Renungan Harian Hari Ini 21 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 21 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 8:51-59 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kej. 17:3-9; Mazmur: 105:4-5. 6-7. 8-9; R:8a; PEKAN PRAPASKAH V (U);

BACAAN I

Kej 17:3
Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya:

Kej 17:4
“Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.

Kej 17:5
Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.

Kej 17:6
Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal raja-raja.

Kej 17:7
Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu.

Kej 17:8
Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka.”

Kej 17:9
Lagi firman Allah kepada Abraham: “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 21 Maret 2024

Mzm 105:4
Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!

Mzm 105:5
Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Ny dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya,

Mzm 105:6
hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya!

Mzm 105:7
Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya.

Mzm 105:8
Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan,

Mzm 105:9
yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak;

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 21 Maret 2024

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa saja menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” Kata para pemuka Yahudi kepada-Nya, “Sekarang kami tahu bahwa Engkau kerasukan setan.

Sebab, Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Siapa yang menuruti firman- Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Apakah Engkau lebih besar daripada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabi pun telah mati. Dengan siapa Engkau samakan diri-Mu?” Jawab Yesus, “Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, kemuliaan-Ku itu sedikit pun tidak ada artinya.

Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.”

Lalu kata para pemuka Yahudi itu kepada-Nya, “Umur-Mu belum lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?” Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum Abraham ada, Aku telah ada.” Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia, tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 21 Maret 2024, Bacaan Injil

Dalam situasi dunia yang masih diwarnai konflik, kita temukan begitu banyak orang yang terpaksa harus mengungsi dari tanah atau negerinya sendiri ke negeri lain. Selain mengalami penganiayaan di negeri mereka sendiri, para imigran ini mengalami penolakan di tempat lain. Dengan berbagai alasan, banyak orang atau negara menolak kehadiran para imigran ini.

Di tengah berbagai penolakan tersebut, Paus Fransiskus sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma justru menerima, bahkan membawa mereka ke Italia. Sungguh suatu sikap yang sangat mengesankan bagi dunia. Tanpa memandang latar belakang dan negara asal mereka, Paus Fransiskus menerima dan membawa mereka. Paus sungguh-sungguh memahami bahwa penolakan selalu mengakibatkan penderitaan bagi pribadi-pribadi yang ditolak.

Yesus pun sering kali mengalami penolakan. Penolakan tersebut datang dari orang-orang Yahudi sebagaimana kita dengar dalam Injil hari ini. Penolakan mereka diungkapkan dengan menuduh Yesus kerasukan setan. Apa pun yang dikatakan Yesus, mereka sanggah dan tolak. Bahkan, mereka mengambil batu untuk melempari Dia. Penolakan-penolakan ini tentu mendatangkan penderitaan bagi Yesus. Dalam situasi demikian, Yesus tidak menyerah.

Dewasa ini, masih banyak orang yang menderita dan ditolak. Sebagaimana Paus Fransiskus yang melihat wajah Tuhan yang menderita dalam wajah imigran, marilah kita berusaha menerima mereka yang ditolak dan menderita sebagai saudara kita. Marilah kita berusaha untuk mendekati, menyapa, serta menghilangkan dahaga dan lapar mereka akan kasih. Dengan itu, mereka akan merasakan kasih Tuhan yang tidak menolak mereka. Mereka tidak merasa terasing dan sendirian.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 20 Maret 2024

.

.

Ya Bapa, Engkau selalu dengan tangan terbuka menerima siapa saja yang datang kepada-Mu. Buatlah kami juga selalu mampu menerima siapa saja dalam hidup ini. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 20 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 20 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 8:31-42 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 3:14-20. 24-25. 28; Mazmur: Dan. 3:52. 53. 54. 55. 56; R:52b; PEKAN PRAPASKAH V (U);

BACAAN I

Dan 3:14
berkatalah Nebukadnezar kepada mereka: “Apakah benar, hai Sadrakh, Mesakh dan Abednego, bahwa kamu tidak memuja dewaku dan tidak menyembah patung emas yang kudirikan itu?

Dan 3:15
Sekarang, jika kamu bersedia, demi kamu mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus, serdam dan berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, sujudlah menyembah patung yang kubuat itu! Tetapi jika kamu tidak menyembah, kamu akan dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang menyala-nyala. Dan dewa manakah yang dapat melepaskan kamu dari dalam tanganku?”

Dan 3:16
Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: “Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini.

Dan 3:17
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja;

Dan 3:18
tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.”

Dan 3:19
Maka meluaplah kegeraman Nebukadnezar, air mukanya berubah terhadap Sadrakh, Mesakh dan Abednego; lalu diperintahkannya supaya perapian itu dibuat tujuh kali lebih panas dari yang biasa.

Dan 3:20
Kepada beberapa orang yang sangat kuat dari tentaranya dititahkannya untuk mengikat Sadrakh, Mesakh dan Abednego dan mencampakkan mereka ke dalam perapian yang menyala-nyala itu.

Dan 3:24
Ketiga orang itu berjalan-jalan di tengah nyala api seraya bernyanyi kepada Allah serta memuji Tuhan.

Dan 3:25
Maka Azarya berdiri dan berdoa sebagai berikut. Ia membuka mulutnya di tengah-tengah api itu, katanya:

Dan 3:28
Keputusan-keputusan benar telah Kaujalankan dalam segala sesuatunya yang Kaudatangkan atas diri kami dan atas kota suci nenek moyang kami, yaitu Yerusalem. Sungguh, sesuai dengan keadilan dan kebenaran telah Kaudatangkan semuanya itu oleh sebab segala dosa kami!

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 20 Maret 2024

Dan 3:52
“Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah nenek moyang kami, yang patut dihormati dan ditinggikan selama-lamanya. Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus, yang patut dihormat dan ditinggikan selama-lamanya.

Dan 3:53
Terpujilah Engkau dalam BaitMu yang mulia dan kudus, Engkau patut dinyanyikan dan dimuliakan selama-lamanya.

Dan 3:54
Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaanMu, Engkau patut dinyanyikan dan ditinggikan selama-lamanya.

Dan 3:55
Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya dan bersemayam di atas kerub-kerub, Engkau patut dihormat dan ditinggikan selama-lamanya.

Dan 3:56
Terpujilah Engkau di bentangan langit, Engkau patut dinyanyikan dan dimuliakan selama-lamanya.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 20 Maret 2024

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi yang telah percaya kepada-Nya, “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Jawab mereka, “Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapa pun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?”

Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa. Hamba tidak selamanya tinggal dalam rumah, tetapi anak tinggal dalam rumah selamanya. Jadi, apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka.

Aku tahu bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha membunuh Aku karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu. Apa yang telah Kulihat pada Bapa, itulah yang Kukatakan, dan apa yang kamu dengar dari bapakmu, itulah yang kamu perbuat” Jawab mereka kepada-Nya, “Bapa kami ialah Abraham.”

Kata Yesus kepada mereka, “Jikalau sekiranya kamu anak-anak Abraham tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham. Namun, sekarang kamu berusaha membunuh Aku, seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, kebenaran yang Kudengar dari Allah. Pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham. Kamu melakukan pekerjaan bapakmu sendiri.”

