Renungan Harian Hari Ini 18 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 18 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 1:12-15 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 9:8-15; Mazmur: 25:4b-5ab. 6-7bc. 8-9; R:10a; Bacaan II: 1Ptr. 3:18-22; PEKAN PRAPASKAH I (U); St.Flaviarus; B.Fransiskus Regis Clet; St.Regis;

BACAAN I

Kej 9:8
Berfirmanlah Allah kepada Nuh dan kepada anak-anaknya yang bersama-sama dengan dia:

Kej 9:9
“Sesungguhnya Aku mengadakan perjanjian-Ku dengan kamu dan dengan keturunanmu,

Kej 9:10
dan dengan segala makhluk hidup yang bersama-sama dengan kamu: burung-burung, ternak dan binatang-binatang liar di bumi yang bersama-sama dengan kamu, segala yang keluar dari bahtera itu, segala binatang di bumi.

Kej 9:11
Maka Kuadakan perjanjian-Ku dengan kamu, bahwa sejak ini tidak ada yang hidup yang akan dilenyapkan oleh air bah lagi, dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi.”

Kej 9:12
Dan Allah berfirman: “Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Aku dan kamu serta segala makhluk yang hidup, yang bersama-sama dengan kamu, turun-temurun, untuk selama-lamanya:

Kej 9:13
Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.

Kej 9:14
Apabila kemudian Kudatangkan awan di atas bumi dan busur itu tampak di awan,

Kej 9:15
maka Aku akan mengingat perjanjian-Ku yang telah ada antara Aku dan kamu serta segala makhluk yang hidup, segala yang bernyawa, sehingga segenap air tidak lagi menjadi air bah untuk memusnahkan segala yang hidup.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 18 Februari 2024

Mzm 25:4
Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.

Mzm 25:5
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.

Mzm 25:6
Ingatlah segala rahmat-Mu dan kasih setia-Mu, ya TUHAN, sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala.

Mzm 25:7
Dosa-dosaku pada waktu muda dan pelanggaran-pelanggaranku janganlah Kauingat, tetapi ingatlah kepadaku sesuai dengan kasih setia-Mu, oleh karena kebaikan-Mu, ya TUHAN.

Mzm 25:8
TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.

Mzm 25:9
Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 18 Februari 2024

Sekali peristiwa Roh mendesak Yesus ke padang gurun. Di padang gurun itu selama empat puluh hari Yesus dicobai oleh Iblis. la tinggal bersama dengan binatang-binatang liar dan malaikat-malaikat melayani Dia. Sesudah Yohanes ditahan datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah, kata-Nya, “Saatnya telah genap, Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 18 Februari 2024, Bacaan Injil

Kita memasuki hari Minggu Prapaskah Pertama. Biasanya, orang mengenal hari Minggu Prapaskah Pertama ini sebagai hari “Minggu Pencobaan” karena kita mendengar kisah Yesus yang mengalami tiga pencobaan dari iblis di padang gurun, dan Dia menang atas pencobaan-pencobaan itu. Pada Malam Paskah nanti kita akan membarui janji baptis kita dengan mengatakan secara lantang bahwa kita menolak godaan-godaan setan dalam bentuk takhayul, perjudian, dan hiburan yang tidak sehat.

Injil hari ini mengisahkan secara singkat Yesus dipimpin oleh Roh ke padang gurun. Yesus tinggal di padang gurun selama empat puluh hari dan empat puluh malam, serta dicobai iblis. Digambarkan bahwa di sana Yesus berada di antara binatang liar, dan malaikat-malaikat datang untuk melayani-Nya. Pencobaan ini dialami Yesus sebelum ia mewartakan Injil. Pengalaman Yesus mirip dengan pengalaman Musa dan Elia yang mendapat perlindungan Tuhan dari bahaya binatang buas. Yesus adalah Musa baru, Elia baru yang menguasai padang gurun dan menjadi pemenang. Yesus mengalami pencobaan sebelum mewartakan Injil dan menyerukan pertobatan.

 

Tuhan Yesus senantiasa menyerukan pertobatan bagi kita semua. Dalam dunia Perjanjian Lama, manusia jatuh ke dalam dosa. Mereka tidak tahan terhadap godaan-godaan dalam hidup mereka. Karena itu, mereka berkali-kali jatuh ke dalam dosa. Peristiwa air bah membarui generasi manusia lama ke generasi manusia baru. Tuhan pun mengikat perjanjian dengan Nuh dan keturunannya. Tuhan menunjukkan kerahiman-Nya. Karena itu, la berjanji bahwa sejak saat itu tidak ada yang hidup yang akan dilenyapkan oleh air bah lagi, dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi (Kej. 9:11). Tentu saja Tuhan menghendaki adanya pertobatan sungguh dari Nuh dan keturunannya.

Mari kita menata pertobatan kita karena Allah begitu berbelas kasih kepada kita. Air bah dan bahtera merupakan sarana untuk menyelamatkan keluarga Nuh. Air bah melambangkan pembaptisan yang menyelamatkan kita. Dalam Bacaan Kedua, Santo Petrus mengatakan bahwa dengan air pembaptisan kita sebagai umat beriman diselamatkan dengan pengantaraan Yesus Kristus. Santo Petrus menulis, “Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan — maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah — melalui kebangkitan Yesus Kristus…” (1Ptr. 3:21-22). Mari kita menyadari diri sebagai orang yang dibaptis dan siap untuk menata pertobatan kita pada masa Prapaskah ini.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 17 Februari 2024

.

.

Tuhan, bantulah kami untuk sungguh bertobat dan percaya kepada Injil-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 17 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 17 Februari 2024, Bacaan Injil Lukas 5:27-32 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 58:9-14; Mazmur: 80:1-2. 3-4. 5-6, R:11a; HARI SABTU SESUDAH RABU ABU (U) St.Teodulus; St.Bonfilio; St.Silvinus; St.Nisephorus;

BACAAN I

Yes 58:9
Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah,

Yes 58:10
apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.

Yes 58:11
TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.

Yes 58:12
Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan “yang memperbaiki tembok yang tembus”, “yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni”.

