<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bapa kami | Gereja St. Albertus Agung</title>
	<atom:link href="https://staging2.christina.my.id/tag/bapa-kami/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://staging2.christina.my.id</link>
	<description>Paroki Jetis Yogyakarta</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Aug 2024 17:45:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>Doa Bapa Kami Katolik (Puji Syukur No. 10)</title>
		<link>https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-katolik-pujisyukur/</link>
					<comments>https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-katolik-pujisyukur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Komsos Jetis]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2020 09:01:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Doa]]></category>
		<category><![CDATA[bapa kami]]></category>
		<category><![CDATA[doa bapa kami]]></category>
		<category><![CDATA[doa bapa kami bahasa jawa]]></category>
		<category><![CDATA[doa bapa kami katolik]]></category>
		<category><![CDATA[rama kawula]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://staging.christina.my.id/?p=3577</guid>

					<description><![CDATA[<p>Doa Bapa Kami Katolik Dalam Versi Singkat (Misale Romanum) &#8211; Bapa Kami yang ada di surga, Dimuliakanlah nama-Mu, Datanglah Kerajaan-Mu, Jadilah Kehendak-Mu, Di atas bumi seperti di dalam surga, Berilah kami rejeki pada hari ini, Dan Ampunilah kesalahan kami, Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami, Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, Tetapi bebaskanlah ... <a title="Doa Bapa Kami Katolik (Puji Syukur No. 10)" class="read-more" href="https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-katolik-pujisyukur/" aria-label="Read more about Doa Bapa Kami Katolik (Puji Syukur No. 10)">Read more</a></p>
The post <a href="https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-katolik-pujisyukur/">Doa Bapa Kami Katolik (Puji Syukur No. 10)</a> first appeared on <a href="https://staging2.christina.my.id">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Doa Bapa Kami Katolik Dalam Versi Singkat (</strong><strong>Misale Romanum) &#8211; </strong>Bapa Kami yang ada di surga, Dimuliakanlah nama-Mu, Datanglah Kerajaan-Mu, Jadilah Kehendak-Mu, Di atas bumi seperti di dalam surga,</p>
<p>Berilah kami rejeki pada hari ini, Dan Ampunilah kesalahan kami, Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami, Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.</p>
<p>Di atas merupakan doa versi singkat dari Doa Bapa Kami yang biasa kita daraskan setiap hari. Mungkin ada yang sudah hafal, namun juga ada saudara-saudara kita terutama yang masih belajar,</p>
<p>dan baru akan masuk ke dalam Gereja Katolik belum terlalu hafal bahkan belum mengetahuinya. Doa ini juga merupakan versi yang tertera pada Misale Romanum (sesuai dengan Injil Matius).</p>
<p><span style="background-color: #ffff00;"><strong>Baca Juga: <span style="text-decoration: underline;">Doa <span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><a style="background-color: #ffff00; color: #000000; text-decoration: underline;" href="https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/">Angelus</a></span><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><a style="background-color: #ffff00; color: #000000; text-decoration: underline;" href="https://staging2.christina.my.id/doa-angelus-doa-malaikat-tuhan-puji-syukur-no-15/"> &#8211; Kabar Dari Malaikat Tuhan (KLIK)</a></span></span></strong></span></p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-6879 size-full" src="https://staging2.christina.my.id/wp-content/uploads/2020/11/doa-bapa-kami.jpg" alt="doa bapa kami katolik" width="626" height="447" /></p>
<hr />
<h4><strong>Rumusan Menurut Injil Matius 6:9-13 – Puji Syukur No. 11</strong></h4>
<p>Bapa Kami yang di surga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya, dan ampunilah kami akan kesalahan kami,</p>
<p>seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)</p>
<h4><strong>Ayat Alkitab Lainnya </strong><strong>(Injil Lukas 11:2-4) – Puji Syukur No. 12</strong></h4>
<p>Bapa, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu. Berilah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya, dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kami pun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan. Amin.</p>