Jawab mereka, “Kami tidak dilahirkan dari zina. Bapa kami satu, yaitu Allah.” Kata Yesus kepada mereka, “Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku datang dari Allah dan sekarang Aku ada di sini. Lagi pula Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 20 Maret 2024, Bacaan Injil

Kesombongan adalah ciri khas manusia yang membuatnya sulit untuk bertobat. Kesombongan membuat orang sulit untuk mendengarkan orang lain dan memeriksa diri. Akibatnya, akan sulit juga orang yang demikian sampai pada pertobatan. Hal ini tampak dalam pembicaraan antara Tuhan Yesus dengan orang-orang Yahudi. Orang-orang Yahudi merasa menjadi orang merdeka, bukan hamba.

Bahkan, dalam diri mereka ada kehendak jahat, yaitu ingin membunuh Tuhan Yesus. Membunuh adalah perbuatan yang tidak sesuai status keturunan Abraham. Orang-orang Yahudi yang berhadapan dengan Yesus sulit masuk dalam pertobatan karena kesombongan mereka terhadap status sebagai keturunan Abraham. Mereka sombong sebab keturunan Abraham bukan hamba.

Marilah kita dengan rendah hati mengakui bahwa kita orang yang sering jatuh dalam dosa. Dengan demikian, kita sampai pada pertobatan. Mau dan mampukah kita?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 19 Maret 2024

.

.

Ya Bapa di surga, semoga pada masa Prapaskah ini kami mampu untuk mawas diri dan dengan rendah hati sampai pada pertobatan. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 19 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 19 Maret 2024, Bacaan Injil Matius 1:16. 18-21. 24a (Luk. 2:41-51a) (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: 2Sam. 7:4-5a. 12-14a.16; Mazmur: 89:2-3. 4-5. 27. 29; R:37; Bacaan II: Rm. 4:13. 16-18. 22; PEKAN PRAPASKAH V (P) HR ST.YOSEF, SUAMI SP MARIA;

BACAAN I

2Sam 7:4
Tetapi pada malam itu juga datanglah firman TUHAN kepada Natan, demikian:

2Sam 7:5
“Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami?

2Sam 7:12
Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya.

2Sam 7:13
Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya.

2Sam 7:14
Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Apabila ia melakukan kesalahan, maka Aku akan menghukum dia dengan rotan yang dipakai orang dan dengan pukulan yang diberikan anak-anak manusia.

2Sam 7:16
Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 19 Maret 2024

Mzm 89:2
(89-3) Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.

Mzm 89:3
(89-4) Engkau telah berkata: “Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku:

Mzm 89:4
(89-5) Untuk selama-lamanya Aku hendak menegakkan anak cucumu, dan membangun takhtamu turun-temurun.” Sela

Mzm 89:5
(89-6) Sebab itu langit bersyukur karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya TUHAN, bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaah orang-orang kudus.

Mzm 89:27
(89-28) Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.

Mzm 89:29
(89-30) Aku menjamin akan adanya anak cucunya sampai selama-lamanya, dan takhtanya seumur langit.

 

BACAAN II

Rm 4:13
Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman.

Rm 4:16
Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua, ?

Rm 4:17
seperti ada tertulis: “Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa” ?di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada.

Rm 4:18
Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”

Rm 4:22
Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 19 Maret 2024

Yakub mempunyai anak, Yusuf suami Maria. Dari Maria lahir Yesus yang disebut Kristus. Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, sebelum mereka hidup sebagai suami istri, ia didapati mengandung dari Roh Kudus. Karena Yusuf suaminya, seorang yang benar dan tidak mau mencemarkan nama istrinya di depan umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.

Namun, ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan tampak kepadanya dalam mimpi dan berkata, “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai istrimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. la akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka.” Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. 

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 19 Maret 2024, Bacaan Injil

Hari Raya Santo Yosef mengingatkan kita akan seorang pribadi dan kepala keluarga yang memiliki banyak keutamaan. Namun, pada hari ini, kita merenungkan dua keutamaan saja. Pertama, Santo Yosef adalah orang yang taat kepada hukum agama. Ketaatan ini lahir dari kepercayaannya akan sabda Tuhan.

Berbeda dengan Bunda Maria yang berhadapan langsung dengan Malaikat Gabriel, Santo Yosef ditemui malaikat selalu di dalam mimpi. Namun, walaupun hanya bertemu dalam mimpi, Santo Yosef selalu taat melakukan apa yang dikatakan malaikat kepadanya. Sebab, ia yakin dan percaya bahwa yang disampaikan malaikat itu merupakan kehendak Tuhan sendiri.

Kedua, Santo Yosef adalah orang yang rendah hati. Meskipun perannya sangat penting dalam kehadiran Yesus Sang Penyelamat, dia bukanlah orang yang menonjolkan diri dalam perannya sebagai kepala Keluarga Kudus Nazaret. Dia hanya disebut pada beberapa peristiwa awal dalam proses kelahiran Tuhan Yesus. la berkarya dalam kesunyian.

Santo Yosef adalah pria sejati. Marilah para kepala keluarga meneladan Santo Yosef untuk menjadi pria sejati, yaitu taat pada kehendak Tuhan yang lahir dari relasi personal dengan Yesus. Dengan ketaatan kepada kehendak Tuhan, para kepala keluarga akan menjadi pribadi yang rendah hati dalam keluarga.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024

.

.

Ya Yesus, semoga kami mampu menjadi pribadi dan pelayan yang rendah hati dalam keluarga dan komunitas. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 8:1-11 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Dan. 13:1-9. 15-17. 19-30. 33-62; Mazmur: 23:1-3a. 3b-4. 5. 6; R:4ab; PEKAN PRAPASKAH V (U); St.Sirilus dr Yerusalem; B.Marta;

BACAAN I

Dan 13:1
Adalah seorang orang diam di Babel, Yoyakim namanya.

Dan 13:2
Ia mengambil seorang isteri yang bernama Susana anak Hilkia. Isterinya itu amat sangat cantik dan takut akan Tuhan.

Dan 13:3
Karena orang tuanya benar maka anak mereka dididik menurut Taurat Musa.

Dan 13:4
Adapun Yoyakim adalah amat kaya dan dimilikinya sebuah taman yang berdekatan dengan rumahnya. Oleh karena ia paling terhormat di antara sekalian orang maka orang-orang Yahudi biasa berkumpul padanya.

Dan 13:5
Nah, dalam tahun itu ada dua orang tua-tua dari antara rakyat ditunjuk menjadi hakim. Tentang mereka itulah Tuhan telah berfirman: “Kefasikan telah datang dari Babel, dari kaum tua-tua, dari para hakim yang berlagak pengemudi rakyat.”

Dan 13:6
Orang-orang tua-tua itu sering mengunjungi rumah Yoyakim, tempat setiap orang yang mempunyai suatu perkara datang kepada mereka.

Dan 13:7
Apabila menjelang tengah hari rakyat sudah pergi masuklah Susana untuk berjalan-jalan di taman suaminya.

 

Dan 13:8
Kedua orang tua-tua itu setiap hari mengintip Susana, apabila ia masuk dan berjalan-jalan di situ. Maka timbullah nafsu berahi kepada Susana dalam hati kedua orang tua-tua itu.

Dan 13:9
Mereka lupa daratan dan membuang muka, sehingga tidak memandang Sorga dan tidak ingat kepada keputusan yang adil.

Dan 13:15
Sedang mereka menunggu saat yang baik maka pergilah Susana ke taman itu seperti yang sudah-sudah. Ia hanya disertai dua orang dayang, karena cuaca panas maka ia mau mandi di taman itu.