 

Yes 58:13
Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; apabila engkau menyebutkan hari Sabat “hari kenikmatan”, dan hari kudus TUHAN “hari yang mulia”; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong,

Yes 58:14
maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN, dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut Tuhanlah yang mengatakannya.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 17 Februari 2024

Mzm 86:1
Doa Daud. Sendengkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, jawablah aku, sebab sengsara dan miskin aku.

Mzm 86:2
Peliharalah nyawaku, sebab aku orang yang Kaukasihi, selamatkanlah hamba-Mu yang percaya kepada-Mu.

Mzm 86:3
Engkau adalah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab kepada-Mulah aku berseru sepanjang hari.

Mzm 86:4
Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat jiwaku.

Mzm 86:5
Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu.

Mzm 86:6
Pasanglah telinga kepada doaku, ya TUHAN, dan perhatikanlah suara permohonanku.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 17 Februari 2024

Sekali peristiwa Yesus pergi ke luar, dan melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di tempat pemungutan cukai. Yesus berkata kepadanya, “Ikutlah Aku!” Lewi pun bangkit dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia. Kemudian Lewi mengadakan suatu perjamuan besar untuk Dia di rumahnya. Sejumlah besar pemungut cukai dan orang-orang lain turut makan bersama-sama dengan Dia. Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus katanya, “Mengapa kamu makan dan minum bersama pemungut cukai dan orang berdosa?” Jawab Yesus kepada mereka, “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 17 Februari 2024, Bacaan Injil

Pertobatan itu indah ketika kita dengan sadar meninggalkan hidup yang lama dan menyambut hidup yang baru. Meninggalkan hidup yang lama memang bukanlah hal yang mudah karena kita sudah merasa nikmat berada dalam zona nyaman. Namun, ketika kita bisá meninggalkannya, kita akan menjadi manusia baru, pribadi yang bebas untuk membaktikan diri bagi Tuhan dan sesama. Masa Prapaskah ini haruslah menjadi masa penting untuk mengatakan, “Selamat tinggal hidupku yang lama; Selamat datang hidupku yang baru.”

Pada hari ini kita bertemu dengan sosok Lewi, sang pemungut cukai. Yesus menjumpainya saat dia sedang bekerja sebagai pemungut cukai. Yesus memanggil dia dengan berkata, “Ikutlah Aku.” Lewi pun bangkit dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia (Luk.5:28). Lewi meninggalkan hidup lama dan memulai hidup baru dengan rasa syukur. la menjamu Yesus bersama rekan-rekan pemungut cukai lain dan orang-orang yang lain. Mereka semua duduk dan makan bersama dalam suasana kekeluargaan.

 

Salah satu tujuannya adalah Lewi hendak mengajak rekan-rekannya sesama pemungut cukai untuk meninggalkan hidup lama dan bahagia dalam hidup baru bersama Kristus. Proses transformasi ini tidak dipandang positif oleh kaum Farisi dan ahli-ahli Taurat yang tetap melihat Lewi dan rekan-rekannya sebagai pemungut cukai, bukan sebagai ciptaan baru dalam Kristus. Ini benar-benar menjadi warna pertobatan.

Warna pertobatan juga ada dalam pikiran Nabi Yesaya, yakni orang yang bertobat adalah mereka yang berubah dengan tidak lagi mengenalkan kuk kepada sesama dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah, orang-orang lapar diperhatikan dan memuaskan hati orang yang tertindas. Pertobatan berarti berusaha untuk selalu berbuat baik kepada sesama. Menurut Nabi Yesaya, buah pertobatan adalah “Tuhan akan menuntun engkau senantiasa dan akan memenuhi kebutuhanmu di tanah yang gersang, serta membarui kekuatanmu. Engkau akan seperti kebun yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan” (Yes. 58:11). Mari kita mengisi Retret Agung masa Prapaskah ini dengan semangat untuk bertobat.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 16 Februari 2024

.

.

Tuhan, bantulah kami untuk membangun semangat pertobatan yang sungguh dalam hidup kami. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 16 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 16 Februari 2024, Bacaan Injil Matius 9:14-15 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 58:1-9a; Mazmur: 51:3-4. 5-6a. 18-19; R:19a; HARI JUMAT SESUDAH RABU ABU (U); Onesimus; St.Porforius; B.Simon dr Cascia, Im;

BACAAN I

Yes 58:1
Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka dan kepada kaum keturunan Yakub dosa mereka!

Yes 58:2
Memang setiap hari mereka mencari Aku dan suka untuk mengenal segala jalan-Ku. Seperti bangsa yang melakukan yang benar dan yang tidak meninggalkan hukum Allahnya mereka menanyakan Aku tentang hukum-hukum yang benar, mereka suka mendekat menghadap Allah, tanyanya:

Yes 58:3
“Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?” Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu.

Yes 58:4
Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.

Yes 58:5
Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagah dan membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN?

 

Yes 58:6
Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk,

Yes 58:7
supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

Yes 58:8
Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu.

Yes 58:9
Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah,

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 16 Februari 2024

Mzm 51:3
(51-5) Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.

Mzm 51:4
(51-6) Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.

Mzm 51:5
(51-7) Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.

Mzm 51:6
(51-8) Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.

Mzm 51:18
(51-20) Lakukanlah kebaikan kepada Sion menurut kerelaan hati-Mu bangunkanlah tembok-tembok Yerusalem!

Mzm 51:19
(51-21) Maka Engkau akan berkenan kepada korban yang benar, korban bakaran dan korban yang terbakar seluruhnya; maka orang akan mengorbankan lembu jantan di atas mezbah-Mu.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 16 Februari 2024

Sekali peristiwa datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata, Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?” Jawab Yesus kepada mereka, “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Namun, akan datang harinya mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 16 Februari 2024, Bacaan Injil

Kita memiliki banyak kelemahan dan kekurangan. Namun, Allah sungguh luar biasa. la tidak melihat kekurangan-kekurangan dan kelemahan-kelemahan manusiawi kita. Bagi-Nya, kita adalah ciptaan yang paling mulia. Karena itu, la sungguh mencintai kita. Yesus berkata, “Tidak ada kasih yang lebih besar daripada ini, yakni seseorang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu melakukan apa yang Kuperintahkan kepadamu” (Yoh. 15:13-14). Yesus adalah Anak Allah. la merelakan diri menjadi manusia dalam peristiwa inkarnasi dan menyapa kita sebagai sahabat-sahabat-Nya.

