<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>renungan harian 15 september 2021 | Gereja St. Albertus Agung</title>
	<atom:link href="https://staging2.christina.my.id/tag/renungan-harian-15-september-2021/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://staging2.christina.my.id</link>
	<description>Paroki Jetis Yogyakarta</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Sep 2021 17:59:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>Renungan Harian 15 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini</title>
		<link>https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-15-september-2021-bacaan-injil-hari-ini/</link>
					<comments>https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-15-september-2021-bacaan-injil-hari-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Sep 2021 17:01:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil 15 september 2021]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian 15 september 2021]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://staging.christina.my.id/?p=5921</guid>

					<description><![CDATA[<p>Renungan Harian 15 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini Yoh 19:25-27 atau Luk 2:33-35 Waktu Yesus bergantung di salib, di dekat salib itu berdirilah ibu, Yesus dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah la kepada ibu-Nya: &#8220;Ibu, inilah, anakmu!&#8221; Kemudian kata-Nya kepada ... <a title="Renungan Harian 15 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini" class="read-more" href="https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-15-september-2021-bacaan-injil-hari-ini/" aria-label="Read more about Renungan Harian 15 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini">Read more</a></p>
The post <a href="https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-15-september-2021-bacaan-injil-hari-ini/">Renungan Harian 15 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini</a> first appeared on <a href="https://staging2.christina.my.id">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Renungan Harian 15 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini Yoh 19:25-27 atau Luk 2:33-35</strong></p>
<div dir="auto">
<p>Waktu Yesus bergantung di salib, di dekat salib itu berdirilah ibu, Yesus dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.</p>
<p>Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah la kepada ibu-Nya:</p>
<p>&#8220;Ibu, inilah, anakmu!&#8221;</p>
<p>Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya:</p>
<p>&#8220;Inilah ibumu!&#8221;</p>
<p>Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.</p>
<p>.</p>
<p><strong style="color: #222222; font-family: 'Open Sans', arial, sans-serif; font-size: 22px;">Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini</strong></p>
</div>
<div dir="auto">
<p>Bagi seorang ibu, anak adalah segala-galanya. la akan selalu menjaga dan rela berkorban apa saja demi kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan anaknya tersebut.</p>
<p>Seorang ibu pasti akan amat sedih jika melihat anaknya sakit, gagal, atau hidupnya tidak bahagia. Pada hari ini, kita memperingati Santa Perawan Maria Berdukacita.</p>
<p>Maria berdukacita karena harus menyaksikan anaknya yang tunggal, yaitu Yesus, menderita dan wafat di atas kayu salib. Hati Maria benar-benar hancur dan ia mengalami kedukaan yang amat dalam.</p>
<p>Namun, di balik dukacitanya yang amat dalam, Maria memiliki ketegaran hati yang luar biasa. Dengan hati yang remuk redam ia tetap mampu menemani Yesus memanggul salib sampai la tergantung di salib.</p>
<p>Kesedihannya tidak membuat dirinya lemah karena ia memiliki iman yang kuat. Semenjak ia menyatakan kesanggupannya untuk menjadí ibu Yesus, ia selalu patuh dan taat pada Allah, itulah kekuatan Maria.</p>
<p>Mari kita belajar dari Maria. la mengajarkan kita bahwa bila suatu saat kita mengalami kesedihan, kita tidak lagi menyalahkan orang lain, berpikiran pendek, atau mencari pelarian yang tidak benar.</p>
<p>Kita diajak semakin dekat dan erat bersama Tuhan karena hanya Tuhan-lah sumber penghiburan dan kekuatan kita.</p>
<p><em style="color: initial;"><strong>Allah Yang Mahakuasa, semoga kami selalu Engkau kuatkan tatkala kami mengalami kedukaan dan kesedihan yang membuat kami putus asa dan kehilangan harapan. Amin.</strong></em></p>
</div>
<p>.</p>
<p>Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/">https://staging2.christina.my.id/bacaan-injil-hari-ini-panduan-hidup-beriman/</a></strong></p>
<p>.</p>
<p>.</p>The post <a href="https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-15-september-2021-bacaan-injil-hari-ini/">Renungan Harian 15 September 2021, Bacaan Injil Hari Ini</a> first appeared on <a href="https://staging2.christina.my.id">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-15-september-2021-bacaan-injil-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