Dan 13:16
Tiada seorangpun ada di sana kecuali kedua orang tua-tua itu yang bersembunyi sambil mengintip Susana.

Dan 13:17
Kata Susana kepada dayang-dayangnya: “Ambilkanlah aku minyak dan urap dan tutuplah pintu-pintu taman, maka aku dapat mandi.”

Dan 13:19
Segera setelah dayang-dayang itu keluar bangunlah kedua orang tua-tua itu dan bergegas-gegas menuju Susana.

Dan 13:20
Berkatalah mereka: “Pintu-pintu taman sudah tertutup dan tidak ada seorangpun melihat kita. Kami sangat cinta berahi kepadamu. Berikanlah hati saja dan tidurlah bersama-sama dengan kami.

 

Dan 13:21
Tetapi kalau engkau tidak mau, pasti kami naik saksi terhadapmu, bahwa seorang pemuda kedapatan padamu dan bahwa oleh karena itulah maka dayang-dayang itu kausuruh pergi.”

Dan 13:22
Bernafaslah Susana lalu berkata: “Aku terdesak sekeliling. Sebab jika hal itu kulakukan, niscaya mati menanti aku. Jika tidak kulakukan, maka aku tidak lolos dari tangan kamu.

Dan 13:23
Namun demikian lebih baiklah aku jatuh ke dalam tangan kamu dengan tidak berbuat demikian, dari pada berbuat dosa di hadapan Tuhan.”

Dan 13:24
Lalu Susana berteriak-teriak dengan suara nyaring. Tetapi kedua orang tua-tua itupun berteriak-teriak pula melawan Susana.

Dan 13:25
Yang satu lari membuka pintu taman.

Dan 13:26
Demi teriak di taman itu didengar oleh orang-orang yang ada di dalam rumah, bergegas-gegas masuklah mereka lewat pintu samping untuk melihat apa yang terjadi dengan Susana.

Dan 13:27
Setelah kedua orang tua-tua itu memberikan keterangan-keterangan maka amat malulah para pelayan, sebab belum pernah hal semacam itu dikatakan tentang Susana.

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024

Dan 13:28
Ketika keesokan harinya rakyat berkumpul lagi pada Yoyakim, suami Susana, datang pula kedua orang tua-tua itu penuh dengan angan-angan fasik terhadap Susana untuk membunuh dia.

Dan 13:29
Di depan rakyat mereka berkata: “Suruhlah ambil Susana anak Hilkia, isteri Yoyakim!” Maka diambillah ia.

Dan 13:30
Datanglah Susana dengan disertai orang tuanya. Anak-anaknya dan kaum kerabatnya.

Dan 13:33
Sanak saudara dan semua yang melihat Susana menangis.

Dan 13:34
Sementara kedua orang tua-tua itu berdiri di tengah-tengah rakyat dan meletakkan tangan mereka di atas kepala Susana,

Dan 13:35
maka Susana sendiri menengadah ke Sorga sambil menangis, sebab hatinya tetap percaya pada Tuhan.

Dan 13:36
Kemudian kata kedua orang tua-tua itu: “Sedang kami berdua saja berjalan-jalan di taman, masuklah ia bersama dengan dua sahaya, lalu pintu-pintu taman itu ditutup dan disuruhnya sahaya-sahaya itu pergi.

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024

Dan 13:37
Lalu datanglah seorang pemuda yang bersembunyi di situ kepadanya dan berbaring sertanya.

Dan 13:38
Ketika kami yang ada di sudut taman melihat kefasikan itu maka berlari-larilah kami kepada mereka.

Dan 13:39
Walaupun kami melihat mereka tidur bersama-sama di sana, namun kami tidak dapat menangkap pemuda itu karena ia lebih kuat dari kami. Ia membuka pintu lalu melarikan diri.

Dan 13:40
Tetapi dia ini kami pegang dan kami menanyakan siapa pemuda itu.

Dan 13:41
Ia tidak mau memberitahu kami. Inilah kesaksian kami.” Himpunan rakyat percaya akan mereka, oleh karena mereka adalah orang tua-tua di antara rakyat dan hakim. Lalu hukuman mati dijatuhkannya kepada Susana.

Dan 13:42
Maka berserulah Susana dengan suara nyaring: “Allah yang kekal yang mengetahui apa yang tersembunyi dan yang mengenal sesuatu sebelum terjadi,

Dan 13:43
Engkaupun tahu pula bahwa mereka itu memberikan kesaksian palsu terhadap aku. Sungguh, aku mati meskipun tidak kulakukan sesuatupun dari apa yang mereka bohongi aku.”

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024 

Dan 13:44
Maka Tuhan mendengarkan suaranya.

Dan 13:45
Ketika Susana dibawa keluar untuk dihabisi nyawanya, maka Allah membangkitkan roh suci dari seorang anak muda, Daniel namanya.

Dan 13:46
Berserulah ia dengan suara nyaring: “Aku ini tidak bersalah terhadap darah perempuan itu!”

Dan 13:47
Maka segenap rakyat berpaling kepada Daniel, katanya: “Apakah maksudnya yang kaukatakan itu?”

Dan 13:48
Danielpun lalu berdiri di tengah-tengah mereka, katanya: “Demikian bodohkah kamu, hai orang Israel? Adakah kamu menghukum seorang puteri Israel tanpa pemeriksaan dan tanpa bukti?

Dan 13:49
Kembalilah ke tempat pengadilan, sebab kedua orang itu memberikan kesaksian palsu terhadap perempuan ini!”

Dan 13:50
Bergegas-gegas kembalilah rakyat lalu orang-orang tua itu berkata kepada Daniel: “Kemarilah, duduklah di tengah-tengah kami dan beritahulah kami. Sebab Allah telah menganugerahkan kepadamu martabat orang tua-tua.”

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024 

Dan 13:51
Lalu kata Daniel kepada orang-orang yang ada di situ: “Pisahkanlah mereka berdua itu jauh-jauh, maka mereka akan kuperiksa.”

Dan 13:52
Setelah mereka dipisahkan satu sama lain maka Daniel memanggil seorang di antara mereka dan berkata kepadanya: “Hai engkau, yang sudah beruban dalam kejahatan, sekarang engkau ditimpa dosa-dosa yang dahulu telah kauperbuat

Dan 13:53
dengan menjatuhkan keputusan-keputusan yang tidak adil, dengan menghukum orang yang tidak bersalah dan melepaskan orang yang bersalah, meskipun Tuhan telah berfirman: Orang yang tak bersalah dan orang benar janganlah kaubunuh.

Dan 13:54
Oleh sebab itu, jika engkau sungguh-sungguh melihat dia, katakanlah: Di bawah pohon apakah telah kaulihat mereka bercampur?” Sahut orang tua-tua itu: “Di bawah pohon mesui.”

Dan 13:55
Kembali Daniel berkata: “Baguslah engkau mendustai kepalamu sendiri! Sebab malaikat Allah sudah menerima firman dari Allah untuk membelah engkau!”

Dan 13:56
Setelah orang itu disuruh pergi Danielpun lalu menyuruh bawa yang lain kepadanya. Kemudian berkatalah Daniel kepada orang itu: “Hai keturunan Kanaan dan bukan keturunan Yehuda, kecantikan telah menyesatkan engkau dan nafsu berahi telah membengkokkan hatimu.