Pada hari ini kita mendengar kisah Yesus yang sangat menarik perhatian kita. Ketika itu para murid Yohanes datang dan berkata, “Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid- murid-Mu tidak?” (Mat.9:14). Para murid Yohanes kelihatan taat hukum dan mau supaya murid Yesus serupa dengan mereka. Reaksi Yesus terhadap pertanyaan mereka sangat membanggakan kita, “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Namun, akan datang harinya mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa” (Mat. 9:15). Kita berbangga karena apa pun diri kita, kita tetaplah sahabat mempelai, sahabat Yesus.

 

Pertanyaan pada murid Yohanes juga menjadi sebuah pertanyaan dalam dunia Perjanjian Lama. Dalam Bacaan Pertama kita menemukan pertanyaan ini, “Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya? …” (Yes. 58:3). Nabi Yesaya mengatakan bahwa pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu. Kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena, mengadakan hari merendahkan diri.

Sebagai nabi, Yesaya menyampaikan puasa yang dikehendaki Tuhan, “Berpuasa yang Kukehendaki ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!” (Yes. 58:6-7). Berpuasa berarti mengasihi.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2024

.

.

Tuhan, bantulah kami untuk memahami dan melaksanakan puasa yang benar sehingga masa tobat ini benar-benar mengubah hidup kami. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2024, Bacaan Injil Lukas 9:22-25 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I:Ul. 30:15-20; Mazmur: 1:1-2,3,4,6, R:40.5a; HARI KAMIS SESUDAH RABU ABU (U); St.Klaudius de la Colombiere; St. Sigfridus;

BACAAN I

Ul 30:15
Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan,

Ul 30:16
karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, supaya engkau hidup dan bertambah banyak dan diberkati oleh TUHAN, Allahmu, di negeri ke mana engkau masuk untuk mendudukinya.

Ul 30:17
Tetapi jika hatimu berpaling dan engkau tidak mau mendengar, bahkan engkau mau disesatkan untuk sujud menyembah kepada allah lain dan beribadah kepadanya,

Ul 30:18
maka aku memberitahukan kepadamu pada hari ini, bahwa pastilah kamu akan binasa; tidak akan lanjut umurmu di tanah, ke mana engkau pergi, menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya.

Ul 30:19
Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu,

Ul 30:20
dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2024

Mzm 1:1
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

Mzm 1:2
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Mzm 1:3
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Mzm 1:4
Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.

Mzm 1:6
sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2024

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala, dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.” Yesus berkata kepada mereka semua, “Jika seseorang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Karena siapa saja yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya. Tetapi, siapa yang kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya. Apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 15 Februari 2024, Bacaan Injil

Penderitaan Kristus haruslah menjadi penderitaan kita. Berkaitan dengan ini, Santo Paulus berkata, “Sekarang aku bersukacita bahwa aku boleh menderita karena kamu, dan menggenapkan dalam tubuhku apa yang kurang pada penderitaan Kristus, untuk tubuh-Nya, yaitu Gereja” (Kol. 1:24).

Pada hari ini Yesus menyapa kita agar kita memahami makna penderitaan-Nya. la dengan terbuka dan berterus terang berkata, “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga” (Luk. 9:22). Yesus mengetahui bahwa la akan menanggung banyak penderitaan, tetapi la tidak menyerah. la mengalami penolakan, tetapi la tidak membalasnya dengan menolak kita.

la bahkan dibunuh, serta mengalahkan maut dan kematian dengan bangkit pada hari ketiga. Konsekuensinya, kita yang mengikuti jejak-Nya harus berusaha untuk semakin serupa dengan Dia. Berkaitan dengan ini, Yesus berkata, “Jika seseorang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari, dan mengikut Aku” (Luk. 9:23). Menderita bersama Kristus, serupa dengan Dia, kehilangan nyawa karena Dia membawa konsekuensi pada keselamatan abadi bagi diri kita.

Dalam Bacaan Pertama, kita semua dihadapkan pada pilihan-pilihan tertentu, dari pilihan positif hingga pilihan negatif. Pilihan-pilihan hidup yang ekstrem positif dan negatif bermuara pada satu hal, yaitu mengasihi Allah serta melakukan perintah dan ketetapan-Nya. Dalam masa Prapaskah ini, hidup Kristiani kita bermakna jika kita sungguh-sungguh bertobat dan kembali kepada Tuhan. Semoga karya amal kasih, doa, dan puasa kita membuahkan hasil yang melimpah dalam kehidupan rohani kita.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2024

.

.

Tuhan, bantulah kami untuk bertahan dalam penderitaan dan kemalangan yang kami hadapi setiap hari. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2024, Bacaan Injil Matius 6:1-6, 16-18 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yl. 2:12-18; Mazmur: 51:3-4, 5-6a. 12-13. 14. 17, R:3a; Bacaan II: 2Kor. 5:20-6:2; RABU ABU (U) – Puasa dan Pantang; Pw St.Syrilus dan Metodius, Usk; St. Maro; Valentine Day;

BACAAN I

Yl 2:12
“Tetapi sekarang juga,” demikianlah firman TUHAN, “berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh.”

Yl 2:13
Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya.

Yl 2:14
Siapa tahu, mungkin Ia mau berbalik dan menyesal, dan ditinggalkan-Nya berkat, menjadi korban sajian dan korban curahan bagi TUHAN, Allahmu.

Yl 2:15
Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya;

Yl 2:16
kumpulkanlah bangsa ini, kuduskanlah jemaah, himpunkanlah orang-orang yang tua, kumpulkanlah anak-anak, bahkan anak-anak yang menyusu; baiklah penganten laki-laki keluar dari kamarnya, dan penganten perempuan dari kamar tidurnya;

Yl 2:17
baiklah para imam, pelayan-pelayan TUHAN, menangis di antara balai depan dan mezbah, dan berkata: “Sayangilah, ya TUHAN, umat-Mu, dan janganlah biarkan milik-Mu sendiri menjadi cela, sehingga bangsa-bangsa menyindir kepada mereka. Mengapa orang berkata di antara bangsa: Di mana Allah mereka?”