<p><strong><span style="background-color: #ffff00;">Baca Juga:</span> <span style="text-decoration: underline;"><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Doa_Bapa_Kami#Versi_Bahasa_Inggris">Versi Bahasa Inggris</a></span></strong></p>
<hr />
<h3><strong>Perkembangan terbaru, Perubahan rumusan</strong></h3>
<p>Dalam kedua Injil di atas, terlihat adanya dua rumusan yang berbeda, jika boleh dibilang serupa tapi tak sama. Tidak ada yang salah, pun juga tidak ada yang mempermasalahkannya. Sejak awal Gereja doa ini berkembang dalam berbagai versi yang berbeda-beda, terkadang ada penambahan tertentu. </p>
<p>Seperti yang kita ketahui pada tahun 2018 yang lalu pada peristiwa Konferensi Uskup-Uskup di Perancis, lalu selanjutnya diikuti oleh Konferensi Uskup-Uskup di Italia, merumuskan suatu perubahan kecil dalam rumusan doa tersebut, namun sesuatu yang kecil ini ternyata signifikan. </p>
<blockquote>
<h4 style="text-align: center;"><span style="color: #0000ff;"><strong>&#8221; Penyesuaian atau perubahan tersebut terkait dengan kalimat dalam doa Bapa Kami Katolik yang berbunyi, <span style="text-decoration: underline;">Jangan masukkan kami ke dalam pencobaan</span> &#8220;</strong></span></h4>
</blockquote>
<p>Disini seakan-akan Tuhan Yesus memasukkan manusia ke dalam pencobaan, dengan kita pribadi yang memohonnya. Walaupun rumusan tersebut sebenarnya serupa maknanya dengan apa yang kita temukan dalam Injil Matius maupun Lukas, “Janganlah membawa kami ke dalam pencobaan” (Mat 6:13; bdk Luk 11:4).</p>
<p>Akan tetapi, apakah sesungguhnya maksud Tuhan? Paus Fransiskus mengatakan bahwa kalimat <strong>Doa Bapa Kami Katolik</strong> “Jangan masukkan kami ke dalam pencobaan” merupakan terjemahan yang kurang tepat. Bukanlah Tuhan Allah yang memasukkan manusia ke dalam pencobaan, tetapi roh jahat dengan manusia sendirilah yang membiarkan dirinya masuk ke dalam pencobaan. </p>
<p>Oleh karenanya kita pun perlu memohon pertolongan kepada Tuhan Allah agar tidak jatuh ke dalam godaan atau pencobaan. Allah sebagai Juru Selamat memiliki tujuan ingin membebaskan, melepaskan kita dari pencobaan untuk menyelamatkan manusia. </p>
<p>Paus kemudian melihat bahwa kalimat “Janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan” sesungguhnya lebih tepat diartikan sebagai Tuhan berilah kekuatan kepada kami agar tidak jatuh (ke dalam pencobaan).</p>
<p>Namun yang terjadi sebaliknya, saat ini rumusan yang dipakai membuat Allah sendiri seolah-olah yang memasukkan manusia ke dalam pencobaan, membiarkan kita jatuh.</p>
<p>Rumusan ulang seperti apapun tentu masih memiliki celah dan kemungkinan adanya perdebatan. Namun Konferensi para Uskup di Perancis dan Italia telah lama mendiskusikan hal ini, dan menemukan sebuah kesepakatan. <strong>Meskipun demikian di negara kita Indonesia masih menggunakan rumusan yang sebelumnya. </strong></p>
<p>Upaya perumusan ulang ini perlu dilihat sebagai usaha untuk menemukan rumusan yang sesuai dengan maksud serta pesan yang ingin disampaikan dalam Kitab Suci, bukan menyesuaikan dengan rumusan yang ada di dalamnya.</p>
<p>Sejak awal Gereja selalu memiliki dinamika, hidup bukan sesuai dengan rumusan namun sesuai pesan dan maksud ajaran serta hidup dari Sang Guru yaitu Tuhan Yesus Kristus. Rumusan boleh berubah-ubah, semuanya demi ketepatan pengungkapan pesan dan ajaran Yesus sendiri.</p>
<h3><strong>Doa Bapa Kami Katolik Bahasa Jawa – Kidung Adi No.3</strong></h3>
<p>Rama kawula ing swarga, Asma Dalem kaluhurna, Kraton Dalem mugi rawuha. Karsa Dalem kalempahana wonten ing donya kados ing swarga. Kawula nyuwun rejeki kangge sapunika. Sakathahing lepat nyuwun pangapunten Dalem, kados dene anggen kawula ugi ngapunten dhateng sesami. Kawula nyuwun tinebihna saking panggodha, saha linuwarna saking piawon. Amin.</p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p>Penulis : Frans</p>
<p>Sumber : Majalah Hidup No.13 2019, 31 Maret 2019 dan diolah dari berbagai sumber</p>


<p></p>The post <a href="https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-katolik-pujisyukur/">Doa Bapa Kami Katolik (Puji Syukur No. 10)</a> first appeared on <a href="https://staging2.christina.my.id">Gereja St. Albertus Agung</a>.]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://staging2.christina.my.id/doa-bapa-kami-katolik-pujisyukur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