Dan 13:57
Kamu sudah biasa berbuat begitu dengan puteri-puteri Israel dan merekapun terpaksa menuruti kehendakmu karena takut. Tetapi puteri Yehuda ini tidak mau mendukung kefasikanmu!

 

Dan 13:58
Oleh sebab itu, katakanlah kepadaku: Di bawah pohon apakah telah kaudapati mereka bercampur?” Sahut orang tua-tua itu: “Di bawah pohon berangan.”

Dan 13:59
Kembali Daniel berkata: “Baguslah engkau mendustai kepalamu sendiri. Sebab malaikat Allah sudah menunggu-nunggu dengan pedang terhunus untuk membahan engkau, supaya membinasakan kamu!”

Dan 13:60
Maka berseru-serulah seluruh himpunan itu dengan suara nyaring. Mereka memuji Allah yang menyelamatkan siapa saja yang berharap kepada-Nya.

Dan 13:61
Serentak mereka bangkit melawan kedua orang tua-tua itu, sebab Daniel telah membuktikan dengan mulut mereka sendiri bahwa mereka telah memberikan kesaksian palsu. Lalu mereka diperlakukan sebagaimana mereka sendiri mau mencelakakan sesamanya.

Dan 13:62
Sesuai dengan Taurat Musa kedua orang itu dibunuh. Demikian pada hari itu diselamatkan darah yang tak bersalah.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024

Mzm 23:1
Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Mzm 23:2
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;

Mzm 23:3
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

Mzm 23:3
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

Mzm 23:4
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Mzm 23:5
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.

Mzm 23:6
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024

Sekali peristiwa, Yesus pergi ke-Bukit Zaitun. Pagi-pagi benar la berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. la duduk dan mengajar mereka. Lalu ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berzina. Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus, “Guru, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berzina.

Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian dengan batu. Bagaimana pendapat-Mu tentang hal itu?” Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Namun, Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.

Ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, la pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka, “Siapa di antara kamu tidak berdosa hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” Lalu la membungkuk lagi dan menulis di tanah. Namun, setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua.

Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya. Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya, “Ibu, di manakah mereka? Tidak adakah seorang pun yang menghukum engkau?” Jawabnya, “Tidak ada, Tuan.” Lalu kata Yesus, “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan mulai sekarang, jangan berbuat dosa lagi.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 18 Maret 2024, Bacaan Injil

Dendam dan amarah dapat membutakan seseorang untuk menghakimi orang lain, bahkan bisa sampai menimbulkan penderitaan pada orang lain. Akhir-akhir ini kita membaca dan mendengar berita bahwa ada anak muda yang menganiaya orang lain, ada orang yang secara berkomplot membunuh sesama manusia. Begitu tidak bernilainya kehidupan seorang pribadi manusia di mata mereka.

Kepada mereka yang menuduh dan mau menghakimi seorang wanita yang tak berdaya, Tuhan Yesus menunjukkan dan mengingatkan mereka bahwa mereka pun tidak luput dari kesalahan dan dosa. Kepada wanita yang lemah dan tak berdaya itu Tuhan menunjukkan kerahiman dan belas kasih-Nya dengan tidak menghakimi dia dan berpesan jangan berbuat dosa lagi. Dengan kerahiman dan belas kasih-Nya, Yesus justru mengubah hati wanita tersebut.

Kita adalah orang berdosa dan penuh dengan kelemahan. Kita sering kali jatuh dalam dosa dan kelemahan yang sama. Meskipun demikian, Yesus senantiasa menyatakan kerahiman dan belas kasih-Nya kepada kita melalui Sakramen Pendamaian, Sakramen Tobat. Marilah kita memandang sesama seperti Yesus memandang wanita yang kedapatan berzina itu.

Memandang sesama dengan pandangan yang penuh belas kasih, tanpa penghakiman. Yang mengubah hati manusia bukanlah penghakiman, melainkan belas kasih dan kelemahlembutan.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2024

.

.

Ya Bapa, jauhkanlah kami dari sikap menghakimi kepada sesama. Semoga kami mampu menjadi peneguh dan penghibur bagi orang lain. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 12:20-33 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yer. 31:31-34; Mazmur:51:3, 4, 12-13, 14-15; Bacaan II: Ibr. 5:7-9; O PEKAN I; PEKAN PRAPASKAH V (U);

BACAAN I

Yer 31:31
Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,

Yer 31:32
bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.

Yer 31:33
Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Yer 31:34
Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2024

Mzm 51:3
(51-5) Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.

Mzm 51:4
(51-6) Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kauanggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu.

Mzm 51:12
(51-14) Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!

Mzm 51:13
(51-15) Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.

Mzm 51:14
(51-16) Lepaskanlah aku dari hutang darah, ya Allah, Allah keselamatanku, maka lidahku akan bersorak-sorai memberitakan keadilan-Mu!

Mzm 51:15
(51-17) Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu!

 

BACAAN II – Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2024

Ibr 5:7
Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.

Ibr 5:8
Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,

Ibr 5:9
dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2024

Di antara orang-orang yang datang ke Yerusalem untuk merayakan Paskah, terdapat beberapa orang Yunani. Orang-orang itu pergi kepada Filipus, yang berasal dari Betsaida di Galilea, lalu memohon kepadanya, “Tuan, kami ingin melihat Yesus.” Filipus pergi memberitahukannya kepada Andreas; lalu Andreas dan Filipus menyampaikannya kepada Yesus.

Kata Yesus kepada mereka, “Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Jika biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja. Namun, jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Siapa yang mencintai nyawanya, ia akan kehilangannya, tetapi siapa yang membenci nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.

 

Siapa yang melayani Aku, ia harus mengikut dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Yang melayani Aku, ia akan dihormati Bapa. Sekarang jiwa-Ku terguncang dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini: Bapa, muliakanlah nama-Mu!”

Lalu datanglah suara dari surga, “Aku telah memuliakannya dan Aku akan memuliakannya lagi!” Orang banyak yang berdiri di situ dan mendengarnya berkata bahwa itu bunyi guntur. Ada pula yang berkata, “Seorang malaikat telah berbicara dengan Dia.” Jawab Yesus, “Suara itu telah terdengar bukan oleh karena Aku, melainkan oleh karena kamu.

Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini: Sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar. Dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi. Aku akan menarik semua orang kepada-Ku.” Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya la akan mati.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 17 Maret 2024, Bacaan Injil

Saya berasal dari keluarga yang secara ekonomi tidak mampu, dengan tujuh bersaudara. Saya teringat bahwa ketika dapat kenduri, ibu kami membagi satu butir telur menjadi tujuh, dan makanan dibagi menjadi tujuh juga. Tujuh bagian itu masing-masing untuk kami anak- anaknya. Sementara ibu sendiri menunggui kami semua makan sampai kenyang.

Di sini saya merasakan pengorbanan seorang ibu untuk anak-anaknya. Seorang ibu berkorban untuk anak-anaknya tanpa memedulikan entahkah dirinya sendiri bisa makan atau tidak. Kita juga mungkin pernah mendengar cerita tentang seekor burung pelikan yang memberikan dagingnya sendiri untuk anak-anaknya supaya mereka bisa hidup. Sementara induknya akhirnya mati.

