<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ibadat jumat agung | Gereja St. Albertus Agung</title>
	<atom:link href="https://staging2.christina.my.id/tag/ibadat-jumat-agung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://staging2.christina.my.id</link>
	<description>Paroki Jetis Yogyakarta</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Apr 2022 23:05:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>Perayaan Ibadat Jumat Agung: Keagungan Kasih Tuhan</title>
		<link>https://staging2.christina.my.id/perayaan-ibadat-jumat-agung-keagungan-kasih-tuhan/</link>
					<comments>https://staging2.christina.my.id/perayaan-ibadat-jumat-agung-keagungan-kasih-tuhan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2022 16:52:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Paskah 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Warta Paroki]]></category>
		<category><![CDATA[ibadat jumat agung]]></category>
		<category><![CDATA[ibadat jumat agung 2022]]></category>
		<category><![CDATA[jumat agung 2022]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://staging.christina.my.id/?p=7675</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada sore hari Jumat tanggal 15 April 2022 umat Katolik di seluruh dunia memperingati hari wafat-Nya di kayu salib. Sang Penebus bermahkotakan duri di kepala-Nya. Setiap tahun kita membacakan dan mengenang kisah sengsara-Nya mulai dari penangkapan, penderitaan, penyesahan hingga wafat-Nya. Ibadat Jumat Agung di Gereja St. Albertus Agung Jetis Yogyakarta diadakan dua kali yaitu yang ... <a title="Perayaan Ibadat Jumat Agung: Keagungan Kasih Tuhan" class="read-more" href="https://staging2.christina.my.id/perayaan-ibadat-jumat-agung-keagungan-kasih-tuhan/" aria-label="Read more about Perayaan Ibadat Jumat Agung: Keagungan Kasih Tuhan">Read more</a></p>
The post <a href="https://staging2.christina.my.id/perayaan-ibadat-jumat-agung-keagungan-kasih-tuhan/">Perayaan Ibadat Jumat Agung: Keagungan Kasih Tuhan</a> first appeared on <a href="https://staging2.christina.my.id">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pada sore hari Jumat tanggal 15 April 2022 umat Katolik di seluruh dunia memperingati hari wafat-Nya di kayu salib. Sang Penebus bermahkotakan duri di kepala-Nya.</p>
<p>Setiap tahun kita membacakan dan mengenang kisah sengsara-Nya mulai dari penangkapan, penderitaan, penyesahan hingga wafat-Nya.</p>
<p>Ibadat Jumat Agung di Gereja St. Albertus Agung Jetis Yogyakarta diadakan dua kali yaitu yang pertama pada pukul 15.00 WIB dan yang kedua pukul 18.00 WIB.</p>
<p>Animo umat yang cukup tinggi membuat seluruh tempat duduk yang disediakan penuh hingga aula serta halaman di sekitar gereja.</p>
<p>Untuk mempersingkat waktu maka kisah sengsara hanya dibacakan dan tidak dinyanyikan seperti yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya.</p>
<p>Meskipun begitu tidak mengurangi kekhidmatan umat dalam mengikuti ibadat.</p>
<p>Dalam homili singkatnya, Romo Vincentius Suparman Pr menyampaikan bahwa kesiap sediaan serta kesetiaan Yesus sebagai utusan Bapa dihayati hingga akhir hidupnya. Makna dan juga peristiwa salib memiliki arti yang mendalam bagi kita.</p>
<p>Salib lambang kehinaan Ia ubah menjadi tanda kemuliaan, Ia harus ditinggikan. Setiap kali memandang salib Tuhan kita Yesus Kristus kita merasa tidak sendirian.</p>
<p>Selaras dengan tema Paskah pada tahun ini, kita pun diajak untuk berbelarasa dan berpengharapan.</p>
<p>Karena melalui salib-Nya itu merupakan suimber kekuatan.</p>
<p>Sebagai penutup homili singkatnya, Romo Vincentius Suparman Pr, menyampaikan sebuah cerita singkat dimana seorang perawat yang diminta untuk menurunkan salib yang tergantung di tempat kerjanya oleh seorang pasien.</p>