Yl 2:18
TUHAN menjadi cemburu karena tanah-Nya, dan Ia belas kasihan kepada umat-Nya.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2024

Mzm 51:3
(51-5) Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.

Mzm 51:4
(51-6) Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.

Mzm 51:5
(51-7) Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.

Mzm 51:6
(51-8) Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.

Mzm 51:12
(51-14) Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!

Mzm 51:13
(51-15) Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.

Mzm 51:14
(51-16) Lepaskanlah aku dari hutang darah, ya Allah, Allah keselamatanku, maka lidahku akan bersorak-sorai memberitakan keadilan-Mu!

Mzm 51:17
(51-19) Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2024

Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “lngatlah, jangan kamu mengamalkan kesalehanmu di depan umum supaya dilihat orang, karena jika melakukan demikian, kamu tidak memperoleh upah dari Bapamu di surga. Jadi, apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau menggembar-gemborkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Mereka sudah mendapat upahnya.

Namun, jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmnu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang.

Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, mereka sudah mendapat upahnya. Namun, jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu, dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka, Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa.

Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, mereka sudah mendapat upahnya. Namun, apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2024, Bacaan Injil

Selamat memasuki Retret Agung 2024. Selama 40 hari ke depan, kita akan mengisi Retret Agung kita ini dengan berpuasa dan berpantang. Biasanya, hari-hari ini umat akan rajin bertanya kepada para pastor tentang puasa dan pantang, meskipun Bapa Uskup sendiri telah menulis Surat Gembala tentang peraturan pantang dan puasa bagi umat Katolik di keuskupannya masing-masing. Berkaitan dengan puasa yang benar, Santo Yohanes Krisostomus berkata,

“Janganlah hanya mulutmu yang berpuasa, tetapi juga mata, telinga, kaki, tangan, dan seluruh anggota tubuhmu. Hendaklah tangan berpuasa, dengan tidak melakukan ketamakan dan keserakahan. Juga kaki berpuasa, berhenti mengejar dosa. Mata berpuasa, mendisiplinkan diri untuk tidak memelototi apa yang berdosa. Telinga berpuasa, tidak mendengarkan pembicaraan jahat dan gosip. Mulut berpuasa dari kata-kata kotor dan kritik yang tidak adil (fitnah, celaan).”

Perkataan orang kudus ini sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Nabi Yoel dalam Bacaan Pertama, “Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab la pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. la menyesal atas malapetaka yang hendak didatangkan-Nya” (Yl. 2:13). Kita berpuasa dan berpantang bukan sekadar urusan makan dan minum, tidak makan dan tidak minum. Puasa yang terpenting adalah soal hati, sebuah transformasi atau perubahan dalam hati kita.

 

Maka, apa yang harus kita lakukan dalam masa Retret Agung ini? Paling tidak, kita semua diajak untuk melakukan tiga hal. Pertama, kita diajak untuk melakukan karya amal kasih. Dalam melakukan karya amal kasih ini, perhatian kita terutama tercurah pada mereka yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel. Kedua, kita diajak untuk semakin bertumbuh dalam doa menjadi sebuah kebutuhan kita, bukan sekadar sebuah kewajiban. Ketiga, kita diajak untuk berpuasa sabagai tanda pertobatan kita kepada Tuhan.

Pada hari pertama Retret Agung ini, kita semua diajak untuk menyadarí kefanaan diri kita. Kita diingatkan, “Dari debu dan akan kembali menjadi debu.” Atau, seraya menengadah ke langit kita berseru kepada Tuhan, “Hanya debulah aku, di alas kaki-Mu Tuhan.” Itulah seruan tobat bagi kita di hadirat Tuhan. Marilah kita bertobat dan senantiasa membarui diri kita.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2024

.

.

Tuhan, anugerahkanlah pertobatan di dalam hati kami supaya kami dapat beramal, berdoa, dan berpuasa dengan baik. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 8:14-21 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yak. 1:12-18; Mazmur: 94:12-13a. 14-15. 18-19; R:12a; PEKAN BIASA VI (H); St.Yullanus dr Antiokhia; Sta.Kristina dr Spoleto; B.Yordanus dr Saksonia;

BACAAN I

Yak 1:12
Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Yak 1:13
Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.

Yak 1:14
Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.

Yak 1:15
Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Yak 1:16
Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat!

Yak 1:17
Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.

Yak 1:18
Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2024

Mzm 94:12
Berbahagialah orang yang Kauhajar, ya TUHAN, dan yang Kauajari dari Taurat-Mu,

Mzm 94:13
untuk menenangkan dia terhadap hari-hari malapetaka, sampai digali lobang untuk orang fasik.

Mzm 94:14
Sebab TUHAN tidak akan membuang umat-Nya, dan milik-Nya sendiri tidak akan ditinggalkan-Nya;

Mzm 94:15
sebab hukum akan kembali kepada keadilan, dan akan diikuti oleh semua orang yang tulus hati.

Mzm 94:18
Ketika aku berpikir: “Kakiku goyang,” maka kasih setia-Mu, ya TUHAN, menyokong aku.

Mzm 94:19
Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2024

Pada suatu hari murid-murid lupa membawa roti. Hanya ada satu roti saja yang ada pada mereka dalam perahu. Lalu Yesus memperingatkan mereka, “Hati-hati dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.” Mereka pun memperdebatkan di antara mereka bahwa hal itu dikatakan-Nya karena mereka tidak mempunyai roti. Ketika Yesus mengetahui hal itu, la berkata, “Mengapa kamu memperdebatkan bahwa hal itu Kukatakan karena kamu tidak mempunyai roti? Belum jugakah kamu paham dan mengerti? Masih degilkah hatimu?

Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi, pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka, “Dua belas bakul.” “Pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka, “Tujuh bakul.” Lalu kata-Nya kepada mereka, “Belum mengertikah kamu?”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 13 Februari 2024, Bacaan Injil

Pada hari ini Yesus mengingatkan para murid-Nya agar mawas diri supaya mereka tidak jatuh ke dalam dosa. la berkata, “Hati-hati dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.” Kita perlu ketahui bahwa istilah ragi digunakan untuk melukiskan sesuatu yang kecil, tetapi berpengaruh besar. Sedikit ragi dapat membuat adonan menjadi besar. Santo Paulus menggunakan kata ragi untuk melukiskan kekuatan tersembunyi yang jahat, menyebar, dan merusak orang.

Kemegahanmu tidak baik. Tidak tahukah kamu bahwa sedikit ragi membuat seluruh adonan mengembang? Para penginjil menggunakan kata ragi kaum Farisi dan ragi Herodes untuk menunjukkan sifat kepura-puraan. Kaum Farisi secara berlebihan memerhatikan hal-hal lahiriah dalam hidup beragama, tetapi mengabaikan hal-hal rohani mendasar yang lebih penting. Ragi Herodes adalah semangat keduniawian, yang dikuasai oleh kesenangan dan ambisi politik dalam diri manusia. Dengan pemahaman seperti ini, wajarlah kalau Yesus mengingatkan kita untuk berhati-hati terhadap ragi Farisi dan ragi Herodes.

Kita sering tidak luput dari godaan-godaan dalam hidup kita. Kita sering kali tidak mawas diri terhadap berbagai hal yang ada di sekitar kita. Satu hal yang penting adalah kemampuan kita untuk bertahan dalam setiap pencobaan karena setiap orang bisa terpikat oleh keinginannya sendiri. Santo Yakobus berkata, “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang mengasihi Dia” (Yak. 1:12).

Apakah kita pernah berpura-pura dalam beriman? Dewasa ini, ragi Farisi dan ragi Herodes itu masih ada. Maka, pandai-pandailah membaca tanda-tanda zaman dan waspadalah.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2024

.

.

Ya Tuhan, bantulah kami agar mampu membangun kebersamaan secara tulus, tanpa berpura-pura. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 8:11-13 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yak. 1:1-11; Mazmur: 119:67. 68,71,72. 75,76; Ref:77a; PEKAN BIASA VI (H); Sta.Marina, St.Benediktus dr Anlane; St.Gaudensius; B.Humbelina;

BACAAN I

Yak 1:1
Salam dari Yakobus, hamba Allah dan Tuhan Yesus Kristus, kepada kedua belas suku di perantauan.

Yak 1:2
Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,

Yak 1:3
sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.

Yak 1:4
Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.

Yak 1:5
Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, ?yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit?,maka hal itu akan diberikan kepadanya.

Yak 1:6
Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.

Yak 1:7
Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.

Yak 1:8
Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

Yak 1:9
Baiklah saudara yang berada dalam keadaan yang rendah bermegah karena kedudukannya yang tinggi,

Yak 1:10
dan orang kaya karena kedudukannya yang rendah sebab ia akan lenyap seperti bunga rumput.

Yak 1:11
Karena matahari terbit dengan panasnya yang terik dan melayukan rumput itu, sehingga gugurlah bunganya dan hilanglah semaraknya. Demikian jugalah halnya dengan orang kaya; di tengah-tengah segala usahanya ia akan lenyap.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2024

Mzm 119:67
Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu.

Mzm 119:68
Engkau baik dan berbuat baik; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

Mzm 119:71
Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.

Mzm 119:72
Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku, lebih dari pada ribuan keping emas dan perak.

Mzm 119:75
Aku tahu, ya TUHAN, bahwa hukum-hukum-Mu adil, dan bahwa Engkau telah menindas aku dalam kesetiaan.

Mzm 119:76
Biarlah kiranya kasih setia-Mu menjadi penghiburanku, sesuai dengan janji yang Kauucapkan kepada hamba-Mu.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2024

Sekali peristiwa datanglah orang-orang Farisi dan mulai berdebat dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari Dia suatu tanda dari surga. Lalu mendesahlah la dalam hati-Nya dan berkata, “Mengapa orang-orang zaman ini meminta tanda? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kepada orang-orang ini sekali-kali tidak akan diberi tanda.” la meninggalkan mereka, lalu la naik lagi ke perahu dan bertolak ke seberang.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 12 Februari 2024, Bacaan Injil

Kita dapat membayangkan ketenaran Yesus di Galilea pada masa itu. la begitu berkuasa menyembuhkan orang-orang sakit. Mereka yang lumpuh bisa berjalan, yang tuli bisa mendengar, yang buta bisa melihat, yang gagap bisa berbicara dengan lancar, yang kerasukan roh jahat bisa sembuh, dan yang mati bisa dibangkitkan. Semua ini dilakukan-Nya di hadapan banyak orang dan mereka takjub kepada-Nya. Apakah semua perbuatan baik Yesus ini membuat mereka percaya kepada-Nya? Ternyata, tidak semuanya percaya. Ada di antara mereka yang malah meminta dari Dia sebuah tanda dari surga.

Mempertanyakan kuasa Tuhan masih merupakan kebiasaan manusia masa kini. Ada begitu banyak orang yang selalu menguji kuasa Tuhan dalam hidup mereka. Mungkin kita juga termasuk dalam kelompok ini. Mereka serupa dengan orang-orang Farisi yang datang untuk bersoal jawab dengan Yesus. Mereka malah nmencobai Dia dengan meminta dari-Nya suatu tanda dari surga. Yesus mengeluh dan kecewa karena segala sesuatu sudah dilakukan-Nya. Karena itu, la bertanya, “Mengapa orang-orang zaman ini meminta tanda? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kepada orang-orang ini sekali-kali tidak akan diberi tanda” (Mrk. 8:12).

 

Sering kali kita pun serupa dengan Yesus yang mengalami kekecewaan dalam hidup dan pelayanan kita. Kadang-kadang kita juga merasakan dan mengalami tidak adanya ungkapan terima kasih atau apresiasi apa pun dari orang-orang yang kita layani atau yang kita bantu. Yesus sudah mengalaminya dan kita tidak perlu harus bersungut-sungut atau menuntut. Semua ini adalah pencobaan dalam hidup kita. Santo Yakobus mengatakan, “Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai pencobaan, sebab kamu tahu bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.

Biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh, serta tidak kekurangan apa pun (Yak. 1:2-4).” Kalau kita hanya tinggal dalam godaan dan pencobaan maka kita tidak akan maju, dalam hidup pribadi dan panggilan kita. Santo Yakobus mendorong kita untuk berani meminta kepada Tuhan dalam iman dan menjadi rendah hati. Tuhan pernah kecewa maka kita jangan menambah kekecewaan-Nya.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 11 Februari 2024

.

.

Tuhan, tutur kata, perilaku, dan sikap kami sering kali mengecewakan-Mu. Kami juga sering kali mencobai-Mu dengan meminta tanda. Ampunilah kami Tuhan. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 8:1-10 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 12:26-32, 13:33-34; Mazmur: 106:6-7a. 19-20. 21-22: R:4a; PEKAN BIASA V; Pw St.Skolastika, Prw (P); St.Zenon;

BACAAN I

1Raj 12:26
Maka berkatalah Yerobeam dalam hatinya: “Kini mungkin kerajaan itu kembali kepada keluarga Daud.

1Raj 12:27
Jika bangsa itu pergi mempersembahkan korban sembelihan di rumah TUHAN di Yerusalem, maka tentulah hati bangsa ini akan berbalik kepada tuan mereka, yaitu Rehabeam, raja Yehuda, kemudian mereka akan membunuh aku dan akan kembali kepada Rehabeam, raja Yehuda.”

1Raj 12:28
Sesudah menimbang-nimbang, maka raja membuat dua anak lembu jantan dari emas dan ia berkata kepada mereka: “Sudah cukup lamanya kamu pergi ke Yerusalem. Hai Israel, lihatlah sekarang allah-allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir.”

1Raj 12:29
Lalu ia menaruh lembu yang satu di Betel dan yang lain ditempatkannya di Dan.

1Raj 12:30
Maka hal itu menyebabkan orang berdosa, sebab rakyat pergi ke Betel menyembah patung yang satu dan ke Dan menyembah patung yang lain.

1Raj 12:31
Ia membuat juga kuil-kuil di atas bukit-bukit pengorbanan, dan mengangkat imam-imam dari kalangan rakyat yang bukan dari bani Lewi.

1Raj 12:32
Kemudian Yerobeam menentukan suatu hari raya pada hari yang kelima belas bulan kedelapan, sama seperti hari raya yang di Yehuda, dan ia sendiri naik tangga mezbah itu. Begitulah dibuatnya di Betel, yakni ia mempersembahkan korban kepada anak-anak lembu yang telah dibuatnya itu, dan ia menugaskan di Betel imam-imam bukit pengorbanan yang telah diangkatnya.

1Raj 13:33
Sesudah peristiwa inipun Yerobeam tidak berbalik dari kelakuannya yang jahat itu, tetapi mengangkat pula imam-imam dari kalangan rakyat untuk bukit-bukit pengorbanan. Siapa yang mau saja, ditahbiskannya menjadi imam untuk bukit-bukit pengorbanan.

1Raj 13:34
Dan tindakan itu menjadi dosa bagi keluarga Yerobeam, sehingga mereka dilenyapkan dan dipunahkan dari muka bumi.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024

Mzm 106:6
Kami dan nenek moyang kami telah berbuat dosa, kami telah bersalah, telah berbuat fasik.

Mzm 106:7
Nenek moyang kami di Mesir tidak mengerti perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib, tidak ingat besarnya kasih setia-Mu, tetapi mereka memberontak terhadap Yang Mahatinggi di tepi Laut Teberau.

Mzm 106:19
Mereka membuat anak lembu di Horeb, dan sujud menyembah kepada patung tuangan;

Mzm 106:20
mereka menukar Kemuliaan mereka dengan bangunan sapi jantan yang makan rumput.

Mzm 106:21
Mereka melupakan Allah yang telah menyelamatkan mereka, yang telah melakukan hal-hal yang besar di Mesir:

Mzm 106:22
perbuatan-perbuatan ajaib di tanah Ham, perbuatan-perbuatan dahsyat di tepi Laut Teberau.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024

Sekali peristiwa sejumlah besar orang mengikuti Yesus. Karena mereka tidak mempunyai makanan, Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata, “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini, karena sudah tiga hari mereka bersama Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan pingsan di jalan, sebab ada yang datang dari jauh.” Murid-murid-Nya menjawab, “Bagaimana di tempat yang terpencil ini orang dapat memberi mereka roti sampai kenyang?” Yesus bertanya kepada mereka, “Kamu punya berapa roti?”

Jawab mereka, “Tujuh.” Lalu la menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. la mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya supaya mereka menyajikannya, dan mereka pun menyajikannya kepada orang banyak. Mereka juga mempunyai beberapa ikan kecil, dan sesudah mengucap syukur atasnya, la menyuruh menyajikannya pula. Mereka makan sampai kenyang. Lalu potongan-potongan roti yang lebih dikumpulkan, sebanyak tujuh bakul. Jumlah mereka kira-kira empat ribu orang. Lalu Yesus menyuruh mereka pulang. la segera naik ke perahu bersama murid-murid-Nya dan pergi ke daerah Dalmanuta.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 10 Februari 2024, Bacaan Injil

Yesus selalu berbelas kasih kepada mereka yang sangat membutuhkan. la mengajarkan para murid-Nya supaya mereka juga memiliki empati dan hati yang penuh belas kasih kepada sesama yang membutuhkan. Ketika itu, sejumlah besar orang mengikuti Yesus dan sudah tiga hari mereka mengikuti Dia. Para murid memiliki pikiran yang sempit, sebatas tempat sunyi, terpencil, dan tak ada tempat untuk membeli makanan. Yesus mengoreksi sikap para murid ini.

la menegaskan bahwa jika para murid percaya kepada Tuhan, sedikit yang dimiliki akan tercukupkan dan memuaskan. Mukjizat pun terjadi ketika mereka memberikan kepada Yesus tujuh roti milik mereka dan beberapa ikan kecil. Yesus mengucap doa syukur, memecah-mecahkan roti dan memberikan roti dan ikan kepada para murid untuk dibagikan. Semua orang yang hadir, sebanyak empat ribu orang, makan sampai kenyang dan masih tersisa tujuh bakul. Kita dapat membayangkan suasana sukacita empat ribuan orang yang makan sampai kenyang.