Dalam Injil kita mendengar Tuhan Yesus memberikan perumpamaan untuk menggambarkan bagaimana kelak la akan mati, bagaimana la mengorbankan diri-Nya untuk menebus dosa kita umat manusia. Tuhan Yesus mengemukakan, “Kalau sebutir gandum tidak ditanam dalam tanah dan mati, ia akan tetap tinggal sebutir. Akan tetapi, kalau butir gandum itu mati, ia akan menghasilkan banyak gandum.”

Dalam perumpamaan ini ada dua pilihan bagi kita, yaitu hidup dalam kesendirian atau hidup dalam kebersamaan (persekutuan). Jika kita hidup dalam kesendirian dan hanya berpusat pada diri sendiri serta tidak peduli kepada orang lain maka kita akan mati dan tidak akan meninggalkan apa-apa. Namun, hidup dalam kebersamaan atau persekutuan perlu dibayar mahal sebagaimana yang ditunjukkan oleh Tuhan Yesus, yaitu mengorbankan diri-Nya supaya semua orang hidup.

 

Inilah yang dipilih Tuhan Yesus, yaitu mati supaya semua manusia dapat hidup dan bebas dari kegelapan dosa. Tuhan Yesus tidak mengatakan. “Bapa, luputkanlah Aku dari saat ini.” Sebaliknya, Dia berkata, “Justru untuk mengalami saat penderitaan inilah Aku datang.” Inilah pilihan Tuhan Yesus. Berkorban untuk menyelamatkan dunia, menyelamatkan umat manusia.

Dengan menjadi orang Katolik yang sudah memutuskan untuk mengikuti Tuhan Yesus, jelas kita harus memilih jalan hidup yang dipilih oleh-Nya. Dengan menjadi orang Katolik, kita tidak memilih untuk hidup sendiri, semuanya untuk diri sendiri; walaupun dalam kehidupan dewasa ini banyak orang yang mementingkan diri sendiri.

Demi hidup bersama, kita harus berani mematikan diri sendiri, mengesampingkan kepentingan diri kita sendiri demi sesama, terutama demi mereka yang kecil, mereka yang menderita, serta mereka yang disingkirkan dari dalam kehidupan menggereja dan kehidupan bermasyarakat. Untuk itu, kita harus berani memberikan diri, hidup, pikiran, dan waktu kita untuk orang lain. Hanya dengan cara hidup seperti inilah kita sungguh-sungguh menghasilkan suatu hidup yang baik, hidup yang sungguh-sungguh berguna bagi sesama.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 16 Maret 2024

.

.

Bapa Yang Maha Baik, mampukanlah kami untuk mengikuti jejak-Mu melalui cara yang Engkau tunjukkan sehingga hidup kami lebih bermakna bagi sesama. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 16 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 16 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 7:40-53 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yer. 11:18-20; Mazmur: 7:2-3. 9bc-10. 11-12; R:2a; PEKAN PRAPASKAH IV (U);

BACAAN I

Yer 11:18
TUHAN memberitahukan hal itu kepadaku, maka aku mengetahuinya; pada waktu itu Engkau, TUHAN, memperlihatkan perbuatan mereka kepadaku.

Yer 11:19
Tetapi aku dulu seperti anak domba jinak yang dibawa untuk disembelih, aku tidak tahu bahwa mereka mengadakan persepakatan jahat terhadap aku: “Marilah kita binasakan pohon ini dengan buah-buahnya! Marilah kita melenyapkannya dari negeri orang-orang yang hidup, sehingga namanya tidak diingat orang lagi!”

Yer 11:20
Tetapi, TUHAN semesta alam, yang menghakimi dengan adil, yang menguji batin dan hati, biarlah aku melihat pembalasan-Mu terhadap mereka, sebab kepada-Mulah kuserahkan perkaraku.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 16 Maret 2024

Mzm 7:2
(7-3) supaya jangan mereka seperti singa menerkam aku dan menyeret aku, dengan tidak ada yang melepaskan.

Mzm 7:3
(7-4) Ya TUHAN, Allahku, jika aku berbuat ini: jika ada kecurangan di tanganku,

Mzm 7:9
(7-10) Biarlah berakhir kejahatan orang fasik, tetapi teguhkanlah orang yang benar, Engkau, yang menguji hati dan batin orang, ya Allah yang adil.

Mzm 7:10
(7-11) Perisai bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati;

Mzm 7:11
(7-12) Allah adalah Hakim yang adil dan Allah yang murka setiap saat.

Mzm 7:12
(7-13) Sungguh, kembali ia mengasah pedangnya, melentur busurnya dan membidik.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 16 Maret 2024

Sekali peristiwa Yesus mengajar di Yerusalem. Beberapa orang di antara orang banyak, yang mendengarkan perkataan-Nya, berkata, “Dia ini benar-benar Nabi yang akan datang itu.” Yang lain berkata, “Ia ini Mesias.” Namun, yang lain lagi berkata, “Apakah mungkin Mesias datang dari Galilea? Bukankah Kitab Suci mengatakan bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal?”

Lalu timbullah pertentangan di antara orang banyak karena Dia. Beberapa orang di antara mereka mau menangkap Dia, tetapi tidak ada seorang pun yang menyentuh-Nya. Kemudian penjaga-penjaga itu kembali kepada imam-imam kepala dan orang-orang Farisi, yang berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak membawa-Nya?” Jawab penjaga-penjaga itu, “Belum pernah seorang pun berkata seperti orang itu!”

Lalu jawab orang-orang Farisi itu kepada mereka, “Apakah kamu juga disesatkan? Adakah seorang di antara pemimpin-pemimpin yang percaya kepada-Nya, atau seorang di antara orang-orang Farisi? Tetapi, orang banyak ini yang tidak mengenal hukum Taurat, terkutuklah mereka!” Nikodemus, salah seorang dari mereka, yang dahulu datang kepada-Nya, berkata kepada mereka,

“Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dilakukannya?” Jawab mereka, “Apakah engkau juga orang Galilea? Selidikilah Kitab Suci dan engkau akan tahu bahwa tidak ada nabi yang muncul dari Galilea.” Lalu mereka pulang ke rumah masing-masing.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 16 Maret 2024, Bacaan Injil

Di media sosial sering kali kita menemukan orang berdebat dan berbantah mengenai suatu tema. Masing-masing mempertahankan keyakinannya. Bahkan, kadang-kadang sampai menyerang lawan debat secara personal. Pribadi Tuhan Yesus juga menjadi pertentangan dan perdebatan orang banyak. Ada yang sudah menerima dan mengakui bahwa Yesus adalah Mesias.

Namun, masih banyak juga yang menolak. Mereka yang menolak adalah pribadi-pribadi yang tidak bisa melihat karya-karya kebaikan Tuhan Yesus yang penuh kuasa. Mata hati mereka tetap tertutup. Mereka tetap tidak mau menerima kebenaran akan Tuhan Yesus. Mereka selalu mencari dalil-dalil untuk menolak Yesus.

Dewasa ini, di media sosial kita juga sering menemukan perdebatan mengenai iman akan Tuhan Yesus, bahkan juga sudah masuk dalam kategori penghinaan. Dalam menghadapi kenyataan seperti itu, umumnya umat Katolik tidak emosional dan reaktif. Tentu kita bangga bahwa sebagai orang Katolik, kita menanggapi hal-hal seperti itu dengan tenang,

bijaksana, dan selalu berpegang teguh akan iman Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik. Iman kita tidak akan goyah walaupun banyak orang menyerang keyakinan kita dengan menggunakan dalil-dalil yang sesat dan menyesatkan. Mari tanamkan prinsip ini dalam diri kita masing-masing. “Aku bangga menjadi seorang Katolik.”