<p>Namun, dengan baik dan santun ia menolak sambil menjawab bahwa ia tak dapat menurunkan salib tersebut, karena salib tersebut adalah sumber kekuatan baginya untuk merawat dan mengasihi banyak pasien.</p>
<p>Perawat tersebut belajar mengasihi banyak pasien melalui salib yang tergantung di tempat kerjanya.</p>
<p>Iman sang perawat itu meneguhkan kita semua sebagai umat Katolik karena ia selalu memadukan segala perjuangan hidupnya dengan salib Tuhan. Semoga kita sebagai umat yang dikasihiNya juga selalu berpadanan dengan salib Tuhan Kita Yesus Kristus.</p>
<p>Salib memang berat namun hendaknya kita justru ikut ambil bagian dalam memanggul salib Tuhan dengan meringankan salib kita masing-masing.</p>
<p>Kerap kali manusia cenderung menyerahkan salib kita kepada Tuhan dan hanya terima enaknya saja. ‘Pasrah bongkokan’ atau dalam bahasa Indonesia tidak mau tahu.</p>
<p>Semoga kita sebagai umat Katolik senantiasa terpanggil untuk memanggul salib kita masing-masing dan menjadi berkat dimanapun berada.</p>
<p>Ibadat Perayaan Jumat Agung dilanjutkan dengan doa umat meriah dan penghormatan salib secara sederhana. Penghormatan salib dilakukan oleh Imam di depan altar dan umat menghormati salib dengan cara berlutut.</p>
<p>Di hari Jumat Agung ini, saatnya bagi kita untuk sungguh menata hidup dan menampakkan kerelaan kita ikut serta dalam memanggul salib Yesus. Semoga di hari yang suci ini, hidup kita semakin dekat dengan Tuhan.</p>
<p>.<br />
.</p>
<p>Penulis : Christina</p>
<p>.<br />
.</p>The post <a href="https://staging2.christina.my.id/perayaan-ibadat-jumat-agung-keagungan-kasih-tuhan/">Perayaan Ibadat Jumat Agung: Keagungan Kasih Tuhan</a> first appeared on <a href="https://staging2.christina.my.id">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://staging2.christina.my.id/perayaan-ibadat-jumat-agung-keagungan-kasih-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>JUMAT AGUNG &#8211; Mengenang Wafat Tuhan, Kesetiaan Yesus Yang Tersalib</title>
		<link>https://staging2.christina.my.id/jumat-agung-mengenang-wafat-tuhan-kesetiaan-yesus-yang-tersalib/</link>
					<comments>https://staging2.christina.my.id/jumat-agung-mengenang-wafat-tuhan-kesetiaan-yesus-yang-tersalib/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2021 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Paskah 2021]]></category>
		<category><![CDATA[Warta Paroki]]></category>
		<category><![CDATA[ibadat jumat agung]]></category>
		<category><![CDATA[jumat agung 2021]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://staging.christina.my.id/?p=4425</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hari ini Jumat, 2 April 2021 kita memperingati wafat Yesus di kayu salib demi menebus dosa umat manusia. KesetiaanNya pada tugas perutusan untuk wafat di salib kita kenangkan hari ini dalam kisah sengsara yang dibacakan oleh lektor. Yesus adalah Allah yang jika mau bisa saja turun dari salib dan menunjukkan kuasanya. Ia pun bisa menghindar ... <a title="JUMAT AGUNG &#8211; Mengenang Wafat Tuhan, Kesetiaan Yesus Yang Tersalib" class="read-more" href="https://staging2.christina.my.id/jumat-agung-mengenang-wafat-tuhan-kesetiaan-yesus-yang-tersalib/" aria-label="Read more about JUMAT AGUNG &#8211; Mengenang Wafat Tuhan, Kesetiaan Yesus Yang Tersalib">Read more</a></p>
The post <a href="https://staging2.christina.my.id/jumat-agung-mengenang-wafat-tuhan-kesetiaan-yesus-yang-tersalib/">JUMAT AGUNG – Mengenang Wafat Tuhan, Kesetiaan Yesus Yang Tersalib</a> first appeared on <a href="https://staging2.christina.my.id">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini Jumat, 2 April 2021 kita memperingati wafat Yesus di kayu salib demi menebus dosa umat manusia. KesetiaanNya pada tugas perutusan untuk wafat di salib kita kenangkan hari ini dalam kisah sengsara yang dibacakan oleh lektor.</p>
