<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>renungan harian 10 Oktober 2021 | Gereja St. Albertus Agung</title>
	<atom:link href="https://staging2.christina.my.id/tag/renungan-harian-10-oktober-2021/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://staging2.christina.my.id</link>
	<description>Paroki Jetis Yogyakarta</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Oct 2021 08:43:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>Renungan Harian 10 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini</title>
		<link>https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-10-oktober-2021-bacaan-injil-hari-ini/</link>
					<comments>https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-10-oktober-2021-bacaan-injil-hari-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Oct 2021 15:59:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan injil hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian]]></category>
		<category><![CDATA[renungan harian 10 Oktober 2021]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://staging.christina.my.id/?p=6200</guid>

					<description><![CDATA[<p>Renungan Harian 10 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mrk 10:17-30 Pada suatu hari, Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya. Datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia bertanya: &#8220;Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?&#8221; Jawab Yesus: &#8220;Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorang pun yang baik selain ... <a title="Renungan Harian 10 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini" class="read-more" href="https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-10-oktober-2021-bacaan-injil-hari-ini/" aria-label="Read more about Renungan Harian 10 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini">Read more</a></p>
The post <a href="https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-10-oktober-2021-bacaan-injil-hari-ini/">Renungan Harian 10 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini</a> first appeared on <a href="https://staging2.christina.my.id">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Renungan Harian 10 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini Mrk 10:17-30</strong></p>
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<div dir="auto">
<p>Pada suatu hari, Yesus berangkat untuk meneruskan perjalanan-Nya. Datanglah seorang berlari-lari mendapatkan Dia dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia bertanya:</p>
<p>&#8220;Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?&#8221; Jawab Yesus: &#8220;Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorang pun yang baik selain dari pada Allah saja.</p>
<p>Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzina,jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!&#8221;</p>
<p>Lalu kata orang itu kepada-Nya: &#8220;Guru, semuanya itu telah kuturuti sejak masa mudaku.&#8221; Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya:</p>
<p>&#8220;Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kau miliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di surga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.</p>
<p>Mendengar perkataan itu la menjadi kecewa, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya. Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya di sekeliling-Nya dan berkata kepada mereka</p>
<p>&#8220;Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Allah.&#8221; Murid-murid-Nya tercengang mendengar perkataan-Nya itu.</p>
<p>Tetapi Yesus menyambung lagi: &#8220;Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah. Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.&#8221;</p>
<p>Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: &#8220;Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan&#8221; Yesus memandang mereka dan berkata: &#8220;Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu<br />adalah mungkin bagi Allah.&#8221;</p>
</div>
</div>
</div>
<p><span style="color: initial;">.</span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<h3><strong style="color: #222222; font-family: 'Open Sans', arial, sans-serif; font-size: 22px;">Renungan Harian Bacaan Injil Hari Ini</strong></h3>
</div>
<div dir="auto">
<p>Pada hari ini, kita mendengar pernyataan yang kontroversial: &#8220;Alangkah sukarnya orang kaya masuk dalam Kerajaan Surga, lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum.&#8221;</p>
<p>Kalimat ini seakan-akan meledek orang kaya: &#8220;Sama onta aja kalah suci!&#8221; Tetapi, apakah memang demikian maksud Yesus? Yesus tampaknya ingin memberikan suatu perumpamaan bahwa ternyata untuk mengikuti dia, kita harus berani melepaskan segala keterikatan.</p>
<p>Semakin banyak harta kita, maka di situlah kita semakin terikat pada dunia ini. Di mana hartamu berada, di situ hatimu berada. Harta bisa menjadi penghalang bagi kita untuk mengikuti Tuhan.</p>
<p>Harta bisa menjadi penghalang kita untuk masuk surga kalau harta itu kita gunakan untuk menikmati dunia ini dan bukan mencari harta surgawi.</p>
<p>Tetapi, harta bisa juga kita pakai untuk mulai membangun rumah kita di surga. &#8220;Berikanlah hartamu kepada orang miskin!&#8221; Di balik setiap harta vang kita punya, pasti ada jatah orang miskin dan orang yang berkekurangan.</p>
<p>Maka, kalau kita dikaruniai rezeki yang cukup oleh Tuhan, sikap batin yang paling tepat adalah kita tidak boleh terikat. Jangan<br />sampai bersikap seakan-akan harta itu akan kita bawa mati. Kita mati tidak membawa apa pun.</p>
<p>.</p>
<p><em style="color: initial;"><strong>Tuhan Yesus, semoga kami menggunakan harta yang Engkau titipkan dengan bijaksana. Amin. </strong></em></p>
</div>
<p>.</p>
<p>Sumber renungan: Ziarah Batin 2021, OBOR Indonesia</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/">https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-benarkah-ada-versi-baru/</a></strong></p>
<p>.</p>
<p>.</p>


<p></p>The post <a href="https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-10-oktober-2021-bacaan-injil-hari-ini/">Renungan Harian 10 Oktober 2021, Bacaan Injil Hari Ini</a> first appeared on <a href="https://staging2.christina.my.id">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://staging2.christina.my.id/renungan-harian-10-oktober-2021-bacaan-injil-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