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 15 Maret 2024

.

.

Ya Bapa, Putra-Mu sudah mendirikan Gereja-Mu yang kudus. Kuatkanlah kami untuk selalu bangga dan bersatu dalam Gereja-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 15 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 15 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 7:1-2. 10. 25-30 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Keb. 2:1a. 12-22; Mazmur: 34:17-18. 19-20. 21. 23; R:19a; PEKAN PRAPASKAH IV (U) St.Klemens Maria Hofbauer;

BACAAN I

Keb 2:1
Karena angan-angannya tidak tepat maka berkatalah mereka satu sama lain: “Pendek dan menyedihkan hidup kita ini, dan pada akhir hidup manusia tidak ada obat mujarab; seseorang yang kembali dari dunia orang mati tidak dikenal.

Keb 2:12
Marilah kita menghadang orang yang baik, sebab bagi kita ia menjadi gangguan serta menentang pekerjaan kita. Pelanggaran-pelanggaran hukum dituduhkannya kepada kita, dan kepada kita dipersalahkannya dosa-dosa terhadap pendidikan kita.

Keb 2:13
Ia membanggakan mempunyai pengetahuan tentang Allah, dan menyebut dirinya anak Tuhan.

Keb 2:14
Bagi kita ia merupakan celaan atas anggapan kita, hanya melihat dia saja sudah berat rasanya bagi kita.

Keb 2:15
Sebab hidupnya sungguh berlainan dari kehidupan orang lain, dan lain dari lainlah langkah lakunya.

Keb 2:16
Kita dianggap olehnya sebagai orang yang tidak sejati, dan langkah laku kita dijauhinya seolah-olah najis adanya. Akhir hidup orang benar dipujinya bahagia, dan ia bermegah-megah bahwa bapanya ialah Allah.

Keb 2:17
Coba kita lihat apakah perkataannya benar dan ujilah apa yang terjadi waktu ia berpulang.

Keb 2:18
Jika orang yang benar itu sungguh anak Allah, niscaya Ia akan menolong dia serta melepaskannya dari tangan para lawannya.

Keb 2:19
Mari, kita mencobainya dengan aniaya dan siksa, agar kita mengenal kelembutannya serta menguji kesabaran hatinya.

Keb 2:20
Hendaklah kita menjatuhkan hukuman mati keji terhadapnya, sebab menurut katanya ia pasti mendapat pertolongan.”

Keb 2:21
Demikianlah mereka berangan-angan, tapi mereka sesat, karena telah dibutakan oleh kejahatan mereka.

Keb 2:22
Maka mereka tidak tahu akan rahasia-rahasia Allah, tidak yakin akan ganjaran kesucian, dan tidak menghargakan kemuliaan bagi jiwa yang murni.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 15 Maret 2024

Mzm 34:17
(34-18) Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.

Mzm 34:18
(34-19) TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.

Mzm 34:19
(34-20) Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;

Mzm 34:20
(34-21) Ia melindungi segala tulangnya, tidak satupun yang patah.

Mzm 34:21
(34-22) Kemalangan akan mematikan orang fasik, dan siapa yang membenci orang benar akan menanggung hukuman.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 15 Maret 2024

Yesus berjalan keliling Galilea, sebab la tidak mau berkeliling di Yudea, karena di sana para pemuka Yahudi berusaha untuk membunuh-Nya. Ketika itu sudah dekat hari raya orang Yahudi, yaitu Hari Raya Pondok Daun. Namun, sesudah saudara-saudara-Nya berangkat ke pesta itu, la pun pergi juga ke pergi juga ke situ, tidak terang-terangan melainkan diam- diam.

Kemudian beberapa orang Yerusalem berkata, “Bukankah Dia ini yang mereka mau bunuh? Namun, lihatlah, la berbicara terang- terangan dan mereka tidak mengatakan apa-apa kepada-Nya. Mungkinkah pemimpin kita benar-benar sudah tahu bahwa Dialah Mesias? Tetapi, tentang orang ini kita tahu dari mana asal-Nya, sebaliknya bilamana Mesias datang tidak ada seorang pun yang tahu dari mana asal-Nya.” Waktu Yesus mengajar di Bait Allah la berseru, “Memang Aku kamu kenal dan kamu tahu dari tahu dari mana asal-Ku.

Namun, Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, tetapi Aku diutus oleh Dia yang benar yang tidak kamu kenal, Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku.” Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorang pun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 15 Maret 2024, Bacaan Injil

Sering kali kita mengagumi perhiasan yang terbuat dari emas. Namun, tahukah kita bagaimana prosesnya? Proses untuk menjadi emas sungguh tidak mudah dan berliku-liku. Saya pernah melihat langsung bagaimana umat mencari atau menambang emas, bahkan sampai terkena merkuri. Proses menjadi emas memang panjang dan penuh perjuangan.

Dalam Kitab Kebijaksanaan kita melihat bagaimana orang baik menghadapi tantangan dalam kehidupannya. Bagaimana orang baik diuji oleh orang-orang fasik mengenai kesabaran, ketahanan, dan ketabahan serta kekuatannya dalam berpegang pada kebenaran. Bahkan, orang-orang jahat secara sengaja memperlakukan orang baik secara jahat. Ini juga yang dihadapi langsung oleh Yesus yang diincar, dicobai, ditentang, ditangkap, dan dihukum mati di salib.

Dalam permenungan hari ini, kita diajak untuk bisa mengolah pengalaman-pengalaman pahit dan penderitaan dalam hidup kita menjadi pengalaman-pengalaman rahmat. Janganlah lumpur penderitaan menenggelamkan kita sehingga kita tidak bisa melihat Allah yang berkarya. Sebaliknya, mari kita mengubah lumpur kehidupan menjadi emas yang memancarkan kemilau yang indah.

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 14 Maret 2024

.

.

Ya Bapa, semoga kami bisa menggunakan saat-saat yang khusus untuk mengolah segala luka sehingga kami selalu bisa menemukan rahmat-Mu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 14 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 14 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 5:31-47 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kel. 32:7-14; Mazmur: 106:19-20.21-22. 23; R:4a; PEKAN PRAPASKAH IV (U);

BACAAN I

Kel 32:7
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Pergilah, turunlah, sebab bangsamu yang kaupimpin keluar dari tanah Mesir telah rusak lakunya.

Kel 32:8
Segera juga mereka menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat anak lembu tuangan, dan kepadanya mereka sujud menyembah dan mempersembahkan korban, sambil berkata: Hai Israel, inilah Allahmu yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir.”

Kel 32:9
Lagi firman TUHAN kepada Musa: “Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk.

Kel 32:10
Oleh sebab itu biarkanlah Aku, supaya murka-Ku bangkit terhadap mereka dan Aku akan membinasakan mereka, tetapi engkau akan Kubuat menjadi bangsa yang besar.”

Kel 32:11
Lalu Musa mencoba melunakkan hati TUHAN, Allahnya, dengan berkata: “Mengapakah, TUHAN, murka-Mu bangkit terhadap umat-Mu, yang telah Kaubawa keluar dari tanah Mesir dengan kekuatan yang besar dan dengan tangan yang kuat?