<p>Yesus adalah Allah yang jika mau bisa saja turun dari salib dan menunjukkan kuasanya. Ia pun bisa menghindar untuk tidak datang ke Yerusalem agar tidak dihakimi dan akhirnya dihukum mati Namun ia memilih untuk tetap setia pada salib, penderitaan yang membawaNya pada kematian sebagai manusia di dunia.. Sengsara-Nya yang merangkul seluruh penderitaan manusia di dunia. Karya penebusanNya merupakan puncak dari misi Yesus Kristus datang ke dunia.</p>
<p>Ibadat Jumat Agung di Gereja St. Albertus Agung Jetis Yogyakarta berjalan dengan lancar. Jumat Agung 1 diadakan pada pukul 15.00 dan yang kedua pukul 18.00. Umat menempati seluruh tempat duduk yang disediakan pertugas hingga memenuhi aula gereja. Kisah sengsara dibacakan, tidak dinyanyikan untuk mempersingkat waktu. Meskipun begitu tidak mengurangi kekhidmatan umat dalam mengikuti ibadat. Penghormatan salib dilakukan secara sederhana dengan berlutut di tempat duduk masing-masing guna mengurangi kontak fisik antar umat.</p>
<p>Dalam homili singkat, Romo menegaskan sengsara Yesus bukanlah penderitaan biasa melainkan penderitaan yang membawa keselamatan. Yesus rela menderita sampai titik darah penghabisan. Ia tidak kehilangan kepercayaan pada Bapa yang mengutusNya. Yesus bahkan menerima segala cacian, makian, hinaan dan hukuman salib yang diberikan kepadaNya.</p>
<p>Penyerahan diri Yesus pada kehendak Bapa mengajak kita untuk memiliki penyerahan diri yang sama. Sengsara Yesus adalah sengsara kita, wafat Yesus juga wafat kita atas hal-hal kedagingan dalam diri kita. Harapannya kebangkitan Yesus pun akan menjadi kebangkitan kita dari dosa dan penderitaan dunia.</p>
<p>Hal lain yang perlu disoroti adalah kesetiaan Bunda Maria menemani Yesus menderita hingga wafat di kayu salib. Maria memilih setia sampai akhir dan mau menanggung segala risiko.</p>
<p>Ingkatkah akan kisah Veronica yang mengusap wajah Yesus? Bagaimana tanggapan para prajurit dan khalayak ramai saat Veronika mengusap wajah Yesus? Tentu mereka mencaci, mengolok-olok dan memperlakukan Veronika dengan tidak menyenangkan. Namun Veronika menerima segala risikonya.</p>
<p>Begitupun Bunda Maria bisa saja menerima perlakuan yang kurang baik karena menemani Yesus dalam perjalanan sengsara dan mengakui Yesus sebagai anak tunggalnya. Maria adalah wajah kesetiaan Gereja pada mereka yang KLMTD (kecil, lemah, miskin, tersingkir dan difabel). Kesetiaan Maria inilah yang menjadi pokok refleksi bagi kita masing-masing.</p>
<p>Bagaimana sikapku ketika imanku diuji dalam keadaan sulit dan terhimpit? Apakah aku tetap setia manakala ada pilihan untuk meninggalkan imanku demi keselamatan pribadi? Ataukah aku berani memegang erat salib Yesus dan mengakui imanku walaupun semua orang mencaci dan memaki?</p>
<p>Marilah kita renungkan kesetiaan iman kita kepada Yesus yang telah lebih dulu setia pada tugas perutusanNya.</p>
<p>.<br />
.</p>
<p><a href="https://photos.app.goo.gl/PQPs7jTW1EaLSsYW7"><span class="td_btn td_btn_lg td_shadow_btn">Foto &#8211; Foto Ibadat Klik Disini</span></a></p>
<p>.<br />
.</p>
<p>Penulis : Christina</p>
<p>.<br />
.</p>The post <a href="https://staging2.christina.my.id/jumat-agung-mengenang-wafat-tuhan-kesetiaan-yesus-yang-tersalib/">JUMAT AGUNG – Mengenang Wafat Tuhan, Kesetiaan Yesus Yang Tersalib</a> first appeared on <a href="https://staging2.christina.my.id">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://staging2.christina.my.id/jumat-agung-mengenang-wafat-tuhan-kesetiaan-yesus-yang-tersalib/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