Hal ini sangat berbeda dengan pengalaman dalam dunia Perjanjian Lama. Raja Yerobeam yang mendapat sepuluh kota jatuh juga ke dalam dosa. Sebab ia sangat melekat pada kekuasaannya, dan mengabaikan sesama. la juga turut menjatuhkan orang lain ke dalam dosa. la mengangkat imam-imam yang sebenarnya bukan berasal dari keturunan orang Lewi. Akhirnya, keluarga Yerobeam yang berdosa ini dilenyapkan dan dipunahkan dari bumi. Hari ini kita melihat dan mengalami bahwa Yesus benar-benar berkuasa. la dapat melipatgandakan jumlah roti dan ikan untuk memuaskan dan mengenyangkan manusia. la sungguh-sungguh punya hati yang penuh belas kasih. Lalu, bagaimana dengan kita?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024

.

.

Ya Tuhan yang penuh belas kasih, bukalah hati kami agar selalu menunjukkan belas kasih kepada mereka yang membutuhkan pertolongan. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 7:31-37 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj. 11:29-32; 12:19; Mazmur: 81:10-11ab, 12-13.14-15; PEKAN BIASA V (H); St.Paulinus Aquileia, Sta.Apolonia;

BACAAN I

1Raj 11:29
Pada waktu itu, ketika Yerobeam keluar dari Yerusalem, nabi Ahia, orang Silo itu, mendatangi dia di jalan dengan berselubungkan kain baru. Dan hanya mereka berdua ada di padang.

1Raj 11:30
Ahia memegang kain baru yang di badannya, lalu dikoyakkannya menjadi dua belas koyakan;

1Raj 11:31
dan ia berkata kepada Yerobeam: “Ambillah bagimu sepuluh koyakan, sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari tangan Salomo dan akan memberikan kepadamu sepuluh suku.

1Raj 11:32
Tetapi satu suku akan tetap padanya oleh karena hamba-Ku Daud dan oleh karena Yerusalem, kota yang Kupilih itu dari segala suku Israel.

1Raj 12:19
Demikianlah mulanya orang Israel memberontak terhadap keluarga Daud sampai hari ini.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024

Mzm 81:10
(81-11) Akulah TUHAN, Allahmu, yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir: bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh.

Mzm 81:11
(81-12) Tetapi umat-Ku tidak mendengarkan suara-Ku, dan Israel tidak suka kepada-Ku.

Mzm 81:12
(81-13) Sebab itu Aku membiarkan dia dalam kedegilan hatinya; biarlah mereka berjalan mengikuti rencananya sendiri!

Mzm 81:13
(81-14) Sekiranya umat-Ku mendengarkan Aku! Sekiranya Israel hidup menurut jalan yang Kutunjukkan!

Mzm 81:14
(81-15) Seketika itu juga musuh mereka Aku tundukkan, dan terhadap para lawan mereka Aku balikkan tangan-Ku.

Mzm 81:15
(81-16) Orang-orang yang membenci TUHAN akan tunduk menjilat kepada-Nya, dan itulah nasib mereka untuk selama-lamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024

Pada waktu itu Yesus meninggalkan daerah Tirus dan melalui Sidon pergi ke Danau Galilea, memasuki daerah Dekapolis. Orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan gagap dan memohon kepada-Nya, supaya la meletakkan tangan-Nya di atas orang itu. Sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan menyentuh lidah orang itu.

Sambil menengadah ke langit Yesus mendesah, dan berkata kepadanya, “Efata!”, artinya: Terbukalah! Seketika terbukalah telinga orang itu dan pulihlah lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik. Yesus memperingatkan mereka supaya jangan menceritakannya kepada siapa pun juga. Namun, makin dilarang-Nya mereka, makin luas mereka memberitakannya. Mereka teramat takjub dan berkata, “la melakukan segala-galanya dengan baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 9 Februari 2024, Bacaan Injil

Bacaan Injil hari ini mengisahkan sosok Yesus yang meninggalkan daerah Tirus melewati Sidon menuju Galilea melalui daerah Dekapolis. la melakukan perjalanan sejauh 36 kilometer dari Tirus ke Sidon, kemudian dari Sidon la melakukan perjalanan lagi sejauh 79 kilometer ke Danau Galilea melewati daerah Dekapolis. Dalam perjalanan ini, Yesus melakukan tanda-tanda untuk menyelamatkan manusia. Salah satunya, Yesus menyembuhkan seorang yang tuli dan gagap.

Kisah penyembuhan orang tuli dan gagap ini memang sangat unik. la diantar oleh orang-orang tanpa nama yang percaya bahwa Yesus pasti dapat menyembuhkan orang tuli dan gagap itu dengan cara meletakkan tangan. Yesus memisahkan orang tuli dan gagap itu dari orang lain. la memasukkan jari-Nya ke dalam telinga orang itu, meludah dan meraba lidah orang itu. Yesus lalu menengadah ke langit dan berkata, “Efata” yang berarti terbukalah. Perkataan Yesus ini memiliki daya penyembuh. Orang tuli dan gagap itu sembuh seketika. Penyembuhan ajaib ini turut memviralkan Yesus saat itu. Perasaan takjub terungkap dalam peristiwa ini, “la menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”

Jika dalam Injil kita mendengar kisah menakjubkan karena tanda ajaib yang dilakukan Yesus, dalam Bacaan Pertama kita justru kaget karena Israel memberontak melawan keturunan Daud. Pemberontakan ini merupakan rentetan kejadian dari peristiwa Raja Salomo yang menyembah berhala. Ketidaksetiaannya kepada Allah membuat kerajaannya menjadi koyak.