Kel 32:12
Mengapakah orang Mesir akan berkata: Dia membawa mereka keluar dengan maksud menimpakan malapetaka kepada mereka dan membunuh mereka di gunung dan membinasakannya dari muka bumi? Berbaliklah dari murka-Mu yang bernyala-nyala itu dan menyesallah karena malapetaka yang hendak Kaudatangkan kepada umat-Mu.

Kel 32:13
Ingatlah kepada Abraham, Ishak dan Israel, hamba-hamba-Mu itu, sebab kepada mereka Engkau telah bersumpah demi diri-Mu sendiri dengan berfirman kepada mereka: Aku akan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit, dan seluruh negeri yang telah Kujanjikan ini akan Kuberikan kepada keturunanmu, supaya dimilikinya untuk selama-lamanya.”

Kel 32:14
Dan menyesallah TUHAN karena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 14 Maret 2024

Mzm 106:19
Mereka membuat anak lembu di Horeb, dan sujud menyembah kepada patung tuangan;

Mzm 106:20
mereka menukar Kemuliaan mereka dengan bangunan sapi jantan yang makan rumput.

Mzm 106:21
Mereka melupakan Allah yang telah menyelamatkan mereka, yang telah melakukan hal-hal yang besar di Mesir:

Mzm 106:22
perbuatan-perbuatan ajaib di tanah Ham, perbuatan-perbuatan dahsyat di tepi Laut Teberau.

Mzm 106:23
Maka Ia mengatakan hendak memusnahkan mereka, kalau Musa, orang pilihan-Nya, tidak mengetengahi di hadapan-Nya, untuk menyurutkan amarah-Nya, sehingga Ia tidak memusnahkan mereka.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 14 Maret 2024

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada orang Yahudi, “Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku tidak benar. Ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar. Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes dan ia telah bersaksi tentang kebenaran.

Namun, Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia, tetapi Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan. la adalah pelita yang menyala dan bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu. Namun, Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting daripada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku menyelesaikannya.

Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku bahwa Bapa telah mengutus Aku. Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat, dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.

Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa melaluinya kamu memiliki hidup yang kekal. Walaupun Kitab- kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu. Aku tidak memerlukan hormat dari manusia.

Tetapi, tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih terhadap Allah. Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku. Jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia. (Bacaan selengkapnya lihat Alktab…)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 14 Maret 2024, Bacaan Injil

Saya selalu terkenang ketika menerima buku konstitusi dan aturan kongregasi serta mendapatkan pesan, “Lakukanlah ini maka engkau akan hidup.” Kata-kata ini selalu terngiang dalam perjalanan saya sebagai seorang religius untuk menghidupinya secara konkret dalam hidup dan pelayanan. Konstitusi dan aturan ini bersumber dari pengalaman kasih akan Tuhan Yesus yang dialami Bapa Pendiri dan dijadikan pedoman bagi anggota untuk hidup.

Yesus bersabda, “Walaupun kitab-kitab suci itu memberi kesaksian tentang Aku, kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu. Tuhan menghendaki kita semua percaya dan datang kepada-Nya untuk memperoleh hidup. Semoga pesan Yesus ini selalu menggema dalam perjalanan hidup kita.

Memang kita perlu mengakui bahwa banyak hal yang kadang-kadang menghambat kita dalam berelasi secara personal dengan Yesus. Dalam masa tobat ini, kita diajak untuk menemukan apa yang sering kali menghalangi kita untuk datang kepada Tuhan Yesus. Maukah kita menemukan dan menghancurkan penghalang-penghalang itu?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 13 Maret 2024

.

.

Ya Bapa, semoga kami dapat menyingkirkan penghalang-penghalang yang menghambat kami untuk berjumpa dan bersatu dengan Putra-Mu. Amin. 

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 13 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 13 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 5:17-30 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yes. 49:8-15; Mazmur: 145:8-9. 13cd-14. 17-18; R:8a; PEKAN PRAPASKAH IV (U); B.Ludovikus dr Casoria;

BACAAN I

Yes 49:8
Beginilah firman TUHAN: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau; Aku telah membentuk dan memberi engkau, menjadi perjanjian bagi umat manusia, untuk membangunkan bumi kembali dan untuk membagi-bagikan tanah pusaka yang sudah sunyi sepi,


Yes 49:9
untuk mengatakan kepada orang-orang yang terkurung: Keluarlah! kepada orang-orang yang ada di dalam gelap: Tampillah! Di sepanjang jalan mereka seperti domba yang tidak pernah kekurangan rumput, dan di segala bukit gundulpun tersedia rumput bagi mereka.


Yes 49:10
Mereka tidak menjadi lapar atau haus; angin hangat dan terik matahari tidak akan menimpa mereka, sebab Penyayang mereka akan memimpin mereka dan akan menuntun mereka ke dekat sumber-sumber air.


Yes 49:11
Aku akan membuat segala gunung-Ku menjadi jalan dan segala jalan raya-Ku akan Kuratakan.


Yes 49:12
Lihat, ada orang yang datang dari jauh, ada dari utara dan dari barat, dan ada dari tanah Sinim.”


Yes 49:13
Bersorak-sorailah, hai langit, bersorak-soraklah, hai bumi, dan bergembiralah dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung! Sebab TUHAN menghibur umat-Nya dan menyayangi orang-orang-Nya yang tertindas.

Yes 49:14
Sion berkata: “TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku.”

Yes 49:15
Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 13 Maret 2024

Mzm 145:8
TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya.

Mzm 145:9
TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.

Mzm 145:13
Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.

Mzm 145:14
TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk.

Mzm 145:17
TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.

Mzm 145:18
TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 13 Maret 2024

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi, “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, dan Aku pun bekerja.” Sebab itu, para pemuka Yahudi makin berusaha untuk membunuh-Nya, bukan saja karena la melanggar peraturan Sabat, tetapi juga karena la mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.

Lalu Yesus menjawab mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau la tidak melihat Bapa mengerjakannya. Sebab, apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak. Bapa mengasihi Anak dan la menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan la menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi daripada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.

Sebab, sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan siapa yang dikehendaki-Nya. Bapa tidak menghakimi siapa pun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa.

Siapa yang tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa yang mengutus Dia. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa saja yang mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.” (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab …)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 13 Maret 2024, Bacaan Injil

Waktu saya bertugas di pedalaman, saya sering menjumpai anak-anak yang melakukan pernikahan dini. Mereka melakukan itu karena ada yang membelenggu mereka, yaitu banyak di antara mereka yang putus sekolah. Itu terjadi karena kemiskinan. Jika melanjutkan ke SMP atau SMA, mereka harus keluar dari kampung, dan itu membutuhkan biaya yang mahal.

Mengikuti para imam pendahulu yang sangat getol untuk menyekolahkan anak-anak dengan membuka asrama-asrama merupakan salah satu jalan untuk memutus mata rantai masalah ini. Allah juga melihat manusia yang terkungkung dengan dosa yang berbuah kematian. Tuhan Yesus berkata, “Sungguh, saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya akan hidup.”

Dengan kehadiran-Nya, Yesus memutuskan rantai dosa yang membelenggu manusia. Rantai dosa yang menyebabkan kematian. Dengan putusnya rantai dosa, mereka yang mengalami kasih-Nya akan hidup. Pada zaman ini, ternyata masih banyak orang yang terbelenggu oleh bermacam-macam penderitaan. Kita dipanggil dan diajak untuk ikut menjadi penghancur belenggu-belenggu tersebut. Bersediakah kita?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 12 Maret 2024

.

