-1425).</p>
<p><span style="color: initial;">.</span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<h3><strong>Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini</strong></h3>
</div>
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<p>&#8220;Setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil&#8221; (Luk. 19:26).</p>
<p>Ketika mendengar atau membaca secara sepintas kalimat ini sangat bertolak belakang dengan yang kita pahami sebagai keadilan.</p>
<p>Banyak dari kita mungkin berpikir, &#8220;bagaimana mungkin seorang yang sudah memiliki sesuatu akan ditambahkan lagi sedangkan yang tidak punya masih saja diambil darinya?&#8221;</p>
<p>Dimana letak kasih atau kebaikan yang Yesus ajarkan?</p>
<p>Dalam perumpamaan tentang uang mina ini, jika direnungkan secara mendalam, kita akan sampai pada pemahaman tentang keadilan dan kebaikan.</p>
<p>Keadilan terjadi jika hak dan kewajiban seseorang terpenuhi. Pada umumnya, kedua unsur ini selalu menjadi pokok pertimbangan dalam menilai suatu perbuatan adil.</p>
<p>Dalam perumpamaan ini, Yesus ingin mengajarkan suatu pedoman atau model hidup yang lebih nyata. Di mana kita harus bekerja demi mendapatkan sesuatu.</p>
<p>Sekecil apa pun pekerjaan kita, itu selalu berharga di mata Tuhan.</p>
<p>Oleh karena itu, berusahalah dan berjuanglah sekuat kemampuan kita, karena kita akan dipercayakan untuk mengerjakan hal yang lebih besar ketika kita mampu menyelesaikan yang lebih kecil.</p>
<p>Kita semua telah diberikan kemampuan atau talenta untuk mempergunakannya dengan baik. Apakah talenta yang kita terima sudah kita pergunakan dengan bertanggung jawab?</p>
</div>
<p>.</p>
<p><em><strong>Ya Allah, semoga kami mampu bertindak adil terhadap sesama. Amin.</strong></em></p>
</div>
<p>.</p>
<p>Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia</p>
<p><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga:</span> </strong></p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;"><a href="https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/">https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/</a></span></strong></p>
<p><strong><a href="https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/"><span style="text-decoration: underline;">https://staging2.christina.my.id/doa-koronka-seruan-kepada-kerahiman-ilahi/</span></a><br /></strong></p>
<p>.</p>
<p>.</p>
</div>
</div>
</div>


<p></p>The post <a href="https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-17-november-2021-bacaan-injil-hari-ini/">Renungan Harian 17 November 2021, Bacaan Injil Hari Ini</a> first appeared on <a href="https://staging2.christina.my.id">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-17-november-2021-bacaan-injil-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