Hidup manusia selalu berada pada dua kutub, yaitu kebaikan dan kejahatan. Namun, kita harus tetap percaya pada rencana dan kehendak Tuhan, yakni kebaikan manusia. la menjadikan segalanya baik adanya.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024

.

.

Tuhan, baharuilah hidup kami dan teguhkanlah iman kami kepada-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024, Bacaan Injil Markus 7:24-30 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 1Raj 11:4-13; Mazmur: 106:3-4. 35-36.37, 40; R:4a; PEKAN BIASA V (H); St.Yohanes dr Matha; St.Hieronimus Emilianus; Sta.Yosefina Bakhita;

BACAAN I

1Raj 11:4
Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya.

1Raj 11:5
Demikianlah Salomo mengikuti Asytoret, dewi orang Sidon, dan mengikuti Milkom, dewa kejijikan sembahan orang Amon,

1Raj 11:6
dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya.

1Raj 11:7
Pada waktu itu Salomo mendirikan bukit pengorbanan bagi Kamos, dewa kejijikan sembahan orang Moab, di gunung di sebelah timur Yerusalem dan bagi Molokh, dewa kejijikan sembahan bani Amon.

1Raj 11:8
Demikian juga dilakukannya bagi semua isterinya, orang-orang asing itu, yang mempersembahkan korban ukupan dan korban sembelihan kepada allah-allah mereka.

1Raj 11:9
Sebab itu TUHAN menunjukkan murka-Nya kepada Salomo, sebab hatinya telah menyimpang dari pada TUHAN, Allah Israel, yang telah dua kali menampakkan diri kepadanya,

 

1Raj 11:10
dan yang telah memerintahkan kepadanya dalam hal ini supaya jangan mengikuti allah-allah lain, akan tetapi ia tidak berpegang pada yang diperintahkan TUHAN.

1Raj 11:11
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Salomo: “Oleh karena begitu kelakuanmu, yakni engkau tidak berpegang pada perjanjian dan segala ketetapan-Ku yang telah Kuperintahkan kepadamu, maka sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari padamu dan akan memberikannya kepada hambamu.

1Raj 11:12
Hanya, pada waktu hidupmu ini Aku belum mau melakukannya oleh karena Daud, ayahmu; dari tangan anakmulah Aku akan mengoyakkannya.

1Raj 11:13
Namun demikian, kerajaan itu tidak seluruhnya akan Kukoyakkan dari padanya, satu suku akan Kuberikan kepada anakmu oleh karena hamba-Ku Daud dan oleh karena Yerusalem yang telah Kupilih.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024

Mzm 106:3
Berbahagialah orang-orang yang berpegang pada hukum, yang melakukan keadilan di segala waktu!

Mzm 106:4
Ingatlah aku, ya TUHAN, demi kemurahan terhadap umat-Mu, perhatikanlah aku, demi keselamatan dari pada-Mu,

Mzm 106:35
tetapi mereka bercampur baur dengan bangsa-bangsa, dan belajar cara-cara mereka bekerja.

Mzm 106:36
Mereka beribadah kepada berhala-berhala mereka, yang menjadi perangkap bagi mereka.

Mzm 106:37
Mereka mengorbankan anak-anak lelaki mereka, dan anak-anak perempuan mereka kepada roh-roh jahat,

Mzm 106:40
Maka menyalalah murka TUHAN terhadap umat-Nya, dan Ia jijik kepada milik-Nya sendiri.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024

Pada waktu itu Yesus meninggalkan daerah Galilea dan berangkat ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak ingin seorang pun mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan. Seorang ibu, yang anak perempuannya kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya. Perempuan itu seorang Yunani keturunan Siro-Fenisia. la memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anak perempuannya. Lalu Yesus berkata kepadanya,

“Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Perempuan itu menjawab, “Benar, Tuhan. Namun, anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.” Lalu kata Yesus kepada perempuan itu, “Karena perkataanmu itu, pergilah, setan itu sudah keluar dari anakmu.” Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur dan setan itu sudah keluar.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 8 Februari 2024, Bacaan Injil

Pada hari ini kita mendengar kisah perjalanan Yesus yang cukup jauh. la meninggalkan Galilea menuju Tirus dan menempuh jarak sekitar 56 kilometer. Kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan meskipun Dia sendiri masuk ke dalam sebuah rumah tanpa diketahui banyak orang. Dalam waktu singkat orang mengetahui bahwa la ada di rumah itu. Dikisahkan, ada seorang anak perempuan yang kerasukan roh jahat. Ibu tanpa nama, seorang Yunani dan berkebangsaan Siro Fenisia, tersungkur di depan kaki Yesus dan memohon penyembuhan bagi anaknya.

Yesus datang untuk menyelamatkan semua orang. Namun, dalam karya-Nya, Yesus selalu membuat kejutan untuk menyadarkan mereka tentang betapa bernilainya keselamatan dalam nama-Nya. Dialog singkat Yesus dengan perempuan Yunani itu menunjukkan betapa perempuan asing itu mengimani Dia. Kesembuhan pada anak perempuan itu terjadi karena iman sang ibu. Roh jahat takluk di depan Yesus dan keluar dari tubuh anak perempuan itu karena iman sang ibu.

Kisah dalam Injil ini berbeda dengan pengalaman Raja Salomo dalam Bacaan Pertama. Pada saat memasuki usia senja, para istri Salomo condong menyembah berhala dan hal itu sangat berpengaruh padanya. la tidak sepenuh hati menyembah Tuhan Allah. la mengikuti dewa-dewi asing dan mendirikan bukit pengurbanan serta membakar kurban persembahan. Salomo tidak berubah sehingga Tuhan pun mengoyakkan sebagian kerajaannya. Di sini kita belajar tentang kesetiaan kepada Allah dan ketidaksetiaan dengan berbagai risikonya. Kita pada pilihan untuk setia kepada Allah seperti perempuan Yunani atau menjadi serupa dengan Salomo yang menyembah berhala. Pilihan ada di tangan kita masing-masing.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 7 Februari 2024

.

.

Tuhan, berilah kami anugerah pertobatan supaya kami hanya menyembah-Mu sebagai Allah yang benar di dalam diri Yesus Kristus, Putra-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

You cannot copy content of this page