.

Ya Bapa, tuntunlah kami agar selalu bisa bekerja sama dengan yang lain untuk bisa memerdekakan setiap orang yang berada dalam belenggu. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

Renungan Harian Hari Ini 12 Maret 2024 Bacaan Injil

renungan harian hari ini

Renungan Harian Hari Ini 12 Maret 2024, Bacaan Injil Yohanes 5:1-16 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Yeh. 47:1-9. 12; Mazmur: 46:2-3. 5 6. 89; R:8; PEKAN PRAPASKAH IV (U); B.Aloisius Orione;

BACAAN I

Yeh 47:1
Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah.

Yeh 47:2
Lalu diiringnya aku ke luar melalui pintu gerbang utara dan dibawanya aku berkeliling dari luar menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur, sungguh, air itu membual dari sebelah selatan.

Yeh 47:3
Sedang orang itu pergi ke arah timur dan memegang tali pengukur di tangannya, ia mengukur seribu hasta dan menyuruh aku masuk dalam air itu, maka dalamnya sampai di pergelangan kaki.

Yeh 47:4
Ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku masuk sekali lagi dalam air itu, sekarang sudah sampai di lutut; kemudian ia mengukur seribu hasta lagi dan menyuruh aku ketiga kalinya masuk ke dalam air itu, sekarang sudah sampai di pinggang.

Yeh 47:5
Sekali lagi ia mengukur seribu hasta lagi, sekarang air itu sudah menjadi sungai, di mana aku tidak dapat berjalan lagi, sebab air itu sudah meninggi sehingga orang dapat berenang, suatu sungai yang tidak dapat diseberangi lagi.

 

Yeh 47:6
Lalu ia berkata kepadaku: “Sudahkah engkau lihat, hai anak manusia?” Kemudian ia membawa aku kembali menyusur tepi sungai.

Yeh 47:7
Dalam perjalanan pulang, sungguh, sepanjang tepi sungai itu ada amat banyak pohon, di sebelah sini dan di sebelah sana.

Yeh 47:8
Ia berkata kepadaku: “Sungai ini mengalir menuju wilayah timur, dan menurun ke Araba-Yordan, dan bermuara di Laut Asin, air yang mengandung banyak garam dan air itu menjadi tawar,

Yeh 47:9
sehingga ke mana saja sungai itu mengalir, segala makhluk hidup yang berkeriapan di sana akan hidup. Ikan-ikan akan menjadi sangat banyak, sebab ke mana saja air itu sampai, air laut di situ menjadi tawar dan ke mana saja sungai itu mengalir, semuanya di sana hidup.

Yeh 47:12
Pada kedua tepi sungai itu tumbuh bermacam-macam pohon buah-buahan, yang daunnya tidak layu dan buahnya tidak habis-habis; tiap bulan ada lagi buahnya yang baru, sebab pohon-pohon itu mendapat air dari tempat kudus itu. Buahnya menjadi makanan dan daunnya menjadi obat.”

 

MAZMUR – Renungan Harian Hari Ini 12 Maret 2024

Mzm 46:2
(46-3) Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut;

Mzm 46:3
(46-4) sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. Sela

Mzm 46:5
(46-6) Allah ada di dalamnya, kota itu tidak akan goncang; Allah akan menolongnya menjelang pagi.

Mzm 46:6
(46-7) Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang, Ia memperdengarkan suara-Nya, dan bumipun hancur.

Mzm 46:8
(46-9) Pergilah, pandanglah pekerjaan TUHAN, yang mengadakan pemusnahan di bumi,

Mzm 46:9
(46-10) yang menghentikan peperangan sampai ke ujung bumi, yang mematahkan busur panah, menumpulkan tombak, membakar kereta-kereta perang dengan api!

 

BACAAN INJIL – Renungan Harian Hari Ini 12 Maret 2024

Pada hari raya orang Yahudi, Yesus berangkat ke Yerusalem. Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda. Ada lima serambinya dan di serambi-serambi itu berbaring sejumlah besar orang sakit: orang-orang buta, orang-orang timpang dan orang-orang lumpuh.

Mereka menantikan guncangan air kolam itu. Sebab, sewaktu-waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu dan mengguncangkan air itu. Siapa saja yang pertama masuk ke dalamnya sesudah guncangan air itu, menjadi sembuh, apa pun penyakitnya. Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit.

Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah la kepadanya, “Maukah engkau sembuh?” Jawab orang sakit itu kepada-Nya, “Tuan, aku tidak punya siapa-siapa untuk menurunkan aku ke dalam kolam itu ketika airnya mulai terguncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku.”

Kata Yesus kepadanya, “Bangunlah, angkatlah tikarmu, dan berjalanlah.” Pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tikarnya dan berjalan. Hari itu hari Sabat. Karena itu, para pemuka Yahudi berkata kepada orang yang baru sembuh itu, “Hari ini hari Sabat dan engkau tidak boleh mengangkat tikarmu.

Tetapi, ia menjawab mereka, “Orang yang telah menyembuhkan aku, Dia yang mengatakan kepadaku: Angkatlah tikarmu dan berjalanlah.” Mereka bertanya kepadanya, “Siapakah orang itu yang berkata kepadamu: Angkatlah tikarmu dan berjalanlah?” Namun, orang yang baru disembuhkan itu tidak tahu siapa orang itu, sebab Yesus telah menghilang ke tengah-tengah orang banyak di tempat itu. (Bacaan selengkapnya lihat Alkitab…)

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 12 Maret 2024, Bacaan Injil

Di Yogyakarta ada sebuah rumah sakit dengan nama Bethesda. Rumah sakit ini sudah dibangun sejak zaman Belanda. Orang-orang sakit datang ke rumah sakit itu untuk mendapatkan kesembuhan. Nama rumah sakit ini diambil dari nama tempat Tuhan Yesus hadir dan menyembuhkan.

Banyak orang yang datang ke kolam itu ingin mendapatkan kesembuhan. Mereka datang dengan berbagai macam penyakit. Mereka dicap oleh masyarakat umum sebagai orang berdosa yang tidak diberkati Tuhan. Tuhan hadir untuk menyembuhkan dan memulihkan mereka yang percaya kepada-Nya.

Pada saat ini juga banyak orang sakit dengan berbagai macam penampilan. Mereka perlu tempat untuk penyembuhan. Selain rumah sakit, pribadi kita pun dapat menjadi tempat penyembuhan bagi mereka. Marilah kita menjadi tempat kehadiran Tuhan yang memberikan penyembuhan kepada mereka yang datang kepada kita.

Saat ini banyak kegiatan yang menjadi tempat bagi Tuhan untuk membawa penyembuhan. Misalnya retret, camp-camp di mana orang datang dengan luka dan pulang dengan kesembuhan. Maukah kita terlibat dalam retret dan camp-camp itu?

Baca Juga: Renungan Harian Hari Ini 11 Maret 2024

.

.

Ya Bapa, semoga kami semua bisa menjadi tempat yang menguatkan, menghibur dan menyembuhkan bagi mereka yang membutuhkan. Amin.

.

Sumber: Ziarah Batin 2024, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Doa Pagi Katolik Untuk Awali Hari Indahmu

.

.

You cannot copy content of this page